Majalah Berita (News) Maha Guru Ching Hai
No. 147

 
Bermeditasilah terlebih dulu, dan segalanya akan datang kemudian.  Jangan khawatir;  itu pasti datang. Yang perlu dikhawatirkan adalah apakah meditasi kalian sudah cukup.

~Maha Guru Ching Hai


======= Daftar Isi =======

uPeningkatan Rohani
Publikasi Terbaru Maha Guru Ching Hai


uLaporan Khusus Perayaan Hari Ching Hai Kesepuluh


uLintasan Peristiwa
Selandia Baru | Thailand | Korea | Jepang | Kanada Amerika Serikat

uGuru Menceritakan Lelucon
 Jadilah Seseorang Sebelum Kau Jadi Tak Berarti! | Juri Dengan Suatu Rahasia | Kejutan Pengantin Wanita

uKeluarga Quan Yin
Cerita Robin: Kerinduan Sang Jiwa


uSeni Adikarya
Inspirasi Surgawi - Makna Dibalik Perhiasan Surgawi |  Koleksi Musim Gugur/Dingin SM Tahun 2003 

uKemilau Keabadian
Mendengarkan Bintang-Bintang


uTanya Jawab Pilihan
Jadikan Meditasi Sebagai Penerang Jalan | Motivasi Spiritual Harus Ada Di Belakang Segala Hal

uMutiara Kebijaksanaan
Kuburan Bukanlah Tempat Kediaman Sejati Bagi Orang Yang Meninggal Dunia


uKeajaiban Guru
Daya Kuasa Guru Memulihkan Penglihatan Ibu Saya


uKata-Kata Mutiara

uDunia Cerita
Kisah Paman Ma Yang Menggugah


uGugus Depan
Rumania | Kinmen, Formosa

uZaman Vegetarian
Pekan Raya Festival Vegan Dunia Tahun 2003 : Mempromosikan Cara Hidup Yang Penuh Kasih | Ekshibisi Makanan Vegetarian Thailand Yang Indah Dan Membangkitkan Selera Makan

uGuru Bercerita
Hukum Karma


uKasih Dalam Tindakan
Korea | California, Amerika Serikat | Ohio, Amerika Serikat

uSurat Penghargaan
Busan, Korea


uLiputan Media
Busan, Korea


uJurnal Era Cyber
Berbagi Kasih Guru Yang Tanpa Batas Melalui Radio Di Jaringan Internet


uPuisi
Guru! Engkau Adalah Lautan Kasih

uPraktisi Penghubung Di Seluruh Dunia


uSitus WWW Quan Yin


Pesan Kecil:
Dalam pembicaraan mengenai Tuhan, atau Adi-Insani, Guru menginstruksikan agar kita menggunakan istilah muasal nir-kelamin untuk menghindari perdebatan tentang apakah Tuhan itu adalah Wanita atau Lelaki. (Istilah ini lebih tercermin dalam penggunaan kata pengganti bahasa Inggris yang terdapat dalam News versi bahasa Inggris).
She + He = Hes (
seperti dalam Bless)
Her + Him = Hirm (
seperti dalam Firm)
Hers + His = Hiers (
seperti dalam Dear)
Contoh: When God wants, Hes makes things happen according to Hiers will to suit Hirmself.

Majalah Berita (News) No. 147
Diterbitkan: 10 Desember  2003
Didirikan: 1 April 1990
Diterbitkan Oleh: Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai 
Penerbit: Hsieh, Hsin Lin


Majalah Berita (News) Maha Guru Ching Hai dipublikasikan di Internet dalam berbagai bahasa: 
Aulac, Cina (dalam versi tradisional dan versi yang disederhanakan), Inggris, Perancis, Jerman, Indonesia, Jepang, Korea, Spanyol, Portugis dan Thailand. Silahkan mengacu ke  "Situs WWW Quan Yin" untuk majalah Berita (News) yang berkaitan dengan situs web.

 


Peningkatan Rohani

DVD Terbaru Maha Guru Ching Hai

#751 <Dalam Bahasa Cina dan Inggris dengan Teks Bahasa Inggris dan Cina>

Bodhisattva Yang Tidak Merosot

Konperensi telepon antara Guru dan murid-murid penetap di Center Hsihu, Formosa, 23 Februari 2003

#710 <Pengantar Lisan dalam Bahasa Cina/ Inggris/ Korea dengan teks Bahasa Inggris/ Cina> dua volume

Perayaan Ulang Tahun Guru

Acara Pertunjukan di Center Youngdong, Korea, 14 Mei 2000

#611 <Dalam Bahasa Cina, tanpa teks>

Pengasuhan Terus-Menerus dari seorang Guru Sejati

Retret Internasional 4-hari, Washington DC, Amerika Serikat, 24-27 Desember 1997

#571 <Dalam Bahasa Inggris dan Cina dengan teks Bahasa Cina dan Inggris>

Perwujudan Sejati dari seorang Guru Hidup

Retret Natal Internasional 5-hari, Long Beach, California, Amerika Serikat, 29 Desember 1996

 

CD Terbaru Maha Guru Ching Hai

CD-CL02 <Dalam Bahasa Cina> (V.692)

Mendengarkan dalam Batin kepada Hakikat Sejati Kita

Ceramah Guru di Taoyuan, Formosa, 5 Mei 2000

CL-CL03 <Dalam Bahasa Cina> (V.695)

Pertukaran antara Spiritual dan Intelektual

Seminar di Akademi Sinica, Taipei, Formosa,6 Mei 2000

 

VCD Terbaru Maha Guru Ching Hai

#752 <Dalam Bahasa Aulac>

Perjumpaan Kasih

Konperensi video Internet antara Guru dengan murid-murid Aulac, 15 September 2002

DVD Terbaru Maha Guru Ching Hai

#638 <Dalam Bahasa Inggris + teks dalam 24 bahasa>

Keluarkan Segi Terbaik dari Diri Kalian

Meditasi Kelompok di Center Florida, Amerika Serikat, 4 Oktober 1998

Dalam rekaman DVD ini, Guru membicarakan banyak topik yang berkaitan dengan olah rohani dan kehidupan keseharian. Misalnya, tentang kehidupan membujang, Guru berkata, “Kehidupan membujang juga merupakan suatu keistimewaan.” Mengapa begitu? Selain itu, beberapa pertanyaan berikut juga dibahas. Dalam memberikan bantuan kepada korban bencana dan mereka yang membutuhkan, bagaimana Guru memutuskan bentuk bantuan apa yang harus diberikan dalam berbagai situasi yang berlainan? Bila kehidupan kita tergantung pada pekerjaan yang melelahkan fisik dan mental kita dan bahkan mengganggu kemajuan rohani kita, tindakan apa yang harus kita lakukan? Kualitas unik apa yang dimiliki oleh kaum wanita sehingga mereka dapat mencapai kesucian dengan lebih mudah? Guru juga menyampaikan ceramah yang menakjubkan mengenai berbagai hubungan dan interaksi sosial, yang membuat rekaman DVD ini semakin menarik bagi rekan-rekan inisiat dan juga bagi khalayak umum.

 

CD Terbaru Maha Guru Ching Hai

CD-EG147 <Dalam Bahasa Inggris> (V. 729)

Mencapai Kemuliaan adalah Mengejar Cita-Cita Kalian

Guru bertemu dengan murid-murid penetap

di Center Florida, Amerika Serikat, tanggal 18, 21 dan 25 April 2001

Apakah kalian ingin mengetahui tentang pengalaman hebat Guru dalam mengemudikan speedboat (perahu motor cepat) di lautan luas, dan menikmati puding Natal dengan “cita rasa surgawi” di Irlandia? Dalam rekaman CD ini, Guru menceritakan banyak anekdot (kisah lucu) dari pengalaman hidupNya dan juga menceritakan lelucon-lelucon yang luar biasa. Guru menjelaskan penemuanNya tentang perangkap tersembunyi dalam iklan-iklan perumahan (real estate), yang dapat menjadi acuan berharga bagi mereka yang sedang mencari–cari rumah. Guru juga menceritakan kejadian-kejadian yang indah selama tur ceramah, dan membicarakan mimpiNya tentang mengemudikan kereta gandeng (trailer) raksasa untuk menghadiri kegiatan meditasi kelompok di seluruh dunia. Nikmatilah rekaman CD yang sungguh memikat hati ini!

 

MP3 Terbaru Maha Guru Ching Hai

MP3-CR13 <Dalam Bahasa Cina>

Secercah Pikiran dari Seorang Guru Tercerahkan  Pada Saat Sebelum Meninggal, Dapat Menghasilkan Pengangkatan Seketika

Retret 3-hari di Center Hsihu, Formosa, 3-5 April 1992

Pokok isi:

1. Pahala Mengikuti Retret

2. Sungai Nektar (Air Surgawi) – Pengungkapan tentang Kebenaran, Kebajikan dan Keindahan

3. Ego Menyenangi Pujian

4. Takut Menyebabkan Kelahiran Kembali

5. Tuhan Yang Maha Kuasa Menolong Mereka yang di bawah Tekanan

6. Berbagi Wawasan Dalam Bekerja selama Tur Ceramah Asia

7. Secercah Pikiran dari Seorang Guru Tercerahkan  Pada Saat Sebelum Meninggal, Dapat Menghasilkan Pengangkatan Seketika

 


 

Untuk memesan publikasi Guru, silahkan hubungi:

The Supreme Master Ching Hai International Association Publishing Co., Ltd. Taipei, Formosa.
Tel: (886) 2-87873935 / Fax: (886) 2-87870873 
E-mail: smchbooks@Godsdirectcontact.org 
ROC Postal Remittance Account No.: 19259438 (hanya untuk pesanan dari Formosa saja)
Postal Account: The Supreme Master Ching Hai Publishing Co., Ltd.

Silah kunjungi situs web toko buku kami untuk mendapatkan katalog dan ringkasan isi dari publikasi Guru yang terbaru: http://www.smchbooks.com/  (dalam Bahasa Inggris dan Cina)

 


Laporan Khusus Perayaan Hari Ching Hai Kesepuluh

Peru

Bulan Ching Hai yang Cemerlang di Peru

Bulan Oktober merupakan bulan yang sangat penting bagi orang-orang Peru karena banyak perayaan agama Katolik jatuh pada bulan itu. Bagi murid-murid Maha Guru Ching Hai, bulan ini juga sangat penting karena tanggal 25 Oktober adalah Hari Maha Guru Ching Hai.

Untuk merayakan saat penting ini, para inisiat di Lima mulai mengadakan pameran publikasi Guru di Chinatown Fair (Pekan Raya Chinatown) yang diadakan setiap tahun. Banyak pengunjung sangat tertarik dan penuh rasa ingin tahu terhadap Metode Quan Yin dan ajaran Guru. Para inisiat kemudian mendukung mereka dengan membagikan brosur–brosur tentang Center Lima, waktu operasinya dan mengundang para tamu untuk mengikuti seminar video yang direncanakan pada bulan Oktober 2003.

Dengan suksesnya kegiatan ini, teman-teman sepelatihan sepakat untuk menjadikan bulan Oktober sebagai “Bulan Maha Guru Ching Hai” di Peru dan mengadakan lima seminar video di berbagai kota.

Seminar pertama diadakan pada hari Sabtu, 11 Oktober 2003, di Drivers Union, Tacna. Pagi–pagi sekali, peserta seminar mulai berdatangan. Mereka menerima bingkisan selamat datang berupa buku contoh Kunci Mencapai Pencerahan Seketika dan dengan sangat antusias menyaksikan video ceramah berjudul Misteri Dunia Supra. Banyak yang yakin dengan kebenaran pesan Guru dan kira-kira sepertiga dari tamu tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan.

Lalu, dengan hati yang penuh cinta, seorang saudari yang beragama Buddha, mengundang rekan-rekan inisiat ke rumahnya dan dengan tulus menawarkan rumahnya sebagai  tempat meditasi kelompok. Dengan begitu, terbentuklah Center Meditasi yang baru di Tacna.

Seminar yang kedua diadakan tanggal 15 Oktober di auditorium Universitas San Augustin di Arequipa, yang mempunyai kapasitas sekitar seratus orang. Dengan suasana yang hangat, pengunjung memenuhi ruangan. Selama permutaran video Misteri Dunia Supra, para tamu terkesima dengan suara Guru dan menunjukkan ketertarikan akan pesan-pesan kebenaran yang Guru sampaikan. Lebih dari setengah pengunjung yang hadir mengajukan permohonan untuk belajar Metode Kemudahan. Sesudah pertunjukan video, seorang wartawan dari majalah lokal ingin melakukan wawancara. Wawancara dilakukan keesokan harinya dan para tamu juga diundang untuk datang dan menyaksikan lagi video dan membagikan pengalaman mereka. Saat berbagi pengalaman merupakan saat yang paling memuaskan dan penuh kedamaian.

Seminar lainnya diadakan tanggal 25 Oktober di Perpustakaan Nasional di Lima.  Auditorium perpustakaan yang luas, berkapasitas lebih dari 300 orang, terisi penuh. Seperti seminar yang lalu, suara dan ajaran Guru membuat orang-orang terkesima dan setelah itu kira-kira seratus orang belajar Metode Kemudahan dan kemudian mengekspresikan kegembiraan mereka. Beberapa orang mengalami pengalaman batin yang sangat indah. Seorang lelaki berkata kepada anggota kelompok kerja bahwa dia sangat bersyukur kepada penyelenggara seminar ini karena hidupnya pasti akan lebih baik setelah mengikuti seminar ini. Selanjutnya, rekan-rekan inisiat menghidangkan bufet vegetarian di ruang tunggu perpustakaan. Para tamu menikmati makanan yang sedap dan mendengar lagu-lagu Guru yang manis dan merasakan kehadiranNya, yang membawa kecerahan dan senyum yang memancar di wajah semua orang.

Dua seminar terakhir diadakan tanggal 30 dan 31 Oktober di Lembaga Pemasyarakatan San Jorge, Lima, dimana direkturnya memperbolehkan rekan-rekan inisiat untuk menyebarkan ajaran Maha Guru Ching Hai kepada para tahanan. Pada akhir video ceramah, para tahanan membangun apresiasi terhadap meditasi dan lebih dari 200 orang menerima  Metode Kemudahan, dan mereka tampak damai dan cerah. Sesudahnya, mereka meminta rekan-rekan inisiat untuk kembali mengunjungi mereka setiap lima belas hari.

Orang-orang Peru menyebut bulan Oktober sebagai “Bulan Keajaiban” dan hal ini sungguh nyata tahun ini bagi rekan-rekan inisiat di Peru karena mereka telah sukses mengadakan lima video ceramah, dengan keyakinan dan kekuatan dari Tuhan, menunjukkan jalan kepada banyak orang untuk mendapatkan kedamaian, cinta dan berkah melalui ajaran Maha Guru Ching Hai.

Anggota kelompok kerja dari Lima dan Arequipa 

 

Kamerun

Center Douala Memperingati Hari Ching Hai untuk Pertama Kali

Pada tanggal 25 Oktober 2003, rekan-rekan inisiat di Center Douala, Kamerun, Afrika Tengah merayakan Hari Maha Guru Ching Hai untuk yang pertama kali. Center dihias dengan indah untuk menyambut para tamu yang datang dari  pelosok-pelosok Douala untuk berbagi hari istimewa Guru.  Para praktisi Metode Kemudahan dan inisiat yang hadir mengungkapkan perasaan cinta mereka kepada Guru dengan bernyanyi dan membaca puisi.  Terkesima dengan kata-kata Guru yang bijaksana selama pertunjukan video, para tamu yang menunjukkan ketertarikan yang mendalam dan menghormati ajaran Guru, mengajukan banyak pertanyaan spiritual yang berbobot. Para inisiat juga membagikan pengalaman dengan para tamu tentang hidup mereka yang berubah setelah berhubungan dengan ajaran Guru. Lalu, pada saat sesi tanya-jawab,  saudara dan saudari dari Kamerun ini mengungkapkan ketertarikan dan pengabdian mereka kepada ajaran Guru lewat respon mereka yang luar biasa terhadap pertanyaan pengunjung.

Selain itu, bufet makanan vegetarian dihidangkan dan dipuji oleh setiap orang. Beberapa orang bertanya lebih jauh tentang paham vegetarian dan mempelajari resep-resep. Perayaan berlangsung lebih lama dari waktu yang direncanakan. Karena sedang musim hujan di Kamerun, rekan-rekan inisiat khawatir hujan akan turun. Tetapi, semua orang heran karena cuaca tetap cerah sepanjang hari! Dan hujan baru turun tengah malam sampai keesokan paginya. Rekan-rekan inisiat sadar bahwa cinta Guru selalu hadir dan mengurus semuanya agar berjalan baik. Terima kasih Guru, atas pengaturan dan cintaMu yang tak terbatas. Saudara dan saudari di Kamerun mengucapkan Selamat Hari Ching Hai!

Di bawah ini lirik lagu untuk Guru:

Kau adalah angin yang lembut

Bertiup dalam kehidupanku,

Membersihkan kebodohanku.

Kau adalah matahari pagi,

Menyatukan hati kami,

Memelihara kami dalam kehangatan cintaMu.

Dengan cintaMu yang tak berbatas

Kau membuat kami tetap dekat denganMu selamanya.

Lewat mataMu yang berkilauan

Kau berikan kedamaian.

Lewat senyumMu yang manis

Kau tumbuhkan harapan.

Di atas semua ibu,

Kau tetap Ibu semua ibu.

KepadaMu kami besyukur,

Oh, Bunda Ching Hai!

 

 

 

Taipei, Formosa

Pembukaan Perayaan Hari Ching Hai yang Meriah dan Penuh Kegembiraan

Pada tanggal 25 Oktober 1993, pemerintah Amerika Serikat meberikan anugerah  International Peace Award (Penghargaan Perdamaian Internasional) dan Warga Negara Kehormatan kepada Maha Guru Ching Hai, atas jasa-jasaNya dalam bidang kemanusiaan dan perdamaian dunia.  Pada tanggal 25 Oktober 2003, yang merupakan peringatan Hari Ching Hai yang kesepuluh, para inisiat dari Taipei meresmikan  pembukaan Love Ocean Arts Center (Galeri Seni Lautan Kasih) yang baru berdiri. Selain merayakan peresmian itu, mereka juga berdoa agar cahaya kedamaian bersinar di seluruh alam semesta dan agar Cinta Kasih Guru memenuhi Dunia!

Dinding  peragaan dari Love Ocean Arts Center berkilauan dengan keindahan dan makna spiritual yang mendalam, dengan adanya papan pengumuman yang diberi judul “Traces of the Lotus Feet  (Jejak Langkah  Kaki Teratai)”, yang menceritakan dengan singkat perjalanan Maha Guru selama satu dekade memimpin murid-murid di seluruh dunia berkarya di bidang kemanusiaan. Pada papan itu tercatat cinta kasih dari Guru akan kehidupan dan upayaNya yang tak putus-putus untuk meningkatkan kondisi fisik, mental dan spiritual umat manusia. Salah satu fokus dari pengunjung adalah kreasi artistik Maha Guru yang dipamerkan. Gambar dan teks besar yang menarik perhatian, mengingatkan pengunjung akan talenta batin yang tidak terbatas dari Guru. Elemen lain yang dipamerkan adalah informasi mengenai berbagai penghargaan yang diterima Guru dalam mempromosikan spiritualitas dan perdamaian dunia,  dan juga dipamerkan catatan mengenai penghargaan-penghargaan yang diterimaNya, yang merefleksikan cinta ilahi dan kebajikan Guru.

Pada hari pembukaan,  Love Ocean Arts Center dipenuhi kegembiraan dan antusias para pengunjung.  Ruang pameran Busana dan  Perhiasan Surgawi yang cemerlang dan anggun banyak menarik perhatian. Para tamu juga memadati toko buku spiritual yang dihias sangat indah, dimana berbagai publikasi Guru dipamerkan. Selain itu, pengunjung memuji beragam hidangan vegetarian yang lezat, yang ditawarkan di stan makanan sehat. Selama acara berlangsung, sepasang suami-isteri berusia lanjut memandang kepada foto Guru yang berukuran besar, sungguh mengungkapkan apa yang dirasakan pula oleh setiap orang: "Maha Guru Ching Hai bagaikan Ibu Pertiwi yang pengasih. MataNya yang berkilau, memandang kepada kita dan memberkati kita dengan energi kebahagiaan. Perasaan hangat memenuhi hati kita!” Beberapa penghuni gedung Gold and Silver Twin Star  (Bintang Kembar Emas dan Perak), dimana galeri ini terletak, menanyakan kepada inisiat penerima tamu, “Suasana di sini sangat damai bagaikan di Surga. Bolehkah kami datang setiap hari untuk menikmati karya seni dan menyegarkan diri kami?" Pertanyaan tersebut menunjukkan berbagai fungsi dari Love Ocean Arts Center. Inisiat ini kemudian memberitahukan jam buka galeri ini dan mengundang mereka untuk juga mengunjungi situs webnya.

Banyak selebriti Formosa hadir dalam perayaan ini, termasuk diantaranya  Gu Min, Direktur Perpustakaan Dewan Perwakilan Rakyat Formosa. Dalam pidato pembukaannya, ia mengatakan: “Love Ocean Arts Center  tidak hanya galeri, tapi juga merupakan tempat untuk membawa kehidupan spiritual seseorang kepada kebahagiaan dan kenyamanan. Selamat atas pembukaan Love Ocean Arts Center  pada perayaan Hari Ching Hai. Mari kita tebarkan cinta kasih!” Direktur Liu dari pihak gedung Gold and Silver Twin Star, berikutnya menyampaikan, “Sebelum disewa, tempat ini adalah ruang kosong yang membosankan, dibandingkan dengan sekarang telah menjadi tempat yang indah, kami sangat gembira akan perubahan ini. Beberapa penghuni gedung ini pernah kuatir akan suasana ramai dan bising, tapi sekarang mereka tidak perlu kuatir lagi. Kami yakin bahwa kita dapat menjadi tetangga yang baik, yang dapat bekerja sama dan saling menolong.” Sharon Wu, Presiden dari Rong Hwang Lions Club,  berkata, "Maha Guru Ching Hai adalah seorang Guru agung, yang meningkatkan kualitas hidup dan jiwa seseorang. Beliau juga merupakan seorang guru spiritual yang sangat saya hormati dan kagumi. Pembukaan galeri ini adalah salah satu berkah Guru bagi penduduk dunia. Kami sungguh berharap agar galeri ini akan berhasil baik dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang!"

Seorang tamu terkenal lainnya, penyair aliran Zen, Yang Ping, yang mulai mengenal Guru sejak Januari 2003 sewaktu lukisan Guru dipamerkan di Balai Pendidikan Sosial Kotamadya Taipei. Dalam sanjungannya akan karya Guru, dia berkata, “Melalui dinding peragaan galeri ini, saya telah membaca tentang berbagai upaya Guru untuk menyelamatkan dunia dan penduduknya. Hal ini tidak hanya untuk dibaca oleh keluarga Quan Yin, tetapi juga untuk khalayak umum, agar mereka dapat menyadari akan kasih, pengabdian dan tekad Guru dalam membebaskan makhluk hidup. Melalui pameran di galeri ini, saya yakin bahwa masyarakat akan dapat memberikan penilaian yang lebih akurat dan penghargaan yang lebih kepada Maha Guru Ching Hai."

Frank W. Stevenson, seorang profesor bahasa Inggris dari Universitas Nasional Taiwan, yang banyak menaruh minat pada meditasi dan olah rohani, juga datang ke galeri seni ini. Dia sangat tertarik dengan Metode yang diajarkan Guru, dan dia meminta informasi mengenai Metode Quan Yin untuk dipelajari lebih lanjut. Banyak pengunjung juga berminat belajar Metode Kemudahan.

Perayaan Hari Ching Hai dan peresmian pembukaan Love Ocean Arts Center  hanyalah langkah awal dari usaha untuk memperkenalkan ajaran dan karya seni Guru kepada khalayak umum. Salah satu murid berkata, “Mari kita bagikan cinta kasih Guru kepada semua orang, Wujudkan kebenaran, kebajikan dan keindahan Surgawi di dunia, dan agar setiap pengunjung mengalami pengangkatan tubuh, jiwa dan hatinya."

