Guru Menceritakan Lelucon
Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai,
Florida, AS, 13 Mei 2002 (asal dalam bahasa Inggris)
Ada seorang lelaki yang menulis surat berikut ke IRS (Dinas
Pajak), kantor yang melayani pembayaran pajak: ”Saya tidak bisa tidur,
setelah mengetahui bahwa saya telah melakukan penipuan dengan pajak
penghasilan saya. Saya mengecilkan pajak penghasilan saya. Oleh karena
itu, bersama surat ini saya melampirkan cek sebesar 150 dolar ke kantor
Anda. Jika saya tetap tidak bisa tidur, saya akan mengirimkan beberapa
lagi."
Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai,
Florida, AS, 13 Mei 2002 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 747
Seorang Ibu sedang mencoba mantel bulu yang baru sehingga dia
berputar-putar di depan kaca. Dan putrinya, seorang vegetarian, sangat
membencinya sehingga dia pun berkata, ”Bu, apakah engkau menyadari
bahwa ada makhluk bodoh yang malang, harus menderita agar engkau bisa
mendapatkan mantel ini?” Sang Ibu lalu menatap putrinya dengan marah
dan membalas, “Beraninya kamu mengatakan ayahmu seperti itu?"
Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, AS,
28 Desember 2001 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 735
Seorang pria membereskan pembayaran sewa kamar hotel, dan
setelah keluar, dia baru menyadari bahwa payungnya tertinggal sehingga
dia kembali lagi ke dalam hotel. Tetapi pada saat dia balik, kamar itu
sudah disewa sepasang suami istri, dan mereka sedang berbulan madu.
Pria itu terus ke kamar tersebut, dan pada saat dia mendekati pintu
kamar, dia mendengar seorang lelaki berkata, “Tangan siapa ini?” Dan
wanita tersebut menjawab, ”Milikmu.” Lalu lelaki itu bertanya lagi,
”Mulut siapa ini?” Dan wanita itu menjawab, “Milikmu.” Selanjutnya
lelaki itu bertanya lagi, ”Hidung siapa ini?” dan wanita itu menjawab,
“Milikmu.” Maka pria di luar kamar berkata, ”Kalau mengenai payung, itu
milik saya."
Silahkan mengunjungi situs berikut untuk menikmati versi video
dari lelucon ini, dan Anda dapat berbagi lelucon Guru ini dengan
orang-orang di sekitar Anda:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/news/149/jk1.htm
(Formosa)
http://www.godsdirectcontact.net/eng/news/149/jk1.htm (AS)
Wejangan Guru
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Lisabon, Purtugal, 7
Mei 1999 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 645
Pada umumnya, murid-murid Guru manapun menikmati kebahagiaan,
keberuntungan dan keinginan mereka akan terpenuhi - apakah itu jasmani,
mental, emosi atau rohani tentunya. Dan pada saat mereka meninggalkan
tubuh jasmani, mereka langsung menuju Surga. Tidak ada keraguan tentang
itu.
Maka agar menjadi bahagia dalam kehidupan jasmani ini – tidak perlu
menyebut Surga – menjadi bahagia di sini, menikmati kehidupan yang
menyenangkan di sini dan menjadi orang yang lebih cerdas di sini, kita
harus bermeditasi. Kita sudah sangat cerdas, tetapi kita tidak
menggunakan cukup kekuatan otak kita. Walaupun kita hanya menggunakan
lima sampai sepuluh persen, kita sudah sangat pandai dan menemukan
banyak hal. Seandainya Anda bermeditasi dan menggunakan lebih banyak
kekuatan otak Anda: Tentu Anda akan menjadi lebih cerdas!
Rata-rata orang hanya menggunakan sepuluh persen dari kekuatan otaknya.
Kenyataan itu diketahui oleh kita semua; telah terbukti secara ilmiah.
Maka dimanakah yang delapan puluh atau sembilan puluh persen lainnya?
Tersia-sia. Dan itulah sebabnya kita bukan makhluk yang sempurna. Kita
tidak merasa sempurna; kita merasa frustrasi dan lemah karena kita tidak
menggunakan kekuatan kita yang sempurna.
Maka meditasi, kita juga dapat mengatakan dengan cara lain,
memanfaatkan kekuatan kita yang sempurna. Itu tujuan meditasi, atau
maksud meditasi: memanfaatkan kekuatan kita yang sempurna sehingga kita
menjadi maha kuasa seperti Tuhan adanya, atau setidaknya seperti
anak-anak Tuhan. Jika tidak, kita bahkan kadang-kadang tidak memiliki
cukup tenaga untuk menangani masalah-masalah atau hal-hal kecil, dan
kita sering tidak melakukan hal-hal dengan sempurna sesuai keinginan
kita karena kita kekurangan kekuatan dan kebijaksanaan.
Jadi, mengenal Tuhan adalah mengenal diri kita secara sempurna. Dan
saat kita mengenal diri kita dengan sempurna, kita mengenal Tuhan. Maka,
karena kita satu dengan Tuhan, kita menjadi serupa dengan Dia karena
Tuhan menciptakan manusia sesuai citraNya sendiri.
Kebanyakan Guru sangat rendah hati; mereka tidak menginginkan
jenis kebaktian jasmani atau mental apapun. Mereka hanya ingin
menjadikan Anda seorang Guru juga. Mereka hanya ingin membuat Anda
menyadari bahwa Anda sendiri adalah anak Tuhan, bahwa Anda sendiri
agung. Mereka ingin menjadikan Anda seagung seperti Anda seharusnya.
Karena tiada Guru yang pernah berpikir bahwa dia lebih baik daripada
siapapun lainnya. Mereka mengetahui bahwa semua orang adalah sejajar –
sejajar dalam segalanya, di sini dan di Surga.
Tetapi sudah menjadi sifat manusia bila seseorang mengajar yang lain
sesuatu yang jarang dan demikian penuh kebahagiaan seperti Surga di
Bumi, tentu mereka memuja orang itu. Kita dapat melakukan ini bila kita
masih merasa bahwa kita perlu memuja seorang Guru, tetapi cara berbakti
yang terbaik adalah menjadi Guru bagi diri Anda sendiri. Yang saya
maksudkan adalah seorang guru dari kehidupan Anda sendiri, seorang guru
dari kebijaksanaan Anda sendiri, seorang guru dari takdir Anda sendiri
dan seorang guru dari ketulusan Anda sendiri, menjadi sejati terhadap
diri sendiri dalam setiap langkah. Kita hanya dapat melakukan ini saat
kita mengenal diri kita sendiri secara sempurna siapa kita sesungguhnya.
Maka kita menjadi penuh kebenaran, dan dapat menikmati kehidupan kita
sepenuhnya.
Bukannya kita harus meninggalkan hal duniawi untuk mengenal
Allah. Tidak, tidak! Tuhan menciptakan segalanya agar kita nikmati. Dia
menciptakan perempuan cantik agar menjadi istri Anda sehingga Anda dapat
mengasihinya, memberi Anda keturunan yang elok dan hebat sehingga Anda
mengetahui cara mengasihi mereka, melindungi mereka dan berkorban bagi
mereka sehingga mengenal apa kasih tanpa syarat itu.
Tuhan ingin Anda memiliki semua ini. Tetapi bila kita hanya
memiliki hal-hal duniawi dan tidak memiliki Tuhan, kita hanya memiliki
separuhnya. Kita bahkan tidak memiliki separuhnya; kita hanya memiliki
sedikit karena kita akan kehilangan semuanya. Tetapi sekali kita
memiliki Tuhan, kita memiliki segalanya. Carilah dahulu Kerajaan Tuhan,
dan segalanya akan ditambahkan kepada Anda. Itu janji Tuhan bagi kita,
bahkan sebelum kita lahir, tetapi kita melupakannya. Sangat disayangkan.
Kita harus merebut kembali hak kita, merebut kembali kemuliaan kita,
merebut kembali segala yang kita miliki karena kita yang memiliki
seluruh semesta.
Jadilah orang suci, dan nikmati dunia pada saat yang sama. Jadilah
orang suci yang kaya dan elok. Saat saya baru sedikit tercerahkan, saya
mengikuti jejak Orang Suci kuno dan meninggalkan segalanya. Saya tidak
peduli akan apapun; tidak ingin apapun; semuanya tidak menarik lagi bagi
saya. Tetapi Tuhan berkata kepada saya, “Engkau harus memiliki
segalanya. Saya akan memberi engkau segalanya, lebih daripada yang
engkau pernah inginkan. Engkau harus menunjukkan kepada dunia bahwa Aku
adalah Bapa dan Aku dapat memberi engkau apapun dan segalanya, termasuk
kebangkitan rohani. Engkau tidak harus meninggalkan apapun demi
mengasihi Aku karena Aku mengasihi Engkau, sebagaimana adanya."
Dia memerintahkan saya untuk melakukan ini; melakukannya secara mulia.
Maka saya berkata, “Baiklah, Bapa, apapun yang Engkau kehendaki.” Saya
lebih suka yang lebih sederhana; lebih sedikit pekerjaan. Tetapi Dia
menyukai cara ini. Baik! Disamping itu, Anda suka saya cantik, bukan?
Nampak lebih sedap dipandang mata.
Maka saya berkata kepadaNya, “Tetapi Bapa, Orang-Orang Suci seperti
Buddha dan Yesus bertelanjang kaki. Mereka mengenakan baju sederhana dan
pergi meminta-minta makanan. Mengapa Engkau menginginkan saya memiliki
semua ini? Bagaimana caranya?” Karena kebanyakan orang di dunia ini
mengharapkan atau terbiasa dengan Orang-Orang Suci yang meninggalkan
segalanya, tidak memiliki apapun, nampak miskin dan bertelanjang kaki.
Dia berkata, “Tidak! Jaman sudah berbeda. Sudah maju! Engkau harus
mengikuti jaman, sesuai jalannya waktu."
Maka saya memiliki semua hal ini yang saya bahkan tidak peduli. Bila
Anda melihat saya di jalan, Anda akan melihat saya sangat sederhana.
Tetapi saya memiliki walkie-talkie,
telepon, faks, email – segala jenis “perlengkapan rohani”. Saya
memiliki banyak senjata rohani yang harus digunakan: Pada satu sisi
memiliki telepon dan yang lain faks, email dan seterusnya. Jika tidak,
saya tidak dapat melakukan pekerjaan ini sesuai yang Dia kehendaki.
Lintasan Peristiwa
Center Kaoshiung Mendapatkan Rumah yang Ideal bagi
Pengembangan Rohani
oleh Kelompok Berita Kaohsiung
[Kaohsiung] Dengan pertolongan Guru, dalam waktu
singkat sebelum masa sewa tempat meditasi kelompok mereka berakhir bulan
September lalu, para inisiat Kaohsiung mendapatkan sebuah lokasi baru
untuk center di suatu lingkungan indah yang alami. Upacara pencangkulan
pertama center tersebut diadakan pada Hari Tahun Baru Imlek 2004. Para
inisiat hanya bisa memanjatkan rasa syukur yang dalam kepada Guru
karena memberkahi mereka dengan rumah rohani yang mempesona ini.
Laporan dari Formosa
Menyambut Jaman Kebangkitan Rohani
- Aroma Kebenaran Meliputi Pameran
Buku Terkemuka
oleh Kelompok Berita Taipei
[Taipei] Pameran Buku Internasional Taipei Tahun 2004
yang tersohor diadakan dari tanggal 28 Januari hingga 2 Februari,
diikuti oleh 925 penerbit dari 51 negara. Sepanjang enam hari
berlangsungnya acara itu, Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai
memperkenalkan ajaran-ajaran Guru melalui serangkaian kegiatan termasuk
seminar-seminar berbagi Kebenaran, suatu “spa musik”, sebuah acara
berjudul “Malaikat-Malaikat Kecil Mengabarkan Firman” dan suatu promosi
khusus buku Aku Datang untuk
Membawamu Pulang, yang mengumumkan tibanya Jaman Emas!
Pada tanggal 29 Januari, Asosiasi mengundang para pakar dan akademisi
untuk suatu dialog multidisiplin menjelajahi tema “Menyambut Jaman
Keemasan yang Baru” dari sudut pandang agama, filsafat, teknologi,
kemajuan sosial dan budaya. Tanggal 31 Januari, spa musik menaikkan
Pameran ke ketinggian baru dengan menyatukan latihan meditasi dan ilmu
pengobatan untuk mempelajari pengembangan tubuh, pikiran dan jiwa.
Sepanjang Pameran itu, para anggota Asosiasi mempromosikan Aku Datang untuk Membawamu Pulang
sebagai perkenalan atas ajaran-ajaran Maha Guru Ching Hai dan suatu
panduan yang mudah untuk keluar dari labirin kehidupan, kembali ke
Rumah sejati kita.
Pada hari terakhir pameran, Asosiasi mengadakan seminar berjudul
“Melihat Para Malaikat Tersenyum – Mengupas Pendidikan Sepanjang Hidup
melalui Inisiasi Spiritual”, dimana para pendidik dan ahli medis saling
bertukar pandangan dengan peserta tentang pendidikan, mulai dari
kandungan sampai pengembangan pribadi yang menyeluruh.
Menuju Jaman Emas
Bahkan sebelum pita dipotong untuk membuka Pameran, wakil
presiden majalah Infopro, Bapak Zhang, yang berspesialiasi dalam studi
energi kosmik, sudah berada di stan Asosiasi menunggu pendaftaran
inisiasi dan menyatakan, “Saya bisa merasakan energi dan medan magnet
yang sangat kuat dari seluruh terbitan dan karya seni Guru.“ Setelah
melakukan diet vegetarian untuk beberapa lama dan diberkahi dengan
banyak pengalaman batin sewaktu melakukan latihan Metode Kemudahan, ia
amat berhasrat untuk menerima inisiasi penuh kedalam Metode Quan Yin.
Begitu pula, penjelasan yang pertama tentang ceramah-ceramah Guru
membimbing seorang ibu yang berhati murni dan anaknya untuk belajar
Metode Kemudahan. Mereka sangat tergugah ketika melihat bunga-bunga ungu
pecah menjadi Cahaya emas yang memukau setelah bermeditasi baru
beberapa menit. Selain itu, seorang usahawan Formosa yang tinggal di
Shanghai, yang telah dengan rajinnya mempelajari kedelapan buku Kunci Pencerahan Seketika dan
melakukan diet vegetarian selama setahun, membuat suatu perjalanan
khusus kembali ke Formosa untuk menerima inisiasi, yang disebutnya
sebagai “prioritas utama dalam hidupnya".
Seorang pengunjung lainnya, Bapak Huang, presiden suatu perusahaan
besar internasional, merasakan kekuatan berkah yang besar di stan
pameran. Kemudian, ketika belajar meditasi Metode Kemudahan, ia melihat
Guru batin berpakaian putih cemerlang berdiri di atas ribuan bunga
teratai, yang lalu berubah menjadi jutaan permata berkilau keemasan yang
memancar ke Bumi. Merasa tergugah hingga berurai air mata, ia mengaku
bahwa ia telah bervegetarian selama lima puluh tahun dan telah mencari
Kebenaran selama bertahun-tahun, berkelana keliling dunia untuk
meneliti berbagai agama, tapi tak pernah diberkahi dengan pengalaman
dahsyat serupa itu. Sore berikutnya, waktu Pameran Buku hampir tutup,
Bapak Huang bergegas mendatangi stan bersama istrinya, seorang doktor
dan seorang rekan sekerja, semuanya dengan bergairah mempelajari Metode
Kemudahan. Merasa terharu dan bersemangat, Bapak Huang bersumpah pada
Guru bahwa ia akan berhenti merokok, menyiapkan diri untuk inisiasi
penuh dan menganjurkan seluruh keluarganya untuk ikut berlatih Metode
Quan Yin.
Seorang bapak berusia tujuh puluh empat tahun yang pertama berkenalan
dengan ajaran Guru pada Pameran Buku Internasional Taipei Tahun 2003 dan
memperoleh satu jilid dari rangkaian Kunci
Pencerahan Seketika, kembali tahun ini untuk belajar Metode
Kemudahan. Dengan suara yang tulus dan terharu, ia berkata bahwa ia
akan mengikuti Guru untuk Pulang meskipun ia tidak memenuhi syarat usia
untuk inisiasi kedalam Metode Quan Yin.
Seorang tamu lain adalah Ibu Su, istri dari pimpinan Kelompok Budaya
dan Pendidikan Senseio, yang mengorganisir Pameran Buku Internasional
Taipei Tahun 1998 – 2000. Ia berkomentar bahwa selama beberapa tahun
terakhir para penulis dan teman-teman telah memberitahukannya
cerita-cerita menarik mengenai bagaimana Maha Guru Ching Hai
menyelamatkan orang-orang dan bagaimana mereka tergugah oleh cinta
kasihNya. Sementara hal-hal ini mengubah konsep-konsep lama yang
dikenalnya sejak menjadi seorang Buddhis pada usia dua puluh enam tahun,
hal-hal itu juga memberinya pemahaman lebih baik mengenai Guru dan
Metode Quan Yin sehingga ia pun belajar Metode Kemudahan. Ibu Su sangat
bersyukur kepada Guru karena mengatur banyak saudara-saudari dalam
hidupnya yang membimbingnya kepada latihan itu, dan menambahkan, “Bagi
mereka yang sering kali tegang dan sibuk, setengah jam bermeditasi
sehari merupakan cara terbaik untuk membersihkan dan menenangkan
pikiran!"
Profesor Hu dari Universitas Kristen Chung Yuan, seorang pengunjung
tambahan, telah membaktikan seluruh hidupnya untuk belajar agama
Kristen, selalu menerima tanggapan atas doa-doanya bagi relasi dan
teman-teman, mempunyai kepercayaan yang tak tergoyahkan pada Tuhan dan
membaca Injil, tetap merasa ragu tentang kehidupan dan kematian dan
berbagai gejala rohani. Ia sangat tergugah membaca buku Aku Datang untuk Membawamu Pulang
yang dipajang pada stan Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai, dan
sesudah bicara dengan beberapa rekan inisiat dan mendapat pemahaman
lebih baik mengenai Metode Quan Yin, mendaftar untuk belajar Metode
Kemudahan.