Situs web Love Ocean Arts Center:http://www.loveocean.org 

 

Hong Kong

Hari Ching Hai diperingati setiap tahun oleh inisiat Hongkong, membawa kenangan hangat dan bahagia.

 

Costa Rica

Hari yang sangat menakjubkan, dimana para inisiat beserta teman dan keluarga mereka merayakan Hari Ching Hai di Center San Jose yang indah.

 

Kanada

Inisiat dari Kanada menyampaikan penghargaan tertinggi dan rasa syukur yang terdalam kepada Guru, melalui perayaan yang meriah dan acara hiburan pada Hari Ching Hai.

 

Amerika Serikat

Untuk merayakan Hari Ching Hai, sekitar 170 inisiat dari bagian utara dan timur Amerika Serikat dan Kanada menghadiri retret 2-hari di Center New Jersey. Hati mereka dipenuhi oleh kedamaian, kebahagiaan dan berkah dari Guru.

Inisiat dari Ohio menyelenggarakan perayaan pada Hari Ching Hai  dengan semangat perayaan tradisional thanksgiving (syukuran).  Penghargaan 25 Oktober 1993 atas kontribusi Guru kepada dunia, dibacakan dengan nyaring, demikian pula e-mail ucapan Selamat Hari Ching Hai kepada Guru. Kemudian, kue tar dengan dekorasi indah dan tulisan "Happy Master Ching Hai Day (Selamat Hari Guru Ching Hai)" dibagikan dalam suasana hangat yang dipenuhi kasih Guru.

 

Penghu, Formosa

Khusus untuk perayaan Hari Ching Hai, Center Penghu dibagi menjadi empat  area yaitu area untuk presentasi video Guru, area untuk peragaan karya seni Guru, area stan makanan vegetarian dan area ruang makan di udara terbuka. Para inisiat dan teman-teman mereka dengan gembira bergabung dalam perayaan ini.

 

Cina Daratan

Di hari ini, kami percaya

Semua harapan akan dipenuhi,

Dan semua doa akan dijawab.

Semoga semua langkah kami terpatri dalam hatiMu,

Semoga semua langkahMu terpatri dalam hati kami,

Dan semoga CintaMu selalu dihargai,

Seperti kami menyadari arti sebenarnya dari cinta dan dicintai.

Semoga semua harapanMu menjadi kenyataan,

Semua perkataanMu dimengerti sepenuhnya,

Dan mataMu yang indah, memberkati dunia selamanya.

Inisiat dari Cina menyampaikan Selamat Hari Ching Hai

 

 


Lintasan Peristiwa

Laporan dari Selandia Baru   

Memperkenalkan Ajaran Guru di Pulau Surgawi

[Auckland dan Hamilton] Selandia Baru terkenal di seluruh dunia akan pemandangannya yang indah dan orangnya yang ramah, dan dikenal sebagai “Tanah dengan Awan Putih Memanjang”. Bagi orang yang hidup di pulau surgawi ini, tidak ada yang lebih sempurna dari mendengarkan pesan Guru yang mengangkat jiwa. Pada tanggal 27 September, 4 Oktober, dan 12 Oktober, center Auckland dan Hamilton mengadakan tiga seminar untuk memperkenalkan ajaran Guru dan metode Quan Yin kepada penduduk setempat, yang menanggapinya dengan hangat.

Banyak tamu menghadiri seminar pertama, yang dirancang khusus untuk mereka yang berbahasa Cina karena besarnya populasi etnis Cina di Auckland. Sebagian besar merasa tersentuh dan menemukan jawaban dari pertanyaan spiritual mereka dengan menyaksikan ceramah video Guru, dan bahkan seorang laki-laki menangis selama presentasi berlangsung. Sesudah itu, dia tidak dapat sabar menunggu untuk belajar Metode Kemudahan sehingga dia pergi ke rumah rekan penghubung untuk belajar pada malam hari itu juga daripada menunggu hingga hari yang dijadwalkan dalam minggu tersebut.

Pada seminar kedua, seorang laki-laki berbangsa India, sambil memegang surat kabar yang memuat pengumuman tentang kegiatan seminar, bertanya dengan cemas di meja penerima tamu apakah dia datang ke tempat yang benar. Dia mengatakan bahwa dia tidak tinggal di daerah distribusi surat kabar tersebut dan menambahkan bahwa temannya begitu saja memberikan surat kabar itu kepadanya pada hari itu. Karena itu, para inisiat menyimpulkan bahwa dia dapat mengetahui tentang seminar ini berkat pengaturan Guru, dan dia sekarang menunggu inisiasi. Selain itu, lebih dari dua-per-tiga hadirin tinggal untuk belajar Metode Kemudahan sesudah pertunjukan video.

Pada seminar ketiga, yang diselenggarakan oleh para inisiat dari Center Hamilton dan diadakan di kota mereka, satu keluarga berbangsa Srilanka memperlihatkan ketertarikan yang besar pada ajaran Guru. Orang tua dan dua orang anak laki-laki duduk dengan diam selama menyaksikan ceramah Guru dengan ketertarikan besar. Sesudah pertunjukan video, rekan penghubung mengetahui bahwa mereka berlatih meditasi setiap hari di rumah dan sudah mengunjungi banyak ceramah spiritual dan seminar yang disponsori oleh kelompok lain, tetapi mengatakan bahwa mereka belum mengikuti seorang Guru. Keluarga itu sangat bahagia karena menemukan ajaran Guru sehingga bapak dan ibu itu mendaftar untuk belajar Metode Kemudahan.

Berkat berkah Guru, seminar di Auckland dan Hamilton sangatlah berhasil. Bukan hanya penduduk setempat mendapatkan kesempatan untuk mengenal Guru dan metode Quan Yin, tetapi mereka juga diperkenalkan kepada sejumlah besar makanan vegetarian yang lezat dan bergizi yang disediakan oleh para inisiat, yang sebaliknya belajar lebih banyak tentang kekuatan cinta dan daya berkah Guru.

Banyak orang yang tidak dapat menghadiri seminar, meminta informasi tentang Guru dan Metode Quan Yin sehingga para inisiat dari Auckland dan Hamilton berencana untuk mengadakan kegiatan lain di kemudian hari untuk menyebarkan ajaran Guru agar semakin banyak pencari yang tulus dapat menemukan jalan pulang ke Rumah.

 

Laporan dari Thailand 

Menyampaikan Ajaran Tuhan di Utara Thailand

[Phere] Propinsi Phere di utara Thailand terkenal akan kesenian kuno setempat dan struktur religiusnya, termasuk pagoda penganut agama Buddha. Di propinsi ini terdapat banyak para inisiat yang ingin memperkenalkan ajaran Guru. Karena itu, pada tanggal 19 Oktober 2003, mereka dan para praktisi dari Bangkok dengan senang hati menghadirkan seminar video untuk memperkenalkan pesan Guru kepada masyarakat setempat. Para inisiat memilih Sekolah Piriyalai, sebuah sekolah propinsi yang berlokasi di daerah perkotaan sebagai tempat seminar. Sebelum acara ini, poster-poster besar Guru digantung di pintu masuk sekolah, dan banyak selebaran didistribusikan kepada penduduk di daerah sekitar.

Pada hari seminar, aktifitas dimulai dengan sekelompok besar tamu dan sanak keluarga dari para inisiat mengalir ke dalam ruang seminar. Sesudah presentasi video, makanan vegetarian lezat yang disediakan oleh para inisiat, dinikmati oleh semua, dan atmosfer penuh kasih adalah tanda berkah dari Guru. Selanjutnya, banyak yang membagikan pengalaman mereka yang menyenangkan sesudah belajar Metode Kemudahan dan wajah mereka yang bersinar menunjukkan bahwa mereka adalah saksi cinta Guru dalam tindakan.

 

 

Laporan dari Korea 

Sebuah Seminar tentang Kebenaran, Kebajikan dan Keindahan

[Ansan] Pada tanggal 19 Oktober 2003, para inisiat Korea mengadakan seminar video di Pusat Pendidikan Pertahanan Sipil di Kota Ansan. Praktisi dari Center Seoul dan tim tur seminar menantang cuaca dingin agar dapat secara efektif mempromosikan seminar itu dengan poster dan selebaran.

Center yang baru dibangun itu, memiliki fasilitas unggul, dan untuk menyambut tamu dan menghidupkan suasana, para inisiat mendekorasi dengan cantik bagian luar bangunan tersebut dengan balon berwarna-warni. Selanjutnya, untuk menyambut tamu dan membuka seminar, tari-tarian tradisional Korea ditunjukkan oleh tim tari profesional arahan seorang saudari inisiat.

Sesudah menyaksikan video Guru, hadirin yang terdiri dari berbagai latar belakang agama, dengan antusias mengajukan banyak pertanyaan selama sesi tanya jawab, dan sebagian tamu kemudian belajar Metode Kemudahan.

Setelah “pesta spiritual” ini, hadirin menikmati masakan vegetarian lezat yang secara khusus dibuat oleh para inisiat. Sementara menikmati hidangan, seorang tamu, Bapak Jeong Oh-Hwa, berkomentar, “Saya menikmati video Guru Ching Hai dan berharap agar seminar-Nya dapat diadakan lebih sering dalam komunitas kita. Saya mengambil jurusan ilmu makanan dan sangat senang karena mendapat kesempatan untuk merasakan daging dari kacang kedelai ini. Ini benar-benar dipersiapkan dengan baik dan rasanya lezat. Saya berterima kasih kepada Guru karena mempersembahkan ini kepada saya dan saya juga berterima kasih kepada Guru karena mencerahkan saya."

 

Laporan dari Korea

Sebuah Seminar Bermanfaat di Pusat Pertunjukan Kesenian Malaikat Kecil

[Seoul] Pada tanggal 26 Oktober 2003, satu hari sesudah Hari Ching Hai, para inisiat dari Center Seoul mengadakan seminar video ketiga yang merupakan seminar video terakhir untuk tahun ini, kepada penduduk dari tiga wilayah di Seoul. Untuk mengumumkan seminar itu, para inisiat bekerja dengan rajin, memakai topi sarung telinga yang dirancang oleh Guru Tercinta kita, mereka menantang cuaca dingin untuk mendistribusikan selebaran dan memajangkan poster-poster selama lebih dari dua belas jam, menyentuh hati para saudara dan saudari lainnya.

Hari seminar tiba dengan langit biru yang indah, daun-daun musim gugur yang berwarna-warni alami dan cahaya matahari yang semarak memberkahi daerah itu. Ruang ceramah, Pusat Pertunjukan Kesenian Malaikat Kecil (The Little Angels Performing Arts Center), adalah sebuah pusat kebudayaan yang terkenal dan mewah di Seoul. Karena tempat ini berlokasi di pintu masuk Taman Raya Anak-Anak (Children's Grand Park), kegiatan ini menarik perhatian dari keluarga-keluarga yang mengunjungi taman itu pada hari Minggu dengan anak-anak mereka, dan sekitar 300 orang hadir untuk menemukan jalan pulang mereka ke Rumah.

Sebelum seminar dibuka secara resmi, para inisiat mempersembahkan video “Melihat ke masa lalu… Melangkah ke masa depan yang cerah”. Para tamu yang datang lebih awal, setelah menyaksikan presentasi ini, tergerak hatinya oleh tindakan penuh cinta dan belas kasih dari Maha Guru Ching Hai di seluruh dunia. Sesudah pertunjukan video, para inisiat juga menyampaikan kepada para tamu tentang tanggapan Guru yang penuh kasih dan kontribusi amal Guru kepada penduduk Korea, khususnya kepada korban bencana kereta api bawah tanah Daegu baru-baru ini dan kepada korban banjir akibat Topan Maemi.

Setelah pertunjukan video “Berjalan dalam Jalur Kasih”, tentang Guru, para inisiat mempersembahkan ceramah Guru di Formosa pada tur ceramah Asia dan Oceania tahun 2000, dan penonton yang suci menyaksikan dengan tenang dan penuh perhatian pada keseluruhan ceramah. Sesudah presentasi video, peserta mengajukan berbagai pertanyaan tulus tentang Guru, meditasi dan vegetarian, dan sangat antusias mengenai mencari jalan menuju pencerahan. Sesudah itu, kira-kira seperempat dari seluruh peserta belajar Metode Kemudahan.

Tahun ini, para inisiat dari Center Seoul mengadakan tiga seminar video, dengan kira-kira 1000 tamu hadir dan ratusan mempelajari Metode Kemudahan. Mereka juga memberi bantuan pada seminar video yang diadakan oleh center-center Korea yang lain, dan upaya mereka menghasilkan perkembangan didalam dan diluar; sehingga saudara dan saudari dari Seoul terinspirasi untuk meneruskan usaha penyebaran ajaran Guru di tahun-tahun mendatang.

 

 

 

Laporan dari Jepang  

Bufet Vegetarian untuk Menumbuhkan Persahabatan

[Tokyo] Pada tanggal 21 September 2003, Center Tokyo mengadakan Bufet (suatu tempat hidangan) Vegetarian setelah meditasi kelompok, untuk melayani para praktisi Metode Kemudahan dan teman-teman yang tertarik kepada pemahaman vegetarian dan Metode Quan Yin, dengan hidangan-hidangan mewah yang dipersiapkan oleh para rekan sepelatihan.

Hujan deras pada hari itu tidak mengurangi minat dari para tamu yang saleh. Bufet ini menyajikan aneka-ragam makanan vegetarian eksotis yang memenuhi dua meja besar. Itu benar-benar merupakan suatu pesta internasional yang terdiri dari masakan Jepang, Cina dan Aulac.

Sementara para inisiat dan praktisi Metode Kemudahan menikmati makanan, mereka saling bertukar wawasan mengenai kemajuan spiritual, yang membuat mereka mengetahui lebih baik kesukaran-kesukaran di jalur yang mereka tempuh dan menemukan jawaban atas berbagai-pertanyaan mengenai paham vegetarian. Seorang praktisi Metode Kemudahan, seorang biksu (biarawan) Buddha berbangsa Jepang yang telah datang dari jauh, berkata bahwa sejak mengenal ajaran Guru, dia telah memiliki kerinduan yang sangat kuat untuk menerima inisiasi dan membantu dalam menyebarkan Kebenaran.

Rekan-rekan inisiat dan para tamu juga bertukar gagasan mengenai masalah-masalah agama dan kesehatan. Seorang rekan inisiat yang berpraktek pengobatan Cina secara khusus menyampaikan pembicaraan yang cermelang mengenai pentingnya memakan makanan vegetarian dari sudut pandang metode pengobatan Cina.

Pada akhirnya, para peserta semuanya setuju bahwa mereka telah menikmati pesta yang memuaskan dan menakjubkan dalam suasana santai dan penuh suka cita!

 

Memperoleh Wawasan dan Inspirasi dari Kerja Bersama-sama

[Tokyo] Dari tanggal 6-29 Oktober 2003, para rekan inisiat dari Center Tokyo mengadakan pameran lukisan Maha Guru Ching Hai pada sebuah kafe di pinggir kota Tokyo. Seminar video juga diadakan pada sebuah ruang konperensi yang berdekatan pada tanggal 11 Oktober.

Seminar itu menarik tamu-tamu lebih dari yang diharapkan dan tempat duduk di ruang seminar itu segera terisi penuh. Pertama-tama ditampilkan pertunjukan singkat video kehidupan Guru, diikuti oleh ceramah Guru di Perserikatan Bangsa-bangsa. Kemudian, seorang rekan inisiat yang merupakan seorang pelukis, berbagi perasaan dan wawasannya mengenai seni dan latihan rohani. Akhirnya, setelah memperoleh pengetahuan dasar dari ajaran Guru, banyak tamu yang tertarik dengan meditasi, mengajukan permohonan untuk belajar Metode Kemudahan.

Dari mulai persiapan seminar sampai mencapai keberhasilan pada akhirnya, para inisiat Tokyo menunjukkan semangat kelompok yang kuat, bekerja bersama-sama dalam suatu usaha kebersamaan untuk menyelesaikan berbagai tugas. Para inisiat sangat bersyukur atas pengaturan dan berkah Tuhan, dan berjanji untuk menerapkan pelajaran yang bermanfaat dari pengalaman baru ini dalam kehidupan dan pekerjaan mereka.

 

Laporan dari Ontario,, Kanada    

Seminar Video yang Mengangkat di Toronto

[Toronto] Pada tanggal 28 September 2003, Center Toronto mengadakan suatu seminar video bagi khalayak umum di Perpustakaan Pusat North York untuk memperkenalkan Metode Quan Yin kepada para penduduk setempat.

Para inisiat Toronto dengan bersemangat mendukung seminar itu, dan membuat suasana tempat seminar menjadi hidup dan tenteram. Seorang tamu yang melihat lukisan-lukisan Guru, merasakan energi memancar dari lukisan-lukisan itu. Dan seorang wanita lainnya, seoran pelukis, sangat terkesan akan lukisan Guru “Nyanyian Laut (Song of the Sea)”, yang melukiskan kekejaman dari perubahan alam yang mendadak, yang disebabkan oleh topan yang akan mendatangi Formosa. Didalam lukisan itu, lautan teraduk-aduk, langit dipenuhi dengan air hujan, dan burung-burung camar menerjang melawan angin. Wanita itu mengatakan bahwa tidak seseorang pun dapat menangkap gambaran itu dengan lebih efektif daripada Guru, sementara dia sendiri pernah mengalami bencana angin topan yang dahsyat ketika tinggal di rumahnya, di Barbados.

Para inisiat juga merasakan berkah Guru yang kuat sepanjang seminar itu. Seorang saudari sepelatihan bahkan mencium bau dupa sewaktu ceramah Guru sedang dipertunjukkan. Selain itu, setelah menghadiri seminar itu, seorang tamu wanita berkata bahwa mendengarkan ceramah itu sudah merupakan suatu pengalaman yang benar-benar mencerahkan.

Banyak pencari Kebenaran yang tulus tetap tinggal setelah pertunjukan video untuk belajar Metode Kemudahan dan sesudahnya berbaur untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan. Melalui peristiwa yang mengangkat ini, para inisiat Toronto menegaskan sendiri ajaran Guru bahwa satu-satunya tujuan kedatangan kita di bumi ini adalah untuk memberkati dunia dan berbagi kabar baik mengenai Kebenaran dengan sebanyak mungkin sesama kita.

 

 

Laporan dari Quebec, Kanada

Seminar Video Montreal yang Paling Berhasil

[Montreal] Pada hari Minggu, 2 November 2003, para inisiat Montreal mengadakan seminar video di center mereka untuk memperkenalkan ajaran-ajaran Guru kepada para  pencari Kebenaran setempat. Sebelum acara tersebut, para inisiat membagikan selebaran-selebaran, menempelkan poster-poster, mengundang teman-teman dan mengumumkan acara seminar itu di koran-koran setempat yang berbahasa Perancis, Cina dan Aulac dan juga di Internet. Tugas-tugas ini dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan kegiatan ini, dikerjakan dengan sepenuh hati dan sepenuh kasih.

Para inisiat bersuka cita dengan banyaknya perserta, yang mencatatkan suatu rekor untuk seminar-seminar yang diselenggarakan oleh Center Montreal, dimana setiap tempat duduk di ruang seminar itu terisi penuh. Berkat cinta-kasih dan bimbingan Guru, seminar berjalan dengan lancar dan ceramah itu sangat dihargai oleh semua peserta. Setelah pertunjukan video, pembawa acara mengadakan sesi tanya jawab, mempersilahkan para tamu untuk mengajukan berbagai pertanyaan yang berbobot, dan banyak yang mendaftarkan diri untuk belajar Metode Kemudahan sesudahnya.

Selama seminggu setelah seminar, Center Montreal terus menerima telepon yang menanyakan apakah mereka masih bisa datang dan mendaftarkan diri untuk Metode Kemudahan dan harapan mereka terpenuhi pada hari Minggu berikutnya. Sejak saat itu, para rekan sepelatihan selalu datang ke Center untuk menghadiri sesi meditasi kelompok Metode Kemudahan secara teratur. Sungguh memuaskan hati dapat melihat bagaimana seminar itu membantu anggota-anggota baru keluarga Quan Yin ini untuk memulai perjalanan rohani mereka pulang ke Rumah!

 

Para pencari spiritual yang tulus menonton ceramah Guru dalam kebahagiaan dan suka cita.
Pertanyaan-pertanyaan dari para tamu dijawab secara pribadi oleh para inisiat dan pada meja informasi.
Makanan vegetarian yang lezat dan bergisi yang disajikan, memuaskan cita-rasa seluruh tamu.

 

 

Laporan dari Missouri, Amerika Serikat

Kuasa Guru Mengangkat Kesadaran dari Penduduk St. Louis

[Missouri] Pada tanggal 5 Oktober 2003, Center Missouri ikut serta dalam Heartland Wholistic Living Expo (Ekspo Kehidupan Holistik) di St. Louis, dan juga mengadakan seminar video di dekat gedung Ekspo. Melalui kegiatan ini, para murid Missouri yang  masih sedikit jumlahnya ini, tetapi sangat besar iman dan ketekunannya, mendapatkan pengalaman sangat berharga dalam bekerja sama menyebarkan ajaran Guru.

Untuk Ekspo ini, para inisiat mendirikan stan dimana publikasi Guru dipamerkan dan kaset video Guru dipertunjukkan. Di area St. Louis, belum pernah ada demikian banyak orang yang mengunjungi stan demi pengetahuan spiritual dan mereka yang membuka dirinya untuk menerima pesan Guru. Selain itu, seminar video diikuti oleh sejumlah besar peserta. Setelah seminar, separuh dari peserta tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan. Melalui respons publik yang positif ini, para inisiat meneguhkan diri mereka bahwa tingkat kesadaran planet ini telah mengalami pengangkatan.

Dengan berpartisipasi dalam Ekspo dan seminar video, para inisiat Missouri sekali lagi mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan bertumbuh bersama dan mengalami berbagai perwujudan kasih Guru. Pada akhir kegiatan ini, setiap orang berseri-seri dan merasa amat bahagia meskipun letih.

 

Laporan dari Michigan, Amerika Serikat

Bergandengan Tangan Demi Perdamaian

[Ann Arbor] Pada hari Minggu, 19 Oktober 2003, para inisiat dari Center Michigan ikut serta dalam reli Ann Arbor’s Human Chain for Peace (Rantai Manusia Ann Arbor Demi Perdamaian) untuk berupaya mengajak penduduk kota ini, mendukung perdamaian dan keharmonisan diantara pemeluk agama Yahudi, Islam, masyarakat Arab dan Palestina dan juga diantara kelompok agama dan budaya lainnya. Acara ini diselenggarakan oleh Megiddo Peace Project* (Proyek Perdamaian Megiddo) – sebuah organisasi yang berpusat di Ann Arbor, yang mempromosikan keharmonisan di seluruh dunia dan membantu gerakan Persatuan Bangsa-Bangsa - Decade for a Culture of Peace and Non-violence for the Children of the World (Dekade Perdamaian dan Tanpa-Kekerasan bagi Anak-Anak di Seluruh Dunia).

Dari pukul 14:30 sampai dengan 15:30, dilakukan upaya untuk membentuk deretan orang yang membentang sejauh 7.5 mil dari Ann Arbor's Islamic Center  (Pusat Agama Islam Ann Arbor) ke Jewish Community Center (Gedung Pertemuan Masyarakat Yahudi) dan dua kongregasi Yahudi di kota itu. Para peserta diharapkan dapat bergabung dalam deretan ini di sepanjang rute, yang melewati sejumlah gereja dan juga melalui kampus utama Universitas Michigan.

Para praktisi dari Center Michigan bergandengan tangan dengan peserta lainnya pada satu deretan di daerah keramaian Ann Arbor. Cuaca hari itu hangat dan cerah. Meskipun kegiatan itu baru diadakan pertama kali, peserta yang bergabung sangat banyak jumlahnya. Sungguh menggugah hati, melihat demikian banyak orang mengorbankan waktu mereka yang berharga untuk turut bergandengan tangan demi perdamaian, membangkitkan perasaan cinta dan belas kasih.