Melalui berkah dan kasih Guru yang terus-menerus, dukungan hangat dari
banyak rekan inisiat dan partisipasi yang tulus dari para akademisi dan
pakar dari beragam bidang, arena Pameran Buku Internasional Taipei Tahun
2004 dipenuhi dengan suasana cerdas, belas kasih dan peningkatan
rohani. Sepanjang peristiwa enam hari itu, lebih dari seratus dua puluh
orang yang berjodoh menerima instruksi kedalam meditasi Metode Kemudahan
dan diberkahi dengan pengalaman-pengalaman yang sangat positif.
Beberapa dari praktisi baru ini juga mengajukan permohonan untuk
inisiasi kedalam Metode Quan Yin, dengan bahagia menumpang kereta
ekspres ke Kerajaan Surgawi Tuhan dan mengalami kegembiraan atas panen
rohani yang berlimpah di Jaman Baru!
Laporan dariQuebec, Kanada
Suatu Pameran yang Cemerlang Membuka Tahun 2004
oleh Kelompok Berita Montreal
[Montreal] Pada tanggal 18 Januari 2004, para inisiat
Montreal membuka sebuah stan di Pameran Tahun Baru Imlek tahunan di kota
mereka. Pada stan itu, majalah-majalah dan kaset ceramah Guru dipajang,
bersama dengan artikel-artikel tentang manfaat diet vegetarian dan
latihan meditasi.
Ceramah-ceramah Guru juga dipertunjukkan pada dua buah TV, menarik
banyak pemirsa, termasuk banyak kaum muda Barat. Selain itu, beberapa
pemimpin penting komunitas dan pemerintahan mengunjungi stan. Misalnya,
Bapak Duong van Thuy, mantan pemimpin komunitas bangsa Au Lac di
Montreal, singgah untuk menyatakan Selamat Tahun Baru yang khusus dan
memuji para inisiat atas minat mereka dalam latihan rohani,
menambahkan, “Saya sangat bahagia bagi kalian.” Kemudian Bapak Ngo Thu,
mantan kepala Departemen Administrasi Urusan Sosial Da Nang di Au Lac,
memuji Guru atas upaya sosial dan kemanusiaanNya, menambahkan,
“Keikutsertaan Kelompok Quan Yin setiap tahunnya pada festival Tahun
Baru Imlek selalu meningkatkan suasana.” Para inisiat lalu memberi Bapak
Thuy dan Bapak Thu beberapa kaset ceramah Guru dan pengenalan sekilas
atas karya kemanusiaanNya.
Begitu pula, wartawan berita Bapak Hoang Le, seorang anggota Komisi
Sosial Au Lac, berkata bahwa ia berencana mengunjungi Center Montreal
dan mewawancarai para inisiat untuk menulis artikel mengenai Asosiasi
Internasional Maha Guru Ching Hai bagi surakabar-suratkabar Au Lac di
Kanada dan AS.
Secara umum, orang menanggapi stan Center dengan hangat dan baik.
Misalnya, seorang pria membuka perasaannya dengan berkata, “Tiap tahun
saya perhatikan stan Anda dan melihat bahwa anggota Anda makin banyak
dari ras dan kebangsaan yang berbeda.” Setelah membaca tentang karya
kemanusiaan Guru di seluruh dunia, ia mengajukan banyak pertanyaan dan
heran bagaimana Guru bisa menyumbangkan jumlah yang begitu besar bagi
korban-korban bencana. Seorang saudara lalu menjelaskan bahwa meditasi
Metode Quan Yin adalah ajaran yang bebas biaya dan bahwa Guru memakai
ketrampilan artistikNya, yang merupakan anugerah Tuhan, untuk merancang
busana, perhiasan, lampu, lukisan dan lagu, untuk hal yang bermanfaat
bagi makhluk hidup, yang bukan saja menyokong kehidupanNya, tapi juga
untuk upaya bantuan. Pria itu lalu menyebutkan bahwa kehadiran Asosiasi
setiap tahun pada perayaan Tahun Baru Imlek telah membantunya menyadari
bahwa kelompok itu mestinya baik dan jujur karena bertambahnya anggota
dan tetap bertahan dengan berlalunya waktu.
Saudara itu menambahkan bahwa dalam mengenali upaya dan kontribusi
tanpa pamrih Maha Guru Ching Hai terhadap masyarakat, banyak otoritas
pemerintahan memberikan penghargaan kepada-Nya. Sebagai contoh, Mingguan
Musik Los Angeles dan walikota Los Angeles baru-baru ini menghadiahi
Guru suatu Sertifikat Penghargaan atas komposisi musikNya yang luar
biasa. Setelah mendengar komentar rinci saudara itu, sang tamu bertanya
lebih lanjut mengenai diet vegetarian dan Metode Quan Yin. Sebelum
pergi, ia berterima kasih pada para inisiat karena memberinya kaset
video dan bahan lain, berjanji untuk mengabarkan berita itu kepada
teman-temannya karena mereka tidak tahu banyak mengenai ajaran Guru dan
apa yang Ia lakukan bagi umat manusia.
Para inisiat dari Center Montreal bersyukur pada Guru karena memberkahi
mereka dan memberi mereka kesempatan untuk mempromosikan ajaranNya pada
Pameran Tahun Baru Imlek itu. Mereka juga ingin menyampaikan kembali
ucapan selamat dari Guru di Tahun Baru 2004 kepada seluruh inisiat:
“Selamat Tahun Baru Emas bagi semua."
Berbagi–Kebenaran di Festival Tet yang Hidup
oleh Kelompok Berita Sacramento
[Sacramento] Dalam tradisi Tet (Tahun Baru Imlek),
komunitas Aulac di Sacramento mengadakan festival selama 2 hari, tanggal
17-18 Januari 2004, untuk menyambut datangnya Tahun Monyet, memberikan
kesempatan bagi inisiat setempat untuk menyebarkan ajaran Guru kepada
masyarakat.
Center Sacramento membuka stan yang memajang buku-buku Guru, majalah
News (Berita), kaset video, CD dan DVD, juga lembaran jadwal siaran
radio Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai di California Utara.
Cuaca pada akhir pekan itu diramalkan akan hujan dan berawan, tetapi
atas berkah dari Guru hanya muncul kabut tipis, dan temperatur udara
cukup hangat untuk menyukseskan acara.
Banyak pengunjung singgah di stan Center untuk mencari tahu tentang
Metode Quan Yin dan ajaran Guru. Selain itu, perwakilan dari banyak
stasiun TV setempat menyiarkan laporan tentang perayaan Tet ini. Stan
dan aktivitasnya juga terekam, dari rak majalah sampai kaset video Guru,
yang kemudian disiarkan untuk dilihat oleh seluruh masyarakat di daerah
itu.
Laporan dari California, Amerika Serikat
Kasih Guru Berlimpah dalam Festival Tahun Baru Imlek Emas
Oleh Lynn Huynh dan Golden Flower, San Jose
[San Jose] San Jose, California merupakan tempat
tinggal terbesar kedua bagi komunitas perantau Aulac di dunia. Setiap
tahun mereka mengadakan Festival Tahun Baru Imlek yang meriah. Banyak
penduduk setempat yang bukan orang Aulac juga berpartisipasi di acara
ini.
Seperti tahun lalu, akhir pekan 24-25 Januari 2004, inisiat San Jose
menempati salah satu stan di festival itu, yang berlokasi di Santa Clara
Fairgrounds (Gelanggang Pekan Raya Santa Clara), untuk menjangkau
masyarakat setempat dan berbagi ajaran Guru dengan para pencari
Kebenaran.
Di dalam ruangan pameran, stan Asosiasi Internasional Maha Guru Ching
Hai didekorasi dengan sangat indah dengan berbagai Lampu Panjang Umur
kreasi Guru, yang mengundang banyak perhatian dan banyak pertanyaan dari
peserta festival. Yang menarik, hanya stan ini yang dihias dengan bunga
ceri, yang berasal dari halaman rumah seorang rekan inisiat. Saat itu
belum musimnya bunga ini untuk mekar, tetapi di rumah seorang rekan
inisiat, bunga istimewa ini telah bermekaran banyak sekali! Bunga yang
sangat indah ini membawa kebahagiaan bagi pengunjung Festival, dan
banyak pengunjung yang datang ke stan Asosiasi untuk berfoto dan merekam
dengan video kaset. Seorang tamu berulang kali memuji, “Sangat indah!"
Selama festival, DVD ceramah Guru terus-menerus diputar di layar TV
yang lebar, dan banyak tamu yang berhenti untuk mendengarkan ceramah
Guru. Terutama tamu-tamu Aulac yang terpesona dengan teks yang besar dan
jelas dalam bahasa asli mereka. Seorang pria paruh baya berdiri di
depan stan untuk melihat ceramah Guru selama berjam-jam, dan pada saat
jam makan siang, rekan-rekan inisiat mengundangnya untuk makan bersama.
Setelah itu, dia bertanya apakah bisa ikut bersama-sama mereka bilamana
suatu hari nanti mereka menemui Guru. Karena merasakan ketulusannya,
mereka menyarankan dia untuk belajar Metode Kemudahan dan dia segera
setuju. Seorang lelaki yang lain, menunjuk pada poster Guru dan
menjelaskan kepada teman-temannya, “Ini adalah Maha Guru Ching Hai.
Apapun yang Ia miliki, Ia bagikan untuk orang banyak."
Banyak pengunjung yang tertarik dengan buku masakan Supreme Kitchen (Dapur Surgawi) dan
koleksi puisi Guru. Mereka berkata bahwa mereka pernah mendengar Guru
membaca puisi di radio dan di situs web
(www.CauthongVoiThoungDe.com) dan sangat kagum dengan suara Guru.
Para tamu juga memuji, “Cara Guru membacakan puisi, sangat hebat!“
Selain itu, para tamu juga berterima kasih atas resep-resep vegetarian,
buku contoh dan majalah yang dibagikan. Seorang wanita mendatangi stan
dan bertanya, “Bila Anda pulang, tolong sampaikan terima kasih kepada
Guru karena sudah memberikan majalah News (Berita) ini kepada saya."
Berkat Kasih Guru, sebuah progam radio berbahasa Aulac dapat disiarkan
di radio KSJX 1500 AM San Jose setiap Sabtu dan situs web di atas telah
aktif selama beberapa tahun, membuat banyak penduduk Aulac memahami
pesan ilahi tentang Kedamaian dan Cinta yang tertinggi. Saat mengunjungi
stan Asosiasi, banyak pendengar radio dan situs web mengutarakan rasa
hormat dan kagum mereka kepada Guru, menyatakan bahwa ajaran Guru
sangat masuk akal dan meskipun mereka belum menjadi murid-murid, mereka
berusaha untuk menjadi vegetarian dan hidup dengan terhormat.
Seorang pengunjung mengatakan bahwa penyebaran pesan Guru lewat radio
dan situs web telah mengubah wajah komunitas Aulac di San Jose: “Ajaran
Guru mengingatkan agar orang kembali ke jalan hidup yang bermoral dan
sesuai dengan tingkat kesadaran manusia. Bukan hanya dari segi agama,
tetapi secara umum komunitas Aulac di sini telah maju ke jalan spiritual
- mereka menjadi vegetarian dan lebih banyak mendatangi kuil dan
gereja. Kejahatan, kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika banyak
menurun dibanding tahun sebelumnya. Gerombolan penjahat Aulac di San
Jose hampir tidak ada.” Ternyata dia adalah seorang penegak hukum
profesional. Rekan-rekan inisiat tersentuh dengan pernyataannya dan
diam-diam berterimah kasih kepada Guru atas manfaat yang tidak terlihat
yang telah Guru limpahkan kepada makhluk hidup. Sungguh menakjubkan
kekuatan berkah dari seorang Guru yang hidup ketika suaraNya menggema
di udara!
Ketika Festival Tahun Baru ini berakhir, rekan-rekan inisiat
meninggalkan Santa Clara Fairgrounds dengan kebahagiaan memenuhi hati
mereka karena cinta dan berkah Guru sangat nyata selama dua hari yang
istimewa ini, menandai mulainya Tahun Baru sejati dalam Jaman Emas di
Bumi.
Laporan dari Florida, Amerika Serikat
Berkah Guru Mengangkat Pameran Tahun Baru Imlek
oleh Vicki White, Orlando
[Orlando] Pada hari Sabtu, 17 Januari 2004, rekan-rekan
insiat dari center Florida mengikuti Pekan Raya Tahun Baru Imlek yang
diadakan setiap tahun di Florida State Fairgrounds (Gelanggang Pekan
Raya Florida). Acara dimulai pagi hari dengan acara pembukaan dan tarian
naga, serta berbagai pertunjukan lagu rakyat, tarian dan musik Aulac
dipertunjukkan sepanjang hari di panggung utama.
Berkat pengaturan Guru yang sempuna, kami mendapatkan stan di gedung
utama dekat dengan area hiburan, lokasi yang sangat baik, di jalan yang
sangat mudah dicapai dari berbagai area. Oleh karena itu, sepanjang hari
banyak tamu yang datang untuk melihat video ceramah Guru atau bertanya
tentang ajaran Guru. Wajah banyak pencari Kebenaran sangat antusias
saat mengambil sendiri buku contoh, brosur dan majalah News.
Banyak pengunjung yang merasakan hubungan yang erat dengan Guru, dan
sangat bahagia dan bersyukur atas kesempatan untuk dapat berhubungan
atau terhubung kembali dengan Guru. Beberapa tamu juga tertarik dengan
karya seni Guru, bertanya tentang puisi, lukisan dan buku masak Supreme Kitchen. Seorang pengunjung
berkomentar, “Murid–murid Maha Guru Ching Hai berbeda dengan orang
lain. Mereka mempunyai cahaya terang di sekeliling mereka!"
Beberapa rekan inisiat diwawancarai oleh reporter Aulac setempat dari
TV Kabel channel 98 (disiarkan di Orlando, Tampa dan Miami), yang sangat
tertarik untuk mengetahui tentang Guru dan ajaranNya, dan sangat
terkesan atas penghargaan yang diterima Guru dari gubernur Hawaii dan
lima negara bagian Midwestern di Amerika Serikat, yang menganugerahkan
Hari Maha Guru Ching Hai pada tahun 1994. Reporter itu berkata, ”Saya
akan berbicara kepada atasan saya tentang kemungkinan menyiarkan lebih
banyak progam tentang Guru dan diet vegetarian."
Rekan-rekan inisiat Florida takjub atas pengaturan Guru akan setiap
detil sehingga mereka dapat ikut serta dalam Pekan Raya Tahun Baru
Imlek ini dan semuanya berjalan amat mulus. Mereka juga bersyukur
karena Guru mengijinkan mereka untuk berbagi Kabar Gembira dari Guru di
acara yang istimewa ini, perayaan Tahun Baru para suci dan Jaman Baru
Emas.
Agenda Kegiatan
Untuk mengimbangi cepatnya peningkatan rohani dari planet kita
yang sedang berlangsung saat ini, center setempat dari Asosiasi
Internasional Maha Guru Ching Hai mengadakan banyak dan banyak lagi
seminar video dan kegiatan berbagi-Kebenaran di seluruh dunia.
Anda dapat bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini beserta
teman dan sanak keluarga Anda. Untuk jadwal yang terbaru dari kegiatan
kami dalam berbagi-Kebenaran ini, silahkan mengunjungi situs berikut ini:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/latest_news/events-datebook.htm
(bahasa Inggris)
http://www.godsdirectcontact.org.tw/ch/latest_news/events-datebook.htm
(bahasa Cina)
Laporan Khusus Hari
Natal Keluarga Quan Yin
Keterangan gambar:
Kartu Selamat Tahun Baru untuk Guru dari Inisiat Aulac.
Terima Kasih Guru, atas hadiah berupa pencerahan – sebuah
kartu ucapan dari inisiat di Penang, Malaysia
Foto: Thai.jpg
Setelah menerima berita gembira dari Guru tentang tibanya
Jaman Baru Emas, inisiat setempat berkumpul bersama untuk merayakan hal
tersebut di Center Bangkok pada malam hari tanggal 15 Januari 2004.
Perayaan tersebut menampilkan berbagai acara spektakular, dan juga
diadakan acara tukar kado. Setelah acara selesai, para inisiat memotong
kue surgawi dengan kehangatan dalam hati mereka dan wajah mereka
diliputi oleh senyum kebahagiaan yang menawan. Terima kasih Guru, atas
pengorbananMu dan kemurahan hatiMu bagi semua makhluk. Kami dapat
merasakan peningkatan spiritual yang telah terjadi pada dunia ini dan
kami menjadi makin memiliki rasa percaya diri dalam berlatih. Kami
mencintaiMu dan siap untuk pulang ke Rumah.
Seoul
Foto: Korea-1.jpg
Inisiat Seoul menyambut Tahun Baru dengan mendekorasi dinding
center mereka dengan balon berwarna-warni dan menghias panggung center
dengan bunga yang sangat indah dan dihiasi dengan kupu-kupu hasil
kerajinan tangan, yang beterbangan di atas bunga tersebut.
Kemudian para inisiat memakai busana mereka yang terindah, yang
dikenakan untuk perayaan khusus, menciptakan suasana yang hangat dan
gembira.
Foto: Korea-2.jpg
Youngdong
Siswa penetap Center-Youngdong dan para inisiat berkumpul
untuk merayakan Tahun Baru dimana mereka duduk mengelilingi perapian,
minum teh dan berbagi cerita dan kemudian makan sajian makanan yang
khusus. Setelah makan malam, para saudara dan saudari inisiat
bergembira, menyanyi dan menari sampai larut malam sebelum mengakhiri
perayaan tersebut.
Busan
Dengan cara yang unik dalam merayakan Tahun Baru, Center Busan
memasukkan acara pemberian hadiah penghargaan dalam perayaan tersebut,
memberikan penghargaan bagi para inisiat yang paling sering mengikuti
meditasi kelompok, yang telah diinisiasi paling lama, dan yang paling
tulus dalam memberikan pelayanan kepada yang lain. Para penerima
penghargaan hadiah tersebut mengungkapkan rasa terima kasih mereka pada
Guru atas hadiah berharga yang mereka terima dan berjanji untuk
bermeditasi lebih rajin dan melayani lebih banyak orang pada
tahun-tahun mendatang.