Setelah demonstrasi ini, para inisiat membagikan selebaran kepada para peserta dan orang-orang yang lewat, dengan harapan bahwa mereka akan menyadari bahwa cinta yang terwujud pada siang hari itu bertalian langsung dengan pesan Guru Ching Hai.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Megiddo Peace Project, silah kunjungi http://www-personal.umich.edu/~megiddo/ 

 

Laporan dari New Jersey, Amerika Serikat

Menyebarkan Pesan Surgawi pada Pekan Raya Holistik

[New Jersey] Untuk menyebarkan ajaran Guru dan Metode Quan Yin kepada penduduk setempat, para inisiat dari Center New Jersey kembali berpartisipasi pada Body, Mind & Spirit Fall Festival (Festival Musim Gugur Tubuh, Pikiran dan Jiwa), yang diadakan tanggal 19 Oktober 2003, di dekat Holiday Inn.

Berkat pengaturan Tuhan, stan Center mendapatkan lokasi di tengah-tengah area kegiatan ini. Foto Guru berukuran besar ditempatkan pada satu sisi, memberkahi seluruh area ini. Para inisiat bahu-membahu selama kegiatan ini, dan merasa yakin bahwa keikutsertaan mereka akan membawa keberhasilan. Seorang wanita pengunjung stan mengatakan bahwa atmosfer Festival ini penuh damai dan harmoni, sungguh berbeda dengan pameran serupa yang baru saja dia hadiri. Dia yakin bahwa stan Center merupakan sumber dari atmosfer yang menyenangkan ini. Para inisiat memberitahukan kepadanya bahwa semuanya itu berkat cinta dan berkah dari Guru! Selain itu, seorang staf dari stan lain menunjuk kepada foto Guru dan berkata, “Wanita timur ini telah dua kali muncul dalam mimpi saya!"

Karena tema utama dari Festival ini meliputi olah rohani, maka sebagian besar pengunjungnya telah mempunyai pengalaman dengan meditasi atau pengikut jalan spiritual lainnya. Maka, ketika para inisiat memperkenalkan Metode Quan Yin, mereka dengan cepat dapat menerima gagasan ini. Sejumlah tamu membolak-balikkan buku masakan Supreme Kitchen (Dapur Surgawi) dengan penuh minat, dan merasa kagum setelah mengetahui bahwa bumbu murni vegetarian dapat digunakan untuk membuat berbagai masakan yang lezat, penuh aroma dan mengundang selera! Sejumlah orang juga bertanya tentang alamat Center New Jersey dan jam operasinya, karena mereka ingin belajar lebih lanjut mengenai Metode Quan Yin.

Dengan berpartisipasi dalam Festival ini, inisiat New Jersey berharap dapat menyebarkan pesan surgawi kepada dunia sehingga mereka yang menikmati berbagai kemewahan fisik, juga dapat menaruh perhatian lebih besar terhadap peningkatan rohani, dan pada akhirnya mencapai keseimbangan antara pengembangan fisik, mental dan rohani mereka.

 

 

Cahaya Guru Membuat Cemerlang Dua Seminar Video yang Sukses

[New Jersey] Selama beberapa tahun ini para inisiat New Jersey telah menyebarkan ajaran Guru melalui siaran mingguan pada stasiun TV kabel setempat. Agar mendapatkan waktu tayang yang terbaik untuk memperkenalkan Metode Quan Yin kepada lebih banyak penonton, maka para inisiat selalu datang pagi-pagi ke stasiun itu pada saat dilakukan penentuan jadwal baru untuk jam tayang acara.

Selain itu, pada tanggal 27 September dan 4 Oktober 2003, Center New Jersey mengadakan seminar video untuk menyebarkan ajaran Guru di Perpustakaan Monmouth dan Perpustakaan Morris, secara berturut-turut. Banyak saudara dan saudari sepelatihan terlibat secara aktif dalam persiapan acara ini, dan sungguh menyentuh hati melihat seorang inisiat berusia 70-an, yang baru sembuh dari sakitnya, membagikan selabaran dan memasang poster-poster pada perpustakaan-perpustakaan di area itu. Para inisiat ingin memasang pengumuman tentang seminar ini di halaman depan sebuah surat kabar setempat, tetapi ternyata tempat tersebut hanya disediakan bagi pelanggan dengan jangka panjang. Namun demikian, berkat pengaturan Tuhan, pada menit-menit terakhir terdapat pemasang iklan yang membatalkan tempatnya sehingga informasi mengenai seminar ini dapat ditempatkan di halaman depan surat kabar yang berwarna dan menarik perhatian.

Di tempat seminar, berbagai karya artistik dan publikasi Guru dipamerkan, dan para tamu sangat terkesan ketika mengetahui bahwa lukisan dan lentera panjang-umur yang indah itu dirancang oleh Maha Guru Ching Hai. Begitu banyaknya peserta yang hadir sehingga tempat duduk berkali-kali harus ditambah untuk mengakomodasikan peserta. Seusai acara, diajarkan Metode Kemudahan dan sejumlah peserta mendengar musik Surgawi selagi bermeditasi dan mereka berhasrat sekali untuk membagikan pengalaman mereka ini, sementara itu beberapa orang lainnya mengalami tubuh-cahaya jelmaan Guru.

Para inisiat Center New Jersey menyadari bahwa, sebagaimana biasanya, hanya berkat berkah dari Guru yang memungkinkan mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lancar dan menbuat seminar berhasil.

 

 

Agenda Acara

Untuk  memajukan tingkat spiritual planet kita, center-center lokal Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai mengadakan lebih dan lebih banyak lagi seminar video dan acara-acara berbagi-Kebenaran di seluruh dunia.

Anda diundang untuk bergabung dalam kegiatan ini bersama teman-teman dan sanak keluarga Anda. Untuk jadwal terbaru dari kegiatan-kegiatan berbagi-Kebenaran ini, silah kunjungi situs berikut ini:

http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/latest_news/events-datebook.htm  (Bahasa Inggris)

http://www.godsdirectcontact.org.tw/ch/latest_news/events-datebook.htm  (Bahasa Cina)

 


Guru Menceritakan Lelucon

Jadilah Seseorang Sebelum Kau Jadi Tak Berarti!   

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, AS, 27 Desember 2001 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 734

Seorang kardinal mengunjungi suatu gereja dan sekonyong-konyong ia merasa tergugah untuk berlutut di depan Salib dan berkata, “Oh Tuhan, kasihanilah aku. Aku sungguh tidak berarti. Kasihanilah aku.” Dan lalu sang uskup, melihat kardinal melakukan itu, berlutut di sebelahnya dan berkata, “Oh Tuhan, kasihanilah aku. Aku tidak berarti. Kasihanilah aku. Aku bukan apa-apa.” Dan lalu pastor gereja, melihat kardinal dan uskup melakukan itu, berlutut di sebelah mereka dan berkata, “Oh Tuhan, kasihanilah aku. Aku tidak berarti. Aku bukan apa-apa.” Dan ada seorang penjaga pintu sedang menyapu lantai, dan melihat apa yang mereka semua lakukan, ia pun berlutut di depan Salib di sebelah mereka dan berkata, “Oh Tuhan, kasihanilah aku. Aku bukan apa-apa. Aku seorang yang rendah; aku tidak berarti.” Dan sang kardinal melihat kepadanya dan berkata, “Lihat siapa yang mengatakan ia tidak berarti di sini!” Sungguh, betapa rendah hatinya!

 

 

Juri Dengan Suatu Rahasia 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, AS, 11 Juni 2001 (asal dalam Bahasa Inggris)

Suatu ketika adalah seorang juri yang memberitahu hakim bahwa ia tidak ingin meninggalkan pekerjaannya terlalu lama sewaktu bertindak sebagai juri dalam suatu kasus. Maka, hakim berkata, ”Tapi, tidakkah mereka bisa bekerja tanpa hadirnya Anda di sana?” Dan orang itupun berkata, “Ya, tapi saya tidak mau mereka mengetahuinya!"

 

Kejutan Pengantin Wanita 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, AS, 13 Juni 2001 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 724

Adalah pasangan yang baru saling kenal, dan ketika si pemudi diperkenalkan kepada keluarga si pemuda, ia sangat terkesan dengan cara kedua orangtua itu begitu saling mengasihi satu sama lain. Ia terus saja berkata, “Oh Tuhan! Mereka begitu saling perhatian! Dan ayahmu bahkan membawakan ibumu secangkir kopi ke tempat tidur setiap pagi.” Si ibu sangat menyukai itu.

Dan setelah beberapa waktu, si pemudi dan si pemuda pun bertunangan dan lalu siap untuk menikah. Di perjalanan ke pernikahan, si pemudi terus saja mengulangi komentarnya tentang betapa saling mengasihi kedua orangtua si pemuda dan bagaimana si ayah selalu membawakan kopi ke tempat tidur setiap pagi untuk si ibu. Ia terus saja mengulangi hal itu, dan lalu ia berkata, “Apakah hal serupa itu berlaku di keluarga?” Dan si pemuda berkata, “Ya, ya! Memang berlaku pada keluarga, ya. Dan aku menuruti ibuku!"

Silah kunjungi situs-situs berikut untuk menikmati versi video yang asli dari lelucon-lelucon ini, dan Anda boleh berbagi riangnya humor Guru dengan siapapun di sekitar Anda:

http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/news/147/jk1.htm  (Formosa)

http://www.godsdirectcontact.net/eng/news/147/jk1.htm  (AS) 

 


Keluarga Quan Yin

Cerita Robin: Kerinduan Sang Jiwa

oleh Ray dan Julie Dixon, Byron Bay/Northern Rivers, Australia (asal dalam Bahasa Inggris)

Robin Yeatman, seorang praktisi Metode Kemudahan yang tinggal di suatu pedalaman (desa) Australia, berjarak sangat jauh dari center meditasi manapun. Karena itu, dia telah berkomunikasi dengan center Sydney, Canberra dan Byron Bay/Northern Rivers dengan mengirim email, meminjam publikasi Guru dan meminta bimbingan rohani.

Robin merasakan suatu tarikan yang kuat dari jiwanya untuk pemahaman yang lebih mendalam, maka para inisiat setempat menganjurkannya bersiap-siap untuk menerima Inisiasi penuh kedalam Metode Quan Yin. Baru-baru ini dia menghubungi Center Byron Bay/Northern Rivers dengan telepon menanyakan apakah dia boleh datang berkunjung pada keesokan harinya. Setelah menempuh perjalanan dengan mobil selama tiga belas jam, akhirnya Robin tiba pada hari Jumat dan tinggal di Center, menghabiskan akhir pekan dengan menikmati manfaat meditasi kelompok dan berhubungan dengan rekan-rekan sepelatihan.

Pada hari setelah dia pulang kembali ke rumah, Robin meninggalkan pesan pada mesin-penjawab-telepon di Center, melukiskan kegembiraan dan kekaguman yang dirasakannya selama tiga belas jam perjalanan pulang. Katanya, dia merasakan kedamaian dan ketenangan yang belum pernah dialami sebelumnya, sebuah pengalaman ajaib tentang kesejahteraan yang menimbulkan hasrat dalam dirinya untuk segera menerima inisiasi kedalam Metode Quan Yin, Berikut adalah kata-kata yang ditulis sendiri oleh Robin, yang dikirim ke Center melalui email.

Permohonan Robin untuk mengunjungi Center:

Sekarang saya telah mulai memenuhi persyaratan tiga bulan vegetarian tanpa daging, alkohol dan rokok, dan saya merindukan kedamaian inisiasi. Saya benar-benar merasa sangat lelah dan sedih dengan kehidupan lama saya dan ingin segera menjadi murid sepenuhnya dari Guru kita yang terkasih. Saya hanya bisa mengira bahwa ini merupakan bagian dari rencana Guru yang menciptakan keadaan yang akan membimbing saya kepadaNya. Saya berbicara kepadaNya dengan cara saya, tetapi bara api perlu menyatu dalam perapian dengan bara api lainnya; jika tidak maka ia akan menjadi dingin.

Bolehkah saya datang dan mengunjungi Anda untuk beberapa hari dan menemui para inisiat lain? Atau mungkin ada retret yang bisa saya hadiri? Mohon segera dijawab.

Komentar Robin setelah mengunjungi Center:

Bilamana saya teringat akan Anda sekalian, saya terbawa kembali ke Center dan pemandangan yang luar biasa di lembah seberang. Sekali lagi terima kasih atas kebaikan kalian pada saat saya sangat membutuhkannya. Ikatan mata rantai ini – tiap mata rantainya – adalah sangat penting.

Kedamaian yang dilimpahkan Guru membuat saya senantiasa tenang dan damai setiap saat.

Saya semakin menyadari akan keajaiban inisiasi saya mendatang, dengan segala manfaat dan tanggung jawabnya. Hal yang menakjubkan pertama-tama adalah bahwa seseorang yang penuh kesalahan seperti saya dapat dikasihi tanpa syarat oleh Makhluk peradaban tinggi seperti Guru dan kedua, terpilih untuk bergabung dalam lingkaran para suci dalam kehidupan ini merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dipahami. Rahmat dari keseluruhan hal tersebut adalah sangat luar biasa. Membayangkan tidak harus kembali lagi kedunia ini dilain waktu, tidak terperangkap lagi dalam semua kekacauan dan ilusi - betapa leganya!

Saya akui bahwa saya tidak dapat puas dengan meditasi setengah jam seperti yang disarankan, saat ini saya membutuhkan lebih banyak lagi dari itu, dan manfaatnya tampak bertambah seiring dengan berlalunya waktu. Saya tidak sabar menunggu sampai waktu dimana dua setengah jam diijinkan!

Para inisiat di Sydney, Canberra dan Byron Bay/Northern Rivers tergetar hatinya dengan pengalaman Robin, yang merupakan ciri khas dari seorang pencari yang mengenali siapa sebenarnya Maha Guru Ching Hai. Dengan bergabungnya setiap jiwa baru kedalam keluarga Quan Yin, kita teringat akan kerinduan dan kebaktian ilahi yang memberi Guru kesempatan untuk menyatu dengan Tuhan, yang sekarang Guru bagikan tanpa pamrih kepada semua makhluk hidup.

 


Seni Adikarya

Inspirasi Surgawi - Makna Dibalik Perhiasan Surgawi  

Wawancara dengan Maha Guru Ching Hai

oleh seorang wartawan TV Bijorcha

di Ekshibisi Perhiasan Internasional Paris,

24 Januari 1997 (asal dalam Bahasa Perancis dan Inggris) Kaset Video No. 629

 

Lahir oleh Inspirasi Surgawi dari Maha Guru Ching Hai,

Perhiasan Surgawi turun ke Bumi

Melalui tangan-tangan terampil para seniman

Untuk menakjubkan orang-orang di dunia.

Permata jade dan mutiara yang tak bercacat, agung dan bercahaya;

Emas bertatah batu permata dan intan berlian, menyilaukan mata.

Dibalik setiap kreasi, mengandung makna istimewa yang berkesan di hati.

Menyampaikan kebijaksanaan terdalam dari alam semesta,

Desain-desain Maha Guru Ching Hai membangunkan

Jiwa dan kekuatan hidup dari semua umat manusia.

W: Pertama kita mempunyai suatu wawancara yang luar biasa penting di TV Bijorcha hari ini, wawancara dengan Maha Guru Ching Hai.  Terima kasih atas kedatangan Anda.
G: Terima kasih.

W: Pertama-tama, dapatkah Anda menceritakan kepada saya, hubungan antara perhiasan Anda dengan perjalanan rohani?
G: Ya!  Keindahan, kebajikan dan Kebenaran adalah simbol-simbol dari semua agama. Maka, bila seseorang menciptakan benda-benda yang indah, mereka melambangkan sebagian keindahan Surgawi.  Saya pikir mereka juga mengingatkan kita tentang latihan rohani.

W: Apakah setiap desain perhiasan Anda mempunyai arti?
G: Ya!

W: Maukah Anda memperlihatkan beberapa desain Anda kepada kami?
G: Ya. Contohnya, perhiasan ini dibuat dengan logo “SM”. Itu adalah logo kami.

W: Bagaimana caranya logo itu terpilih?
G: “SM” artinya Maha Guru (Supreme Master).  Itu mengingatkan kita bahwa kita adalah Maha Guru.  Seperti yang dikatakan Injil, “Tuhan, Roh Kudus, berdiam di dalam engkau. Engkau adalah bait Allah."

(Guru memberikan komentar pada desain perhiasan lainnya yang diambil oleh wartawan.)  Itu adalah disain baru:  Two Hearts (Dua Hati).  Ketika dua orang saling mengerti secara fisik, mental dan spiritual, mereka menjadi satu.  Sama halnya, kita menjadi satu dengan Tuhan ketika kita mencapai pencerahan sempurna.

W: Jadi, apa yang sedang saya pegang saat ini adalah sebuah hadiah untuk mengatakan, “Saya mencintaimu”, betul begitu?
G: Ya, Anda bisa juga menggunakannya untuk pernikahan.

W: Itu yang ingin saya katakan.  Sungguh indah.  Dibuat dari bahan apakah?  Apakah dari emas?
G: Itu adalah dari emas padat dan intan permata.  Setiap perhiasan yang kami buat adalah dari batu berharga dan emas asli, umumnya 24, 22, atau 23 karat.  Kami tidak menggunakan sesuatu yang tidak asli.  Itu bukan dilapisi emas tetapi emas padat.

W: Dalam bahasa Perancis, kami mengatakannya, “Itu sungguh-sungguh benda yang bernilai."
G: Itu benar.

W: (Menunjuk ke arah sebuah gelang)  Gelang itu sungguh bagus.  Menakjubkan!
G: Itu untuk perempuan.

W: Ketika Anda menciptakan perhiasan, apakah Anda berada dalam keadaan tertentu, atau Anda diinspirasi oleh kejadian tertentu?
G: Saya diinspirasi oleh Tuhan.

W: Apakah itu juga terjadi ketika Anda menulis buku atau melukis lukisan?
G: Ya.  Saya belum pernah mempelajari desain sebelumnya, tetapi setelah bermeditasi bertahun-tahun, saya menjadi terinspirasi.  Dan sekarang saya bisa mengerjakan berbagai hal seperti mendesain baju, mendesain perhiasan, melukis dan banyak lagi hal lainnya.

W: Kalung besar disebelah sana juga sangat bagus.  Apakah juga terbuat dari emas?  Bisakah Anda menceritakannya?
G: Desain ini dinamakan The Hidden Force Connection (Hubungan Kekuatan yang Tersembunyi).  Batunya adalah batu opal asli Australia dan kalungnya adalah dari emas asli dengan penataan yang berbeda.  (Guru menunjuk ke berbagai bagian yang berbeda dari kalung itu.)  Contohnya, emas ini sedikit kusam dan terlihat asli, dan emas ini lebih bersinar.  Itu hanya untuk menciptakan penampilan yang berseni dan menarik perhatian dan juga untuk mewakili kekuatan positif dan negatif, yang kita sebut Yin dan Yang.

W: Dengan demikian seseorang menemukan kembali spiritualitas?
G: Ya. Berlian mewakili Jati Diri kita yang sebenarnya, yang tidak termusnahkan selama-lamanya.  Kami mencari dan memilih warna dan kualitas yang terbaik dari batu opal seperti yang Anda lihat.  Sangat jarang untuk bisa mendapatkan batu opal yang besar dengan warna yang indah seperti ini.

W: Mari kita lanjutkan dengan desain-desain Anda.  Apakah pemilihan warna sangat penting?
G: Ya.  Jika tidak, tentu tidak menarik.

W: Ya, tentu saja.  Saya coba ubah kalimat pertanyaan saya:  Apakah warna yang dipilih, mengandung suatu arti?
G: Ya, ya!  Itu juga mempunyai arti.  Contohnya, ini adalah intan putih yang sempurna dan batu jade hitam.  Itu mewakili Surga dan Bumi.  Dan ini, seluruh kreasi, dinamakan To the Other Shore (Ke Pantai Seberang) seperti sebuah perahu yang membawa orang ke pantai seberang.

W: (Sambil mengangkat kalung Ke Pantai Seberang ke arah kamera)  Saya pikir kita harus menunjukkan yang satu ini karena sungguh-sungguh indah sekali.
G: Ya, itu adalah Ke Pantai Seberang.  Itu seperti Metode pembebasan yang sempurna.  Sebagaimana kami mengajari orang bagaimana bermeditasi dan menemukan kedamaian diri mereka sendiri serta pembebasan dalam kehidupan ini, perahu itu mewakili sesuatu yang membawa orang ke seberang laut dengan aman, melalui gelombang, badai dan sebagainya.

W: Jika saya memakai perhiasan seperti ini, apakah saya akan merasa lebih baik?
G: Anda akan diingatkan kepada keagungan diri Anda sendiri;  Anda akan diingatkan kepada kebebasan Surgawi.  Dan itu akan membuat Anda lebih terinspirasi untuk belajar berlatih bagaimana menyempurnakan diri sendiri sampai Anda menjadi seorang guru dari diri Anda sendiri.  Kemudian Anda akan melupakan masalah-masalah dunia ini.  Anda akan terangkat dan berada di atas semua masalah-masalah seperti halnya sebuah perahu berada di atas laut.

 

Wawancara dengan Maha Guru Ching Hai

oleh Le Figaro, Radio Internasional Perancis (RFI),

dan Radio Enghienn,

24 Januari 1997 (asal dalam Bahasa Perancis dan Inggris)

Kaset Video No.629 

W1: Perhiasan Anda seperti membawa kita kepada dunia lain. Apakah dunia itu merupakan dunia yang nyata?
G: Itu yang paling nyata.  Sebenarnya, setiap Guru dan setiap kitab suci agama telah memberitahukan kepada kita bahwa dunia ini tidak nyata.  Dan dunia yang ingin kita tuju, mengarah kedalam, seperti yang diarahkan oleh Yesus atau Nabi Muhammad atau Buddha, itu adalah dunia yang nyata.  Itu dunia nyata yang bisa kita temukan pada saat kita hening berkontemplasi, dan perhiasan ini hanya sebagai suatu ingatan akan keindahan didalam diri kita.

W1: Mengapa Anda berbuat sedemikian jauh dengan memberikan arti bagi setiap perhiasaan?
G: Karena saya berpikir bahwa maksud termulia dari hidup ini adalah untuk menemukan Kerajaan didalam diri kita, menemukan kebijaksanaan atau Ketuhanan di dalam diri kita.  Jadi, segala sesuatu yang bisa kita lakukan, yang dapat membawa kita kepada Kerajaan ini adalah jalan yang sempurna.  Apakah itu perhiasaan, pakaian, cara kita menjalani hidup kita, segala sesuatu yang kita kerjakan harus membawa kita kepada ingatan akan Kerajaan Allah.  Itu harus menjadi tujuan dari hidup kita.

W1: Apakah  perhiasan Anda mempunyai pengaruh bagi orang yang memakainya atau orang yang berada disekelilingnya?
G: Saya pikir orang-orang juga mempengaruhi diri mereka sendiri.  Jika mereka memilih perhiasan semacam ini, itu berarti mereka telah memiliki kecenderungan semacam ini.  Mereka ingin mengingat Kerajaan Tuhan; mereka ingin mengingatkan diri mereka sendiri dan melingkungi diri mereka dengan keindahan Surgawi.

W1: Seberapakah kuatnya agama dan Buddha menginspirasi pekerjaan Anda?
G: Bukan hanya Buddha.  Saya adalah murid dari Guru-guru yang agung : Yesus, Nabi Muhammad, Buddha, sebutkan saja.  Karena semua makhluk Surgawi yang agung, Guru ilahi seperti Yesus, Buddha dan sebagainya, semua mengajarkan kita hal yang sama.  Mereka mengajar kita menjadi tamu yang baik di Bumi, menjalani hidup yang layak sebagai manusia, dan mengingat asal kita, yaitu Kerajaan Tuhan atau Tanah Buddha.  Semua ini diberi nama yang berbeda-beda, namun mereka semua sama bagi saya.

W1: Apakah kata yang tepat untuk koleksi ini, apakah disebut “Tuhan”?  Apakah disebut “kebijaksanaan”?  Apakah disebut “Surga”?  Apakah kata yang paling tepat?
G: Kami menyebutnya  “Perhiasaan Surgawi”, “Koleksi Keindahan Surgawi”.  Contohnya, kami mempunyai seluruh koleksi pakaian dan barang-barang interior seperti lampu-lampu dan lukisan-lukisan. Segala sesuatu yang saya lakukan diinspirasi dari Surga.  Saya tidak berpikir bahwa saya, sebagai yang fana, mampu menciptakan barang-barang yang begitu indah.  Semua itu diinspirasi dari Surga jadi kami menamakannya “Koleksi Keindahan Surgawi."