Foto: Korea-3.jpg
Daegu, Daejeon dan Gwangju
Pada tanggal 15 Januari 2004, rekan-rekan sepelatihan dari
Daegu, Daejeon dan Gwangju merayakan datangnya Tahun Baru 2004 yang
penuh arti. Selama perayaan tersebut, semuanya bergirang hati akan
peningkatan spiritual dunia ini dan mengungkapkan rasa terima kasih yang
mendalam atas Kasih dan Berkah dari Guru.
5 Foto: Formosa-1,-2,-3,-4,-5.jpg
Inisiat dari center-center di seluruh Formosa berpartisipasi
dalam perayaan Tahun Baru melalui konferensi Internet jarak-jauh.
Dengan semangat yang tinggi dan penuh kegembiraan, saudara dan saudari
sepelatihan menyanyikan lagu rohani dengan kompak. Pertunjukan mereka
yang inovatif dan sangat meriah, memberikan kesan bahwa “orang-orang
yang satu dalam hati adalah juga satu dalam tubuh”. Mereka mendoakan
agar semua dapat menikmati peningkatan rohani setiap hari dan taman
surga hasil latihan rohani tersebut dapat terus hadir di sini dan
dimana-mana, dan semua makhluk yang berdiam di bawah surga dapat berdiam
dalam alam yang bahagia dan damai abadi.
Foto: Hik-1.JPG
Terima kasih Guru, atas berkahMu untuk kami, berita yang
menakjubkan akan peningkatan spiritual dunia ini. Inisiat Hongkong
sangat gembira dan takjub akan berita tersebut, membuat mereka lupa
semua kekuatiran dan kesulitan mereka dan berpartisipasi dengan penuh
kegembiraan merayakan datangnya Jaman Emas.
2 Foto: Ca-1,-2.jpg
Rekan inisiat dari Center Montreal berkumpul untuk bersyukur
pada Tuhan dan merayakan terwujudnya Jaman Emas, menikmati hidangan yang
lezat dan pertunjukan yang menarik dari saudari inisiat yang bertindak
sebagai pembawa cerita. Saat menggembirakan tersebut diakhiri dengan
pengambilan foto dari Center Montreal. Melalui foto itu, mereka
mengirimkan kasih dan rasa terima kasih mereka yang mendalam pada Guru
yang paling luar biasa di alam semesta ini.
Foto: Pa-1.jpg
Pennsylvania
Siswa di Pennysylvia mengatasi cuaca dingin yang tidak
menyenangkan serta jalan-jalan bersalju yang licin untuk berkumpul di
center lokal dan merayakan dimulainya Jaman Emas. Para inisiat menyanyi
dan menari dengan penuh kegembiraan, mengungkapkan kebahagiaan batin
mereka dan perasaan terima kasih atas berkah yang telah mereka
terima. Kata-kata tidaklah dapat mengungkapkan penghargaan yang
mendalam kepada Guru tercinta, yang telah memberikan kepada dunia,
hadiah yang paling menakjubkan dan tak ternilai. Mereka dengan sepenuh
hati berdoa untuk kesehatan, keindahan, umur panjang dan kebahagiaan
Guru sehingga dapat terus mengagungkan dunia dan menuntun mereka pulang
ke Rumah.
Ohio
Menurut cerita rakyat Asia, pada setiap akhir tahun baru
imlek, Dewa Dapur, yang ditugaskan untuk menjaga setiap rumah tangga,
pulang kembali ke Surga untuk melaporkan kepada Kaisar Giok mengenai
baik dan buruknya kelakuan anggota keluarga tersebut selama
setahun. Meskipun berasal dari Asia, Dewa Dapur mempunyai
kesamaan dengan kebudayaan Barat. Sebagai contoh, Hestia, seorang Dewi
yang termasyhur dari Yunani kuno, dan Vesta, rekannya dari Romawi,
mereka dikaitkan dengan kehangatan dan kenyamanan dari hati yang
terbuka.
Laporan Dewa Dapur kepada Kaisar Giok
oleh saudari inisiat Voung Vu dan Lynn Mcgee, Ohio, Amerika
Serikat (asal dalam bahasa Aulac dan Inggris)
Kaisar Giok terkasih,
Mewakili Center
Ohio,
Saya melaporkan kepadamu,
Dimana semua laporan ini adalah benar adanya!
Sepanjang tahun yang
lalu,
Saya dapat mengungkapkannya tanpa rasa takut,
Dalam latihan rohani, mereka semua telah melakukan yang terbaik —
Tidak terlalu banyak menonton film atau bercakap-cakap hingga larut
malam!
Mereka juga duduk dengan diam dalam waktu yang lama,
Berdoa dengan penuh semangat kepada kekuatan Guru
Bersama-sama dengan para siswa dari berbagai negara,
Semuanya sangat rajin dalam meditasi harian.
Mereka berusaha untuk menjadi sabar dan melatih pikiran mereka,
Pepatah mengatakan, “Jangan kuatir jika kebijaksanaan tidak mudah
ditemukan!
Jangan mengharapkan pengalaman dan Cahaya batin;
Cukup miliki keyakinan, bahkan jika selalu malam adanya!”
Setelah melalui banyak sesi yang panjang, mereka “tersadar” dalam
ruangan,
Berpikir pastilah ada sesuatu yang dapat mereka ingat.
Tetapi tidak dapat mengingat sesuatupun
Kecuali, kadang-kadang, suara dengkur yang samar-samar!
Waktu berlalu dengan sangat cepat, seperti sayap-sayap burung;
Rasanya baru bulan Maret tahun lalu setiap orang mendengar bahwa
Guru terkasih kami telah dengan begitu murah hati menganugerahkan
Berkah yang begitu mulia —
bahkan pada mereka yang pada tingkat sangat rendah,
Mengangkat mereka ke tingkat yang tinggi di atas,
Melangkah naik menuju kesucian melalui KasihNya yang tanpa batas.
Sejak dari awal sampai sekarang
Mereka dapat merasakan perbedaan,
Jiwa mereka terangkat —
Sungguh hadiah yang tak terduga!
Guru terkasih kami juga memberikan pada mereka kunci ini:
Berlatih dengan kerendahan hati yang makin bertambah;
Hanya dengan demikian barulah kalian akan benar-benar bebas!
Jadi mereka berusaha dengan keras,
Untuk mencapai tingkatan Bodhisattva agar tingkat mereka tidak jatuh.
Kaisar Giok terkasih,
Mewakili Center,
Saya tidak berbohong saat mengatakan semua itu bukanlah atas usaha
mereka,
Melainkan berkat kekuatan Agung Guru
Yang menghasilkan bunga-bunga Bodhisattva,
Mekar dimana-mana
Dibawah perawatanNya yang tak terbatas
Membuat mereka sungguh beruntung
Menjadi begitu bebas.
Jadi, terima kasih yang tak terhingga atas berkah dan doa-doaNya
Sekarang banyak jiwa telah lebih sadar secara spiritual,
Dan kami juga telah mendengar bahwa waktunya telah dekat
Keberhasilan dari misiNya menjadi amat jelas
Dimana begitu banyak makhluk memahami Kebenaran dari “Orang Bijaksana”,
Guru melangkah bersama kami menuju Jaman Emas.
Sekarang Ia telah menabur benih-benih spiritual
Kami mengetahui bahwa sekarang semua jalan menuju pada kedamaian.
Ketika negara-negara tidak lagi berperang
Dan tidak ada lagi kebencian
Kasih pada akhirnya memperoleh kesempatan untuk menduduki singgasana
Dan Bumi dapat dipulihkan kembali.
Dengan begitu banyak jiwa yang akhirnya menjadi bebas
Ini seharusnya menjadi saat terbesar sepanjang sejarah!
Dan sekarang laporan saya sebagai Dewa Dapur telah selesai;
Yang dapat saya katakan adalah bahwa saya memperoleh begitu banyak
kegembiraan!
Sampai jumpa tahun depan
Ketika waktunya semakin mendekat.
Selamat tinggal dan Selamat Tahun Baru Sejati!
Dalam acara hiburan dan pagelaran yang inovatif, rekan-rekan inisat
memerankan Dewa Dapur Asia dan Dewa Dapur Barat yang melapor kepada
kaisar Giok.
Center-Center Midwestern
Pada akhir pekan tanggal 17-18 Januari 2004, para inisiat dari
negara bagian Midwestern seperti Illinois, Indiana, Kentucky, Missouri
dan Ohio berkumpul di center Indiana di Indianapolis untuk merayakan
Tahun Baru Sejati serta menyambut Jaman Emas yang baru dengan mengadakan
retret dan acara hiburan. Selain itu, setiap inisiat dan tamu
non-inisiat menerima amplop berwarna emas yang berisi pesan dengan
huruf merah: “Selamat datang Jaman Baru Emas. Kami Telah Sampai,
Terima Kasih Guru, 15 Januari 2004”. Di dalam amplop
tersebut terdapat foto kecil dari Guru terkasih kita. Seluruh acara
hiburan menunjukkan usaha dan ketulusan yang dalam sehingga banyak
inisiat yang menangis terharu. Sungguh menyentuh, melihat para inisiat
Midwestern yang berkumpul bersama secara wajar, membuat setiap orang
merasakan bahwa kita semua sungguh-sungguh adalah satu. Terima kasih
kepadaMu, Guru yang terkasih, dari kami semua.
New York
2 foto: Ny-1,-2.jpg
Pada perayaan meriah setelah dilakukannya meditasi kelompok di
Center New York tanggal 18 Januari, para inisiat dan keluarga mereka
serta sahabat-sahabat mereka dengan gembira berkumpul pada ruangan yang
telah didekorasi dengan lampion dan pita berwarna-warni. Suasana
menyenangkan menyebar sementara anak-anak bermain dengan gembira dan
para inisiat mengungkapkan perhargaan mereka kepada Guru lewat
penampilan acara yang memikat, yang mengisi Center dengan suasana
gembira dan harmonis.
Sacramento
Tanggal 25 Januari 2004, tema perayaan Tahun Baru dari center
Sacramento untuk menyambut Jaman Emas adalah “Ibu dan Kebahagiaan
Abadi”. Sejumlah rekan inisiat menyanyikan lagu yang gembira,
sementara yang lainnya ikut menyanyi bersama. Mereka mengucapkan terima
kasih kepada Ibu dari Kasih sayang, Ibu dari Keagungan, yang
telah menganugerahkan sumber keabadian kepada semua makhluk!
Foto: Cr-1.JPG
Para inisiat Kostarika merayakan Tahun Baru sejati dan memulai
Jaman Emas bagi seluruh umat manusia dengan retret dua hari dan pesta
yang besar. Para saudara dan saudari sepelatihan mengungkapkan
kegembiraan dan kegirangan batin mereka selama perayaan, dan merasakan
berkah Guru yang tak terbatas lewat berbagai kegiatan. Para saudara dan
saudari sepelatihan dari Kostarika berharap agar dapat mengungkapkan
perhargaan mereka yang tulus kepada Guru atas kasihNya yang universal,
dan berharap dapat meningkatkan dan membagikan perasaan kasih dan
kebijaksanaan mereka dengan seluruh penghuni dunia.
1 foto: Peru-1.JPG
Rekan sepelatihan Center Lima merayakan Jaman Baru Emas di
restoran milik seorang inisiat. Kebahagiaan mereka sangat besar selama
perayaan itu dimana mereka secara spontan membentuk lingkaran dan menari
mengikuti lagu tradisional Peru. Para saudara dan saudari tersebut
merasa beruntung bahwa mereka hidup sejaman dengan Guru sejati yang
hidup sepanjang Jaman Baru Emas. Mereka mengalami saat paling bahagia
sepanjang hidup mereka, dan Tuhan memberkahi anak-anak Quan Yin -Nya
serta keluarga dan teman-teman mereka dengan mengirimkan Makhluk Supra
yang paling agung dan terbaik ke Bumi ini - Guru Ching Hai kita
yang terkasih.
Refleksi dalam Berlatih Rohani
Resolusi Tahun Baru yang Mulia
oleh saudara inisiat Martin White, Michigan, AS (asal dalam
bahasa Inggris)
Negara bagian Michigan, di bagian tengah-utara dari Amerika
Serikat, mengalami suhu yang luar biasa dingin selama musim dingin yang
mempengaruhi baik binatang maupun manusia. Maka, mengikuti contoh dari
sesama pekerja vegetarian yang sensitif terhadap kebutuhan musim dingin
dari sesama kita, baru-baru ini saya mulai menabur sejumlah biji-bijian
di pekarangan muka apartemen saya untuk memberi makan kepada
hewan-hewan liar setempat. Dalam waktu singkat, bermacam-macam teman
baru mulai berkumpul di sana termasuk bebek, tupai, burung pipit,
burung Kardinal Merah dan sepasang burung Jay Biru (Blue Jays).
Apartemen saya dipergunakan sebagai Center Michigan dan setelah
meditasi kelompok, saya membuka kerai jendela sehingga para inisiat
dapat mengamati cara makan yang antik dari hewan-hewan tersebut dan
kehadiran mereka memperkuat suasana rohani di tempat itu selama dan
setelah meditasi. Kejadian ini mungkin disebabkan oleh kemurnian Ilahi
dari sesama makhluk ini atau karena belas kasih yang kami rasakan dalam
menyediakan kebutuhan makan yang amat mereka butuhkan atau mungkin
kombinasi dari keduanya. Dalam hal apapun, kesan dalam memberi makan
kepada hewan berhubungan dengan alkitab dan mengingatkan saya akan
kasih dan perhatian khusus yang diperlihatkan Guru terhadap hewan
peliharaanNya selama retret yang saya hadiri di Florida. Ini juga
mengingatkan pada Santo Fransiskus dari Asisi, orang suci Katolik Roma,
pelindung hewan dan hubungan khususnya dengan ciptaan Tuhan ini. Karena
itu, baru-baru ini saya terinspirasi untuk mencari di internet,
informasi tentang Santo Fransiskus dan menemukan cerita menyentuh
berikut ini (http://www.americancatholic.org/).
Pada suatu hari yang menyenangkan, saat Santo Fransiskus dan
teman-temannya sedang bepergian melewati Lembah Spoleto di Italia,
orang suci itu tiba-tiba melihat segerombolan besar burung merpati,
gagak dan burung-burung lainnya. Melihat hal itu, Fransiskus
meninggalkan teman-temannya di jalan dan berlari ke arah
makhluk-makhluk tersebut yang dengan sabar menunggunya. Dia menyambut
mereka dengan caranya seperti biasa, berharap mereka terbang ke angkasa
seperti yang dikatakannya, tetapi mereka tetap tinggal di tempat.
Dipenuhi rasa kagum, dia bertanya, apakah burung-burung itu mau tinggal
sejenak dan mendengarkan Firman Tuhan. Dia berkata, “Saudara dan
saudariku, para burung, kalian harus bersyukur kepada pencipta kalian
dan selalu mencintaiNya atas karunia bulu-bulu sebagai pakaian kalian,
sayap untuk terbang dan segala sesuatu yang kalian butuhkan.
Tuhanlah yang menjadikan kalian paling mulia diantara semua ciptaan,
memberikan kalian sebuah rumah di udara yang tipis dan murni. Tanpa
menabur atau menuai, kalian mendapatkan bimbingan dan perlindungan
Tuhan."
Seketika burung-burung itu mulai mengepakkan sayap-sayapnya dan
mengulurkan leher mereka memandangi Santo Fransiskus, bergembira dan
bersyukur kepada Tuhan dengan cara yang menakjubkan sesuai dengan sifat
alami mereka. Dia kemudian berjalan diantara kumpulan hewan tersebut,
menyentuh kepala dan badan mereka dengan jubahnya.
Orang suci ini kemudian memberkati mereka dengan membuat tanda salib
untuk hewan-hewan tersebut dan mereka terbang meninggalkannya.
Fransiskus, bersuka cita dan berterima kasih pada Tuhan, melanjutkan
perjalanannya dan mengungkapkan keheranannya pada teman-temannya
tentang mengapa sebelumnya tidak terpikir olehnya untuk berbicara
dengan burung-burung. Sejak hari itu, Fransiskus menjadikannya sebagai
suatu kebiasaan untuk menasihati dengan ramah semua burung, reptil dan
hewan lain untuk bersyukur dan mencintai penciptaNya. Sering kali
sepanjang hidupnya, terjadi hal-hal yang luar biasa dimana Fransiskus
berbicara dengan hewan-hewan. Bahkan suatu ketika, Santo Fransiskus
menenangkan sekawanan burung yang berisik dan mengganggu sebuah
perayaan keagamaan! Yang mengherankan seluruh hadirin adalah
burung-burung itu tetap diam hingga perayaan selesai.
Meskipun saya belum lama tinggal di Michigan, satu hal yang
pertama-tama saya perhatikan setelah pindah ke negara bagian ini adalah
bahwa memancing dan berburu adalah kegiatan yang sangat disukai
diantara para penduduk. Agar kedengaran baik, secara halus orang
menyebutnya sebagai “olahraga” daripada berburu rusa dalam cara yang
sama sekali melupakan penderitaan dari semua hewan. Untuk sesaat saya
tidak bisa mengerti bagaimana tiap orang bisa sedemikian tidak
berperasaan untuk melakukan hal yang kejam terhadap ciptaan Tuhan.
Tetapi saya segera menyadari bahwa orang-orang ini bukanlah “jahat”
tetapi hanya dungu batin – tidak tercerahkan terhadap prinsip hidup
dari sila pertama kita, “Jangan membunuh ataupun menyakiti mahluk
hidup,” dan melupakan pemahaman yang berhubungan dengan hewan-hewan
sebagai saudara kita di bawah kuasa Tuhan.
Kemudian saya mengerti bahwa adalah penting untuk mempengaruhi
masyarakat umum melalui seminar video dan acara lain yang meningkatkan
kesadaran untuk menyampaikan ajaran-ajaran penuh kasih dari Guru dan
dengan demikian mengembangkan pencerahan dan sifat tanpa-kekerasan. Ini
akan menjadi Resolusi Tahun Baru saya!
Selingan Rohani
Cahaya Keemasan dari Sebuah Zaman Baru
oleh saudara inisiat Matthew Sirpis, Sydney, Australia (asal
dalam bahasa Inggris)
Dengan Tuhan sebagai saksi kita dan Maha Guru Ching Hai
sebagai juru selamat kita, kita sekarang memasuki Zaman Emas rohani,
saat semua kedunguan batin berlalu, dan tersisa cahaya gemilang
Kebenaran.