W1: Pakaian, perhiasan, puisi:  Anda kelihatannya tertarik pada segala sesuatu.  Apakah Anda mempunyai sesuatu yang lebih Anda sukai, atau Anda menyukai segala sesuatu?
G: Saya sebenarnya menyukai segala sesuatu yang telah saya kerjakan.  Karena itu bukan saya yang melakukannya;  Itu adalah sang Bapa didalam yang menginspirasi saya dan membantu saya untuk merealisasikannya. Karena saya tidak pernah mempelajari semua ini sebelumnya;  saya tidak pernah belajar dalam bidang melukis atau desain atau perhiasan atau pakaian.  Saya tidak pernah mempunyai ide atas semuanya ini; itu terjadi setelah latihan meditasi yang bertahun-tahun, dari masuk kedalam dan menemukan kebijaksanaan.

W1: Apakah tujuan dari perhiasan yang Anda ciptakan?
G: Maksud yang pertama-tama adalah untuk mengingatkan orang akan keindahan Surga.  Itulah sebabnya setiap desain mempunyai namanya sendiri-sendiri.  Nama pada umumnya adalah Perhiasan Surgawi, dan setiap desain mempunyai nama yang sangat spiritual seperti  To the Other Shore (Ke Pantai Seberang), atau  Liberation (Pembebasan),  atau  Wisdom Eye (Mata Kebijaksanaan), atau  The Future Buddha (Buddha Masa Depan), atau  Meditating Quan Yin (Meditasi Quan Yin), atau Bodhidharma, atau  God’s Child (Anak Tuhan), atau Little Angel (Malaikat Kecil) dan sebagainya.  Semuanya ini adalah nama-nama mulia dari Surga untuk mengingatkan kita tentang Hakikat kita yang didalam.

Dan maksud yang kedua adalah untuk mencari nafkah bagi diri saya sendiri sehingga saya tidak harus tergantung pada murid-murid saya karena saya tidak pernah mengambil donasi. Tentu saja, perhiasan, pakaian dan lukisan menghasilkan banyak sekali uang.  Dan uang ini, saya ingin memberikannya kepada orang yang tertimpa musibah atau yang membutuhkannya, seperti orang yang miskin atau dalam keadaan darurat.

W1: Berapa lama waktu yang Anda perlukan untuk mencipta?
G: Setiap kreasi adalah berbeda.  Beberapa memerlukan waktu lebih lama, beberapa memerlukan waktu yang lebih singkat. Yang terlama adalah sekitar seminggu, dan yang tersingkat mungkin sehari atau bahkan setengah jam;  itu tergantung.  Kadang-kadang, saya sangat terinspirasi:  Dalam satu hari, saya bisa membuat sekitar sepuluh atau dua puluh desain atau sepanjang malam mungkin tiga puluh desain pakaian.  Pada saat itu saya tidak tidur sepanjang malam. Saya bekerja dari senja sampai dini hari berikutnya.

W1: Kami tahu bahwa Anda sangat sibuk.  Bagaimana Anda mempunyai waktu untuk mengerjakan itu?
G: Karena seperti yang saya katakan, kadang-kadang saya terinspirasi.  Saya bisa bekerja sepanjang malam dan sepanjang hari dan kemudian menyelesaikan satu bagian dengan sangat cepat.  Dan saya mengerjakannya jika saya mempunyai waktu.  Jika Anda ingin mengerjakan sesuatu, Anda akan mendapatkan waktu untuk mengerjakannya.

W1: Apakah inspirasi artistik itu juga menular ke murid-murid Anda; apakah mereka menjadi orang-orang yang memiliki bakat seni juga?
G: Ya!  Beberapa dari mereka juga tiba-tiba menjadi seniman dalam waktu semalam.  Dan mereka tiba-tiba menulis puisi, atau tiba-tiba tahu bagaimana caranya melukis atau mendesain baju mereka. Itu sangat bagus. Itu sesungguhnya bukan “menular”; dengan meditasi, dapat mengeluarkan kemampuan yang terbaik dari orang-orang pada waktunya.

W1: Apakah Anda pernah merujuk pada apa yang dikerjakan oleh para desainer lain dan belajar dari mereka?
G: Tidak.  Saya tidak melakukan itu sebelumnya.  Saya tidak pernah terpikirkan (untuk melakukan itu).  Saya hanya melakukannya dari inspirasi kreatif saya sendiri.  Akan tetapi, sesudah saya menciptakan barang-barang dalam berbagai bidang, dan tentu saja secara kebetulan, saya akan berhubungan dengan banyak seniman lainnya, dan adakalanya kami akan saling bertukar ide. Tetapi itu terjadi sesudahnya dan merupakan konsekuensi dari ekshibisi saya atau objek-objek kreativitas saya.

W1: Mengenai sumber inspirasi Anda, darimana datangnya visi Anda dan warna-warnanya?
G: Dari dalam, dari dalam otak saya!  Kadang-kadang warna dan gambar muncul sebelum saya bisa melukiskannya.  Karena itu, saya harus melakukannya dengan cepat sebelum saya lupa.

W1: Saya mempunyai satu pertanyaan teknis mengenai perhiasan Anda;  Saya tahu bahwa inspirasi itu adalah sangat penting bagi Anda, tetapi apakah Anda juga menaruh perhatian terhadap materi yang dipakai seperti intan dan sebagainya?
G: Ya, kami juga menaruh perhatian terhadap detil seperti pemilihan materi.  Contohnya, kami mempergunakan yang terbaik, emas yang paling terkenal dan batu yang paling bagus, dan kami memilih warna-warnanya.  Contohnya, ini (sambil menunjuk kepada salah satu batu opal pada kalung Hubungan Kekuatan Tersembunyi) adalah warna yang sangat jarang ada, dan ukurannya juga sangat jarang.  Untuk mempunyai satu potongan yang begitu besar dan begitu bagus adalah sangat jarang. Sedangkan untuk emas dan semua batu berlian dan batu mulia, kami memilih yang terbaik untuk mewakili kualitas Surgawi yang tak bercacat.

W2: Saya ingin mengetahui apakah Anda memberikan makna bagi setiap perhiasan Anda.  Contohnya, jika Anda melihat sebuah perhiasan yang tidak Anda buat, apakah Anda akan memberikan suatu arti untuk perhiasan itu, meskipun itu bukan Anda yang buat?
G: Ya, saya pikir bahwa jika seorang artis menciptakan sendiri desain perhiasannya, dia adalah satu-satunya orang yang mempunyai hak memberikan arti untuk perhiasan itu.  Jadi, saya tidak turut campur tangan dengan kreasi orang-orang dan inspirasi mereka atau hak mereka atas pemikiran mereka. Saya hanya melihatnya sebagai suatu bentuk karya seni. Dan jika si pencipta perhiasan itu memberi arti pada perhiasan itu, maka saya menerimanya. Tetapi saya tidak akan memberikan interpretasi saya atas inspirasi orang-orang dalam bentuk perhiasan, ataupun bentuk karya seni lainnya.

W2: Terima kasih.
G: Sama-sama.  Sudah cukup?

W2: Ya.  Hanya saja saya mempunyai pertanyaan lainnya;  Saya ingin tahu jika saya memperlihatkan kepada Anda cincin saya, maukah Anda memberi arti padanya?
G: Apakah Anda menciptakannya sendiri?

W2: Oh, tidak!  Sama sekali tidak.
G: Saya pikir bahwa saya tidak berhak untuk memberi suatu arti atas situasi pikiran orang lain. Anda harus meminta kepada si pencipta perhiasan ini untuk memberinya arti.  OK?  Saya pikir kita harus menghormati inspirasi pribadi dan tendensi artistik dari setiap individu.  Saya tidak selalu memakai perhiasan yang telah saya ciptakan;  saya memakai ciptaan siapapun juga.  Jika saya melihat sesuatu yang bagus dan cocok untuk suatu kesempatan, saya kadang-kadang akan membelinya. Dan kadang-kadang saya membeli barang-barang untuk diberikan kepada orang-orang. Tetapi saya tidak memberikan arti untuk setiap benda seperti itu; saya hanya membelinya saja.

W2: Saya bertanya-tanya apakah Anda mau menceritakan dan memberitahukan kami mengapa Anda memakai koleksi perhiasan yang Anda pakai hari ini?
G: (Merujuk ke kalung dan anting-anting dari seri  Hubungan Kekuatan Tersembunyi yang sedang Guru pakai).  Hari ini hanya secara kebetulan saya memakai warna hijau,  (hampir) sama dengan warna batu opalnya, jadi saya pikir keduanya serasi.  Saya biasanya memadukan segala sesuatu untuk menciptakan penampilan yang harmonis sehingga saat orang melihat saya, mereka akan melihat satu kesatuan dan bukan suatu yang kontras atau energi yang berlawanan yang mengelilingi saya, dan sedemikian sehingga segala sesuatu yang saya pakai mewakili kedamaian dan harmoni baik didalam maupun diluar.

W2: Dan material apakah yang mewakili kesempurnaan bagi Anda, atau apa yang lebih Anda sukai;  Apakah itu intan, emas atau apa?
G: Saya pikir segala sesuatu yang Tuhan ciptakan, bahkan sebuah batu kerikil, adalah sempurna sebagaimana adanya.  Hanya saja di dunia ini kami memilih batu-batuan yang jarang ada dan lebih bersinar untuk mewakili kualitas batin kita yang bersinar. Demikian juga, saya harus memilih mereka; contohnya, intan permata, batu opal, batu rubi dan lain-lainnya. Karena orang-orang di dunia menyukainya, saya tidak bisa memberikan kepada orang-orang barang yang tidak mereka sukai.  Saya harus berkreasi dengan barang-barang yang orang sukai dan juga terbiasa dengannya.

Alasan orang-orang menyukai objek yang bercahaya adalah bahwa bagaimanapun juga jauh di lubuk hati, mereka masih ingat akan kualitas bercahaya atau Sinar didalam diri.  Itulah sebabnya orang-orang menyukai intan dan batu rubi, bukan untuk memiliki benda-benda ini tetapi oleh karena kerinduan dalam jiwa mereka untuk kembali kepada Cahaya, kepada kualitas abadi dan berkilau dari Kerajaan batin kita.  Demikian juga halnya, saya memakai benda-benda yang lestari ini.

W2: Apakah “Cahaya” ini merujuk kepada Cahaya yang menyentuh Anda, seperti yang Anda juga singgung tentang Buddha?
G: Itu adalah Cahaya batin.  Dan Buddha mempunyai Cahaya yang bercahaya di sekeliling kepalaNya seperti yang Anda lihat dalam gambar,  Yesus juga mempunyai halo di sekelilingNya dan lain-lainnya.  Semua orang Suci, saat digambarkan dalam gambar orang Suci atau patung orang Suci, mempunyai sinar halo di sekeliling mereka.  Mereka sungguh-sungguh memilikinya.  Kadang-kadang kita bisa melihatnya dengan mata kebijaksanaan kita bahwa seorang yang Suci memiliki sinar di sekelilingnya.  Kita semua mempunyai cahaya yang berbeda.  Beberapa orang mempunyai cahaya ungu dan beberapa mempunyai semacam cahaya hitam.  Tetapi Guru spiritual mempunyai cahaya yang lebih terang, sangat terang.

Jadi, kebanyakan manusia menyukai intan permata, batu rubi, safir dan lain sebagainya karena mereka bercahaya.  Mereka sungguh-sungguh menyerupai Cahaya yang ada di dalam diri kita ketika kita memperoleh pencerahan.  Oleh sebab itu kita menyebutnya “Pen-cerah-an”, yang berarti terang (cahaya), kita tercerahkan.  Itulah sebabnya orang menyukai intan dan batu rubi;  saya pikir alasan yang lebih dalam adalah bahwa orang menyukai Cahaya di dalam diri mereka sendiri dan mereka rindu untuk mengenalinya kembali.  Mereka telah melupakannya dan mereka ingin mengingatnya kembali. Itulah sebabnya orang menyukai intan dan objek bercahaya lainnya seperti emas, perak, safir dan lain-lainnya.

W2: Dan mungkin karena itu lestari, dan mereka menginginkannya abadi dengan memakai perhiasan.
G: Ya! Karena itu lestari, dan Jati diri kita sendiri adalah lestari. Jadi, bila orang-orang menyukai semua perhiasan ini, seperti intan dan emas dan lain-lainnya, saya pikir mereka hanya rindu untuk mengingat kembali Diri mereka yang lestari, jiwa yang ada di dalam diri mereka sendiri.  Jadi, itu sungguh-sungguh bukan materi yang mereka sukai. Itu adalah ingatan spiritual, kenangan di balik semua objek yang bercahaya ini yang membuat orang sangat menyukai mereka, bukan hanya perhiasan saya melainkan setiap perhiasan.  Saya pikir bahwa alasan orang menyukai perhiasan yang berkilau adalah karena itu mengingatkan mereka akan kualitas bercahaya yang ada dalam diri mereka.

 

The Future Buddha (Buddha Masa Depan)
The Hidden Force Connection (Hubungan Kekuatan Tersembunyi)
To the Other Shore (Ke Pantai Seberang)
Liberation (Pembebasan)
Wisdom Eye (Mata Kebijaksanaan)
Meditating Quan Yin (Meditasi Quan Yin)
Bodhidharma
God's Child (Anak Tuhan)
Little Angel (Malaikat Kecil)

 

Koleksi Musim Gugur/Dingin SM Tahun 2003 

Didesain oleh Maha Guru Ching Hai

Jadilah seseorang yang dalam Kebenaran, bijak, indah dan baik didalam maupun diluar.

 


Kemilau Keabadian

Mendengarkan Bintang-Bintang

oleh saudari inisiat Eva, Sofia, Bulgaria (asal dalam Bahasa Inggris)

Guru pernah memberikan jawaban sebagai berikut terhadap pertanyaan tentang apakah Ia akan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya mendengarkan bintang-bintang: “Ya, itulah yang ingin saya lakukan."

Antoine de Saint-Exupery (1900 ~ 1944) adalah seorang penerbang dan pengarang terkenal. Tulisannya memiliki kualitas musik dan puisi yang muncul dari hatinya dan angan-angannya untuk berhubungan dengan aspek keberadaan manusiawi yang paling dalam. Misalnya, dalam salah satu karyanya, Saint-Exupery menyatakan, “Hanya dengan hati, barulah seseorang dapat melihat dengan sebenarnya; apa yang merupakan pokok, tidak tampak oleh mata."

Selagi bekerja sebagai pilot pesawat penghantaran surat, Saint-Exupery terpesona kepada bintang-bintang. Dia setiap saat berusaha untuk melihat bintik-bintik kecil itu yang berkerlap-kerlip di malam hari. Bintang-bintang adalah “jiwa-jiwa yang telah terjaga”, tulisnya, yang ingin sekali menemukan rahasia kehidupan dan menolong umat manusia mendapatkan pengetahuan ini juga. Dia juga sagat memahami gurun pasir, dan memasuki ketentraman yang mendalam sewaktu dia melintasi daerah Afrika Utara yang tandus, yang hanya didiami sedikit makhluk hidup. Selagi menulis, Antoine de Saint-Exupery terus-menerus menembusi bawah sadarnya dan melakukan introspeksi terhadap hidupnya. Fokusnya yang mengarah kedalam batin ini memberikan warna filosofis dalam tulisannya, tetapi gayanya bersifat ringan dan sederhana. Bila membaca karya-karyanya, seseorang dapat berpetualang bersama sang pengarang ke titik terjauh dari planet ini dan pada saat yang sama memasuki kedalaman diri.

Kematian Saint-Exuperry masih merupakan suatu misteri. Suatu hari, dia menaiki pesawatnya, terbang dan tidak pernah mendarat lagi. Setahun sebelumnya, tahun 1943, dia menulis buku The Little Prince (Sang Pangeran Kecil), yang merupakan bukunya yang paling banyak dibaca. Ceritanya mengenai seorang pilot yang mengalami kecelakaan pesawat di gurun pasir dan sendirian tanpa makanan atau minuman. (Sebenarnya, Saint-Exupery telah mengalami hal ini dalam kehidupan yang nyata). Kemudian, seorang Pangeran Kecil dari asteroida kecil yang terletak jauh dari Bumi, muncul di hadapannya dan sang pilot memulai percakapan, melupakan segala kesulitannya. Mereka berbicara dalam bahasa kiasan, menyentuh pertanyaan yang paling penting mengenai keberadaan manusia.

Pada akhir cerita, anak laki-laki misterius ini pergi, dan sang pilot berhasil memperbaiki pesawatnya dan semuanya menjadi baik. Meskipun demikian, sebagaimana seseorang yang ingin menangis karena kehilangan yang mendalam; karena selama berbincang dengan Pangeran Kecil, sang pilot dapat berhasil melampaui keberadaan duniawinya, tidak lagi disibukkan dengan perjuangan hidup dan memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai kehidupan. Dia kembali ke dunia biasa ini “dengan selamat dan baik” tetapi dia terus merindukan untuk dapat berhubungan dengan dimensi lain yang telah ditemukannya. Setidaknya sang Pangeran Kecil telah berjanji bahwa mereka akan selalu dapat saling berhubungan melalui senandung suara bintang-bintang: “Sekarang kesedihan saya mendapatkan sedikit penghiburan. Maksudnya - tidak sepenuhnya. Tetapi saya tahu bahwa dia kembali ke planetnya, karena saya tidak menemui tubuhnya pada waktu fajar. Tubuhnya tidaklah berat dan pada malam hari saya suka mendengarkan bintang-bintang. Suaranya seperti bunyi 500 juta bel kecil. "

Dalam nada yang sama, Guru pernah menjawab sebagai berikut terhadap pertanyaan tentang apakah Ia akan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya mendengarkan bintang-bintang: “Ya, itulah yang ingin saya lakukan.” Sewaktu mendengar perkataan Guru ini, saya segera berpikir tentang Saint-Exupery dan menyadari wahyu yang diperolehnya di gurun pasir. Karena itu, medtiasi kepada Suara batin secara puitis dapat dikatakan sebagai “mendengarkan musik bintang-bintang”. Kalimat terakhir dalam karangan itu berbunyi sebagai berikut:

"Lihatlah [pemandangan di sekeliling] dengan penuh perhatian agar engkau yakin dapat mengenalinya kalau-kalau engkau suatu hari bepergian ke gurun Afrika. Dan, jika engkau menemukan tempatnya, janganlah bergegas pergi. Tunggulah beberapa saat, persis di bawah bintang. Kemudian, jika orang kecil itu, yang tertawa, yang mempunyai rambut keemasan dan menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, engkau akan tahu siapakah dia. Jika hal ini terjadi, hiburlah saya. Beritahukan saya bahwa dia telah kembali."

Maka, hari ini saya dedikasikan baris-baris berikut ini kepada salah seorang pengarang favorit saya:

 

Antoine de Saint-Exupery yang terhormat,

Saya tidak tahu dimanakah sekarang engkau berada, tetapi saya berharap bahwa kata-kata penghiburan saya ini dapat sampai kepadamu. Ya, sang Pangeran Kecil telah kembali, dan pada saat ini terdapat banyak orang yang dapat mendengar musik bintang-bintang bersamamu. Bintang-bintang berbicara kepada kami dalam berbagai suara melodi, dan Pangeran Kecil kami adalah seorang yang menawan, penuh suka cita dan penuh karisma sebagaimana yang engkau harapkan!

 

Kepada Maha Guru Ching Hai:

Dalam Kehampaan,

Suaramu bergema.

Dalam Kedamaian,

Kami melihat tanda-tandaMu.

Ijinkanlah aku masuk

Kedalam gema

Panggilan yang panjang ini

Panggilan …

 


Tanya Jawab pilihan

Jadikan Meditasi Sebagai Penerang Jalan

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Los Angeles, CA, Amerika Serikat, 14 Maret 1996 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No.537b

T: Sebagai praktisi spiritual, kita semua mencoba untuk mencerahkan diri kita dengan bermeditasi. Selain meditasi untuk meningkatkan tingkatan kita, hal apa lagi yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan diri kita sebagai penduduk Dunia ini?
G: Meditasi, dan kemudian kalian akan tahu apa yang harus kalian kerjakan. Umumnya, seperti itu. Semua yang saya lakukan sekarang, yang kalian sukai atau setujui, berasal dari buah meditasi saya. Jangan dibalik – jangan bekerja dulu dan kemudian baru bermeditasi, atau pada waktu bersamaan. Kadang kala semua jawaban datang melalui meditasi, lalu segala tindakan kalian akan diatur oleh kebijaksanaan.

Itulah yang terbaik, Meditasi terlebih dahulu, dan segalanya akan datang kemudian. Jangan khawatir, mereka akan datang. Yang perlu dikhawatirkan adalah apakah meditasi kalian sudah cukup.

 

Motivasi Spiritual Harus Ada di Belakang Segala Hal

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret Internasional 6-hari, Center Young Dong, Korea, 12 Mei 2000 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 701

T: Saya baru saja terpikir bahwa banyak karma di dunia ini berasal dari pembunuhan dan penderitaan binatang. Jadi, jika kita dengan perlahan menyebarkan informasi tersebut, maka itu akan mengakar, lalu dengan berjalannya waktu akan lebih sedikit binatang yang terbunuh, dengan demikian akan menghasilkan karma yang lebih baik  bagi keseluruhan planet. Dan hal tersebut mungkin akan memperbaiki banyak hal juga.
G: Semua orang telah mengetahuinya. Sekarang, hampir semua orang di planet ini menyadari manfaat dari vegetarian. Tugas kita bukan untuk mempromosikan diet vegetarian; diet vegetarian adalah sebuah syarat yang harus ada jika kita berhasrat akan spiritualitas. Dan barang siapa yang rindu untuk mengenal Tuhan, akan dapat menerima diet vegetarian.

T: Jika orang tidak menerima Tuhan tapi setidaknya menerima diet vegetarian, akankah hal tersebut akan membawa perbaikan, bagaimana pendapat Anda?
G: Tidak, tidak banyak. Yang penting adalah motivasi dibalik diet vegetarian. Jika mereka tidak membuka cinta kasih yang ada di dalam diri mereka, diet vegetarian hanyalah sekedar perbuatan kosong. Jadi, dorongan spiritualitas harus ada dibelakang segala hal yang kita lakukan, bukannya semua yang kita lakukan ada dibelakang motivasi spiritual. Yang terutama adalah membuka cinta kasih didalam diri manusia. Dan semua yang saya lakukan adalah membangkitkan kesadaran akan cinta kasih didalam diri mereka. Sekali mereka rindu untuk mengetahuinya, hal lainnya akan datang secara alami.

T: Ya, itu merupakan tujuan yang lebih indah dan mulia.
G: Kalau tidak, kalian dapat saja memberitahu orang akan manfaat menjadi vegetarian, seperti hidup lebih sehat, menyelamatkan planet dan sebagainya. Bukan apa yang kalian lakukan; tetapi energi dari motivasi.

T: Saat saya tidur di suatu malam, saya melihat beberapa sapi dan babi di dalam mimpi, dan perasaan saya mengatakan bahwa mereka menginginkan saya untuk mempromosikan vegetarian, karena ini akan membantu mereka.
G: Baiklah, Anda dapat mencobanya. Anda dapat pergi ke stasiun TV dan bicara mengenai hal ini. Masing-masing dari kita dapat melakukan hal yang berbeda-beda.

T: Babi dan sapi kan juga merupakan makhluk hidup?
G: Ya, mereka mungkin mempunyai jodoh dengan Anda, dan Anda adalah penyelamat mereka. Jadi mengapa Anda tidak melakukan sesuatu?

T: OK, baiklah. Terima kasih, Guru.
G: Terima kasih kembali. Masing-masing dari kita dapat memilih arah yang berlainan. Ini juga baik. Tiap-tiap orang dapat melakukan sesuatu. Beberapa dari saudara dan saudari kita membuat makanan vegetarian. Itu juga baik. Masalahnya adalah, jika Anda menyuruh saya muncul di TV dan hanya berbicara mengenai makanan vegetarian, lalu hanya itu yang ada dalam pikiran orang-orang. Lalu, kapan pun mereka mendatangi saya, mereka hanya menanyakan mengenai vegetarian; yang mana hanya merupakan bagian kecil dari pekerjaan saya. Jadi, jika saya menjadikan vegetarian sebagai hal yang utama, tentu saja itu akan membantu, akan tetapi ini akan terlalu lambat, dan saya mungkin saja meninggal sebelum saya dapat menyelamatkan jiwa-jiwa mereka. Jadi, beberapa dari kalian dapat melakukannya jika kalian suka. Beberapa orang dapat bergabung dengan gerakan “Berhentilah Merokok”, beberapa dapat menasehati orang untuk mengikuti diet vegetarian dan sebagainya. Itu boleh saja.

 


Mutiara Kebijaksanaan

Kuburan Bukanlah Tempat Kediaman Sejati Bagi Orang Yang Meninggal Dunia

Kebanyakan orang justru melakukan demikian, berjalan tanpa henti di jalan kehidupan, tetapi tidak tahu di mana “rumah” mereka berada. Saat meninggal, mereka mengatakan mereka “pulang” tetapi ke rumah yang mana?

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu, Formosa, 17 September 1995 (asal dalam Bahasa Cina) Kaset Video No. 500

Saat seseorang meninggal, apakah dia seorang raja atau siapapun lainnya, tubuh jamaninya akhirnya dimakan oleh hewan, dihabiskan serangga dan kemudian hancur bersama waktu. Akhirnya, kembali ke alam dan tak seorang pun yang dapat mempertahankannya. Walaupun para raja Mesir kuno atau negara-negara lain berusaha mengawetkan jenazah mereka, mengubahnya menjadi mumi dengan obat-obatan, tubuh yang telah dimumikan ini tetap saja berbeda daripada tubuh mereka sebelum meninggal. Kecuali untuk penelitian kepurbakalaan, mumi tidak memiliki arti.

Ahli purbakala sering menghamburkan banyak uang, tenaga dan waktu, hanya untuk menggali jenazah dari dua ribu tahun yang lalu, kemudian mengembalikannya dan memamerkannya untuk pertunjukan. Kadang kala orang-orang sungguh aneh; mereka melakukan banyak hal aneh atas dasar rasa ingin tahu. Mereka selalu memperbincangkan tentang kelaparan, membicarakan tempat ini membutuhkan uang dan tempat itu membutuhkan makanan, tetapi mereka mengabaikan berbagai bencana alam yang terjadi dimana-mana, dan malahan memperhatikan jenazah dan hewan prasejarah. Untuk menggali fosil dinosaurus dan kerangka jenazah manusia, mereka menghamburkan banyak uang, membahayakan hidup banyak orang dan membuka diri mereka terhadap resiko infeksi bakteri.

Dalam menggali barang-barang ini, mereka kadang kala juga menggali virus-virus yang berbahaya, dan tidak mungkin memperkirakan hal-hal demikian. Saat orang-orang berpetualang memasuki rimba primitif demi kayu, mereka mungkin juga terkena kuman yang ada di sana. Kuman-kuman ini telah tersembunyi dalam rimba selama ribuan tahun, dan tidak pernah berhubungan dengan manusia sehingga sekali manusia terjangkiti, sangat sulit pengobatannya. Tetapi, orang-orang membiarkan kuman menyebar melalui penggalian dan penebangan pohon yang serampangan. Itu sebabnya kita memiliki demikian banyak penyakit yang tidak dapat disembuhkan saat ini.

Ada banyak hal mengerikan yang terjadi! Kuman dan racun ditempatkan dalam sebagian kuburan untuk mencegah para pencuri mengambil hiasan dan perhiasan di dalamnya. Memang, perhiasannya masih mungkin dicuri, pada akhirnya. Mungkin kuman itu hanya menjangkiti beberapa perampok kuburan dan mengecualikan yang terakhir sehingga dia mampu melarikan harta karunnya. Tetap saja, masih banyak kejahatan dilakukan terhadap dunia dengan cara demikian.

Orang-orang di planet ini melakukan banyak hal yang jungkir balik. Saat yang paling penting bagi manusia adalah saat kita masih hidup. Maka, kita seharusnya merawat baik tubuh kita, menjaganya tetap sehat dan melakukan berbagai hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan bermanfaat bagi kehidupan kita sehingga kita dapat hidup bahagia. Selain itu, kita harus menghargai satu sama lain saat kita masih hidup daripada membuat keributan besar saat orang meninggal, mengacaukan lalu lintas sepanjang jalan dan menyembelih banyak babi dan sapi untuk menjamu para tamu. Ini mendatangkan karma yang sangat berat sehubungan dengan pembunuhan.

Dalam Sutra Bodhisattva Ksitigarbha  (Earth Treasure Bodhisattva Sutra), dikatakan: “Orang-orang yang menyembelih bagi orang yang meninggal, yang meninggal akan juga harus ikut menanggung beban akibatnya. Atau, setelah bayi lahir, bila orang-orang menyembelih hewan untuk membuat persembahan pada para dewa atau hantu, ibu dan anak, keduanya akan terkena pengaruh-pengaruh buruk.” Sebagai contoh, kadang kala mereka mungkin jatuh sakit tanpa sebab yang jelas. Itu karena karma dari pembunuhan telah mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Bila suatu keluarga menyembelih untuk membuat persembahan kepada yang meninggal, hal itu juga mengurangi kebebasan dan pahala berkat dari orang yang meninggal itu. Akibatnya, mereka tidak dapat cepat dibebaskan atau dilahirkan kembali di alam yang lebih tinggi. Orang-orang sering melakukan berbagai hal dengan maksud baik tetapi malahan akhirnya mencelakakan yang lain, karena mereka tidak sepenuhnya mempelajari Kitab Suci kuno. Para bijak kuno telah menanamkan banyak kebijaksanaan kepada kita, tetapi kita tidak mengindahkannya. Kita menyatakan bahwa kita penganut ajaran Buddha walaupun kita tidak mengerti apa yang dikatakan dalam Sutra Bodhisattva Ksitigarbha. Bila kita mengerti, kita bahkan tidak berani menyembelih hewan untuk kita konsumsi, apalagi menyembelih mereka bagi yang lain.

Selain itu, banyak orang melakukan berbagai hal bodoh seperti membeli tanah kuburan yang “baik” bagi sanak saudara mereka yang meninggal. Mereka rela menghamburkan uang untuk apapun atau membeli bidang tanah apapun, dan makin mahal makin baik. Sebenarnya mereka sedang berusaha memanfaatkan yang meninggal. Orang tua mungkin telah meninggal, tetapi masih dapat dimanfaatkan untuk melindungi keturunannya. Orang-orang membeli bidang tanah yang mahal itu bukan agar yang meninggal beristirahat dengan tenang, tetapi agar mereka memberkati keturunannya; mereka sangat perhitungan dalam menghamburkan uang itu. Ada orang yang telah menghamburkan beberapa juta bahkan lebih untuk membangun kuburan.

Ada keturunan keluarga yang tidak mampu, tetapi mereka menghabiskan seluruh kekayaan mereka untuk membeli tanah kuburan. Masih tidak pasti apakah keturunan mereka akan menjadi makmur, tetapi sementara itu mereka sudah menderita kelaparan. Karena mereka menghamburkan seluruh uang mereka secara demikian, tentu saja mereka tidak dapat menjalankan usaha mereka lagi! Bila sebaliknya, mereka memanfaatkan baik uang itu untuk menjalankan usaha mereka, keluarga mereka akan segera menjadi makmur, tidak perlu mengurung jenazah sanak keluarga mereka dalam kubur demikian! Mereka sudah meninggal, tetapi mereka masih perlu menjaga keturunan keluarga mereka yang kemudian! Hal itu dipandang sebagai “bakti seorang anak” bila Anda melakukan demikian. Jika tidak, orang-orang akan menyalahkan Anda karena tidak menjadi anak-anak yang baik. Tidakkah dunia ini aneh?

 

Pertama-tama Temukan Jalan Pulang Anda Selagi Hidup

Saat kita hidup, bila kita gagal menemukan jalan pulang dan tidak mengetahui  dimana Rumah Sejati kita, tiada seorang pun akan mengurus kita setelah kita meninggal. Andaikata seseorang sedang berjalan di jalan siang dan malam, tetapi tidak mengetahui dimana rumahnya dan tidak mengetahui dimana dia seharusnya kembali, tidakkah dia agak gila? Kebanyakan orang justru melakukan demikian, berjalan tanpa henti di jalan kehidupan, tetapi tidak tahu di mana “rumah” mereka berada. Saat mereka meninggal, mereka mengatakan mereka “pulang” tetapi ke rumah yang mana? Bila mereka tidak mengetahuinya selagi mereka hidup, bagaimana mereka akan mengetahui saat mereka meninggal? Bila tidak berhasil memecahkan masalah ini selagi hidup, setelah meninggal mereka hanya dapat melekat pada kuburan mereka, tetapi itu bukan rumah sejati mereka! Bagaimanapun, kuburan juga tidak kekal. Saat perang atau gempa bumi terjadi, kuburan akan lenyap. Kemudian, di mana lagi “rumah” Anda?

 


Keajaiban Guru

Daya Kuasa Guru Memulihkan Penglihatan Ibu Saya

oleh calon inisiat Sun, Cina Daratan (asal dalam Bahasa Cina)

Saya dulu bekerja di restoran vegetarian di mana saya berjumpa dengan seorang saudara inisiat yang memperkenalkan saya pada meditasi metode Quan Yin.  Belakangan, ketika ibu saya jatuh sakit, saya berhenti bekerja dan tinggal di rumah untuk merawatnya. Pada saat itu, ibu saya menderita sakit yang sangat parah, yang  menjadikannya tidak dapat makan, bergerak ataupun berbicara, tetapi dokter tidak dapat menemukan obat untuk penyakitnya. Setelah mengamati penderitaannya, saya menyadari akan ketidakkekalan dari hidup manusia dan menjadi berhasrat untuk diinisiasi ke dalam metode Quan Yin. Dengan bantuan dari beberapa saudari inisiat, saya memulai proses inisiasi dengan mempelajari latihan meditasi Metode Kemudahan.

Selama delapan bulan merawat ibu saya, saya menyarankannya untuk menjalani diet vegetarian. Disamping itu, para saudari inisiat membantu kami dengan tulus, khususnya saudari Wen yang berusia tujuh puluh, yang secara teratur datang ke rumah saya untuk membacakan ajaran Guru dan majalah Guru pada ibu saya, tanpa menghiraukan cuaca pada saat itu. Saudari Wen bermeditasi dan membagikan pahalanya dengan ibu saya, memberikannya dukungan yang besar.  Selain itu, saya memutarkan kaset Nyanyian Buddhis yang dinyanyikan oleh Guru untuk ibu saya setiap harinya. Selama beberapa bulan terakhir dalam hidupnya, ibu saya jatuh sakit beberapa kali, dan saya amat berharap bahwa penglihatan ibu saya dapat pulih sebelum kepergiannya.  Melalui berkah Guru, keinginan saya menjadi kenyataan. Salah satu mata ibu saya berfungsi kembali dan dia bahkan dapat meletakkan foto Guru di depan bibir untuk menciumnya! Pemandangan itu membuat saya menangis. Betapa berterima kasihnya saya pada Tuhan Yang Mahakuasa, pada Guru, dan juga kepada saudari inisiat yang telah menolong kami!

Setelah kepergian ibu saya, saya mendapatkan visi di mana sebuah pintu besar terbuka dan banyak orang datang menjemputnya. Meskipun saya hanya berlatih Metode Kemudahan, kekuatan Guru yang besar telah membantu keluarga saya, dan ajaran Guru secara mendalam mempengaruhi hidup saya, mengilhami saya ke jalan spiritual. Saya berharap bahwa melalui perhatian dan ajaran Guru, saya dapat segara diinisiasi, memperoleh pencerahan, dan seperti yang Guru katakan, menjadi bijaksana, bahagia, penuh kasih sayang, pemurah, tulus dan menjadi siswa yang penuh kasih!

 


Kata-Kata Mutiara


Semakin kita menghormati orang lain, semakin berkurang ego dan kesombongan kita; semakin berkurangnya ego kita, semakin berbudi, semakin bijaksana dan semakin bebas kita jadinya; kita akan terbebas dari belenggu diri, terbebas dari kerapuhan perasaan, terbebas dari masalah rendah diri.

~Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hong Kong,
24 September 1989 (asal dalam Bahasa Cina)

 


 

Kita harus lebih banyak bermeditasi dan berupaya lebih keras dengan lebih tulus untuk memahami ajaran Guru dan mengapa kita berada di sini. Kita harus bekerja sesuai kapasitas kita. Kita tidak perlu terlalu serius yang membuat kita menjadi ekstrim. Kita juga sebaiknya tidak terlalu santai, karena tingkatan kita akan tertinggal di belakang lainnya. Akibatnya, kita akan merasa semakin tidak nyaman, dan merasa bersalah karena kita tahu bahwa kita belum memenuhi tanggung jawab kita. Kita mungkin menjadi tidak bahagia dan menyalahkan orang lain.

~Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu, Formosa,
26 Januari 1992 (asal dalam Bahasa Cina) Kaset Video No. 206

 


 

Semakin kita berlatih rohani, semakin kita memahami bagaimana mengatasi masalah kita, semakin kita menyadari kekayaan batin kita dan semakin kita tahu cara menggunakannya sesuai dengan situasinya.

~Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu, Formosa,
16 Juni 1991 (asal dalam Bahasa Cina) Kaset Video No. 176


 

Jadikanlah diri Anda lebih tercerahkan, maka Anda akan menjadi lebih mengasihi. Itulah tujuan pencerahan. Pencerahan membuat kita menjadi lebih mengasihi, lebih toleran dan lebih memahami. Itulah hasil terbaik dari olah rohani.

~Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Seattle, Amerika Serikat,
7 April 1993 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 348

 


 

Setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita, diperuntukkan bagi kita untuk mengukur sampai di mana kemajuan kita, sampai di mana kita telah maju dalam pertumbuhan spiritual. Jika Anda dapat memandangnya dengan cara demikian, itu baik. Berusahalah untuk mengetahui bagaimana bereaksi terhadap peristiwa itu dengan cara terbaik bagi diri kalian.

~Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret 5-hari, Long Beach, California, Amerika Serikat, 29 Desember 1996 (asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No.571

 


Dunia Cerita

Kisah Paman Ma yang Menggugah

oleh saudari inisiat Chen Su-yun, Taichung, Formosa (asal dalam Bahasa Cina)

Pada bulan September 1987, sewaktu saya sedang bekerja di sana sebagai sekretaris, Guru diundang untuk memberikan serangkaian ceramah selama enam hari di Rumah Jompo Pumen Ren-Ai di Madou, Kabupaten Tainan, Formosa. Pada tanggal 28 September, sehari sesudah ceramah berakhir, Guru sendiri memberikan inisiasi kepada para pencari Kebenaran di daerah itu. Maka, pada hari itu, Paman Ma yang berusia delapan puluh tahun dan saya, menjadi anggota keluarga Quan Yin.

Paman Ma adalah seorang veteran (bekas prajurit) angkatan bersenjata yang menghabiskan hari tuanya di Rumah Jompo Ren-Ai. Ia terkena stroke (serangan otak) di usia enam puluh dan karenanya sulit menggerakkan anggota tubuh di salah satu sisinya, dan air liur mengalir dari mulutnya kalau ia bicara. Dalam kondisi seperti ini, ketika bertemu Guru Ching Hai dan diinisiasi, ia tahu bahwa ia tidak akan hidup lama, dan memutuskan untuk berlatih dengan giat. Dengan mengamati kehidupannya setelah inisiasi, orang bisa menghargai berbagai mukjizat yang muncul karena ketulusan pada Metode Quan Yin.

Masa Latihan yang Tulus

Tiap hari, penghuni Rumah Jompo Ren-Ai mengikuti suatu jadwal tetap. Sesudah makan malam, biasanya mulai jam enam, mereka berkumpul di ruang utama untuk nonton TV. Tetapi, pada saat-saat ini Paman Ma memilih istirahat di kamarnya untuk tidur. Lalu kira-kira tengah malam, dengan kondisi yang sangat segar, ia akan bermeditasi hingga jam enam pagi, dan sesudahnya melakukan senam untuk mengendorkan tubuhnya dan terkadang membantu awak pemeliharaan Ren-Ai membersihkan fasilitas. Setelah sarapan jam tujuh, ia akan tidur sebentar di kamarnya, dan lalu pergi jalan-jalan atau melihat-lihat toko di sekitar. Berikutnya, sesudah makan siang, ia akan beristirahat sebentar, dan bermeditasi selama kira-kira dua jam. Jadi, ia bermeditasi delapan jam sehari, dan selalu mencatat dengan akurat semua sesi meditasinya.

Pada waktu itu, Center Chigu Tainan mengadakan sesi meditasi setiap Selasa dan Kamis, dan pada hari-hari tersebut para inisiat setempat akan menjemput Paman Ma, dan ia tak pernah mangkir. Selain itu, sewaktu ada retret di Center Hsihu, ia akan selalu hadir. Kurang dari enam bulan setelah memulai latihan Metode Quan Yin, Paman Ma, yang sebelumnya sulit bergerak, berubah menjadi orang baru. Air liur berhenti mengalir dari mulutnya dan anggota tubuhnya jadi lebih luwes. Bahkan matanya yang menatap sayu, menjadi jernih dan berbinar!

Setelah diinisiasi oleh Guru, Paman Ma secara terus-menerus terpapar dalam kebahagiaan meditasi dan tak pernah mengeluh tentang derita fisik atau merasa perlu ke dokter. Satu-satunya ia berkonsultasi dengan dokter adalah ketika semacam cairan kuning mulai keluar dari jari-jari kakinya, dan dokter memberitahu bahwa itu adalah pengeluaran racun secara alami dari tubuhnya, dan karenanya merupakan pertanda baik.

Kemudian suatu hari, setelah dua tahun berlatih dengan giat, Paman Ma berkata, “Guru memerintahkan saya untuk menjadi penghuni tetap di Center Hsihu.” Maka, setelah melengkapi segala dokumen dan melakukan pengaturan seperlunya untuk meninggalkan Rumah Jompo Ren-Ai, ia melakukan kunjungan khusus ke rumah saya untuk mengucapkan selamat tinggal pada suami saya dan mengingatkan saya untuk berlatih dengan giat. Sewaktu berangkat, ia meninggalkan topi bambunya, dan saya dengan segera pergi ke mobilnya untuk mengembalikan. Tapi dengan santai ia melambai pada saya dengan tersenyum dan berkata, “Simpan saja! Aku tidak membutuhkannya lagi."

Meninggalkan Dunia dengan Damai

Pada hari ketiga setelah Paman Ma pindah ke Hsihu, seorang penghuni di sana memberitahu Rumah Jompo Ren-Ai bahwa ia telah meninggal selagi duduk dalam meditasi. Belakangan dilaporkan bahwa ketika seorang petugas setempat berusaha memotret sebagai bukti kematian Paman Ma, cahaya yang teramat terang memancar dari tubuhnya merusakkan semua film!

Selama bersama Paman Ma dan para penghuni Rumah Jompo Ren-Ai, saya semakin tersadarkan bahwa kelahiran, usia lanjut, sakit dan kematian merupakan proses yang harus dilalui setiap orang. Di Rumah itu, beberapa penghuni terbaring karena sakit dan begitu menderita semasa hidup dari pada jika mereka mati. Beberapa kelihatannya sehat secara fisik, tapi mengalami depresi yang dalam dan sering kali mencoba mengakhiri hidup mereka.

Bilamana tagihan karma mengetuk pintu, bahkan dokter terbaik pun tak bisa menolong kita. Sungguh sangat sulit untuk menemukan seorang Guru tercerahkan dalam masa hidup milyaran tahun. Metode Quan Yin yang dianugerahkan oleh Guru bisa membebaskan kita dari kehidupan dan kematian, dan mengangkat kita dari penderitaan menuju kebahagiaan. Meninggalnya Paman Ma dengan damai merupakan kesaksian terbaik atas kebenaran ini yang pernah dapat saya bayangkan.

 


Gugus Depan

Tur Ceramah Video yang Berkesan di Rumania 

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Untuk menyebarkan ajaran berharga Maha Guru Ching Hai di Rumania, para rekan inisiat di Eropa dengan antusias menyusun rencana untuk memulai tur ceramah di sana.

Langkah awal mereka adalah dengan menerjemahkan buku “Aku Datang Untuk Membawamu Pulang” kedalam bahasa Rumania. Selain itu, sejumlah kaset video dengan teks bahasa Rumania segera diproduksi dengan bantuan dari tim kerja di Formosa. Berkat berkah kasih Guru dan tujuan yang sama dari setiap orang, usaha kerja sama ini berjalan dengan lancar walaupun terdapat perbedaan bahasa dan latar belakang. Pengalaman ini mengingatkan kita pada perkataan Guru  “Kasih berarti kita memandang ke arah yang sama."

Untuk seminar ini, kami mengikuti secara keseluruhan desain “Tur Ceramah Guru di Eropa tahun 1999” dengan membentuk tim kerja yang terdiri dari sepuluh siswa dari empat negara. Kemudian kami memilih empat kota untuk mengadakan seminar, termasuk ibu kota Rumania, Bukares, dua kota besar di pusat negeri, dan satu kota yang berbatasan dengan Hungaria. Dua tim bertugas membagikan selebaran dan membuat poster dengan gambar Guru serta membantu persiapan seminar, sementara tim ketiga melakukan perjalanan antar kota untuk mengatur seminar video dan kelompok  diskusi. Dengan demikian, tim yang terdiri dari sepuluh siswa dengan hanya satu orang yang dapat berbahasa Rumania, telah sukses mengadakan empat seminar dalam seminggu.

Segala sesuatunya berjalan dengan sempurna dan para inisiat merasa seperti potongan kecil dari sebuah teka-teki yang besar jatuh ke tempat yang pas dan tepat pada waktunya. Berkat berkah Guru, mereka berhasil memenuhi jadwal yang padat dan mengalami banyak saat gembira selama tur.

Setiap orang merasa tergetar melihat jumlah orang yang menghadiri seminar, sementara orang-orang memasuki ruangan diiringi suara Guru yang menyenangkan, dan mereka terpesona oleh penampilan serta pesan Guru. Setelah seminar di Bukares, banyak orang mengatakan kepada kami, “Guru sangatlah cantik! Saya tidak pernah melihat Guru yang secantik itu sebelumnya dan Beliau sangat penuh cinta dan kegembiraan yang membuat saya merasa senang!” Di kota lainnya seorang wanita datang kepada tim kerja dan berkata, “Seminar ini sangatlah berarti dan memberikan pengalaman yang positif bagi saya yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya berharap dapat menghadiri lebih banyak seminar seperti ini di kota kami!”  Dan pertanyaan yang paling sering didengar dimana-mana adalah “Kapankah kalian akan datang lagi?” dan “Kapankah seminar berikutnya?"

Pada setiap seminar, kegembiraan berlanjut ke hari berikutnya. Orang-orang datang kepada kami menanyakan tentang ajaran-ajaran Guru, dan menanyakan di mana mereka dapat bertemu dengan para inisiat untuk belajar lebih banyak. Beberapa orang diantara pengunjung tersebut dengan antusias menawarkan rumah mereka sebagai tempat pertemuan, dan diskusi yang panjang berlanjut hingga larut malam dengan berbagi perasaan yang hangat. Para inisiat dan tamu-tamu merasa seakan-akan mereka dapat tinggal hingga fajar untuk berbagi pengalaman-pengalaman luar biasa dari membicarakan dan mempelajari keberadaan seorang Guru hidup yang tercerahkan . Para inisiat lupa akan waktu dan ruang sewaktu membicarakan tentang Tuhan dan Guru serta Cahaya dan Suara  batin, dan banyak tamu bahkan dapat merasakan kehadiran Guru selama diskusi tesebut. Suasana pertemuan ini sungguh mengangkat, dengan kegembiraan dan kebahagiaan orang-orang yang nampak nyata.  Banyak yang ingin mendapatkan inisiasi penuh oleh Guru, dan banyak yang memutuskan untuk menjadi vegetarian penuh sejak hari itu disebabkan ajaran Guru sangat jelas, yang membuat orang ingin mempraktekkannya.  Nampak jelas pada pertemuan ini bahwa “Ketika siswa siap, Guru akan muncul".

Terima kasih, Guru, karena telah memberikan kepada kami kesempatan mengagumkan ini untuk menolong orang lain, dan pada waktu yang sama menghadiahkan kepada kami berkah tak terhingga yang tidak akan pernah kami lupakan.