Zaman ini sudah diramalkan dalam kitab suci sejak masa lampau, namun
saat ini ada di hadapan kita, kita terbenam di dalamnya! Perubahan ini
tampaknya tidak masuk akal bagi para intelektual, tapi secara perlahan
ketakutan umat manusia akan lenyap karena dunia menjadi semakin dipenuhi
dengan Cahaya Ilahi. Keberadaan kita di Zaman Emas ini bukan lagi
merupakan masalah perhitungan mental, tapi sebuah perjalanan pulang
yang indah ke Rumah kita dengan dituntun oleh jati diri kita sendiri.
Keyakinan merupakan yang terpenting dalam perjalanan baru yang
menyenangkan ini karena pikiran kita tidak lagi dapat memahami apa
yang akan terjadi, bagaimana itu akan terjadi dan mengapa. Pada
dasarnya, pikiran manusia membingungkan, dan saat yang baik berubah
menjadi buruk dan yang buruk berubah menjadi baik, maka proses
penghakiman terhadap manusia dan situasi menjadi suatu hal yang bodoh.
Sebagai contoh, suatu hari seorang laki-laki bergegas pergi ke
kantornya, lupa membawa dokumen penting yang telah dia siapkan untuk
pertemuan pagi itu, sehingga dia harus kembali ke rumah untuk mengambil
dokumen tersebut. Pada saat perjalanan pulang ke rumah, dia menjadi
marah pada dirinya dan menyalahkan Tuhan yang tidak mengingatkannya
untuk membawa dokumen tersebut. Namun pada saat dia tiba di rumah, dia
memergoki seorang pencuri yang sedang menggeledah rumahnya dan dia
mengusirnya. Pada saat itu dia berterima kasih kepada Tuhan yang
membuatnya kembali ke rumah. Demikianlah, karena kita tidak selalu sadar
akan apa yang telah Tuhan atur bagi kita dengan langkah selanjutnya
dari perjalanan hidup kita, pikiran kita menilai dari situasi saat ini
dan hal ini sering tidak bijaksana.
Semoga Tuhan menganugerahi manusia dengan keterbukaan untuk menerima
jalan yang dibentangkanNya bagi kita dalam Zaman Emas ini dan keyakinan
bahwa semua akan berjalan baik, dalam pengharapan akan terciptanya
kedamaian di Bumi sesuai jalan baru yang telah kita pilih.
Perjalanan Rohani
Sebuah Pohon Layu Bertunas Daun Baru
Selama 6 bulan pertama, sangat sukar berlatih metode Quan Yin, tapi
saya tetap melakukannya. Tidak peduli apapun yang terjadi, saya merasa
bahwa saya harus meditasi dan tidak boleh kembali ke kehidupan lama saya.
oleh saudara inisiat Flamenco, Spanyol (asal dalam bahasa
Spanyol)
Sebelum saya diinisiasi pada September 2002, pada usia 25
tahun, kehidupan saya terasa tidak berarti, saya amat sombong, pemarah,
iri hati dan egois dalam berteman. Selama hampir 13 tahun, salah satu
dari masalah terbesar saya adalah kehidupan romantis yang kacau dan
hancur, yang sepertinya tidak mungkin diatasi. Saya berusaha secara
terus-menerus tanpa berhasil mengatasinya, penderitaan akibat perlakuan
kejam, pergaulan yang membahayakan, perasaan tertekan, kebencian,
kecemasan dan depresi. Selain itu, masalah fisik saya terus berlanjut,
yang tidak dapat dijelaskan secara medis, membuat saya ingin bunuh
diri. Perasaan berdosa, kesepian dan kekerasan fisik dan rohani
menguasai hidup saya.
Tapi sejak saya diinisiasi, semuanya berubah. Luar biasa. Kehidupan
seksual yang kacau, yang hampir menghancurkan saya, tidak lagi menjadi
masalah. Penyakit-penyakit pada tubuh saya juga lenyap. Dan walaupun
sekarang saya masih memiliki sifat marah dan cemas, perasaan-perasaan
ini tidak lagi mendominasi kehidupan saya.
Sebelum diinisiasi, saya tidak dapat melakukan Meditasi Kemudahan
sekalipun hanya 5 menit. Tapi sekarang, saya dapat meditasi 2,5 jam
sehari. Selama 6 bulan pertama, sangat sukar berlatih metode Quan Yin,
tapi saya tetap melakukannya. Tidak peduli apapun yang terjadi, saya
merasa bahwa saya harus meditasi dan tidak boleh kembali ke kehidupan
lama saya. Agar dapat memperoleh kemajuan lebih lanjut, saya secara
teratur menonton video Guru, dan membaca buku dan majalah Guru.
Kemudian, sedikit demi sedikit, kehidupan saya mulai berubah.
Walaupun saya merasa latihan meditasi saya masih perlu diperbaiki, saya
tahu bahwa saya di depan pintu memasuki samadhi. Kesusahan pada
tahun pertama telah berlalu, perubahan pada kehidupan saya sungguh luar
biasa. Keluarga dan teman-teman saya semuanya kaget melihat
perubahan pada diri saya dan kadang-kadang saya pun tidak dapat
mempercayainya! Sekarang saya mempunyai keinginan untuk hidup, menjadi
penuh cinta dan belas kasih, rendah hati, bijaksana dan menjadi manusia
suci sehingga saya dapat menyerahkan diri kepada Tuhan dan melayani umat
manusia.
Dengan berlalunya waktu, saya menyadari bahwa bukan oleh inisiasi saya,
tetapi kebangkitan Jati-Diri saya yang telah mengubah saya! Setelah
inisiasi, Jati-Diri ini, yang melampaui baik dan jahat, ada selamanya
dan selalu suci, dengan perlahan-lahan muncul kembali.
Kedunguan batin saya juga berkurang, tapi masih tetap ada. Saya masih
perlu menyucikan diri tiap hari dalam berpikir, berkata dan berbuat dan
lebih banyak meditasi. Dengan demikian, saya dapat memusatkan sepenuhnya
diri saya pada Tuhan dan kehendakNya, semakin menyempurnakan
sifat cinta kasih saya dan terus berlatih agar semakin tercerahkan.
Terima kasih, Guru!
Guru Bercerita
Gunakan Kebijakasaan Anda untuk Mengetahui Saatnya untuk
Melepaskan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, Amerika
Serikat, 4-5 Oktober 1998 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 638
Suatu kali ada seorang guru pergi ke India. Pada saat itu,
kita belum memiliki alat komunikasi atau pesawat udara atau berbagai
jenis alat transportasi seperti saat ini. Maka guru itu pergi ke India
dengan berjalan kaki. Dia belum pernah pergi ke India sebelumnya;
mungkin dia berasal dari Persia. Dan saat sampai di sana, dia melihat
banyak buah. Di India dijual berbagai buah, tetapi kebanyakan mahal
harganya karena tidak dapat tumbuh banyak karena keadaan airnya. Dia
melihat satu keranjang, sekeranjang besar buah yang sangat panjang dan
merah. Dan itu adalah buah yang paling murah di toko itu, tidak mahal
sama sekali.
Maka dia naik dan bertanya, “Berapa harganya sekilo?” Dan pemilik toko
berkata,”Dua rupee.” Dua rupee di India tidak ada artinya. Maka dia
membeli sekilo buah itu dan mulai menikmatinya. Tetapi setelah dia
menikmati beberapa: Oh, astaga! Matanya berair, mulutnya berair dan
terasa panas, matanya panas, kepalanya panas dan wajahnya menjadi merah.
Dia batuk-batuk, merasa sesak dan megap-megap, sambil melompat-lompat,
mengucapkan, “Ah! Ah! Ah!"
Tetapi dia terus saja memakan buah itu! Orang-orang yang melihatnya
menggelengkan kepala dan berkata, “Anda sinting! Itu cabai! Anda tidak
dapat makan demikian banyak; tidak baik bagi Anda! Orang-orang
menggunakannya sebagai bumbu, tetapi hanya sedikit dimasukkan dalam
masakan agar nikmat. Anda tidak dapat memakannya sebanyak itu; itu
bukan buah!” Maka guru yang bodoh itu berkata, “Tidak, saya tidak dapat
berhenti! Saya telah membelinya, dan sekarang saya akan memakannya.
Saya beli dengan uang saya!"
Dan Anda mengira guru itu bodoh, bukan? Demikian pula, kita
kadang-kadang melakukan banyak hal seperti itu. Kita menanamkan uang,
waktu atau usaha dalam persahabatan, usaha atau pekerjaan. Dan meskipun
pengalaman pahit telah menunjukkan kepada kita bahwa itu tidak akan
berhasil, dan kita mengetahui bahwa tiada lagi harapan di masa mendatang
– ini kita ketahui pasti dengan intuisi – kita masih saja melanjutkan
karena kita telah menanamkan uang, waktu, usaha dan kasih kedalamnya.
Bila demikian, otak kita tiada berguna. Seperti halnya orang yang makan
cabai itu dan sangat menderita tetapi tidak dapat berhenti karena dia
tidak ingin membuang uang yang telah dia keluarkan.
Bahkan, bila Anda telah kehilangan sesuatu, lupakan dan terus maju. Itu
lebih baik daripada terus merasa kehilangan; Anda harus pahami hal ini.
Jangan mengatakan, “Guru berkata bahwa kita harus bertenggang-rasa dan
mengasihi tanpa syarat”, dan kemudian membiarkan suami menendangmu
setiap saat dia inginkan atau membiarkan istri terus memperlakukan Anda
dengan kasar. Tidak baik! Saya tidak menganjurkan demikian; saya telah
menyampaikannya berkali-kali.
Dalam kisah lain tentang seekor ular dan seorang biarawan, sang guru
mengajar ular itu agar tidak melakukan kekerasan. Tetapi kemudian, ular
itu membiarkan semua orang menyakitinya; mereka melemparkan batu
padanya, memutarnya dan sebagainya. Maka sang guru berkata kepada ular
itu, “Saya menyuruhmu jangan menggigit, tetapi saya tidak menyuruhmu
untuk tidak mendesis,” artinya dia harus menakut-nakuti orang-orang agar
menjauh; itu yang kita harus lakukan. Kita harus melindungi diri kita
dengan cara apapun yang memungkinkan.
Guru Berkata
Hubungan Suci antara Guru dan Para Murid
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Taipei, Formosa, 8 Juli
1986 (asal dalam bahasa Cina) CD-CE05
Pada saat inisiasi, saya berkata kepada kalian,
“Selamat! Mulai sekarang, kalian betul-betul bebas. Kalian menjadi
seorang yang sudah bebas, orang yang terbebaskan!” Akan tetapi,
barangkali hanya separuh saja dari kalian yang percaya pada saya.
Tetapi tidak apa-apa. Menjadi terbebaskan berarti menjadi terbebaskan,
apakah kalian percaya atau tidak, tidak akan mengubah kenyataan. Akan
tetapi, kalian masih harus berjalan mengikuti saya. Setelah beberapa
lama, kalian akan menyadarinya lebih cepat. Semakin banyak kalian
bermeditasi, semakin cepat pula kalian mengerti.
Pada suatu hari yang belum begitu lama, seorang Guru tercerahkan di
India, ditemani oleh lima muridnya, bepergian untuk suatu keperluan.
Ditengah perjalanan, salah satu muridnya digigit ular yang sangat
berbisa, ular yang paling berbisa dan paling mematikan yang ada di
India. Dalam sekejap, wajah si murid tadi berubah menjadi ungu, kemudian
biru dan disusul oleh warna-warna lainnya. Setiap orang memperkirakan
bahwa kematiannya sudah dekat karena tidak ada satu orang pun yang bisa
bertahan dari gigitan ular semacam itu lebih dari lima atau sepuluh
menit dan lagi pula tidak ada penangkalnya.
“Tolong jangan sampaikan kepada Guru,” si murid yang digigit ular
tersebut memohon kepada teman-temannya. “Pergilah bersama Guru dan
tinggalkan saya di sini. Sebentar lagi saya akan meninggal dan
terbebaskan. Tidak apa-apa.” Kemudian, selagi murid-murid lainnya
memikirkan apa yang harus dikerjakan, Guru mereka menyadari apa yang
terjadi dan berjalan balik untuk melihat muridnya yang tergigit ular,
dan menjadi cemas dengan kondisi muridnya. Tetapi muridnya memohon
kepadaNya, dan mengatakan, “Guru, jangan khawatirkan saya. Saya akan
segera terbebaskan. Tidak masalah!” Kemudian Guru itu berkata kepada
murid-murid lainnya, “Saya mendengar bahwa gigitan ular ini bisa
disembuhkan dengan menggosok lukanya dengan sejenis tumbuhan tertentu."
Murid-murid lainnya melaksanakan sesuai instruksi dan merawat si korban
dengan ramuan tumbuhan itu, dan dia benar-benar menjadi sembuh. Si murid
menyadari sekali bahwa bukannya ramuan tumbuhan itu tetapi daya kuasa
Gurunya yang telah menyelamatkannya; karena bagaimana mungkin seseorang
yang sudah sekarat dapat disembuhkan hanya dengan mengosok-gosokkan
dedaunan pada lukanya? Dengan sangat tersentuh, si murid berterima
kasih dan berlutut di hadapan Guru itu, dan berkata, “Saya hanyalah
murid yang tidak berarti. Kenapa Anda begitu bermurah hati memikul
karma saya? Kenapa Anda melakukannya?” Dan Gurunya hanya merespon,
“Bukan! Bukan saya yang melakukannya. Sekarang mari kita lanjutkan
perjalanan kita.” Begitulah hubungan antara Guru dan para murid.
Bersyukurlah atas Kesempatan Langka Mempunyai Seorang Guru
Tercerahkan di Dunia ini
Para Guru Agung adalah manifestasi daripada Tuhan. Mereka
sangat welas asih, tetapi di dunia ini, daya kuasa Mereka terbatas dan
Mereka tidak dapat mengungkapkan identitas sejati Mereka atau apa yang
Mereka dapat kerjakan, sehingga hanya diketahui oleh beberapa orang
saja, bahkan hanya oleh beberapa murid saja. Misalnya, setelah
menyelamatkan muridNya, sang Guru memerintahkan muridNya, dan berkata,
“Jangan mengatakan kejadian ini kepada siapapun. Kamu harus segera
melupakannya.” Cerita ini baru terungkap setelah si murid
mendiskusikannya pada buku yang ditulisnya, tetapi pada waktu itu sang
Guru telah meninggalkan dunia ini.
Begitulah umat manusia. Seorang Guru Agung datang mengajar kita, tetapi
kita tidak mengenali-Nya. Bahkan kalaupun ada beberapa orang belajar
mengikutiNya, mereka plin-plan dan tidak memahami identitas Guru mereka.
Para Guru Agung menjadi terkenal hanya setelah Mereka meninggalkan
dunia ini, dan setelah itu seluruh dunia menghormati Mereka. Seperti
itulah orang-orang belajar tentang keberadaan Yesus Kristus,
Bodhidharma, Buddha Shakyamuni, Lao-tse dan Chuang-tse.Tetapi sudah
terlambat! Kita hanya mengenal para Guru Agung setelah Mereka pergi,
tidak ketika mereka masih di dunia. Sayang sekali! Demikianlah
kebiasaan orang-orang di dunia ini.
Banyak pengikut datang belajar dari seorang Guru, tetapi setelah
mengikuti untuk waktu yang cukup lama mereka masih saja belum
menyadari siapa Gurunya sebenarnya. Mendengar bahwa mereka perlu
bermeditasi, mereka berkata, “Oh! Meditasi terlalu sukar bagi saya.”
Mendengar bahwa mereka harus pergi dan menemui Guru, mereka berkata,
“Baiklah! Apa gunanya menemui Dia?” Mendengar bahwa mereka harus
mengikuti ceramah Guru, mereka berkata, “Baiklah! Tidak ada bedanya jika
saya mengikuti ceramah yang diberikan oleh para guru lainnya, jadi
kenapa saya mesti pergi ke guru ini?” (Guru tertawa.)
Tetapi setelah sang Guru Agung pergi dari dunia ini, tiba-tiba saja
setiap orang mengetahui tentang Dia, memahami betapa besarnya Dia,
dan belajar banyak mengenai berbagai hal yang dikerjakan selama
hidupNya. Ini disebabkan para Guru Agung tidak banyak bercerita tentang
perbuatan-perbuatan Mereka dan bahkan murid-murid Mereka juga tidak
menyadari Mereka. Pada saat kesulitan, kita mencari pertolongan Guru dan
berterima kasih atas bantuanNya. Walaupun kemudian Dia berkata, “Itu
bukan apa-apa! Saya tidak mengerjakan apa-apa.” (Guru tertawa.)
Dia bahkan mungkin menegur kita, mengatakan, “Omong kosong!
Takhyul!(Guru dan hadirin tertawa.) Para Guru ini tidak pernah
mempromosikan diri Mereka. Guru yang memamerkan kekuatan-kekuatan gaib
dan lainnya adalah bukan seorang Guru sejati yang tercerahkan.
Dapat Berlatih Spritual di bawah Bimbingan Seorang Guru
Tercerahkan Adalah Berkah yang Terbesar
Para Guru Agung memberkati murid-murid Mereka dengan berbagai
macam cara. Beberapa diberkati dengan pandangan sekilas saja. Beberapa
dengan sentuhan di kepala, dan masih ada cara lain yang tidak tampak.
Kebanyakan murid tidak tahu bagaimana sang Guru membantu mereka atau apa
yang Dia kerjakan untuk mereka. Akan tetapi, apakah mereka menyadari
atau tidak, bertemu dengan Guru demikian ini, membuat mereka menjadi
murid-murid yang paling terberkati dan terlindungi. Sebagian besar
karma mereka dihapus hanya dengan sentuhan di kepala oleh seorang Guru
yang demikian itu.