 

Berkah Surgawi Terwujud  Dalam Kasih Manusia – Berbagi Kebenaran di Lepas Pantai  Pulau Kinmen  

(Asal dalam Bahasa Cina)

Dari tanggal 24 Oktober sampai dengan 1 November 2003, anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dari Formosa menginspirasi warga di lepas pantai pulau Kinmen dengan serangkaian kegiatan berbagi-Kebenaran dan kepentingan umum berjudul “Rahmat Surgawi Terwujud dalam Kasih Manusia”.  Sebelum melakukan proyek ini, para inisiat mengadakan retret di Center Jinsha di Kinmen pada tanggal 22-23 Oktober, berdoa untuk perdamaian dunia dan memohon berkah Tuhan untuk keberhasilan mereka.

Persiapan untuk proyek ini telah dimulai sebulan sebelumnya dimana para inisiat Kinmen dengan sungguh-sungguh berpartisipasi dalam pekerjaaan ini, sementara beberapa orang dari Pingtung dan Tainan menyeberangi laut untuk mengulurkan bantuan mereka. Dengan hati penuh kebahagiaan, para partisipan tersebut mengabdikan diri bagi usaha mereka, berharap untuk meneruskan kasih dan ajaran Guru kepada sesama mereka di pulau tersebut.

Menghangatkan Hati Para Narapidana

Kegiatan ini dimulai pada tanggal 24 Oktober dengan seminar video berbagi-Kebenaran yang dengan sepenuh hati disambut baik oleh para narapidana maupun petugas penjara Kinmen. Kepala pengawas penjara, Qiu Xi-yen, secara pribadi mengatur seminar tersebut sementara seorang petugas penjara menyediakan foto Guru yang besar yang diambil dari koleksi pribadinya untuk dipajang di ruangan. Dengan cepat, aliran kasih yang hangat menyebar di ruang pertemuan dan menghangatkan hati setiap orang.

Ketika ceramah video Guru diputar, penonton mendengar dengan seksama ceramahNya yang penuh kebijaksaan dan mencerahkan. Setelah itu, seorang utusan Quan Yin membagikan pemahaman mengenai latihan spiritual dan menerangkan tentang manfaat luar biasa dari berlatih Metode Kemudahan.  Kemudian enam puluh orang narapidana belajar Metode Kemudahan dan bermeditasi dengan tulus, wajah mereka memancarkan sinar sementara suasana hangat dan penuh kasih  menyelimuti ruang seminar tersebut.  Seorang narapidana menyatakan harapannya bahwa setelah dilepaskan dari penjara bulan Maret depan, dia dapat menerima inisiasi dari Guru dan  mendapatkan metode yang sempurna untuk mencapai pembebasan yang telah lama dia rindukan.

Di akhir kegiatan tersebut, Kepala Pengawas Qiu mengundang para inisiat ke kantornya dan mengungkapkan kekagumannya yang dalam atas kasih Guru yang besar dan cintaNya yang tidak membeda-bedakan, serta tindakan amal dari para rekan sepelatihan yang diilhami oleh perhatian dan contoh yang Guru berikan.

Jamuan Untuk Tubuh, Pikiran dan Jiwa

Pada tanggal 28 Oktober, para inisiat dari Kinmen mengadakan seminar video dan menampilkan karya artistik serta publikasi Guru di Kantor Kotapraja Jinsha.

Walikota Wang Yi-xin menghadiri acara tersebut dan menyatakan kekagumannya yang mendalam pada bakat Guru sewaktu menikmati karya seni Guru. Setelah itu, pada pidato penyambutan, Bapak Wang berkata bahwa dia sangat tersentuh atas sumbangan tanpa pamrih dan juga oleh kasih dan kepedulian Guru serta rekan sepelatihan, terhadap warga Kinmen. Ye Jian-xiong, manajer acara dari stasiun TV kabel setempat, juga datang untuk meliput  pameran karya seni Guru dan mewawancarai utusan Quan Yin. Respons yang hangat dari warga setempat terhadap seminar tersebut tercermin dari jumlah hadirin yang memenuhi ruang pertunjukan.

Setelah menonton ceramah video Guru, lebih dari tiga per empat pengunjung tetap tinggal untuk mempelajari latihan Metode Kemudahan. Untuk menampung banyak ibu yang dengan tulus ingin mempelajari Metode Kemudahan, dibentuk panitia untuk menjaga anak-anak mereka, tetapi karena dijauhkan dari orang tua mereka, beberapa anak mulai menangis dan membuat keributan. Maka, para saudari inisiat yang bertugas segera memutar Lagu Guru “Go! Go! Go!” dan menuntun anak-anak itu menari. Setelah mendengar lagu tersebut,  anak-anak tersebut segera diam dan menari mengikuti alunan musik. Untuk ini, kami hanya dapat mengungkapkan terima kasih yang tulus pada Guru atas perhatianNya.

Setelah sesi Metode Kemudahan, para calon inisiat baru ini menikmati makanan kecil vegetarian yang disiapkan oleh rekan-rekan sepelatihan, dengan demikian meyempurnakan seminar tersebut dan membuatnya sebagai jamuan yang ideal untuk tubuh, pikiran dan jiwa!

Seminar video Guru diterima dengan hangat, terbukti dari banyaknya warga Kinmen yang tinggal untuk mempelajari Metode Kemudahan.

Pengunjung seminar menikmati makanan kecil vegetarian yang lezat, yang disiapkan oleh para rekan inisiat.

Rahmat Tuhan Menyinari Pulau Kecil Lie

Pada tanggal 30 Oktober, para inisiat melakukan perjalanan dengan perahu motor ke pulau Lie, yang diberi gelar “Kinmen Kecil”, sebuah pulau yang kecil, indah, pulau sederhana di sebelah barat daya pantai Pulau Kinmen, untuk mengadakan seminar video, memamerkan karya seni Guru serta menawarkan pengobatan dan jasa perawatan rambut secara gratis. Karena pameran seni dan pelaksanaan seminar itu telah disebarluaskan lewat selebaran dan media siaran lokal, kegiatan ini menarik banyak pengunjung.

Penduduk pulau kecil itu mulai berdatangan di pagi hari untuk mendapatkan konsultasi pengobatan Cina dan pemotongan rambut, dan setiap orang pergi dengan perasaan tersentuh oleh kesungguhan dan perhatian yang ditunjukkan oleh dokter (para saudara inisiat) dan penata rambut (para saudari inisiat) yang telah menawarkan keahlian profesional mereka.  Wu Qi-teng, kepala sekolah dari Sekolah Menengah Atas Lei Yu, berkomentar bahwa peristiwa seperti ini memberikan dampak yang bermanfaat pada masyarakat karena dapat menuntun orang untuk berpikir pada jalur yang benar. Suasana positif tersebut makin terasa dengan adanya pameran karya seni Guru. Bapak Wu berharap bahwa kegiatan serupa dapat dilakukan lagi di kemudian hari.

Setelah hari pemutaran video tersebut, banyak peserta mempelajari Metode kemudahan, menikmati makanan spiritual dan makanan lezat vegetarian di ruang pertunjukan dan juga memperoleh majalah Guru serta buku contoh sebagai cendera mata ketika mereka pulang.  Semua tamu pulang ke rumah terisi penuh dengan kasih Tuhan.

Kabar Gembira Menyebar Luas di Kinmenn

Rangkaian kegiatan berbagi-Kebenaran yang terakhir dilakukan pada tanggal 1 November di Stadion Kotapraja Jincheng. Di siang hari, para pelajar dari beberapa sekolah setempat berpartisipasi dalam peristiwa ini, mempertunjukkan acara yang luar biasa di lapangan depan stadion. Remaja-remaja tersebut menambah semarak acara dengan kemahiran mereka dan wajah mereka yang menyenangkan, memperoleh tepuk tangan dari penonton. Manajer acara TV Kabel Ming Cheng datang lagi untuk meliput pertunjukan tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya peristiwa tersebut bagi warga setempat.

Ketika ceramah video Guru ditayangkan, karisma Guru selagi berbicara tentang Kebenaran dan Kebijaksanaan dengan segera menawan para penonton, dan bahkan anak-anak menonton dengan diam. Setelah pertunjukan, banyak peserta mempelajari Metode Kemudahan. Setelah mempelajari Metode Kemudahan, seorang kakek berusia 80 tahun mengatakan bahwa tubuh jelmaan Guru datang kepadanya dan mengatakan banyak hal kepadanya. Selagi mengamati wajah-wajah gembira dan penuh kebahagiaan dari penduduk desa setelah sesi meditasi Metode Kemudahan, nampak jelas bagi para inisiat bahwa saudara-saudari baru ini telah terangkat batinnya!

Berkat berkah Guru, rangkaian kegiatan berbagi-Kebenaran di Pulau Kinmen berakhir dengan sukses, setelah inisiat setempat menanam benih-benih dari ajaran Guru ke dalam hati banyak orang.  Para inisiat percaya bahwa semakin banyak dan banyak lagi penduduk Kinmen yang akan mengikuti jalan pembebasan di kemudian hari.

Para anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai memberikan konsultasi gratis pengobatan Cina dan jasa pemotongan rambut kepada penduduk Pulau Lie.

 


Zaman Vegetarian

Pekan Raya Festival Vegan Dunia Tahun 2003 : Mempromosikan Cara Hidup Yang Penuh Kasih

Dilaporkan oleh Tim Rekreasi, Los Angeles, CA, Amerika Serikat (asal dalam Bahasa Inggris)

Sebarkanlah berita baik dan anjurkan agar orang-orang kembali kepada cara hidup  alami, pola hidup yang benar, yaitu menjadi vegetarian, berbudi luhur, menaati sila-sila, hidup sederhana dan berpikir positif.

~Maha Guru Ching Hai

Kini semakin banyak orang di berbagai belahan dunia ini yang kembali kepada cara hidup yang ditempuh oleh generasi sebelumnya, diantaranya adalah diet sehat dalam kasih. Kecenderungan ini tercermin dengan semakin populernya vegetarisme. Misalnya, Vegetarian Resource Group (Kelompok Sumber Daya Vegetarian) baru-baru ini memperkirakan bahwa pada tahun 2000 terdapat 6 juta orang dewasa yang vegetarian di Amerika Serikat. Dan seperti yang dilaporkan oleh Stanford Magazine (Majalah Stanford) , saat ini satu dari empat mahasiswa Universitas Stanford adalah vegetarian atau seorang vegan. Hollywood adalah satu-satunya tempat yang paling populer dengan paham vegetarian, dimana bintang film seperti Tobey McGuire, Natalie Portman, Dustin Hoffman, Christy Turlington dan Joaquin Phoenix  mengikuti pola makan vegetarian dengan antusias. Selain itu, para atlit terkenal seperti peraih medali emas Olimpiade, Carl Lewis, bintang tenis Martina Navratilova dan banyak lagi yang lainnya  ‘menjadi vegetarian’ karena masyarakat menjadi lebih menyadari akan manfaat moral, spiritual, fisik, lingkungan dan ekonomis dari cara hidup tanpa-daging.

Sejalan dengan kecenderungan ini, kelompok nirlaba Towards Freedom, yang anggotanya adalah pengikut vegan yang sangat disiplin, sejak tahun 1999 telah  menyelenggarakan Worldfest Vegan Festival (Festival Vegan Dunia) untuk mempromosikan vegetarisme. Setiap tahun, ribuan pengunjung menghadiri acara ini, dan sebagian besar menjadi vegetarian atau vegan. Vegetarian terkemuka yang pernah menghadiri Festival ini sebelumnya diantaranya adalah bintang film Alicia Silverstone, Woody Harrelson, James Cromwell dan Linda Blair, dan John Robbins, seorang pengarang  buku  pelopor Diet for a New America (Diet bagi Amerika Baru). 

Dalam ceramahnya “Enam Ajaran Kesempurnaan Buddha (The Six Budhist Perfections)”, Maha Guru Ching Hai menyatakan bahwa sila rohani yang terpenting adalah tidak melakukan kekerasan terhadap yang lainnya, dan penuh cinta dan welas asih kepada semua mahkluk hidup serta menjalankan diet vegetarian. Pada hari Minggu tanggal 28 September 2003, para inisiat dari Los Angeles kembali berpartisipasi dalam Pekan Raya Festival Vegan Dunia untuk berbagi ajaran Guru, yaitu tanpa-kekerasan dan meditasi Metode Quan Yin, dengan masyarakat setempat. Juru masak Center Los Angeles juga menghidangkan santapan vegan yang lezat yang disajikan dengan penuh kasih.

Foto Guru dengan wajah yang penuh kasih menyambut hangat setiap pengunjung yang datang ke stan Asosiasi SMCH. Pada stan itu  juga tersedia buku contoh yang tersedia bagi setiap pengunjung. Sejak Festival dibuka, stan Asosiasi dipenuhi para tamu, menciptakan suasana penuh gembira di sekitarnya. Sebagian inisiat sibuk menyajikan makanan, dan sebagian lainnya sibuk menjawab berbagai pertanyaan tentang ajaran Maha Guru Ching Hai. Seorang lelaki vegan dari San Diego, yang ditemani oleh istri dan anak-anaknya, menyatakan pendapatnya mengenai Maha Guru Ching Hai sebagai berikut: ”Saya membaca piadatoNya di PBB dan saya percaya dengan apa yang disampaikanNya. Saya juga mendukung apa yang dikerjakanNya. Dan itu telah mengubah saya dan istri saya secara total. Kami akan menghubungi penghubung di San Diego untuk mendapatkan suatu kehidupan yang penuh dengan kedamaian."

Di dalam usaha untuk saling berbagi dengan orang lain,  berbagai resep dan cara mudah memasak makanan vegetarian, lebih dari 400 buah kaset video yang berjudul The Art of Vegetarian Cooking: Flavorful and Nutritious Cuisine  (Seni Masakan Vegetarian: Masakan Lezat dan Bergizi) dibagikan kepada pengunjung Festival, yang sangat senang menerima buku dengan kualitas yang bagus ini dan bahagia karena vegetarisme dipromosikan dengan cara yang praktis.

Para kawula muda dari Asosiasi SMCH ikut membantu dengan mengenakan pakaian berbentuk binatang seperti sapi, lembu, ayam, ikan dan monyet yang dilengkapi kata-kata menarik bertuliskan “Sayangilah Saya, Jangan Santap Saya”. Lakon ini menarik perhatian anak-anak, dan mereka berjanji kepada “teman-teman binatang” ini untuk tidak menyantap mereka. Kemudian, mereka membuat foto kenangan bersama binatang kesayangan mereka dan tertawa gembira setelah menerima fotonya.

Sheryl Peppel dari panitia Festival, sangat gembira atas keikutsertaan Asosiasi. Dia sering datang untuk memeriksa apakah kami membutuhkan sesuatu dan dia juga  menawarkan bantuan tenaga dari para stafnya. Peppel juga mengundang John Salley, juara empat kali NBA dan pembawa acara olah raga di stasiun TV Fox, datang ke stan kami untuk mencicipi makanan vegetarian dan membawanya sebagian ke rumah untuk keluarganya.

Kemudian, Peppel yang sudah sejak lama mengikuti pola makan vegan, mendapat  kesempatan mencoba hidangan yang disediakan oleh rekan-rekan sepelatihan. Sesudahnya, dia kembali ke stan dan mengatakan kepada anggota Asosiasi, betapa lezatnya makanan yang dihidangkan. Dia berkata, “Saya merasa seperti orang yang sudah mati dan pergi ke Surga. Saya belum pernah mencicipi sesuatu yang demikian lezat. Setiap hidangan lebih lezat dari yang sebelumnya. Saya begitu bahagia bahwa Anda bisa di sini hari ini dan berharap Anda akan ikut lagi tahun depan. Saya akan mencadangkan tempat ini untuk Anda sekarang.” Dia juga memberikan selamat atas kesuksesan Asosiasi dan mengatakan kepada kami bahwa dia melihat bahwa gerai kami adalah  gerai yang terbanyak pengunjungnya dan dengan antrian yang paling panjang. Tetapi sebenarnya, itu semua karena daya kuasa dari Maha Guru Ching Hai yang mempersatukan para inisiat untuk bekerja sama dengan penuh kasih dan pengabdian, dengan semangat untuk berbagi ajaranNya dan mempromosikan paham vegetarisme.

Meskipun festival dijadwalkan akan ditutup pada pukul 6 sore, tetapi atas permintaan panitia, para inisiat diminta untuk tetap tinggal sampai pukul 7.30 sehingga orang-orang masih punya kesempatan untuk mengunjungi stan kami.

Setelah melewati hari yang cerah, matahari mulai tenggelam, dan kami secara tulus berterima kasih kepada Maha Guru Ching Hai atas barkatNya yang tak terbatas, yang mengalir secara berlimpah selama Pekan Raya Festival Vegan Dunia 2003 yang indah dan harmonis. Sementara kita menuju abad ke-21, kita dapat menjadi saksi dari awal Jaman Keemasan melalui kegiatan semacam ini. Dengan diselubungi oleh kasih dari Maha Guru Ching Hai, ribuan orang yang tidak saling mengenal, bisa bersatu sebagai saudara dan saudari dengan cita-cita mulia untuk mengasihi dan dan berbuat kebaikan kepada semua makhluk.

 

 

Ekshibisi Makanan Vegetarian Thailand Yang Indah Dan Membangkitkan Selera Makan

oleh Kelompok Berita Thailand (asal dalam Bahasa Thailand)

Pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 27 dan 28 September 2003, para praktisi dari Center Bangkok dan dari bagian lain negara Thailand sukses mengadakan Ekshibisi Makanan Vegetarian Thailand di Propinsi Baan Sawangthun Chacengxiow, yang terletak kira-kira satu jam perjalanan dari Bangkok. Lokasi ini juga pernah dipakai sebagai tempat retret 2-hari, suatu tempat yang penuh dengan pepohonan hijau dan bunga-bunga sehingga membuat suasana menjadi lebih segar dan cerah.

Acara diatur dengan gaya tradisional Thailand, membuat suasana menjadi rileks, menonjolkan berbagai macam hidangan pokok dan kue-kue vegetarian yang ditawarkan secara cuma-cuma. Selain itu, ekshibisi ukiran buah-buahan dan sayur-sayuran Thailand menambahkan sentuhan yang indah dan halus. Semua peralatan dipilih sacara hati-hati, dengan memperhatikan lingkungan, dan beberapa tempat makanan dibuat dari daun pisang, dikemas dengan indah sesuai seni tradisional Thailand. Semua inisiat memakai pakaian tradisional Thailand, sehingga menambah semaraknya suasana perayaan.

Makanan vegetarian yang lezat, disajikan dengan indah dan menawan sehingga mendapatkan pujian dari para tamu. Selain itu, kaset video Guru diputar di ruang meditasi sehingga setiap orang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh makanan sehat bagi fisik maupun jiwanya.

Melalui acara ini, para inisiat Thailand sekali lagi mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam pekerjaan mulia untuk menyebarkan ajaran Guru dan sekaligus mengembangkan diri mereka sendiri dalam semangat pelayanan.

 

 


Guru Bercerita

Hukum Karma

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu, Formosa, 13-18 Februari 1989 (asal dalam Bahasa Cina) MP3-4

Saya pernah berbicara tentang “hukum karma”, tetapi bukan hanya saya saja yang pernah membicarakannya; orang-orang di jaman Cina kuno juga membicarakannya. Misalnya, The Book of Liezi (Kitab Liezi, yang merupakan buku filsafat Tao yang ditulis selama Periode Peperangan pada jaman Cina kuno) memuat sebuah cerita mengenai seorang yang amat kaya, yang memiliki banyak pembantu. Orang itu sangat kejam terdapat pembantu-pembantunya, menyuruh mereka bekerja keras tetapi hanya memberikan sedikit sekali makanan. Dan bila mereka sakit, dia tidak memberikan obat kepada mereka, demikian pula dia tidak memberikan istirahat kepada pekerja lanjut usia.

Salah seorang pekerja yang sudah amat tua harus bekerja sepanjang hari tanpa istirahat. Akan tetapi, sewaktu pekerja tua ini tidur di malam hari, dia sering kali mendapatkan mimpi yang amat baik. Mungkin mirip dengan pengalaman para praktisi rohani seperti kita ini. Saya kira dia berlatih Metode Quan Yin. Dalam mimpinya, dia menjadi seorang raja, dilayani oleh banyak pelayan dan hidup bahagia dan makmur. Akan tetapi, ketika dia bangun di pagi hari, dia kembali harus bekerja sebagai pelayan. Hal ini berlangsung hari demi hari. Karena itu, setiap hari dia berharap agar malam hari cepat datang. Seusai bekerja, dia cepat-cepat pergi tidur untuk menikmati mimpinya. (Guru dan hadirin tertawa.) Dunianya lebih bahagia di malam hari. Maka, setiap hari dia menunggu matahari terbenam agar dia dapat bergembira.

Namun demikian, situasinya berlawanan dengan orang kaya itu. Si orang kaya ini juga bermimpi setiap malam, tetapi dia mengalami mimpi buruk. Dalam mimpinya, dia menjadi seorang budak dan pelayan yang dihukum oleh yang lainnya. Dia harus bekerja sepanjang hari sampai kelelahan, tetapi dia tidak mendapatkan cukup makanan dan pakaian. Dia menderita kelaparan, kedinginan, kelelahan, sakit, kerja keras dan segala macam kemalangan. Setiap malam, kedua orang itu bermimpi, tetapi yang seorang mengalami mimpi indah, sementara yang seorang lainnya tersiksa oleh mimpi buruk.

Sungguh menyedihkan mengalami mimpi buruk setiap malam, dan suatu hari, orang kaya itu tidak tahan lagi, maka dia pergi ke peramal mimpi dan menceritakan penderitaannya. Peramal mimpi itu berkata, “Hal ini terjadi karena engkau menindas para pekerjamu pada waktu hari terang sehingga engkau harus menanggung karmamu dengan mengalami penderitaan di malam hari. Hukum semesta adalah adil. Tidak ada orang yang terlalu menderita, dan tidak ada orang yang terlalu bersenang-senang.” Setelah mendengar kata-kata yang mencerahkan ini, orang kaya itu segera pulang dan mulai memperlakukan pembantu-pembantunya dengan lebih baik, memberikan gaji yang cukup, dan sungguh-sungguh memperhatikan mereka. Maka penyakitnya lambat laun menjadi sembuh, dan dia tidak mengalami mimpi buruk lagi.

Hal yang demikian sungguh terjadi, mereka bukanlah khayalan. Bila seseorang memarahi kita, maka karma kita akan pindah kepadanya. Jadi, jangan takut untuk dimarahi oleh orang lain, tetapi khawatirlah bila tidak ada orang memarahi kalian, bila tidak ada orang yang berbelas kasih untuk memarahi kalian. Sekalipun bila orang memarahi kita, kita seharusnya berterima kasih kepada mereka. Dunia ini sungguh kacau-balau! Adakalanya, kita juga harus melatih diri kita dengan membiarkan diri kita mengalami sedikit penderitaan daripada senantiasa merasakan kenyamanan berlebihan. Bila kita terlalu nyaman, kita menjadi tidak nyaman dalam segi yang lain, misalnya dalam segi rohani. Sangat sedikit orang yang dapat merasa baik dalam kedua hal materi dan rohani; karena jika kita terlalu nyaman dalam setiap aspek, akan sulit untuk mengembangkan kebijaksanaan dan belas kasih kita, dan berkah pahala kita juga akan berkurang. 

 


Kasih Dalam Tindakan

Laporan dari Korea

Maemi yang Brutal, Persaudaraan Penuh Kasih

(Asal dalam Bahasa Korea)

Tanggal 12 September, 2003, di malam hari, saat orang Korea merayakan Hari Syukur (Korean Thanksgiving Day) dengan anggota keluarga mereka, angin topan Maemi menghantam tanjung Korea dengan amat dahsyat, menyebabkan 131 orang meninggal, kerugian harta benda yang bernilai kurang lebih 4.300.000.000 dolar AS, rusaknya ribuan rumah dan kerusakan-kerusakan lainnya. Dan yang paling buruk adalah korban banjir akibat angin topan yang terjadi tahun lalu, yang tinggal di rumah penampungan sementara, kehilangan rumah sementara mereka tersebut sebagai akibat dari angin topan Maemi, sehingga mereka benar-benar berada dalam situasi yang kelihatannya tanpa harapan.