Di India, orang-orang memuja seorang Guru hidup melebihi yang mereka
lakukan terhadap Buddha Shakyamuni atau Tuhan. “Meskipun Tuhan itu
sangat tinggi, saya tidak dapat melihatNya,” kata mereka, “Bagi saya,
Guru saya adalah yang tertinggi! Saya tidak dapat melihat para Buddha
tetapi saya bisa melihat Guru saya. Saya tidak tahu apa yang telah
dikerjakan oleh para Buddha, tetapi saya tahu apa yang dikerjakan Guru
untuk menolong saya!” Pada mulanya, para Guru Agung juga berasal dari
Tuhan, Mereka merupakan manifestasi dari hakekat Kebuddhaan. Akan
tetapi, mereka diam-diam saja. Bahkan jika mereka bercerita tentang itu,
orang-orang tidak akan mempercayainya.
Beberapa ratus tahun yang lalu, ada seorang Guru Agung di India. Pada
suatu hari, salah satu murid perempuanNya dalam meditasinya mencapai
alam ke lima. Di sana dia melihat Gurunya – seorang Guru tercerahkan di
Alam Kelima. Setelah pengalaman ini, dia buru-buru menghadap Gurunya,
dan berkata, “Guru! Anda tidak mengatakan yang sebenarnya! Anda telahmengolok-olok saya dengan mengatakan bahwa Anda hanyalah orang biasa
saja yang tidak mempunyai kekuatan gaib atau kemampuan mengerjakan
sesuatu. Tetapi, hari ini saya melihat bahwa Anda adalah Tuhan! Anda
adalah Guru yang tercerahkan di Alam Kelima. Anda tertinggi, tidak ada
yang melebihi Anda! Kenapa anda selama ini menyembunyikan kebenaran ini
dan tidak mau mengungkapkan jati diri Anda yang sebenarnya?”
Gurunya menjawab, “Jika saya menceritakannya, kamu tidak akan percaya,
sehingga saya memilih untuk diam."
Itu adalah berkat tertinggi bagi seseorang yang bertemu dengan seorang
Guru yang demikian itu. Tetapi, Dia tidak dapat mengungkapkan banyak hal
di dunia ini. Disamping itu, Dia tidak suka membicarakannya, lagi pula
untuk apa mengungkapkannya?
Kaisar Rusia dan Rakyatnya di Pengasingan
Dahulu kala, seorang Kaisar Rusia menyamar sebagai orang biasa
bepergian ke Spanyol untuk mendalami teknik pembuatan kapal. Dalam masa
pelatihannya, ia bertemu dengan orang-orang Rusia yang dibuang ke
pengasingan karena melakukan beberapa kejahatan. Karena dilarang tinggal
di Rusia, mereka mencari pekerjaan di Spanyol, dimana mereka hidup
dalam kemiskinan dan kondisinya menyedihkan. Mereka sangat merindukan
keluarga dan tanah airnya, tetapi tidak bisa karena perintah dari
Kaisar.
Sang Kaisar bekerja dengan mereka setiap hari, dan bisa mengerti
perasaan nostalgia mereka. Karena sangat tersentuh, dia berkata kepada
mereka, “Saya adalah teman Kaisar. Saya kenal dia. Jika kalian ingin
pulang, ikutlah dengan saya. Saya akan meminta Kaisar untuk memaafkan
kalian sehingga kalian boleh pulang.” Beberapa diantaranya ada yang
percaya dan mengikuti dia tetapi sebagian lagi tidak percaya karena
penampilan sang Kaisar kelihatannya seperti pekerja biasa saja. Mereka
tidak percaya kalau dia memiliki kekuasaan yang tinggi untuk
bernegosiasi dengan Kaisar sehingga sebagian dari mereka menolak
mengikutinya.
Mereka yang memilih kembali ke Rusia dengannya melihat sekerumunan
besar orang keluar menyambut kedatangannya. Orang-orang menyambutnya di
setiap kota yang dimasukinya. ”Barangkali dia adalah orang yang
berkuasa, pejabat tinggi yang mempunyai pengaruh besar, atau orang yang
berstatus sosial tinggi dan sangat terkenal, “ mereka berspekulasi.
Ketika mereka mendekati istana Kaisar, semakin banyak saja orang yang
datang menyambutnya, dan acara jamuan makan menjadi semakin meriah.
Mereka bersepekulasi lebih lanjut. “Oh! Dia pasti wakil tertinggi atau
sanak keluarga dari Kaisar. Dia telah mengatakan kepada kita yang
sebenarnya.” Akhirnya, setelah mereka memasuki istana dan melihat dia
duduk di singgasana Kaisar, mereka menyadari bahwa dia sendirilah sang
Kaisar itu. Pada saat itu, semua dosa mereka dimaafkan karena sang
Kaisar memiliki wewenang yang paling tinggi. Dialah yang telah
mengasingkan mereka, dan sekarang dia jugalah yang berwenang membolehkan
mereka balik kembali.
Hal yang sama terjadi pada kita yang telah diinisiasi. Kita pada
mulanya berasal dari Kekuatan Tertinggi, dan sekarang Kekuatan Tertinggi
itu telah datang untuk membawa kita pulang. Sederhana sekali! Dalam
kasus Kaisar ini, dia bisa membuang/mengasingkan orang dan membawa
mereka pulang karena dia memiliki wewenang tertinggi.
Para Inisiat Dapat Melihat dengan Seketika Hakekat Ketuhanan
dan Mencapai Kesucian
Sebagaimana ditulis dalam kitab-kitab suci di India, jika
kalian bertemu dengan seorang Guru yang mempunyai Daya Kuasa yang
Tertinggi, sebenarnya tidak perlu lagi untuk melakukan apa-apa – tidak
perlu memuja, tidak perlu menyembah, tidak perlu bertobat, tidak perlu
mengumpulkan pahala, tidak diperlukan apa-apa lagi. Kalian akan menjadi
benar-benar baik dan terpenuhi dalam segala hal karena pada mulanya kita
adalah Daya Kuasa yang Tertinggi ini. Kita datang dari Dia dan kepada
Dia kita kembali. Itulah sebabnya kita mengatakan. “Melihat hakekat
Tuhan dan mencapai Kesucian.” “Hakekat” ini adalah Hakekat Diri
kita sendiri, bukannya kepribadian kita. Inilah yang dimaksudkan oleh
para Guru Zen kuno tentang “pencerahan seketika” – seketika melihat
hakekat Tuhan dan mencapai kesucian. Mungkin sebagian besar dari kita
masih belum percaya bahwa kita adalah orang-orang suci, tetapi meskipun
demikian tetap saja kita adalah orang-orang suci. Kita bebas dan
terbebaskan, semuanya sama. Jika sudah waktunya, kita akan
mengetahuinya dengan sendirinya.
Ini sama dengan cerita yang baru saja saya sampaikan. Para pekerja yang
mempunyai kepercayaan pada sang Kaisar, mengikuti dia pulang, dan pada
saat mereka mencapai istana, mereka melihat yang sebenarnya. Mereka
sudah bebas pada saat sang Kaisar berkata kepada mereka bahwa mereka
bisa pulang. Ketika mereka masih di Spanyol, sang Kaisar berkata kepada
mereka, “Kalian bisa pulang sekarang,” dan mulai saat itu mereka sudah
bebas. Mereka tidak harus menunggu sampai mereka mencapai istana untuk
dibebaskan. Tetapi, tidak masalah. Meskipun mereka ragu-ragu, tetapi
selama mereka mengikuti sang Kaisar, mereka akhirnya akan mengerti
semuanya pada saat meraka sampai di rumah.
Sama halnya, pada saat inisiasi, Saya mengatakan kepada kalian,
“Selamat! Mulai saat ini, kalian betul-betul bebas. Kalian menjadi
orang bebas, orang yang terbebaskan!” Akan tetapi, barangkali
hanya separuh dari kalian yang percaya pada saya. Tetapi tidak apa-apa.
Menjadi terbebaskan berarti menjadi terbebaskan, dan apakah kalian
percaya atau tidak, tidak akan mengubah kenyataan. Tetapi, kalian
masih harus mengikuti saya. Setelah mengikuti beberapa lama, kalian akan
mengerti lebih cepat. Semakin banyak kalian bermeditasi, semakin
cepat kalian menyadarinya. Jika kalian tidak bermeditasi, meskipun
kalian akhirnya juga mengerti, hidup kalian akan menjadi kurang
berarti. Kehidupan yang melempem, menyebabkan kesulitan untuk diri
sendiri dan terserang berbagai penyakit, karma berat dan
meredupkan pencerahan.
Ini disebabkan karena kita hanyalah manusia biasa yang tidak dapat
mengerti Tuhan. Meskipun memiliki mata, kita tidak dapat melihat, persis
seperti orang buta. Kita tidak tahu apa yang telah dikerjakan Tuhan
untuk kita atau bagaimana Tuhan menolong kita. Sebagai gantinya, kita
memuja patung kayu dan meminta berkah setiap hari. Bahkan kita memuja
para dewa dan hantu, dan berdoa meminta keselamatan dan perlindungan.
Meskipun kita kaya didalam, tetapi kita pergi meminta-minta diluar!
Kata-Kata Mutiara
Diucapkan oleh Maha Guru Ching Hai, Bangkok, Thailand, 7
Juni 1994 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 435
Sebenarnya, segala sesuatu dapat terselesaikan
dengan sendirinya. Namun demikian, kita harus mengusahakan yang terbaik
agar hidup kita menjadi lebih baik dan senantiasa menghindari kekerasan.
Itulah pengajaran dari seluruh kisah Buddha Shakyamuni – kita harus
berserah diri pada kehendak Tuhan, bertenggang-rasa dan sabar. Apabila
tiba waktunya, segala sesuatu akan berubah.
Banyak orang yang tidak mengetahui cara terbaik
untuk membinasakan musuh mereka. Sebenarnya cukup binasakan hati jahat
mereka dan mereka akan binasa selamanya, bukan dengan membinasakan tubuh
mereka.
Para Guru masa lalu, sekarang ataupun yang akan
datang menunjukkan pada kita sifat-sifat yang baik dari seorang manusia
sejati. Mereka berusaha memberikan pengajaran dengan teladan, bukan
hanya dengan pembicaraan, dan mereka memberikan pengajaran pada kita
untuk senantiasa mengasihi dan bertenggang-rasa, dan senantiasa
mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan sendiri.
Keajaiban Guru
oleh saudara inisiat Ricky Dearman, London, Inggris (asal
dalam bahasa Inggris)
Selama liburan Natal 2003, saya diberkati untuk mengikuti
retret 2-hari di Center San Jose di California, yang merupakan tempat
pemukiman bagi banyak warga Amerika keturunan Aulac. Menjadi “serpihan
salju” putih di antara “serpihan jagung” kuning merupakan suatu
pengalaman budaya yang luar biasa. Saya disambut dengan gembira oleh
setiap orang. Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya hanya ada “Satu
Kasih, Satu Dunia”, tanpa memandang warna kulit atau budaya.
Pada siang Hari Natal, sekelompok inisiat memasang berbagai hiasan dan
lampu untuk memeriahkan suasana Center. Hujan berulang kali turun
sepanjang hari, dan selagi kami bekerja di dapur dan ruang makan, sebuah
pelangi muncul tepat di depan pintu masuk aula meditasi, dari depan
tangga hingga gerbang masuk kendaraan! Warnanya lebih cerah daripada
semua pelangi yang pernah saya lihat sebelumnya. Ketika saya
memandanginya, ia tampak semakin cemerlang seolah-olah mendapat
gelombang tenaga tambahan. Guru sungguh-sungguh menunjukkan kepada kita
bahwa Dia dapat mewujud dalam berbagai bentuk yang Dia inginkan,
sehingga membuat pikiran kita terbuka. Dia sering kali mengingatkan kita
untuk tidak terpaku pada satu sudut pandang, dan berkelakar bahwa kita
tidak dapat mengimbangiNya karena Dia terlalu cepat.
Saudara David, yang sedang menghias, yang pertama-tama menunjukkan
pelangi itu kepada setiap orang, dan tak lama kemudian sebuah pelangi
lainnya muncul tepat di belakang pelangi sebelumnya! Baru pertama kali
itu dia melihat dua pelangi muncul bersamaan, sehingga dia mulai berlari
berputar-putar, berteriak-teriak dengan air mata berlinang, seperti
anak kecil. Kemudian regu masak datang berlarian, menunjuk kepada
pemandangan yang menakjubkan itu dan berteriak dalam bahasa Aulac.
Meskipun saya tidak mengerti perkataan mereka, saya dapat memahami
bahasa Tuhan yang universal, yang mengalir melalui saudara dan saudari
sepelatihan dan memancar ke dalam Ether.
Suasana retret amat rileks dan penuh kegembiraan dimana setiap orang
dengan mudah memasuki samadhi. Diberkatilah mereka yang mengenal Maha
Guru Ching Hai; kegiatan 2-hari di San Jose ini disirami oleh Cinta
KasihNya yang dalam dan tanpa syarat. Terima kasih Guru, atas berkahMu
yang tak terbatas.
Setelah itu saya terinspirasi untuk menulis puisi ini:
Tarian Keindahan
Oh, taburanMu menunjukkan betapa tidak
terbatasnya Engkau
Karena Tuhan telah menganugerahkan Engkau
keindahanNya;
Aku melihatnya menari dalam Engkau.
Engkau adalah roh keindahan yang tidak terlihat
Dapat melihat pelangi yang seperti itu.
Dengan warna-warni yang cemerlang.
Aku, yang suatu hari nanti menjadi orang kudus,
Mereka berkata bahwa orang kudus adalah pendosa
yang pantang menyerah,
Ingin berenang bersamamu.
Betapa rendah hati Engkau,
Sebagaimana Tuhan, Yang memiliki seluruh alam
semesta,
Namun dalam keheningan, Keduanya tetap di latar
belakang.
oleh saudara inisiat Thomas Ha, Oklahoma City, Oklahoma,
Amerika Serikat (asal dalam bahasa Aulac)
Ketika saya mendengar berita gembira dari Guru tentang
pengangkatan spiritual dunia, sekonyong-konyong saya mendengar didalam
batin, sorak kegembiraan yang jernih, seperti anak kecil, yang kemudian
berlanjut menjadi suara melodi yang lembut dan bening seperti simfoni
klasik Barat abad ke-18. Selain itu, saat memandangi pohon dan tanaman
di malam musim dingin itu, saya melihat cahaya benderang berwarna-warni
menyorot menembusi awan mendung Oklahoma. Dalam kelimpahan kebahagiaan
yang tiba-tiba itu, mata saya dipenuhi air mata, sebuah pengalaman yang
belum pernah saya alami sebelumnya.
Kemudian, pada tanggal 17 Januari 2004, sementara bersiap untuk
mengikuti meditasi kelompok di Center Oklahoma, saya melihat seberkas
cahaya amat terang menjulang dari atas kepala saya, seperti cahaya
kilat, menuju area yang penuh dengan istana megah keemasan yang
memancarkan cahaya terang, di dekat danau jamrud hijau, sementara tak
terhitung banyaknya bunga mengalunkan suara dalam bahasa yang eksotis,
yang serupa dengan musik surgawi. Kumpulan bunga tersebut menyerupai
lukisan Guru, Heavenly Flowers (Bunga Surgawi). Kemudian, semuanya
berubah menjadi peri bulan yang cantik, yang menari dengan indah.
Walaupun saat itu saya tidak menyadari keberadaan fisik saya, saya
sungguh menyadari keberadaan jiwa saya, yang dipenuhi dengan kebahagiaan
Surgawi yang tiada tara dan kesadaran murni yang cerah. Tidak ada
bahasa duniawi yang dapat menjelaskan alam Surgawi yang agung dan
kebahagiaan ini! Selain itu, pemandangan menakjubkan penuh warna,
lukisan, melodi, cahaya dan kebahagiaan murni ini, belum pernah terjadi
dalam kehidupan saya di dunia ini.
Selama pengalaman ini, saya merasa seperti titik kecil dalam lautan
luas. Apa yang tetap hidup dalam kesadaran saya sampai hari ini adalah
KEBENARAN, CINTA dan BELAS KASIH GURU yang maha-ada memberkahi seluruh
makhluk yang tampak dan tidak tampak di seluruh alam semesta dan
sepanjang waktu.
oleh Liberated Sister (Saudari yang Telah Dibebaskan), Cape
Town, Afrika Selatan (asal dalam bahasa Inggris)
Sebelum mengalami serangkaian pencobaan setelah pindah dari
desa ke kota, saya merasa bahwa saya seorang murid yang cukup tekun.
Dalam suasana baru kehidupan kota, saya tidak siap terhadap perubahan
gaya hidup yang harus saya alami dimana saya harus bekerja di tiga
tempat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bekerja di malam hari juga
membuat saya tidak bisa mengikuti meditasi kelompok di Center Cape Town,
dan dalam kehidupan yang kacau tanpa perlindungan dari meditasi, saya
menjadi tidak tenang, kurang sabar dan mudah marah. Semua orang dan
semua hal rasanya terlalu berat untuk ditanggung. Pada saat itu,
meskipun saya berusaha untuk mengatasi situasinya, saya menjadi kuatir
akan latihan meditasi saya yang semakin berkurang dan merasa tidak
pantas untuk mengikuti meditasi kelompok.
Kemudian, ketika istirahat sejenak di bulan Maret dan April 2003, saya
pergi ke Center, dimana saya mendengar berita menakjubkan tentang
pengangkatan spiritual keluarga Quan Yin. Sungguh mengagumkan dan
memberikan semangat melihat saudara dan saudari kita telah mencapai
tingkat kesucian yang pantang-mundur.
Tetapi, sekali lagi saya mulai menghakimi diri sendiri dan terperangkap
dalam tuntutan pekerjaan setiap hari; sehingga saya kembali sering tidak
mengikuti meditasi kelompok, tetapi hati saya amat rindu akan kemajuan
spiritual. Selama periode ini, saya mendapatkan tiga pengalaman batin
yang khusus, yang saya tulis dalam catatan perjalanan rohani saya
seperti di bawah ini.
Pengalaman 1: Pada tanggal 21 Oktober 2003, di
tengah-tengah segalanya, Energi Ilahi mengalir melalui kepala menuju
citra hati saya (serupa dengan yang dipegang oleh Yesus Kristus pada
lukisan Hati Kudus dari agama Katolik), membuat hati saya terbuka
seperti bunga yang mekar dalam cahaya matahari dan menciptakan
kebahagiaan yang tidak terhingga ....
Pengalaman 2: Pada tanggal 23 November 2003,
saya membuka pintu mobil saya, mengayunkan kaki keluar dan tiba-tiba
menangkap gema suara “OM”. Saya terpukau oleh nadanya yang sempurna dan
getaran yang dihasilkannya. Saya dapat merasakannya. Saya tetap duduk,
mendengarkannya dengan setiap bagian tubuh dan keberadaan saya.
Menakjubkan!
Pengalaman 3: Pada tanggal 26 November 2003,
saya tidak terduga melihat nama saya tertera dalam “Kitab”. Sama seperti
dalam lembaran kitab suci yang berisi nama-nama para inisiat yang telah
mencapai alam tingkat tinggi sebagai “jiwa-jiwa yang baru terbebaskan!”
Saya bahkan dapat mengenali bentuknya meskipun saya tidak dapat melihat
cetakannya dengan jelas karena sinarnya yang amat terang. Saya tahu
pasti tentang hal itu. Saya amat bahagia! Kemudian, saya menyadari
bahwa saya adalah seorang praktisi yang buruk. Saya harus banyak
memperbaiki diri. Saya hampir tidak percaya bahwa nama saya tertera di
sana, bukan karena upaya saya!!
Namun demikian, kemudian, saya berkesimpulan bahwa pengalaman
batin ini hanyalah hasil khayalan, dan memarahi diri saya atas
kesombongan hanya karena bermimpi hal seperti itu. Tetapi ketika saya
akhirnya kembali mengikuti meditasi kelompok, saya diperlihatkan ucapan
Selamat Natal penuh kasih dari Guru, yang mengumumkan peningkatan jumlah
jiwa yang mencapai pembebasan!
Terima kasih Guru. Saya dipenuhi dengan rasa syukur dan cinta kasih
karena mendapatkan anugerah ilahi dariMu. Semoga saya mendapatkan
kekuatan untuk mengubah kedunguan saya, sehingga dapat memberikan
kepadaMu rasa syukur dan cinta kasih yang pantas bagiMu.
Catatan: Saudari ini bekerja pada proyek yang didanai pemerintah, untuk
membantu mereka yang cacat dan kurang beruntung dalam memulai
usaha-mandiri dengan membuat kertas dan kerajinan tangan dari barang
bekas dan serat tanaman yang tersedia di daerah mereka. “Meskipun saya
memiliki beberapa hal duniawi yang dapat saya bagikan kepada mereka yang
kurang beruntung,” katanya, “mereka juga banyak membantu saya dalam
menumbuhkan belas kasih saya."
oleh saudara inisiat Tom Verhaeghe, Flanders, Belgia (asal
dalam bahasa Inggris)
Kejadian paling beruntung dalam kehidupan saya adalah menerima
inisiasi ke dalam Metode Quan Yin. Sejak itu, hari-hari saya dipenuhi
dengan keajaiban, satu di antaranya akan saya bagikan kepada pembaca
majalah ini.
Tak lama setelah diinisiasi saya mendapat tahu bahwa bayi dalam
kandungan saudari saya didiagnosa terkena Tetralogy of Fallot (TOF),
kelainan bawaan yang serius yang meliputi luka jantung dan kerusakan
lainnya. Dua dokter spesialis memastikan diagnosa ini dan menyarankan
agar bayi tersebut menjalanai bedah jantung sebanyak empat sampai lima
kali selama tahun-tahun awal kehidupannya. Seluruh keluarga menangis
ketika mendengar hal ini.
Dari rekan praktisi setempat saya mendapat tahu bahwa banyak pengalaman
positif dan keajaiban yang terjadi sebagai hasil dari latihan meditasi
yang tulus. Maka dengan menaruh kepercayaan penuh kepada Guru, kami
mulai bermeditasi dengan tekun. Saya juga mencoba untuk meyakinkan
keluarga saya tentang efek positif dari doa dan meditasi, bahkan dalam
hal yang amat serius, dengan menyampaikan ajaran Guru dan mengirimkan
mereka berbagai artikel yang saya temukan di Internet. Selain itu, ibu
saya mula berdoa dengan tekun untuk membantu dalam situasi ini.
Beberapa minggu kemudian, kabar pertama yang melegakan datang setelah
saudari saya mengunjungi seorang spesialis penyakit jantung, yang
mengatakan bahwa kondisi bayi telah membaik; khususnya lubang pada
bagian aorta telah menyusut. Terobosan ini mendorong kami untuk terus
bermeditasi di bawah bimbingan Guru.
Beberapa bulan kemudian, anak yang dinamakan Rose oleh orang tuanya,
lahir di bawah kondisi penuh tekanan dengan regu medis khusus yang
berjaga-jaga, siap untuk bertindak bilamana diperlukan. Untunglah, semua
berjalan baik, dan beberapa hari setelah kelahirannya, orang tua baru
ini dipanggil oleh dokter. Dokter tersebut amat gembira dapat
menyampaikan kabar yang luar biasa, dan menambahkan bahwa kejadian itu
jarang ditemuinya. Semua masalah pada bayi itu telah hilang dengan
ajaib! Hanya tersisa lubang kecil pada bagian aorta-nya, tetapi beberapa
jaringan telah tumbuh untuk mengatasinya, menunjukkan kesembuhan total.
Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam pengalaman sang dokter
karena masalah serius yang berkaitan dengan TOF biasanya tidak sembuh
begitu saja. Senyuman menghiasi wajah seluruh keluarga. Rasa lega dan
syukur kami sungguh tak terkira.
Kisah menakjubkan ini menggambarkan betapa besarnya kemurahan Guru dan
betapa tak terbatasnya kasih Guru yang tanpa syarat. Campur tangan Guru
dalam kasus Rose kecil, melebihi dari segala yang saya harapkan.
Terima kasih Guru, karena menunjukkan kepada saya jalan menuju
Tuhan. Terima kasih sekali lagi.
Puisi
Oleh saudara inisiat Arka, Jakarta, Indonesia (asal
dalam bahasa Indonesia)
Kesan gerak dalam diam;
Bias Bunyi dalam sunyi,
Gema Nama Suci di dalam
Menyatu rembulan dan Mentari!
Tutup pintu lihat Cahaya,
Nyala api membakar buku diri.
Tutup jendela dengan Suara,
Jiwa mengalir dalam melodi!
Asa luruh dalam genggamanMu,
Rindu cair dalam pelukanMu
Ingin pupus diulas senyumanMu,
Rasa hangus dibakar tatapanMu.
Gemilang sejuta mentari,
Gelegar selaksa halilintar
Tenggelam aku di lautan kasih,
Larut aku di hampa maha luas!
Tanya Jawab Pilihan
Diucapkan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret 4-hari, London,
Inggris, 27 Agustus 1997 (asal dalam bahasa Inggris) Kaset Video No. 595
T: Satu hal yang membuat saya membaca buku Anda dan menonton
video Anda adalah kenyataan bahwa Anda selalu menekankan seseorang harus
menemukan Guru didalam dan mereka tidak perlu menghindarkan diri dari
mengejar karir dalam dunia ini dan menjalani kehidupannya.
Ini menarik perhatian saya karena saya mencoba menyeimbangkan jalur
saya dalam bisnis juga dalam spiritual. Dapatkah Anda menjelaskan saya
tentang hal itu, atau adakah pengarahan yang dapat Anda berikan kepada
saya?
G: Itu sudah jelas. Atau, apakah Anda ingin menjadi biarawan, dan pergi
ke Himalaya seorang diri?
T: Kadang-kadang itu kelihatan sangat menarik, saya harus mengakui itu.
G: Kita dapat melakukan semuanya. Kita tidak harus memilih satu jalan
atau jalan yang lain. Sebagai contoh, Anda dapat menjadi sesukses yang
Anda inginkan di dunia ini. Anda harus! Karena kita berada di sini, kita
harus memainkan peran ini, dan kita harus memainkannya sesuai kemampuan
terbaik kita. Tetapi kadang-kadang bermain terlalu panjang membuat
lelah; kemudian Anda dapat pergi retret selama beberapa waktu. Pergi ke
Himalaya, datang bergabung dalam retret kami di sini atau bergabung
dengan beberapa retret lain di tempat lain untuk menyegarkan kembali
jiwa Anda dan mengisi ulang tenaga Anda. Kita dapat melakukan semua
yang kita inginkan, tidak hanya satu hal.
Tetapi sebagian orang ingin membuatnya sederhana. Mereka memilih satu
cara hidup. Mereka mungkin meninggalkan dunia dan pergi ke Himalaya atau
daerah Tibet dan kemudian mendedikasikan seluruh hidup mereka untuk
mengenal Tuhan. Orang-orang ini juga sukses. Ini tergantung pada karma
Anda dan pertalian Anda pada apa yang harus Anda lakukan. Sebelum kita
turun ke dunia ini, kita memilih suatu jalur untuk dijalani. Tidak ada
jalur yang lebih baik dari jalur yang lain; Saya ingin memberitahu Anda
tentang hal itu. Mungkin Anda sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang
pimpinan usaha yang sukses, maka Anda harus terus menjalankan itu.
Tetapi kita seharusnya tidak ekstrem dalam jalan tertentu. Saya
menekankan jalan tengah kepada semua orang. Kita dapat melakukan ini,
itu dan yang lain. Itu membuat kehidupan kita lebih berwarna-warni dan
menarik.
T: Satu hal yang menjadi tantangan besar bagi saya adalah
suatu ketika dalam perjalanan kehidupan saya, saya memutuskan untuk
mencoba menerima tantangan untuk membuat bisnis saya menjadi manifestasi
dari spiritual. Dan ini sangat, sangat menantang. Adakalanya saya
merasa amat sulit, dan saya benar-benar merasakan ingin berpindah ke
Himalaya dan berada jauh dari itu.
Tetapi pesan Anda, agar berhubungan dengan Guru secara eksternal dan
internal untuk mendapatkan arahan, adalah apa yang saya rasa sangat
membantu saya untuk mengarahkan manifestasi ini dalam cara yang benar
dan juga untuk spiritual saya sendiri sehingga saya dapat menemukan
ketenangan saya dan juga waktu saya.
G: Ya, Guru diluar hanya bertujuan untuk mengarahkan Anda untuk bertemu
dengan Guru Anda sendiri, yang mana adalah Diri Anda sendiri. Dia hanya
menunjukkan Anda caranya; Anda harus menjalaninya sendiri. Tetapi
kadang-kadang Anda menemukan bahwa Guru diluar juga adalah Guru didalam.
Dan ini menarik. Dan kadang-kadang Anda menemukan bahwa Guru diluar
hanya seorang Guru diluar dan tidak bisa menjadi Guru didalam. Dan
kadang-kadang Anda menemukan bahwa Guru didalam yang Anda jumpai, tidak
bermanifestasi keluar.
Jadi, ada tiga kategori Guru. Satu hanya Guru diluar, mengajari Anda
teori dan berbagai jenis doktrin religius. Itu juga sangat baik bagi
Anda! Jenis yang lain adalah Guru masa lalu atau bahkan Guru masa
sekarang, tetapi didalam. “Didalam” berarti pada tingkat kesadaran yang
lebih tinggi. Dia tidak bermanifestasi pada tingkat fisik sehingga Anda
tidak dapat melihat dia di dunia ini. Hanya selama Anda bermeditasi
didalam, barulah Anda dapat berkomunikasi.
Itu nomor satu dan dua. Satu adalah diluar, sepenuhnya diluar. Dan yang
kedua adalah didalam, contohnya, Yesus atau Buddha. Kadang-kadang ketika
Anda meditasi, dalam meditasi khusyuk, Anda berhubungan dengan Guru
masa lalu bahkan Guru masa kini tetapi dalam tingkat didalam saja. Anda
tidak dapat bertemu mereka di jalan atau di tempat lain di dunia. Ini
adalah Guru didalam.
Guru jenis yang lain adalah Dia yang dapat mengarahkan Anda pada
tingkat kesadaran didalam, pada tingkat yang lebih tinggi, tetapi Anda
dapat juga bertemu dengan Dia di dunia. Anda dapat menyentuh, berjabat
tangan, berbicara dan sebagainya.
Jadi, ini adalah tiga jenis Guru. Mencari Guru yang dapat membimbing
kita didalam dan diluar adalah lebih sulit dibanding mencari kedua jenis
yang lain. Menemukan yang pertama adalah lebih mudah. Menemukan yang
kedua adalah lebih sulit karena kita harus menaikkan tingkat kesadaran
kita untuk bertemu dengan Guru tersebut. Dan mencari yang ketiga adalah
lebih sulit dari yang lain.
Sering kali Guru diluar mengarahkan Anda untuk bertemu Guru didalam.
Dan jika Dia adalah Guru diluar dan juga Guru didalam, maka Dia sudah
menjadi sangat tercerahkan dan dapat mengakses semua tingkat didalam,
selain daripada yang diluar. Itu sangat langka. Guru seperti ini sangat
langka, seperti Yesus atau Buddha. Inilah yang sejati.
T: Jika Guru mengajari Anda bagaimana berkomunikasi dengan
Guru didalam, kemudian ketika Anda jauh dari Guru itu secara fisik,
dapatkah Anda bergabung dalam kelompok orang dari guru lain dan masih
menjadi bagian dari persaudaraan yang sama karena mereka semua mengikuti
Guru didalam?
G: Ini tergantung pada guru apa yang Anda temukan. Seandainya Anda
menemukan guru fisik, yang hanya bisa mengajari Anda dari luar di dalam
dunia fisik ini dan belum memiliki akses ke tingkat didalam karena dia
sendiri belum mencapainya. Maka, tentu saja Anda dapat pergi ke guru
yang lain dan bergabung karena Anda membutuhkan itu.
Tetapi andaikan Anda hanya menemukan Guru didalam, seandainya Anda
bermeditasi dan menemukan Yesus berbicara dengan Anda didalam dan itu
bukan ilusi; itu adalah Yesus sejati. Roh itu berbicara kepada Anda,
tetapi Anda hanya dapat berkomunikasi dengan Dia ketika Anda dalam
samadhi khusyuk, dalam kesadaran spiritual. Maka, tentu saja Anda dapat
berkeliling dan bertemu beberapa orang dan bermeditasi dengan mereka.
Tetapi jika Anda sudah menemukan Guru yang bermanifestasi dalam tingkat
fisik dan juga Guru dari tingkat kesadaran didalam, maka Anda tidak
perlu khawatir tentang dimana Guru itu berada karena Guru itu akan ada
dimana-mana. Sejak Anda terhubung dengan Guru itu, Dia akan menjaga Anda
sepanjang waktu Tidak peduli dimana Anda berada – sekalipun jika Anda
pergi ke tingkat didalam, tingkat diluar, neraka atau Surga – Anda
tidak akan sendirian karena Guru itu berada dimana-mana (mahahadir).
Guru itu tidak hanya badan fisik tetapi juga Guru didalam. Maka, Anda
tidak perlu bercampur dengan ahli atau guru yang lain. Anda dapat;
tentunya Anda dapat. Anda tidak akan kehilangan kontak dengan Guru itu
sejak terhubung dengan Guru didalam dan diluar itu, yang satu adanya.
Tetapi Anda tidak perlu mencampur.
Kemilau Keabadian
Frederic Chopin
-- Pencipta Lagu Tercerahkan dari Dunia
Batin
oleh saudara inisiat Richard Stewart,
Los Angeles, California, Amerika Serikat (asal dalam bahasa Inggris)
"Sejak dahulu, saya menjelaskan bahwa
keuniversalan saya akan menjadi jiwa dan hati dari umat manusia."
- Frederic Chopin
Perkenalan singkat
Frederic Chopin (1810-1840), pencipta lagu termasyhur di dunia
pada abad ke-19 adalah seorang pencipta orisinil yang paling kreatif
dalam sejarah musik. Bentuk komposisinya menunjukkan sedikit pengaruh
dari karya pencipta lagu lainnya, dan kenyataannya, sebagian besar
karyanya, seperti polonais (musik rakyat Polandia) dan balada,
melahirkan corak baru. Seorang kritikus modern menulis, ”Dalam struktur
dan bentuk komposisinya, dia berdiri sendiri; keseimbangan dan
arsitekturnya tampak berasal dari beberapa sumber yang tidak diketahui.”
Jadi, sepertinya Chopin mendapat inspirasi yang datang langsung dari
hubungan tercerahkan dengan Surga, ”sumber yang tidak diketahui”, dan
bukan meniru dari para pendahulu atau rekan sebayanya. Pandangan ini
ditegaskan oleh temannya, seorang pencipta lagu dari Hungaria, Franz
Liszt:
Maka berkarya dalam musik di Bumi;
Tuhan mengakuinya, mengirimnya
Menambah satu lagi yang berharga.
Berkembang kreasi baru yang mengakhiri
Kreasi lama, dan menyatakan
Keindahannya dalam suara-suara yang merdu.
- Kutipan
dari kata pengantar Kehidupan Chopin oleh Liszt
Kehidupan
Chopin lahir di Warsawa dalam keluarga kaya, dengan ayah
berbangsa Perancis dan ibu berbangsa Polandia dari garis keturunan
ningrat. Sejak masa kanak-kanak, dia menyenangi musik piano dan mulai
mengambil pelajaran piano pada umur 6 tahun. Dia bahkan mulai mengarang
sebelum dia tahu bagaimana menuliskan inspirasinya, dan bakat musiknya
segera menjadi nyata, dapat dibandingkan dengan masa kanak-kanak si
jenius Mozart. Publikasi pertamanya muncul ketika dia berusia 15 tahun
dan sampai berusia 17 tahun, Chopin dikenal sebagai pemain piano
terkemuka dari Warsawa dan seorang pencipta lagu yang berbakat.
Karena keadaan politik yang memanas di Polandia, maka pada umur 20
tahun dia pindah ke Paris, pusat dari Gerakan Romantik dalam bidang
kesenian. Dia menghabiskan masa sisa kehidupannya di Perancis dan hanya
sekali-sekali pergi ke luar negeri. Karena sifatnya yang introver,
Chopin tidak pernah mengadakan konser terbuka bagi publik, tetapi hanya
bermain bagi teman-teman dan mencari nafkah dari mengajar piano dan
menjual karya-karyanya.