Untuk meringankan penderitaan para korban bencana tersebut, Maha Guru Ching Hai mengirimkan bantuan dana sebesar 50.000 dolar AS, sehari setelah bencana angin topan itu terjadi dan dengan dukungan Kasih Guru yang demikian besarnya, tim penyelamat korban bencana Korea dan rekan insisiat dari setiap center di Korea dengan segera mengelola kegiatan bantuan 24 jam sehari, pagi, siang dan malam.

Para inisiat memulai kegiatan tersebut dengan mendirikan pos komando di Center Busan, yang berlokasi di area yang paling parah, dan secepatnya melakukan inspeksi lapangan. Melalui analisa mereka, melalui internet dan melalui kunjungan ke kantor pelayanan umum, tim bantuan korban bencana mempelajari bahwa area yang terkena bencana tersebut tersebar secara luas dan kebanyakan korban tidak mendapatkan bantuan. Anggota tim bantuan bencana kemudian memutuskan untuk mengunjungi area yang terkena banjir dan melakukan kegiatan bantuan di sana.

Kotapraja Saengbiryang-myeon, Wilayah Sancheong-gun

Rumah-rumah di area ini terkena banjir sampai ke atap, memusnahkan segalanya yang terdapat di dalam rumah. Untuk memenuhi kebutuhan mendesak dari penghuni daerah tersebut, pada tanggal 15 September rekan-rekan inisiat mengunjungi area tersebut dan menyediakan kebutuhan primer seperti air dan memberikan kata-kata penghiburan.

Kotapraja Jeonggok-myeon, Wilayah Euiryung-gun

Dini hari tanggal 16 September 2003, sekitar 20 inisiat mengunjungi Wilayah Euiryung-gun. Saat itu, di mana sawah seharusnya berwarna keemasan dengan bulir-bulir padi yang siap panen, sawah-sawah di daerah tersebut didominasi oleh warna kelabu akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir dan rumah-rumah penduduk tampak seperti bagian dari area peperangan.

Walikota Jeonggok-myeon dengan gembira menyambut anggota tim penyelamat, menerangkan tentang tingkat kerusakan yang terjadi dan mulai memimpin kegiatan bantuan. Kemudian tim penyelamat mengunjungi korban bencana tersebut satu per satu, memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari dan membantu membersihkan rumah-rumah mereka dan lingkungan sekitar. Di awal kunjungan tersebut, para korban terlihat sangat serius dan menyedihkan, tetapi setelah kegiatan bantuan tersebut mengalami kemajuan sampai larut malam, para korban menjadi lebih santai dan gembira. Tidak hanya para inisiat memberikan mereka kenyamanan fisik, tetapi juga menawarkan peningkatan spiritual melalui Majalah dan Buku Contoh Guru.

Selama kegiatan proyek tersebut, anggota tim diperkenalkan pada seorang pemuda berusia tigapuluhan yang memiliki mata berbinar, yang lumpuh karena kecelakaan sebelumnya dan dirawat oleh seorang tua yang buta. Wakil dari tim penyelamat menekankan pada lelaki tersebut bahwa tim ini adalah bagian dari organisasi spiritual yang datang padanya dengan berkah dari Maha Guru Ching Hai. Pemuda itu menunjukkan minat dalam bermeditasi, dan kami kemudian mendiskusikan tujuan dari bermeditasi, perjalanan Guru dalam mencari Kebenaran, misiNya di dunia ini dan topik-topik lainnya. Selama diskusi tersebut, pemuda ini menangis dan dengan gemetar berusaha keras untuk membaca buku contoh Guru. Sungguh menyentuh hati, menyaksikan ketulusan hati tersebut. Untuk memenuhi permintaan pemuda itu, para inisiat mengajarkan Metode Kemudahan padanya, dan ia terus bermeditasi bahkan ketika mereka telah meninggalkan tempat tersebut. Mereka sangat gembira karena pemuda tersebut telah mengalami pembebasan sesungguhnya melalui pengetahuan akan Guru meskipun bencana telah menimpanya.

Kotapraja Samga-myeon, Wilayah Hapcheon-gun

Tanggal 17 September, tim penyelamat mengunjungi Kotapraja Samga-myeon, Wilayah Hapcheon-gun. Seluruh daerah tersebut menderita kerusakan akibat banjir yang melanda karena permukaan air naik sampai setinggi atap, dan semua yang ada dalam rumah bercampur lumpur, sampah dan air kotor. Sekitar 50 rekan inisiat dari seluruh penjuru Korea bekerja bakti untuk membersihkan rumah-rumah dan area sekitar, seakan rumah-rumah itu milik mereka sendiri, sehingga memperbaiki lingkungan dengan amat drastis.

Kotapraja Daeji-myeon dan Yooeo-myeon, Wilayah Changnyun-gun

Pada tanggal 18 September, tim penyelamat mengunjungi Kotapraja Daeji-myeon dan Yooeo-myeon di Wilayah Changnyun-gun, yang berada dalam kondisi yang gelap dan lembab serta diliputi bau busuk yang menyebar di udara. Meskipun demikian, rekan-rekan inisiat dengan berseragam kuning, bekerja keras di ladang padi dan rumah-rumah pertanian tersebut, memberikan bantuan material dan bantuan tenaga kepada 27 rumah di Yooeo-myeon dan 38 rumah di Daeji-myeon. Ketika para inisiat tiba di rumah seorang wanita tua, wanita tersebut sangatlah patah semangat dan mengalami depresi, tetapi setelah berbincang lama dengan anggota tim penyelamat dan setelah semua perabotan dan peralatan makan dibersihkan, dia menjadi bersemangat dan kelihatan bercahaya kembali. Kemudian, Walikota Daeji-myeon, Bapak Han Sam-Yoon, mengirimkan surat pernyataan terima kasih ke Center Busan (Silahkan lihat lampiran).

Pulau Gadeokdo

Pada tanggal 19 September, para inisiat mengunjungi Pulau Gadeokdo, salah satu area yang mengalami kerusakan paling parah akibat angin topan. Bahkan sebelum sampai ke pulau tersebut, anggota tim penyelamat telah memperkirakan bagaimana kerusakan yang diakibatkan oleh angin topan tersebut. Pulau itu bagaikan area pembuangan sampah yang besar. Selain tim penyelamat, banyak anggota ketentaraan yang datang membantu dan menjanjikan penduduk pulau tersebut bahwa mereka akan tetap berada di sana selama mereka masih dibutuhkan. Banyak rumah yang rusak total akibat angin topan, dan banyak pula rumah yang rusak sebagian.

Kebanyakan penduduk pulau mengungsi, tetapi mereka yang tinggal menyatakan keterkejutan mereka akan dahsyatnya angin topan itu. Salah satu penduduk dengan bercucuran air mata mengatakan pada kami, “Tidak pernah ada bencana seperti ini selama lima puluh tahun hidup saya. Gelombang itu memusnahkan semuanya dan saya merasakan bahwa keberadaan manusia hanyalah sementara. Kunjungan kalian sangatlah menghibur saya. Terima kasih banyak."

Para rekan inisiat tidak hanya mengumpulkan sampah di sepanjang pantai tetapi juga membantu anggota tentara dalam melaksanakan beberapa proyek. Sementara membersihkan pantai, para anggota tim penyelamat teringat akan Guru, yang pada suatu waktu menyamakan diriNya sebagai “pemungut sampah spiritual” (yaitu seseorang yang memungut karma orang lain), dan berterima kasih pada Guru karena memberikan mereka kesempatan untuk memeriksa keadaan batiniah mereka dan membersihkan diri mereka melalui usaha mereka sendiri.

Desa Myungji-dong, Kota Busan dan Pulau Gadeokdo

Pada hari Sabtu, tanggal 20 September, rekan inisiat dari center-center di Korea mengunjungi Desa Myungji-dong area Kota Busan. Karena Desa Myungji-dong terletak dekat laut, kebanyakan rumah dan sawah terkena banjir akibat angin Topan Maemi. Di tengah-tengah angin kencang yang berpasir, para inisiat dengan cermat menolong membersihkan jalan-jalan dan area pertanian, termasuk ladang bawang, yang sangat menyedihkan untuk dilihat, sementara para petani berusia lanjut berusaha untuk menyelamatkan panenan mereka.

Setelah makan siang, para inisiat mengarah ke Pulau Gadeokdo, di mana mereka bertemu dengan wartawan dari Surat Kabar Orang Cacat Seoul (Seoul Disabled People's Newspaper), yang memberitahukan mereka tentang sepasang orang cacat yang membutuhkan bantuan. Para inisiat dengan segera mengumpulkan uang dari saku mereka sendiri untuk disumbangkan pada keluarga tersebut. Sang istri sangat terharu akan hal ini dan menangis karena bahagia menerima siraman kasih itu, dan semua orang yang berada di sana juga turut menangis. Tim penyelamat juga menolong mengambil foto untuk wartawan tersebut, yang berniat memasukkan kegiatan itu di surat kabar, tentang kegiatan menakjubkan dari Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai.

Kotapraja Daeji-myeon, Wilayah Changnyung; Kotapraja Jeonggok-myeon dan Kota Jijung-myeon, Wilayah Euiryung-gun

Pada tanggal 21 September, saudara dan saudari inisiat dari seluruh Korea berkumpul di Center Busan untuk membagi pengalaman mereka selama melakukan proyek bantuan dan untuk selanjutnya mempraktekkan kasih mereka. Dua seminar video yang semula direncanakan, dibatalkan agar supaya para inisiat Korea dapat berkonsentrasi dalam membantu korban bencana angin topan, dan retret satu malam diadakan untuk mengangkat situasi yang penuh depresi di daerah tersebut.

Setelah retret, para inisiat menyiapkan kunjungan berikut dan terbagi atas 2 tim. Tim pertama yang beranggotakan 51 orang, mengunjungi Wilayah Changnyung-gun dan tim kedua beranggotakan 73 orang mengunjungi Wilayah Euiryung-gun. Pada kedua daerah tersebut, banyak penduduk yang kehilangan hasil panen dan mata pencaharian mereka karena air yang meluap dari sungai. Tetapi para sukarelawan dengan berani berusaha untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan membantu membersihkan rumah-rumah dan ladang yang terkena banjir, jalan-jalan dan sisi bukit. Meskipun capai, para inisiat dapat melanjutkan pekerjaan mereka melalui dukungan tidak kasat mata dari Guru.

Menghibur Petugas Pemadam Kebakaran yang terluka

Pada tanggal 22 September, tim penyelamat diterima dengan hangat oleh Kepala Pemadam Kebakaran dan para stafnya ketika mereka mengunjungi para petugas pemadam kebakaran dari Stasiun Pemadam Kebakaran Busan Selatan, yang terluka saat menolong korban banjir. Beberapa petugas tersebut membutuhkan pengobatan medis, sementara yang lainnya meneruskan misi penyelamatan mereka. Sebagai tanda penghargaan terhadap pengorbanan mereka yang tanpa pamrih, tim penyelamat memberikan tiap petugas pemadam kebakaran tersebut hadiah yang didekorasi dengan indah mencakup uang saku, kartu ucapan terima kasih, bunga, coklat, buku-buku dan kaset Guru serta barang-barang lainnya.

Kepala Pemadam Kebakaran tersebut telah mengenal Maha Guru Ching Hai lewat situs web dari Asosiasi Maha Guru Ching Hai di Korea. Ia sangat tertarik pada Asosiasi dan berkata bahwa ia sangat terkesan pada kemurahan hati dan kemauan baik dari para anggota. Penghubung center Busan membacakan surat tanda terima kasih berikut ini. “Terdapat banyak bencana di negara kita, namun karena terbebani oleh kesengsaraan dari para korban, masyarakat tidaklah selalu menunjukkan rasa hormat yang selayaknya dan menghargai keberanian kalian yang begitu mulia. Karena itu, harap diingat bahwa komunitas internasional dengan sungguh-sungguh menghargai dan memuji usaha kalian dan merupakan kerhormatan bagi kami untuk mengucapkan terima kasih atas nama semua orang.” Petugas pemadam kebakaran Busan sangat tersentuh ketika tahu bahwa Maha Guru Ching Hai telah mengirimkan sumbangan pada para petugas pemadam kebakaran yang terluka akibat malapetaka yang terjadi di kereta api bawah tanah Daegu, juga untuk mereka yang bekerja selama menolong malapetaka 9-11 yang terjadi di Amerika Serikat.

Setelah itu, para inisiat mengunjungi 2 orang petugas pemadam kebakaran yang terluka serius, yang dimasukkan ke rumah sakit lokal, dan memberikan sumbangan sebesar 6.364 dolar beserta keranjang hadiah yang berisikan publikasi Guru. Tim penyelamat juga melakukan sesi meditasi singkat untuk seorang petugas pemadam kebakaran yang kehilangan sebelah kakinya dan mengharapkan ia lekas sembuh di mana sang istri dan anggota staf lainnya juga bergabung dalam doa. Kemudian dengan pelukan yang basah oleh air mata, semua orang berjanji untuk terus berdoa bagi petugas pemadam kebakaran tersebut.

Dini hari tanggal 22, sekitar 20 orang rekan inisiat mengunjungi Desa Cheolam-dong, Kota Taebaek, daerah tambang batu bara yang telah ditelantarkan. Area ini sebelumnya merupakan daerah pertambangan batu bara yang terbesar di Korea, dan semua rumah yang tertinggal telah rusak total akibat banjir setelah angin topan. Karena kehancuran tersebut tersebar luas, dibutuhkan 4 hari kerja untuk mengembalikan sedikit tingkat kenyamanan penduduk lokal.

Tim penyelamat juga menyediakan seprei, baju, beras dan keperluan sehari-hari bagi penduduk Kotapraja Gagok-myeon, Kota Samcheok, Desa Cheolam-dong, Kota Taebaek, dan Kotapraja Socheon-myeon, Propinsi Kyungsangbukdo.

Kerja lapangan dari anggota tim penyelamat selama bencana Angin Topan Maemi tidaklah pernah terlupakan. Melalui pengalaman ini, para inisiat di Korea kembali menyadari akan pentingnya mempraktekkan pengetahuan yang kita miliki. Dalam hidup sehari-hari, kita sering terikat oleh kebiasaan pribadi dan pikiran menipu kita untuk memiliki pemikiran obsesif yang membuat sulit bagi kita untuk membagi kasih kita. Tetapi, jika kita bersiap untuk bertindak saat diperlukan, pikiran kita akan senantiasa senada dengan ajaran Guru dan kita akan terisi dengan kesadaran akan cinta dan kasih sayang. Seperti yang dikatakan oleh Guru, menolong orang lain berarti menolong diri sendiri, dan sebagai tambahan, kita akan mendapatkan bahwa berkah untuk orang lain adalah juga berkah bagi kita.

Anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai yang melakukan kegiatan penyelamatan setelah terjadinya Bencana Angin Topan Maemi

 

Pengeluaran untuk Kegiatan Penyelamatan Korea

oleh Maha Guru Ching Hai

Perincian Barang

Jumlah

(Won Korea)

No. Kuitansi

Beras

10.328.100

1-7

Dana buat orang-orang yang terkena musibah

1.700.000

8-13

Dana buat petugas pemadam kebakaran yang terluka

8.000.000

14

Seprei

14.408.000

15-19

Kebutuhan sehari-hari termasuk sabun, tisu, handuk dll.

3.074.850

20-24

Mi, biskuit

3.578.900

25-27

Pakaian dalam

6.020.000

28-32

Bumbu dapur (merica, kecap, dll.)

451.840

33-34

Dos, amplop

232.000

35-39

Air, sewa generator, gas

368.200

40-45

Kompor gas portabel 

129.800

46

Obat-obatan

350.000

47

Total                                            48.641.690

(Sekitar 42.300 dolar AS)

 

 

Laporan dari California, Amerika Serikat 

Sebuah Telaga Api dan Lautan Kasih

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Pada tanggal 26 Oktober 2003 rangkaian kebakaran yang tak terkendali mulai menyapu lebih dari 734.000 acre (1 acre = 0,4646 ha) semak-semak dan tanah hutan di wilayah San Diego, San Bernardino, Los Angeles, Ventura dan Riverside di California Selatan, membunuh lebih dari dua puluh orang dan memusnahkan lebih dari 3.570 rumah. Ditengah berlangsungnya kebakaran, sebuah surat kabar San Diego melaporkan, "Ini adalah badai api yang terburuk yang menimpa daerah-daerah ini dalam tiga puluh tiga tahun ini."

Saat kebakaran liar pertama kali terjadi, para inisiat San Diego segera merundingkan tindakan apa yang dapat mereka lakukan untuk membantu para korban. Pada mulanya mereka merencanakan untuk menyediakan berbotol-botol air minum untuk pusat-pusat pengungsian daerah itu, namun kemudian mereka menerima kabar dari pejabat setempat bahwa semua orang harus tinggal di rumah, dan semua jalan bebas hambatan dan jalan raya telah ditutup demi kelancaran pergerakan pasukan pemadam kebakaran dan paramedis menuju tempat-tempat yang terkena kebakaran. Bahkan kendaraan pelayanan pos pun tidak diizinkan beroperasi, yang berarti bahwa sumbangan cek para inisiat tidak akan terkirim ke Palang Merah Amerika sebagaimana telah mereka rencanakan!

Merasakan situasi yang mendesak itu, para inisiat mengerti bahwa sesuatu harus segera dilakukan untuk para korban kebakaran, yang untuk sementara waktu tinggal di pusat-pusat pengungsian. Maka, melalui bimbingan batin dari Guru, mereka menyiapkan sandwich (roti isi) vegetarian untuk diantarkan ke Stadion Qualcomm, pusat pengungsian terbesar di San Diego, yang menampung lebih dari lima ribu pengungsi. Para rekan inisiat dengan bahagia menerima tugas untuk pergi berbelanja ham vegetarian, kecap, olesan sandwich, kantong sandwich dan roti. Lalu, mereka dengan gembira menyiapkan sandwich di dapur kecil Center San Diego.

Para inisiat kemudian mendapat kabar bahwa para pejabat tidak mengizinkan untuk membawa sumbangan makanan ke pusat pengungsian. Tetapi melalui kasih dan berkah Guru, dan dengan tetap memegang prinsip berpikir positif dari Guru, mereka memutuskan untuk tetap meneruskan proyek ini, dengan berkata, "Ya, kami akan kerjakan saja dan berdoa kepada Guru  untuk mohon bantuan." Maka, mereka pergi ke Stadion Qualcomm dengan memakai rompi kuning dan hijau yang bertuliskan "Tim Penolong Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dari San Diego," dan diantar melewati beberapa tempat pemeriksaan oleh pekerja penolong lainnya dan penjaga keamanan di pusat pengungsian itu.  Para inisiat lalu ditunjukkan tempat untuk menurunkan makanan, dan pergi menemui seorang wakil dari Palang Merah Amerika.  Dia benar-benar heran mengetahui bahwa para anggota Asosiasi telah datang membawa sumbangan uang dan sandwich vegetarian untuk para pengungsi, dan mengajukan beberapa pertanyaan tentang Asosiasi, dan dengan bahagia mengucapkan terima kasih kepada para inisiat atas sumbangan mereka, dan menambahkan, "Tolong sampaikan rasa terima kasih kami kepada Guru kalian!"

Pada awal November, jumlah penduduk yang diungsikan di daerah San Diego bertambah, dan puluhan ribu orang dipaksakan masuk ke dalam pusat-pusat pengungsian. Mengingat kerugian dahsyat yang ditimbulkan oleh kebakaran itu, maka para inisiat San Diego sependapat bahwa lebih banyak lagi yang harus dilakukan. Didorong oleh email-email yang bersimpati dan janji-janji bantuan keuangan dari center lainnya seperti Oregon, Ohio, Illinois dan Indiana, kami berdoa kepada Guru untuk memohon berkahNya sehingga kami dapat membawa lebih banyak kasih kepada para korban kebakaran.

Kebanyakan pusat pengungsian sudah dibanjiri dengan sumbangan barang dan hanya mau menerima sumbangan uang. Namun, para inisiat menemukan sebuah tempat, Sekolah Menengah Valley Center (Valley Center High School), yang masih menyambut baik sumbangan barang. Jadi, pada hari Minggu, tanggal 2 November, mereka memuat berpak-pak kertas toilet dan berpeti-peti air minum botolan ke atas truk sewaan, dan berangkat menuju ke sekolah tersebut.

Sekolah Menengah Valley Center terletak kira-kira 55 mil di sebelah utara dari San Diego Center dan kira-kira 40 mil di sebelah selatan dari L.A. Center, di dalam kota Valley Center berada di dekat daerah dimana salah satu dari tiga telaga api yang menakutkan itu, yaitu Paradise Fire, sedang menyala.  Dalam perjalanan, para inisiat melihat bentangan luas dari lembah-lembah, bukit-bukit dan gunung-gunung yang berwarna hitam dan abu-abu, sisa-sisa dari kobaran api yang menakutkan.

Di Sekolah Menengah tersebut, keluarga yang diungsikan ditempatkan di gedung olah raga. Para inisiat disambut baik oleh seorang wakil Palang Merah, yang membawa mereka berkeliling, dan memberi kesempatan kepada regu TV Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dari Los Angeles untuk melakukan sebuah wawancara.  Lalu, para rekan inisiat cepat-cepat membawa sumbangan ke gudang dekat sana. Tanpa membuang waktu, regu TV segera merekam kegiatan itu dan mewawancarai para pekerja penolong, dan salah satu dari mereka megucapkan terima kasih kepada Guru Ching Hai atas "karya kasih"-Nya.

"Terima kasih atas kebaikan Anda," jawab salah satu rekan inisiat, "Penderitaan dari para korban kebakaran mengingatkan kami untuk menyampaikan kasih dan belas kasih, yang Tuhan kehendaki agar umat manusia menghargainya."

 

Atas nama Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai, para inisiat San Diego menyerahkan cek sejumlah 4.000 dolar AS kepada wakil-wakil dari Palang Merah Amerika (di sebelah kanan).

 

 

Laporan dari Ohio, Amerika Serikat

Kasih Guru Mengubah Energi dari sebuah Tempat Penampungan Tunawisma

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Hampir tujuh tahun yang lalu, para inisiat Center Ohio mulai menyajikan makanan vegetarian pada hari raya di tempat penampungan tunawisma Drop Inn, di Cincinnati, Ohio. Sewaktu pertama kali para inisiat mengunjungi tempat itu, mereka memperhatikan bahwa para penghuninya kelihatannya resah dan tertekan, dan lalu mendapat informasi bahwa telah terjadi kecelakaan yang melibatkan salah satu tunawisma dan staf tempat penampungan itu, dan setelah itu, timbul ketegangan antara para penghuni dan staf.  Karena itu, pada mulanya suasana keseluruhan dari tempat itu sungguh suram. Namun demikian, para inisiat tetap kembali setiap tahun untuk menyajikan makanan dan membagikan hadiah-hadiah dan buku contoh Guru. Dengan berlalunya sang waktu, daya berkah Guru melumerkan ketegangan di tempat penampungan itu, dan lingkungannya menjadi semakin tenang dan lebih ramah. Selain itu, nama Maha Guru Ching Hai menjadi dikenal dan dicintai oleh orang-orang di tempat penampungan itu.

Pada tanggal 24 September 2003 malam, para inisiat dari Center Ohio sekali lagi mengunjungi tempat penampungan Drop Inn, tetapi untuk alasan yang berbeda dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Kali ini mereka telah diundang sebagai tamu untuk sebuah jamuan makan malam dan acara hiburan yang akan memberikan penghargaan kepada mereka yang telah melayani tempat penampungan itu sebagai sukarelawan pada tahun sebelumnya. Segera setelah para inisiat tiba di pintu, mereka disambut dengan hangat oleh seorang penghuni yang berkata, "Saya bertanya-tanya kapan kalian akan kembali. Saya sangat merindukan kalian!"

Setelah semua orang duduk, hadirin segera dikelilingi suara musik merdu yang datang dari sebuah piano yang sudah usang, yang dimainkan dengan sangat indah oleh salah seorang penghuni tunawisma. Daftar lagunya meliputi segala macam musik dari musik pop hingga nyanyian pujian spiritual.  Saat ditanya dimana dia belajar main piano demikian baik, dia menjawab bahwa dia diilhami oleh lagu-lagu organ gereja dan mulai belajar sendiri dari buku-buku musik lama pada usia tujuh tahun.

Lalu para inisiat dilayani makan malam dengan ramah, dan setelah itu disajikan sebuah program hiburan yang dimainkan oleh para penghuni yang berbakat. Mutu pertunjukan itu demikian profesional sehingga para inisiat merasa mereka seolah-olah berada di ruang konser. Contohnya, seorang pria yang kelihatan pemalu, muncul dengan sebuah gitar dan duduk dengan patuh di hadapan para hadirin. Meskipun penampilannya demikian, pada menit pertama jarinya menyentuh tali gitar, nada-nadanya berdansa seolah-olah suara itu datang dari Surga. Kelihatannya jiwanya telah rindu untuk pulang ke Rumah. Semua orang lalu memberi tepuk tangan yang meriah atas permainannya yang cantik.

Kemudian seorang pria tua muncul dengan kursi rodanya dan memainkan lagu pedalaman (country) yang mengharukan. Lirik lagunya mengingatkan pada masa mudanya, dipenuhi dengan suasana alam dan burung-burung yang mengepakkan sayapnya ke langit biru yang penuh kedamaian. Seorang pria lain tampil menceritakan sebuah lelucon, yang salah seorang anggota kami segera kenali sebagai lelucon yang pernah diceritakan oleh Guru! (yaitu cerita tentang seorang pencuri dan seekor anjing hitam besar bernama "Yesus"; silah lihat majalah News No. 128, Guru Menceritakan Lelucon) Lelucon itu dibawakan dengan cara yang sangat memikat, dan hadirin tertawa gembira, menciptakan suasana yang bahagia di tempat penampungan itu.

Pada akhir program hiburan, para inisiat Center Ohio menerima sebuah Sertifikat Penghargaan, yang diberikan kepada Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. Para inisiat pulang dengan perasaan istimewa dan sekaligus rendah hati saat menyadari bahwa mereka telah menjadi tamu dari mereka yang punya sedikit kekayaan materi tetapi yang telah dengan sepenuh hati memberikan segala yang dimilikinya untuk melayani mereka secara berlimpah, dan mengadakan pertunjukan yang memperlihatkan banyak bakat pemberian Tuhan.

Selama perjamuan malam di tempat penampungan tunawisma Drop Inn, para inisiat Center Ohio memperhatikan bahwa suasana tempat penampungan telah diubah oleh kasih Guru, membuat tempat itu menjadi lebih menyenangkan bagi para tunawisma untuk tinggal. Saat bekerja di tempat penampungan setiap tahun, para inisiat mendapat kesempatan untuk menyaksikan sebuah contoh berkah Guru yang dicurahkan secara terus menerus ke seluruh pelosok dunia. Semua orang di Dunia ini telah diangkat oleh energi berkah Guru dan dengan demikian mendapat kesempatan untuk semakin menyadari Rahmat Tuhan.

Para anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai, para penghuni dan staf penampungan tunawisma bersatu dalam kasih Guru.
Seorang staf penampungan Drop Inn meluangkan waktu untuk menikmati buku contoh Guru.
Sertifikat Penghargaan yang dipersembahkan kepada Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai oleh tempat penampungan tunawisma Drop Inn.
Pertunjukan berbakat dari penghuni tempat penampungan mendapat tepuk tangan meriah.

 


Surat Penghargaan

Surat dari Gubernur Propinsi Kyungsangnamdo, Korea

(Asal dalam Bahasa Korea)

September 2003

Maha Guru Ching Hai yang terhormat,

Saya adalah Kim Hyuk-Gyu, Gubernur Propinsi Kyungsangnamdo. Saya dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada Anda atas bantuan kepada para korban yang telah kehilangan anggota keluarga dan mata pencaharian mereka akibat topan dahsyat yang melanda Korea baru-baru ini.

Topan ini menyebabkan kerusakan parah tetapi berkat sumbangan dan pelayanan sukarela dari Asosiasi Anda, para korban banjir mendapatkan dorongan untuk bangkit kembali, dan upaya pemulihan darurat dapat dirampungkan lebih cepat daripada yang diperkirakan. Propinsi kami akan berusaha sebaik-baiknya untuk menyelesaikan upaya pemulihan ini secepat mungkin agar para korban dapat kembali menjalani kehidupan normal. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Anda atas dukungan kepada para korban dan mengharapkan dorongan dan bantuan berkelanjutan dari Anda dalam membangun propinsi kami.

Saya berharap agar semua upaya Asosiasi Anda dapat terpenuhi sesuai harapan Anda.

Wassalam,

Kim Hyuk-Gyu, Gubernur Propinsi Kyungsangnamdo

 

Surat dari Walikota Dae Ji Myeon

(Asal dalam Bahasa Korea)

28 September 2003

Chung Chang-Ha yang terhormat,

Sebagai walikota yang mengepalai administrasi wilayah kita, betapa saya amat menghargai pelayanan penuh pengabdian, baik dalam hal materi maupun rohani, yang diberikan oleh Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai sewaktu Dae Ji Myeon menderita akibat bencana topan baru-baru ini.

Berkat kepedulian dan bantuan Anda, upaya pemulihan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya berterima kasih atas bantuan dan kebaikan Anda, tetapi terlebih lagi saya sangat tersentuh oleh surat Anda baru-baru ini yang dikirimkan kepada kami.

Pada masa lalu saya sangat tidak tertarik dengan agama, tetapi saya mulai belajar tentang agama Buddha satu atau dua tahun lalu. Kemudian tatkala saya mengenal tentang Asosiasi SMCH, dalam sanubari saya menyadari akan sesuatu yang baru. Saya pikir bahwa iman merupakan hal yang amat berharga, tanpa menghiraukan agama seseorang, dan saya percaya bahwa setiap orang lambat laun akan tiba pada Kebenaran yang sama. Saya tidak beranggapan bahwa kita harus pergi ke gereja atau kuil untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan kita. Karena hidup ini secara keseluruhan mencakup penderitaan, jalan pintas kepada Kebenaran adalah latihan rohani yang sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari.

Saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada Anda dan para anggota Asosiasi SMCH, yang dalam kehidupan nyata yang penuh kekhawatiran dan penderitaan, menjalani latihan sejati, melakukan diet vegetarian untuk menghargai kehidupan, dan yang terpenting, menerapkan pengetahuan kedalam tindakan nyata. Orang-orang berkata bahwa seseorang yang hanya berbicara tanpa bertindak adalah seperti kebun yang penuh ditumbuhi rumput-rumput liar. Saya mengagumi jalan spiritual Anda untuk menuju Kebenaran dan kebijaksanaan melalui tindakan nyata, tidak hanya pengetahuan saja.

Dalam Injil Perjanjian Baru dikatakan bahwa kita seharusnya saling mengasihi satu sama lain dan makan sayur-sayuran daripada membenci satu sama lain dan makan daging. Saya merasa bahwa ajaran Maha Guru Ching Hai berhubungan dengan ajaran Buddha dan Yesus. Mohon bantuan dan nasehat bagi saya berkaitan dengan metode latihan rohani yang paling cepat ini. Jika Anda bermeditasi dua jam setengah setiap hari, saya pikir bahwa metode Anda pasti merupakan metode yang terbaik. Saya berpkir bahwa ini merupakan pertalian yang amat berharga, yang dapat memberikan kesempatan kepada saya untuk mencapai pencerahan.

Sekali lagi, saya sungguh menghargai bantuan dan pelayanan Anda dan sungguh berharap agar Anda dan semua anggota Asosiasi selalu dalam keadaan sehat dan baik.

Han Sam-Yoon, Walikota Dae Ji Myeon

 

 


Liputan Media

(Asal dalam Bahasa Korea)

Busanilbo, Halaman 30, 23 September 2003

Bantuan Dari Seberang Lautan Untuk Bencana Angin Topan

Pemimpin dari Asosiasi Meditasi Internasional, Maha Guru Ching Hai, menyumbangkan 50.000 dolar AS untuk membantu korban bencana angin topan di Korea

Upacara pemberian bantuan dana bagi lima orang anggota pemadam kebakaran yang terluka diadakan di Pos Pemadam Kebakaran – Busan Selatan. Asosiasi memberikan kebutuhan sehari-hari kepada para korban di lokasi bencana, dan juga memberikan kontribusi kepada korban bencana kereta bawah tanah Daegu.

Kasih yang menyeberangi lautan dalam bentuk bantuan kepada korban angin Topan Maemi telah menyentuh hati semua orang.

Pada tanggal 22 September 2003, pukul 2 siang, di Pos Pemadam Kebakaran Busan Selatan diadakan acara pemberian dana bantuan kepada lima orang anggota pemadam yang terluka oleh organisasi meditasi yang bernama Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. Jumlah yang disumbangkan sebesar 8 Juta Won (7.272 dolar AS).

Begitu mendengar tentang bencana angin topan serius yang terjadi di Korea, pada tanggal 13 September, satu hari setelah bencana, Maha Guru Ching Hai mengirimkan uang sejumlah 50.000 dolar AS ke Center Youngdong dari Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. Dengan dana tersebut, anggota Asosiasi di Korea melaksanakan aktivitas bantuan material dan spiritual, seperti memberikan bahan-bahan kebutuhan dan membantu memperbaiki area yang rusak karena angin topan.

"Maha Guru Ching Hai segera mengirim uang kepada kami sehari setelah bencana terjadi,” kata Jung Chang-Ha yang mewakili Asosiasi. “Pada saat itu, bahkan tidak ada organisasi lain yang menerima bantuan."

Sebanyak 40.000 dari 50.000 dolar AS yang diberikan Maha Guru Ching Hai, digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, mi, seprei, pakaian dan obat-obatan. Asosiasi mengirim barang-barang tersebut ke area bencana seperti Sancheong-gun, Changnyung-gun dan Euryung-gun di Provinsi Kyungsangnam-do, Pulau Gadukdo dari Kota Busan, Kota Samcheok, dan Kota Taebaek.

"Anggota kami memberitahukan bahwa suhu udara sangat rendah dan korban banjir di Cheolam –Taebaek, menderita kedinginan. Karena itu,  kami bergegas membeli pakaian dan mengirimnya ke daerah tersebut,” jelas seorang anggota Asosiasi.

Disamping memberikan bantuan material, sekitar 120 anggota Asosiasi dari seluruh Korea juga membantu dalam upaya pemulihan Pulau Gadukdo pada tanggal 20 September, dan daerah Woopo di Changnyung-gun pada tanggal 21 September. Sebelum upaya bantuan angin Topan Maemi ini, Asosiasi pernah memberi bantuan kepada korban bencana keruntuhan yang terjadi di Sampoong Departement Store pada tahun 1995 dan kepada korban bencana kereta bawah tanah Daegu awal tahun ini.

Beberapa tahun yang lalu, sesuai instruksi Maha Guru Ching Hai, tim bantuan bencana alam telah dibentuk oleh center-center Asosiasi di berbagai negara, dan telah mempunyai peranan penting dalam upaya bantuan bencana yang terjadi di seluruh dunia. Jung Chang-Ha berkata bahwa di Formosa, pusat dari Asosiasi ini, tim penanggulangan bencana bahkan dilengkapi dengan kendaraan amfibi.

Sewaktu muda, Maha Guru Ching Hai, yang merupakan orang Au Lac, telah melakukan pelayanan sukarela bagi Palang Merah Jerman. Lalu, Ia melepaskan keduniawian, melakukan perjalanan ke Tibet dan India dan menjadi tercerahkan sepenuhnya di Himalaya. Saat ini pusat meditasi yang menyebarkan ajaranNya, terdapat kira-kira di 67 negara di seluruh dunia.

Catatan: Gelar “Maha Guru” menunjuk pada Guru yang tercerahkan seutuhnya. Reporter Park Gi-Beom

Atas nama Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai, Jung Chang-Ha memberikan dana bantuan kepada anggota pemadam kebakaran yang terluka.

Reporter Jung Dae-Hyun

 

 


Jurnal Era Cyber

Berbagi Kasih Guru yang Tanpa Batas melalui Radio di Jaringan Internet 

oleh Radio dan Tim Web San Jose, California, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris)

Terdapat sekitar 80 juta penduduk pribumi Aulac (Vietnam) tinggal di Vietnam, dan sekitar 2 juta lainnya yang berbahasa Aulac, tersebar di seluruh belahan dunia lain. Terinspirasi oleh pendengar yang begitu banyak, Radio dan Tim Web Aulac di Center San Jose bekerja sama untuk berbagi pesan Guru melalui program radio tiga kali seminggu, dan melalui situs web berikut dengan akses 24 jam-dalam-sehari: http://www.CauThongVoiThuongDe.com  (Cau Thong Voi Thuong De berarti ‘Kontak Langsung Tuhan' dalam bahasa Aulac).

Situs populer ini menyajikan sampel lengkap ajaran Guru dalam bahasa Aulac dalam format Audio, dan mendapat sekitar 4000 kunjungan setiap bulannya dari pemakai di Afrika, Au Lac, Australia, Austria, Kanada, Cina, Denmark, Perancis, Jerman, Hongkong, Polandia, Norwegia, Swedia, Belanda, dan Amerika Serikat. Karena akses melalui Internet semakin umum di Au Lac, orang-orang dari berbagai penjuru dunia telah dapat memetik manfaat dari informasi berharga mengenai Metoda Quan Yin yang diajarkan Guru kepada kita.

Seperti tertulis dalam buku tamu pada situs dan juga melalui email, beberapa pengunjung mengungkapkan penghargaan yang mendalam kepada Guru atas kasihNya yang tanpa batas dan juga ajaranNya yang begitu berharga.

Misalnya, Tuan Due Nguyen, seorang pelajar muda perancang grafis dan juga pendengar setia radio, baru-baru ini mengirimkan kami gambar untuk dihadiahkan kepada Guru. Lukisannya yang berjudul Philosophers (Ahli Filsafat),  berdasarkan gambar terkenal “The School of Athens (Sekolah Athena)”, yang dilukis oleh Raphael, seorang pelukis Renaisans dari Italia pada abad ke-16. Subyek utama dari sketsa Tuan Nguyen adalah  Aristoteles, Buddha Shakyamuni dan Lao Tzu. Tuan Nguyen menjelaskan bahwa simbol yang berada pada bagian atas lukisannya merupakan simbol untuk Tuhan, yang dapat diinterpretasikan  sebagai Trinitas dalam agama Kristen, Hakikat Kebuddhaan, Tao, Brahma dalam agama Hindu atau Allah dalam agama Islam. Tuan Nguyen juga mengatakan bahwa lukisan itu didedikasikan untuk Guru Ching Hai. Ketika ditanyakan, kenapa dia menyukai program radio dan situs web ini, artis muda ini menjawab bahwa dia tertarik akan rasa humor Guru, dan dengan demikian merasakan “semacam keakraban dan pertalian” denganNya.

Jadi, melalui berkah Guru yang tanpa batas dan alat–alat modern untuk penyiaran radio dan Internet, semakin banyak orang Aulac dapat mempelajari ajaran Guru dan tersentuh oleh kasihNya yang tanpa pamrih.

Center di berbagai penjuru dunia yang ingin berbagi ajaran Guru kepada komunitas setempat melalui penyiaran radio dalam bahasa Aulac, dapat menghubungi  RadioAulac@yahoo.com untuk dukungan teknis. Saat ini, Radio dan Tim Web San Jose telah bekerja sama dengan para saudara dan saudari dari Texas, Florida dan Kanada untuk menyiarkan ajaran Guru melalui 6 stasiun radio lagi di luar California.

 

 


Puisi

Guru! Engkau adalah Lautan Kasih

- Dipersembahkan kepada Maha Guru Ching Hai yang kukasihi

oleh saudari inisiat Duong Thi Sanh,,

Sydney, Australia (asal dalam Bahasa Inggris)

Guruku yang mulia, yang terkasih,

Kata-kata tidak dapat mengungkapkan betapa aku mengasihiMu!

Aku adalah anakMu yang mengembara.

Engkaulah yang menyelamatkan hidupku!

Guruku yang mulia, yang terkasih,

Betapa menakjubkan kasihMu!

Senantiasa melindungiku dari bahaya,

Menolongku terbebas di saat aku meninggal.

Setiap kali Engkau menjelma,

Cahaya seputih-salju muncul,

Lautan Kasih bergulung-gulung,

Angin kencang dan pasang laut meninggi.

Setiap kali Engkau menjelma,

Musik surgawi menetes perlahan,

Dan suara nyaring lonceng gereja berdentang -

Perlahan, tetapi penuh riang.

Suara itu sungguh suatu keajaiban,

Membersihkan kehidupan batin,

Melimpahkan kedamaian dan kebahagiaan,

Mengusir segala penderitaan.

 

Setiap tahun, pada hari Ching Hai

Kami, murid-muridMu,

Dengan gembira mensyukuri pahalaMu yang agung.

Kami berdoa dengan tulus agar Tuhan memberkatiMu,

Agar Engkau selalu sehat, berbahagia,

Selamanya di Bumi,

Menolong kami agar terbebas dari lingkaran kelahiran kembali.

Terima kasih, Guru – Aku sungguh mengasihiMu!

 

 

 


 

Bagaimana Menghubungi Kami / Praktisi Penghubung di seluruh Dunia

A Journey through Aesthetic Realms TV Program Videotapes
("Perjalanan melalui Alam Estetis" Pemutaran Video untuk Acara TV)
E-mail: art&spirituality@Godsdirectcontact.org
Fax : 1-413-751-0848 (AS)

News Group:
E-mail: lovenews@Godsdirectcontact.org
Fax: 1-801-7409196 atau 886-946-728475

Book Department (Departemen Buku):
E-mail: divine@Godsdirectcontact.org
Fax: 1-240-352-5613 atau 886-943-802829
(
Anda dapat bergabung dengan kami dalam menerjemahkan
buku-buku Guru ke bahasa lain.)

Spiritual Information Desk (Pojok Informasi Rohani):
E-mail: lovewish@Godsdirectcontact.org
Fax: 886-946-730699

S.M. Celestial Co., Ltd.
E-mail: smcj@ms34.hinet.net
Tel: 886-2-87910860 \ Fax: 886-2-87911226

The Supreme Master Ching Hai International Association Publishing Co., Ltd. Taipei, Formosa.
E-mail: smchbooks@Godsdirectcontact.org
Tel: (886) 2-87873935 \ Fax: (886) 2-87870873

LA Center Bookstore (Toko Buku Center LA)
E-mail: la_bookstore@yahoo.com
Fax: 1-909-738-9992

Untuk mendapatkan informasi terakhir dari praktisi penghubung di seluruh dunia, silahkan kunjungi URL:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/cp/index.htm


Situs WWW Quan Yin

Daftar situs WWW Quan Yin ini dapat berubah sewaktu-waktu; untuk informasi terkini, silahkan kunjungi URL berikut ini: 

http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/links/links.htm (dalam Bahasa Inggris)


Stasiun TV Internet 24-jam:
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/hichannel/index.htm
(Formosa; dalam bahasa Inggris dan Cina)


http://www.godsdirectcontact.org.tw/ (Formosa; dalam bahasa Cina tradisional & disederhanakan, bahasa Inggris)
http://www.smchbooks.com/ (Formosa; dalam bahasa Cina dan Inggris, Toko Buku SMCH)
http://www.godsimmediatecontact.com/ (Singapura; dalam bahasa Inggris)
http://www.godsdirectcontact.or.kr/ (Korea; dalam bahasa Korea)
http://www.qyitv.com (Korea; dalam bahasa Korea)
http://www.godsimmediatecontact.org/ (Jepang; dalam bahasa Jepang)
http://www.godsdirectcontact.or.id/ (Indonesia; dalam bahasa Indonesia)
http://www.godsdirectcontact-thai.com/ (Thailand; dalam bahasa Thailand)
http://www.godsdirectcontact.net (AS; dalam bahasa Cina tradisional & disederhanakan, bahasa Inggris)
http://www.godsdirectcontact.us/com/ (AS; dalam bahasa Spanyol, Perancis, Inggris, Cina tradisional & disederhanakan)
http://www.contactodirectocondios.org (AS; dalam bahasa Spanyol)
http://www.CauThongVoiThuongDe.com (AS; dalam bahasa Aulac)
http://www.godsimmediatecontact.net/aulac (AS; dalam bahasa Aulac)
http://www.Godsimmediatecontact.org/video/ (AS dengan Windows Media Video & Real Video dalam berbagai bahasa)
http://www.contactdirectavecdieu.org/ (Perancis; dalam bahasa Perancis)
http://godsdirectcontact.rma.cz/ (Republik Cekoslowakia; dalam bahasa Cekoslowakia)
http://www.godsdirectcontact.org/ (Kanada dengan layanan Real Audio; dalam bahasa Inggris, Aulac)
http://www.godsdirectcontact.org/radio/aulac/ (Kanada dengan layanan Real Audio dan MP3; unicode dalam bahasa Aulac)
http://www.godsdirectcontact.de/ (Jerman; dalam bahasa Jerman)
http://www.direkter-kontakt-mit-gott.org/ (Austria; dalam bahasa Jerman)
http://quanyin.narod.ru/ (Rusia; dalam bahasa Rusia)
http://contatodiretocomdeus.com.br/ (Brazil; dalam bahasa Portugis)
http://www.godsdirectcontact.us/com/IhavecometotakeyouHome (dalam bahasa Inggris)
(Pesanan Buku -- Aku Datang Untuk Membawamu Pulang)

Untuk berlangganan versi E-mail, sehingga terbitan majalah ini dapat dikirimkan ke email pribadi Anda, silahkan isi data Anda di salah satu situs berikut:
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/ch/service/service.htm (bahasa Cina)
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/service/service.htm (bahasa Inggris)
http://www.Godsdirectcontact.org/au/service/service.htm (bahasa Aulac)
http://www.godsdirectcontact.us/com/english/service.htm (bahasa Inggris)
http://www.godsdirectcontact.us/com/spanish/service.htm (bahasa Spanyol)
http://www.godsdirectcontact.us/com/chinese/fan/service.htm (bahasa Cina tradisional)
http://www.godsdirectcontact.us/com/chinese/jian/service.htm (bahasa Cina disederhanakan)

Alamat WWW Untuk Berita Maha Guru Ching Hai Secara Online adalah:
Bahasa Cina Tradisional: http://www.Godsdirectcontact.org.tw/ch/news/147/index.htm (Formosa)
http://www.godsdirectcontact.us/com/eNews/chinese/147 (AS)
http://www.Godsdirectcontact.net/ch/news/147/index.htm (AS)
Bahasa Cina Disederhanakan: http://Godsdirectcontact.net/gb/news/147/index.htm (AS)
http://www.godsdirectcontact.us/com/eNews/chinese/147/index_gb.htm (AS)
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/gb/news/147/index.htm (Formosa)
Bahasa Inggris: http://www.godsdirectcontact.us/com/eNews/english/147 (AS)
http://www.Godsdirectcontact.org/eng/news/147/ (AS)
http://godsimmedatecontact.net/news/news147/ (AS)
http://www.Godsdirectcontact.net/eng/news/147/index.htm (AS)
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/news/147/index.htm (Formosa)
Bahasa Aulac: http://www.godsdirectcontact.org/aulac/news/ (AS; huruf VNI,VPS,VISCII dan VNU)
http://godsimmediatecontact.net/aulac/n147/ (AS; huruf VNI)
Bahasa Spanyol: http://www.godsdirectcontact.us/com/eNews/spanish/ (AS)
Bahasa Korea: http://www.godsimmediatecontact.or.kr (Korea)
Bahasa Jepang: http://www.Godsimmediatecontact.org/kannon/news/newsindex.htm (AS)
Bahasa Indonesia:http://www.godsdirectcontact.or.id/news/ (Indonesia)
Bahasa Perancis: http://www.contactdirectavecdieu.org/News/index.html (Perancis)
Bahasa Jerman: http://www.godsdirectcontact.de/ (Jerman)
Bahasa Thailand: http://www.godsdirectcontact-thai.com/ (Thailand)

Situs web untuk men-download gratis buku contoh: Kunci Mencapai Pencerahan Seketika (dalam lebih dari 50 Bahasa)
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/publication/sample/sample.htm
http://www.direkter-kontakt-mit-gott.org/download/index.htm
http://www.godsdirectcontact.org/sample/



-
- SEKIAN --
TOP