"Kalau keindahan yang sukar dipahami ini bukan
berasal dari manusia, tetapi dari Tuhan, maka ini adalah hadiah terbesar
dari Chopin bagi kita. Singkatnya, Chopin setara dengan pencipta lagu
lainnya dalam mengungkapkan hakikat suara dan pengalaman dunia batin."
- oleh seorang kritikus modern
Karya Ciptaan
Chopin menulis sebagian besar karyanya untuk musik piano,
menjadikan alat musik ini ”bernyanyi” dengan suatu cara yang tidak
pernah terbayangkan oleh pencipta lagu sebelumnya, sehingga dia mendapat
julukan ”Pujangga Piano”. Lirik dan lagunya yang luar biasa,
menampilkan beberapa karya musik paling indah yang pernah ditulis, dan
karya-karya pianonya adalah karya yang paling sering dimainkan dalam
sejarah. Dia termasuk diantara beberapa guru universal, dan
polularitasnya tidak pernah menyusut. Hampir semua karya musik dan
komposisinya dikenal di seluruh dunia. Arthur Rubinstein, pemain piano
terkemuka abad ke-20 dari Amerika menyatakan, ”Ketika nada pertama dari
karya Chopin berkumandang melalui aula konser, terasa begitu akrab. Di
seluruh dunia, laki-laki dan perempuan mengenal musiknya. Mereka
mencintainya; mereka tergugah oleh musik itu. Itu merupakan karya
seni yang diungkapkan secara unik dan pribadi.” Selain dapat didengar
dalam konser dan rekaman, karya-karya Chopin juga digunakan untuk tari
balet terkenal Les Sylphides,
dan dapat didengarkan dalam berbagai film terkenal seperti The Pianist, dan The Truman Show.
Daya tarik Chopin yang luas berasal dari kemampuannya untuk
membangkitkan ingatan akan musik surgawi, suara-suara dari dunia batin
itu adalah sumber inspirasi dari karyanya. Kemampuan ini sama seperti
yang dimiliki oleh tokoh yang dikaguminya, Johann Sebastian Bach, yang
percaya bahwa karya-karyanya bukan dari dirinya sendiri tetapi berasal
dari Tuhan dan memuliakan Tuhan. Jenius musik ini melampaui keinginan
sederhana untuk melukiskan pengalaman manusia melalui musik dan pada
akhirnya mendekati Tuhan. Kritikus yang lain menyebutkan,”Kalau
keindahan yang sukar dipahami ini bukan berasal dari manusia, tetapi
dari Tuhan, maka ini adalah hadiah dari Chopin yang terbesar bagi kita.
Singkatnya, Chopin setara dengan pencipta lagu lainnya dalam
mengungkapkan hakikat suara dan pengalaman dunia batin."
Demikian, sifat sensitif dan mistik Chopin, dan keselarasan dengan
suara-suara Surgawi merupakan kunci dari hadiahnya yang tidak terbatas
sebagai seorang pencipta lagu dan pemusik. Anton Rubinstein, pemain
piano abd ke-19, menjuluki dia, ”Sang Penyair Piano, sang Rapsodis
Piano, Sang Pemikir Piano dan Sang Jiwa Piano” dan menambahkan, ”Saya
tidak tahu apakah jiwa dari alat musik ini bernapas dalam dia, tetapi
semua kemungkinan ekspresi ditemukan dalam komposisinya, dan semua
dinyanyikan olehnya dengan alat musik ini."
Ekspresi Chopin yang luas, misalnya, dalam Op. 34, No.2 Valse Brillante, yang
mengungkapkan jiwa manusia secara dekat yang mencerminkan keindahan dari
musik yang lebih tinggi – ”Ajaran Surgawi yang Bermelodi” memakai
istilah dari Maha Guru Ching Hai. Dalam kenyataannya, banyak pemain
piano dan kaum terpelajar melukiskan irama wals dari Chopin sebagai
”tarian untuk jiwa” mengungkapkan cerminan spiritual yang memdalam –
puisi musik cinta bagi Tuhan dan kemanusiaan, yang mengungkapkan
perasaan terangkat dari si pencipta lagu, kerinduan batin, dan perasaan
kemanusiaan yang kuat. Le Menestral (“The Minstrel”), sebuah catatan
harian dari masa Chopin, tertulis:”[Dia adalah] peri piano, terikat
dengan dunia fana ini hanya dengan sentuhan sebuah jari dan diisi oleh
mimpi-mimpi dari ketinggian. Dengarkanlah Chopin bermain! Suaranya
seperti desah bunga, desiran awan atau bisikan bintang-bintang."
Keakrabannya dengan alam yang lebih tinggi membuat Chopin dapat
mencipta secara alamiah dan spontan, sebagaimana teman sejawatnya,
pengarang novel Aurore Dudevant (yang menulis dengan nama samaran George
Sand), dengan penuh kesan menyatakan: ”Ia berkarya dengan spontan,
menakjubkan. Dia menemukannya tanpa perlu mencarinya, tanpa
membayangkannya. Hal itu muncul pada pianonya secara tiba-tiba,
sempurna, indah, atau bernyanyi dalam kepalanya selagai berjalan, dan
dia ingin cepat-cepat mendengarnya lagi dengan menggubahnya melalui alat
musiknya.” Komentar ini mengingatkan kepada penjelasan Maha Guru Ching
Hai tentang bagaimana Dia menciptakan karya seniNya dengan cepat dan
secara alamiah melalui ilham: ”Inspirasi saya berasal dari dalam otak
saya! Kadang-kadang warna dan gambarnya muncul sebelum saya dapat
melukiskannya. Jadi, saya harus melakukannya dengan cepat sebelum saya
lupa. Kadang-kadang saya amat terinspirasi. Dalam satu hari saya dapat
membuat sepuluh atau dua puluh rancangan atau dalam satu malam mungkin
tiga puluh rancangan pakaian."
Chopin juga memiliki kerendahan hati, tidak terpengaruh dan
kesederhanaan dari seorang yang tercerahkan. Sebagai contoh, ketika
pencipta lagu terkemuka dari Jerman, Robert Schumann, menanggapi karya
awal Chopin, Opus 2 Variation for
Piano, dengan kata-kata yang terkenal sampai sekarang, ”Angkat
topi, tuan-tuan, seorang jenius!” Chopin bereaksi dengan kerendahan
hati, tidak menyukai kegemparan masyarakat yang segera mendorong dia
termasyhur ke seluruh dunia. Lagi pula, kutipan-kutipan dari
surat-suratnya membuktikan sikapnya yang tidak terpengaruh dan sifat
yang sederhana: ”Saya adalah seorang revolusioner; uang tidak berarti
buat saya” dan “Kesederhanaan adalah tujuan yang paling tinggi, yang
dapat dicapai ketika Anda telah mengatasi semua kesulitan.” Sebagaimana
Maha Guru Ching Hai mengajarkan, ”Kita harus menjadi seperti anak kecil
untuk dapat kembali ke Kerajaan Surgawi. Jangan membuat diri kita
terlalu rumit. Jangan terlalu peduli dengan segala macam. Bahkan ketika
kita menjadi dewasa, kita tetap harus mempertahankan hati yang seperti
seorang anak kecil.” Dengan mengamati kehidupan dan tulisan-tulisannya,
terlihat bahwa Chopin dengan jelas hidup sesuai dengan cita-cita ini.
Penutup
Menurut seorang saksi mata, pendeta Abbe Jelowicki, saat
Chopin mendekati ajal pada usia 39 tahun akibat penyakit TBC, dia
kelihatannya benar-benar bahagia dan menceritakan kepuasan hatinya
kepada orang lain. Pada saat itu, dia menyampaikan perasaan suka cita
yang besar, cinta-kasih Tuhan, ketidakterikatan akan hal-hal duniawi,
dan mengharapkan secepatnya berangkat dari tubuh fisiknya. Dia
menyerukan nama Yesus, Maria dan Yusuf, mencium salib yang dia pegang
dan mendekapkan ke hatinya, sambil menangis, ”Sekarang saya berada pada
sumber Berkat” seolah-olah berkata bahwa dia sadar sedang memasuki
kawasan Cahaya Surgawi. Seperti kata-kata Maha Guru Ching Hai, ketika
kita tercerahkan, kita ”melampaui batasan dari kematian dan kehidupan
selamanya, sekali ketakutan akan kematian terlampaui, dipahami oleh jiwa
kita sendiri yang amat rapuh dan takut, kita adalah selamanya abadi.”
Mungkin pada titik ini Chopin telah benar-benar mencapai keadaan
seperti yang dituliskannya: ”Kesederhanaan adalah tujuan yang paling
tinggi, yang dapat dicapai ketika Anda telah mengatasi semua
kesulitan."
Kasih dalam Tindakan
Laporan dari Iran
Korban Gempa Iran Menyambut Kemurahan Hati Guru Yang Tak Terbatas
oleh Kelompok Berita Singapura (asal dalam bahasa Inggris)
Pada 26 Desember 2003, sebelum fajar terbit, gempa bumi mengguncang kota Bam di provinsi Kerman, sebelah tenggara Iran, mengakibatkan kerusakan yang luas, sejumlah korban meninggal dan ribuan korban kehilangan tempat tinggal. Maka Maha Guru Ching Hai yang murah hati segera menginstruksikan agar usaha bantuan darurat dilakukan di daerah tersebut. Maka pada tanggal 1 Januari 2004, tim bantuan yang terdiri dari para inisiat Singapura dan Iran tiba di Teheran untuk mengatur distribusi barang-barang yang diperlukan.
Untuk memastikan bahwa tugas berjalan dengan lancar, tim bantuan dibagi menjadi tiga kelompok: satu tetap di Teheran dan dua yang lain pergi ke Kerman. Selanjutnya, dari bandar udara Kerman, salah satu dari tim bantuan meneruskan dengan mobil ke Bam.
Setibanya di Bam, anggota tim segera pergi memeriksa situasi di daerah yang dilanda gempa, tetapi sekalipun dengan peta di tangan, sulit untuk melakukan perjalanan karena getaran gempa telah meratakan hampir semua bangunan di kota yang umumnya berdinding lumpur. Sebuah alat yang berfungsi sebagai penentu posisi (GPS: Global Positioning System) sangat menolong karena membantu pekerjaan navigasi dan pemetaan daerah dimana distribusi akan dilaksanakan.
Pekerja tim bantuan mempelajari bahwa Bam dibagi menjadi beberapa zona, masing-masing dibawah manajemen yang berbeda, memberikan mereka gambaran yang lebih jelas akan situasi, dan membuat mereka mampu mengidentifikasi dan memeriksa daerah itu dengan lebih baik dimana penduduk yang paling membutuhkan bantuan dan penghiburan Guru.
Berikutnya tim bantuan berkunjung ke berbagai lokasi untuk mengunjungi penduduk yang selamat, yang sementara itu tinggal dalam tenda-tenda. Banyak dari mereka tidak hanya kehilangan rumah mereka tetapi juga anggota keluarga dekat mereka dan sanak saudara yang lain. Dengan pertolongan seorang saudari sepelatihan dari Iran, para inisiat berbicara dengan korban dan menanyakan kebutuhan mereka yang paling mendesak. Kunjungan ini menghasilkan sebuah daftar lebih dari selusin persediaan bantuan yang paling dibutuhkan, seperti barang kebersihan pribadi, pakaian dalam, sandal, mainan anak-anak dan susu UHT (susu yang dipanaskan pada temperatur sangat tinggi).
Setelah menerima daftar, anggota tim di Kerman dengan segera pergi untuk mendapatkan barang-barang tersebut. Sesungguhnya, para inisiat telah sibuk dengan tugas bantuan sejak kedatangan mereka di kota itu, mendatangi pemilik toko di pasar amal dan di lingkungan sekitar untuk menentukan apakah barang-barang bantuan tersedia dalam jumlah banyak, dan menanyakan tentang menyewa truk untuk mengirimkan bahan-bahan ke Bam.
Anggota tim dari Teheran pergi ke Kerman untuk membantu pembelian dan pengepakan barang-barang bantuan, dan segera semua bahan keperluan dapat diperoleh di toko-toko setempat. Para pemilik toko, mengetahui bahwa barang-barang akan didistribusikan kepada rakyat negara mereka di Bam, sangatlah membantu. Misalnya, seorang pemilik toko yang telah menjual sandal kepada tim bantuan, menawarkan gudangnya sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang. Walaupun tempatnya agak kecil, para pekerja dapat menyediakan tempat kosong untuk menyimpan barang-barang persediaan dan membungkus semuanya ke dalam kemasan hadiah pada malam tanggal 7 Januari 2004. Amplop berisi bantuan keuangan juga dimasukkan ke dalam tiap kemasan.
Pada sore berikutnya, di tengah-tengah hujan rintik, dua truk dimuati dengan bahan-bahan persediaan. Penduduk setempat menjadi gembira karena sudah lama tak turun hujan di daerah itu. Selagi mengirim barang-barang ke Bam, tim bantuan mengalami hujan lebat, yang berhenti setibanya mereka di kota itu. Kemasan bantuan kemudian dipindahkan ke sebuah apartemen milik teman keluarga saudari inisiat Iran.
Apartemen itu memiliki sebuah lapangan terbuka dimana anggota tim mempersiapkan kemasan hadiah yang lebih banyak untuk dibagikan. Untungnya, apartemen itu juga berada di zona ekonomi khusus yang dilindungi oleh penjaga keamanan. Tim bantuan berterima kasih pada Guru atas pengaturan yang penuh perhatian ini.
Sebagai upaya pencegahan untuk keselamatan, kemasan bantuan didistribusikan di bawah penutup yang gelap, dan pada malam pertama pekerjaan berjalan lancar ketika anggota tim dan kemasan hadiah dikirim ke daerah distribusi dengan truk. Kendaraan diparkir di luar zona distribusi dan taksi digunakan untuk mengirim anggota tim dan kemasan hadiah. Kemudian pada berbagai titik, anggota tim berjalan kaki untuk mengirimkan kasih dan hadiah Guru kepada korban gempa.
Polisi pengiring hadir di beberapa titik distribusi; sementara kemasan bantuan diserahkan, truk diparkir dekat sebuah pos polisi untuk alasan keamanan. Setelah memperhatikan situasi ini, polisi menawarkan untuk mengisi kendaraan keperluan olah raga mereka dengan kemasan dan bahkan membantu dalam distribusi. Selain itu, pengemudi taksi yang kami sewa, juga memberikan bantuan.
Pada malam kedua, distribusi juga dilaksanakan dengan efisien, dengan lebih banyak kemasan hadiah menjangkau mereka yang membutuhkan. Selama kegiatan ini, beberapa penerima bergegas keluar dari tenda mereka untuk berterima kasih pada para pekerja dan Tuhan. Beberapa dari mereka menyebutkan bahwa Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai adalah satu-satunya kelompok asing yang anggotanya mengantarkan sendiri barang-barang yang dibeli di sana. Beberapa yang lain tidur nyenyak dalam tenda mereka, tidak sadar bahwa tim ini telah meletakkan hadiah dari Guru di pintu masuk.
Sementara di Bam, pekerja penolong dipimpin oleh penduduk setempat menuju sebuah kantor pendidikan wilayah dimana mereka mempelajari bahwa anak-anak di kota itu membutuhkan alat tulis-menulis untuk pelajaran sekolah mereka. Maka tim ini kemudian mengantarkan satu set lengkap alat tulis-menulis kepada anak-anak itu.
Pada jam 5 pagi tanggal 11 Januari, para pekerja berhasil menyelesaikan tugas mereka di Bam, dengan kurang lebih 3.250 kemasan bantuan telah didistribusikan selama lebih dari tiga malam. Selama tinggal di kota itu, banyak terasa gempa susulan. Gempa susulan terbesar membangunkan mereka pagi hari itu, dan setelah itu mereka kembali ke Kerman.
Setelah tiba di Kerman, anggota tim mengunjungi kantor Rumah Sakit Bahonar dan Behzisty, sebuah organisasi kesejahteraan setempat. Sebelumnya, rumah-rumah yatim piatu Behzisty telah menampung anak-anak korban gempa bumi Bam, tetapi umumnya secara bertahap diambil kembali oleh orang tua atau saudara mereka. Akan tetapi, para inisiat mencatat bahwa sembilan belas anak dari Bam dibawah umur tiga tahun masih tinggal dalam satu rumah yatim piatu. Maka mereka membeli matras, selimut, bantal, sarung bantal, mainan, susu bubuk, alat tulis-menulis dan beberapa barang lainnya dan mengantarkannya ke tempat itu.
Keterangan gambar: Barang-barang hadiah untuk anak-anak di rumah yatim piatu Behzisty.
Selain itu, Rumah Sakit Bahonar, terletak dekat rumah yatim piatu itu, menampung 46 pasien dari Bam. Tim bantuan diberikan informasi tentang pasien ini berikut juga sebuah daftar barang-barang yang akan berguna bagi mereka ketika mereka keluar dari Rumah Sakit. Para inisiat kemudian membeli barang-barang ini dan mengunjungi rumah sakit tersebut untuk menghibur para korban dan memberikan hadiah penuh kasih dari Guru. Sekali lagi, amplop berisi hadiah uang dimasukkan dalam kemasan.
Walaupun para pekerja penolong tidak dapat mengunjungi pasien yang masih dalam Unit Perawatan Intensif (ICU), staf rumah sakit meminta minuman untuk mereka dalam bentuk jus apel, jus jeruk, jus nanas dan susu. Rumah Sakit membutuhkan dua puluh liter minuman seperti itu setiap hari sehingga anggota tim membeli dan memberikan persediaan tersebut untuk satu bulan lebih.
Ketika anggota tim bantuan tiba kembali di Teheran, mereka mengetahui dari Raad Rehabilitation Goodwill Complex (RRGC), sebuah organisasi pelayanan sosial swasta, bahwa kursi roda dengan tempat duduk kloset sangat dibutuhkan oleh korban gempa Bam di Kerman. Maka 72 unit dibeli dan dikirim ke RRGC untuk dikirimkan ke kota itu.
Selama tinggal di Iran, tim bantuan mengalami sedikit kelelahan tetapi banyak berkah dari Guru. Kebahagiaan terpancar dari wajah para korban gempa bumi yang selamat, yang menerima kasih Guru, dan banyak yang tersentuh karena orang dari negara lain telah memperlihatkan perhatian yang tulus bagi mereka, dan amat menghargai kehadiran dan bantuan welas asih dari Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai pada saat yang dibutuhkan.
Pengeluaran untuk Bantuan Gempa Bumi Bam oleh
Maha Guru Ching Hai
| Keterangan |
Pengeluaran (dalam
Rial Iran) |
Kuitansi # |
| Barang bantuan untuk yang selamat |
381.286.160 |
B1 |
| Alat tulis-menulis untuk pelajar |
23.705.500 |
B2 |
| Barang hadiah untuk rumah yatim piatu Behzisty |
27.350.000 |
B3 |
| Barang hadiah untuk Rumah Sakit Bahonar |
21.967.000 |
B4 |
| Kursi roda dengan tempat duduk kloset untuk RRGC |
117.725.904 |
B5 |
| Transportasi |
7.520.000 |
B6 |
| Total
579.554.564 Rial
(sekitar 70.000 dolar AS) |
Laporan dari Panama
Proyek Amal Tahun Baru 2004 Yang Penuh Arti
oleh Maritza de leone, Kota Panama (asal dalam bahasa Spanyol)
Pada sore hari tanggal 29 Desember 2003, pada perayaan liburan Tahun Baru 2004 dan sebagai cara untuk berbagi kasih Guru kita tercinta untuk kemanusiaan, para inisiat Center Panama membagikan selimut, buah-buahan dan kantung makanan berisi lebih dari dua puluh barang kepada penduduk termiskin dari Rancho Cafe di Cerro Azul (Blue Mountain), sebuah komunitas sejauh empat puluh lima menit dari kota Panama.
Segera setelah melaksanakan Misa, Pastor Katolik setempat membantu usaha tersebut dengan mengatur sebuah pertemuan dimana barang-barang tersebut akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Makanan diberikan kepada enam keluarga termiskin, yang sangat tersentuh karena mereka memperoleh persediaan untuk makan malam Tahun Baru mereka. Salah satu dari saudari inisiat menyerahkan selimut kepada anak-anak dan wanita lanjut usia, yang khususnya sensitif akan udara dingin. Saudari inisiat yang lain kemudian memberikan beberapa buku contoh Guru, menginformasikan mereka bahwa Maha Guru Ching Hai mengirimkan KasihNya bersama dengan hadiah tersebut. Seluruh penduduk kampung sangatlah bahagia dan kagum oleh perhatian dan kepedulian Maha Guru.
Melalui kegiatan pemberian hadiah liburan Tahun Baru di Rancho Cafe, para inisiat Center Panama belajar banyak pelajaran berharga. Pertama, mereka menyadari perlunya mengatasi ego dan meletakkan kasih tanpa syarat sebagai urutan pertama, seperti ditunjukkan oleh contoh tindakan Guru, dimana Dia selalu mengutamakan kesejahteraan anak-anakNya sebelum kesejahteraanNya sendiri. Para inisiat juga belajar bahwa dengan melampaui maksud baik kita sendiri untuk membantu orang lain, kita dapat mengirimkan bentuk kasih yang paling dalam dan paling murni.
Terima kasih, Guru, karena menganugerahkan murid-muridMu di Panama kesempatan yang indah ini untuk melaksanakan ajaranMu ke dalam tindakan nyata.
Memulai Tahun Baru dengan Rahmat Guru
Oleh Kelompok Berita Bangkok
Pada tanggal 1 Januari 2004, rekan-rekan praktisi Thailand
berkumpul di ibukota negara mereka untuk menyiapkan 300 set hadiah dan
mendistribusikannya kepada para biarawan/wati di Rumah Sakit Monastic
di Bangkok, sebuah fasilitas pemerintah untuk menampung biarawan/wati
yang sakit. Kegiatan ini merupakan kesempatan istimewa untuk berbagi
Kebenaran semesta, membantu para biarawan/wati menjalin pertalian
dengan Guru dan memberikan bantuan materi kepada mereka.
Set hadiah tersebut meliputi makanan yang sehat dan bergizi, handuk,
sabun mandi, sikat gigi, tisu dan inhaler (pelega pernapasan) serta
buku contoh Guru.
Setiap tahun pada tanggal 1 Januari, banyak orang Thai berkumpul di
Rumah Sakit itu untuk memberikan makanan kepada biarawan/wati yang
sedang sakit. Jadi kegiatan ini menimbulkan getaran atmosfir yang
luar biasa, dan para inisiat Thai menggunakan kesempatan istimewa ini
untuk mendistribusikan lebih banyak buku contoh. Kegiatan
berlangsung dengan efisien, teratur dan penuh semangat karena kekuatan
dan kasih Guru yang tak terbatas melancarkan proyek ini.
Sesudah acara berbagi-Kebenaran ini, banyak rekan praktisi dengan
gembira mengikuti retret dua-hari yang diadakan tanggal 2-3 Januari
2004 di Propinsi Chachengsao. Demikianlah, rekan-rekan praktisi
Thai dengan gembira memulai tahun baru dengan latihan rohani, mengikuti
langkah Guru dengan kemauan kuat dan konsentrasi.
Kasih Menghangatkan Tunawisma pada Puncak Musim Dingin
oleh Kelompok Berita Hong Kong (asal dalam bahasa
Cina)
Saat temperatur menurun di Hong Kong pada liburan Tahun Baru
Imlek 2004, rekan-rekan sepelatihan setempat memberikan kehangatan dan
kasih kepada penduduk kota yang kurang mampu dengan membagikan pakaian
hangat dan sandwich (roti lapis) nabati di jalan-jalan dan di Center Un
Chau. Terinspirasi oleh apa yang dilakukan rekan-rekan inisiat di
Oregon, para saudara dan saudari sepelatihan dari Hong Kong menyertakan
juga kata-kata mutiara dan alamat (URL) dari situs
web Quan Yin pada setiap sandwich yang dibagikan. “Rekan-rekan
sepelatihan menyiapkannya sendiri sandwich-sandwich ini dan menyertakan
pepatah Guru untuk menunjukkan kasih dan pemikiran mereka bagi
teman-teman yang tunawisma”, kata seorang saudari sepelatihan yang
turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Pada perhentian pertama di distrik tua dimana tunawisma mencari
perlindungan di bawah jembatan dan di tepi-tepi jalan, pemberian hadiah
itu mengisi hati para penerimanya dengan kegembiraan, dan beberapa
diantaranya dengan antusias maju untuk menerima hadiah istimewa mereka.
Perhentian kedua adalah Center Un Chau, yang dibangun 70 tahun yang
lampau dan sekarang menaungi lebih dari 70 penghuni wanita dan
pria. Kebanyakan dari mereka adalah penganggur dan beberapa
diantaranya adalah pecandu narkoba yang hanya mencari tempat tinggal
sementara. Karena sifatnya gratis, Rumah Penampungan ini, yang dikelola
oleh sebuah organisasi sosial, selalu terisi penuh.
Para penghuni sangat gembira menerima pemberian dari para
inisiat. Bapak Wen, direktur Rumah Penampungan ini, menghaturkan
penghargaannya atas kunjungan itu, berkata, “Bahkan jika kalian
hanya membawa sepasang sandal, mereka juga akan sama
menghargainya. Kalian menghangatkan hati mereka dan menunjukkan
kepada mereka bahwa masih ada orang di dunia ini yang memperhatikan
mereka. Kita adalah seperti sebuah kursi yang memberikan tempat
istirahat sebentar bagi pelancong yang letih dalam hidup ini, dan saat
mereka meneruskan perjalanannya, kursi itu sudah siap untuk melayani
yang lainnya dengan kebutuhan yang sama."
Untuk menyampaikan secara berkelanjutan kepedulian dan kasih Guru bagi
teman-teman yang sedang dalam tekanan, rekan-rekan inisiat Hong Kong
memutuskan untuk membagikan pakaian dan makanan vegetarian bagi
tunawisma di distrik-distrik dan tempat-tempat penampungan lain di hari
libur yang akan datang.
Tim medis profesional Barat dan Cina yang terdiri dari
rekan-rekan inisiat yang berasal dari seputar Formosa memberikan jasa
konsultasi gratis bagi penduduk Kotapraja Hsihu, Wilayah Miaoli.
Para anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai menunjukkan
perhatian yang besar dengan menyediakan transportasi bagi para peserta
dari dan ke tempat acara.
Seminar berbagi-Kebenaran di Penjara Pekerja Tainan Mingte: Para
narapidana dengan penuh perhatian menyaksikan video ceramah Guru,
“Meditasi adalah Sumber Cinta Kasih".
Kasih adalah hadiah yang paling berharga di atas bumi:
Rekan-rekan inisiat berbagi ajaran Guru dengan penghuni Penjara Tainan,
menyentuh hati mereka dengan ketulusan dan penjelasan yang mudah
dimengerti.
Biaya Pengeluaran untuk Kegiatan Amal di Formosa dari bulan
November sampai Desember 2003.
Jumlah Total Tabel 1 dan 2 = 247.330 dolar Taiwan
(kira-kira 7.263,73 dolar AS)
Tabel 1: Rincian Pengeluaran untuk Kegiatan
Amal di Formosa dari November sampai Desember 2003
(Satuan dalam dolar Taiwan : NT$)
| Tempat |
Tanggal |
Rincian Kegiatan |
Jumlah |
Apendiks |
|
Kinmen |
01.11.2003 |
Pemberian makanan rohani kepada penduduk Wilayah
Kinmen: kegiatan berbagi-Kebenaran diadakan di Stadion Jincheng,
dengan menampilkan video ceramah Guru, pameran seni, seminar
peningkatan-rohani, pengajaran Metode Kemudahan dan icip-icip makanan
vegetarian |
15.860 |
A |
|
Yunlin |
09.11.2003 |
Berpartisipasi dalam Pameran Keagamaan yang diadakan oleh
Pemerintah Wilayah Yunlin pada tanggal 5- 9 November 2003 |
38.235 |
B |
|
Miaoli |
09.11.2003 |
Membersihkan Jalan Raya Miaoli No. 28 untuk mendukung
upaya perlindungan lingkungan oleh Kantor Balai Kota Hsihu |
3.200 |
C |
|
Miaoli |
23.11.2003 |
Membawa perhatian yang hangat bagi penduduk Kotapraja
Hsihu, Wilayah Miaoli, di saat musim dingin, dengan mengadakan
konsultasi gratis pengobatan Cina dan Barat di Stadion Balai Kota Hsihu |
30.035 |
D |
|
Tainan |
26.11.2003 |
Mengunjungi narapidana di Penjara Pekerja Tainan Mingte;
mengadakan seminar peningkatan-rohani dan pengajaran Metode Kemudahan
(dukungan sukarela oleh rekan-rekan-rekan inisiat) | 0 |
|
|
Tainan |
27.11.2003 |
Mengunjungi narapidana di Penjara Tainan dan mengadakan
seminar peningkatan-rohani serta pengajaran Metode Kemudahan (dukungan
sukarela oleh rekan-rekan inisiat) |
0 |
|
|
Tainan |
31.12.2003 |
Mengunjungi narapidana di Penjara Tainan dan mengadakan
seminar pengingkatan-rohani serta pengajaran Metode Kemudahan (dukungan
sukarela oleh rekan-rekan inisiat) |
0 |
|
|
Tainan |
31.12.2003 |
Mengunjungi narapidana di Penjara Pekerja Tainan Mingte
dan mengadakan seminar peningkatan-rohani serta pengajaran Metode
Kemudahan (dukungan sukarela oleh rekan-rekan inisiat) |
0 |
|
| Total: |
NT$87.330 |
|
Tabel 2: Dana bantuan yang diberikan kepada keluarga kurang mampu di
Formosa dari November sampai Desember 2003
(dalam satuan dolar Taiwan : NT$)
| Lokasi |
November 2003 |
Desember 2003 |
Apendiks |
| Jumlah Keluarga |
Jumlah |
Jumlah Keluarga |
Jumlah |
| Keelung |
1 |
2.000 |
1 |
2.000 |
1 |
| Taipei |
4 |
10.000 |
3 |
8.000 |
2 |
| Taoyuan |
1 |
2.000 |
1 |
2.000 |
3 |
| Hsinchu |
2 |
6.000 |
2 |
6.000 |
4 |
| Taichung |
2 |
8.000 |
2 |
8.000 |
5 |
| Nantou |
7 |
26.000 |
7 |
26.000 |
6 |
| Kaohsiung |
2 |
7.000 |
2 |
7.000 |
7 |
| Pingtung |
3 |
9.000 |
3 |
9.000 |
8 |
| Taitung |
2 |
8.000 |
2 |
8.000 |
9 |
| Penghu |
1 |
3.000 |
1 |
3.000 |
10 |
| Subtotal bulanan |
25 |
81.000 |
24 |
79.000 |
|
Usaha Bantuan dari Seluruh Dunia bagi Korban-korban Bencana dan
Kemiskinan oleh
Maha Guru Ching Hai dan Asosiasi Internasional Maha Guru
Ching Hai pada Tahun 2003
|
Negara
|
Bulan
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Jumlah dalam
dolar AS
|
Lihat News #
|
|
Kanada
|
Jan.
2003
|
Hadiah
Tahun Baru bagi Keluarga Kurang Mampu Aulac
|
US$3,013.73
|
US$3,013.73
|
142
|
|
Korea
|
Feb.
2003
|
Membantu
korban bencana kebakaran Kereta Bawah Tanah Daegu
|
US$2,600
|
US$2,600.00
|
144
|
|
Korea
|
Feb.
2003
|
Membantu
petugas pemadam kebakaran dalam bencana kebakaran di Kereta Bawah Tanah
Daegu
|
Won
$31,573,800.00
|
US$28,700.00
|
146
|
|
AS
|
Mar.
2003
|
Pendanaan
pembelian perlengkapan musik bagi Sekolah Menengah Seni Los Angeles
|
US$4,000.00
|
US$4,000.00
|
144
|
|
India
|
Apr.-Juni
2003
|
Dana
bantuan dan pengeboran sumur bagi korban kekeringan di wilayah barat
laut
|
US$116,294.70
|
US$116,294.70
|
144
|
|
Juli
2003
|
Pembelian
benih bagi para petani di wilayah barat lau
|
Rupees
$1,367,268.00
|
US$29,983.95
|
146
|
|
Argentina
|
Apr.
2003
|
Dana
bantuan bagi korban banjir di Propinsi Santa Fe
|
US$25,489.25
|
US$25,489.25
|
144
|
|
Nov.
2003
|
Pembelian
sepatu bagi anak-anak miskin di daerah yang terlanda banjir di Propinsi
Santa Fe
|
US$4,221.44
|
US$4,221.44
|
148
|
|
Aljazair
|
Mei
2003
|
Dana
Bantuan bagi korban gempa bumi
|
US$153,417.61
|
US$153,417.61
|
144
|
|
Kanada
|
Agu.
2003
|
Dana
bantuan bagi korban banjir di Quebec
|
Canadian $25,600.28
|
US$18,727.34
|
146
|
|
Agu.
2003
|
Dana
bantuan bagi koban kebakaran di Kolumbia Inggris
|
Canadian
$68,457.00
|
US$50,151.50
|
146
|
|
Korea
|
Sep.
2003
|
Dana
bantuan bagi korban angin topan Maemi
|
Won
$48,641,690
|
US$42,300.00
|
147
|
|
Nov.
2003
|
Bantuan
lanjutan bagi korban angin topan Maemi yang kebanjiran
|
Won
$8,820,000
|
US$7,670.00
|
148
|
|
AS
|
Okt.
2003
|
Dana
bantuan bagi korban kebakaran besar di California Selatan
|
US$4,000.00
|
US$4,000.00
|
147
|
|
Thailand
|
Nov.
2003
|
Bantuan
bagi penduduk asli di daerah terpencil utara
|
Baht
$80,046.50
|
US$2,020.36
|
148
|
|
Iran
|
Des.
2003
|
Dana
bantuan bagi korban gempa bumi
|
Rial
$579,554,564.00
|
US$70,000.00
|
148,149
|
|
Formosa
|
Jan.-Des.
2003
|
Bantuan
bulanan bagi kaum papa
|
NT$1,189,000.00
|
US$34,970.59
|
144,146,148,
149
|
|
Jan.-Des.
2003
|
Bantuan
amal di seluruh kepulauan dan aktivitas kesejahteraan komunitas
|
NT$681,895.00
|
US$20,055.74
|
142,144,146,
148,149
|
|
Mei-Juni
2003
|
Dukungan
aktivitas anti SARS bagi seluruh kepulauan
|
NT$1,272,086.00
|
US$37,414.29
|
144,146
|
|
Total
|
|
|
|
US$655,030.50
|
|
Seni dan Spiritualitas
Profil : Berbagi Kebahagiaan melalui Keindahan
Wawancara Khusus dengan Aktris Stella Stevens
Oleh Tim Hiburan, Los Angeles, CA, Amerika Serikat (asal dalam bahasa
Inggris)
Pada tanggal 21 Maret 1999, pada Malam Gala ‘Oscar’ 100
Bintang di hotel Beverly, sebuah pertemuan istimewa terjadi
antara Maha Guru Ching Hai dengan aktris terkenal dunia Stella
Stevens, yang bercakap–cakap satu sama lain seperti teman akrab. Pada
tahun berikutnya, pada Gala Tahunan ke-9, meskipun Guru sangat sibuk
dengan tur ceramahNya dan tak dapat menghadiri, Stevens menitip salam
hangatnya kepada Guru.
Stella Stevens muncul dalam lebih dari 90 judul film layar lebar dan
layar kaca, termasuk film klasik seperti The Poseidon Adventure, Girls!
Girls! Girls! dan The Nutty Professor. Dia telah bekerja dengan banyak
bintang besar seperti: Elvis Presley, Jerry Lewis, Gene Hackman, Debby
Reinolds, Bing Crosby, Randy Travis, dan Shelley Winters. Selama
wawancara, Stevens menyampaikan pendapatnya tentang Guru dan karya
amalNya dengan anggota Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai.
T: Beritahu kami tentang apa yang Anda lakukan sekarang.
Stevens: Saya baru saja selesai menulis film Barat yang akan
saya arahkan. Judulnya adalah ‘Hard Ride’. Saya bermaksud membuatnya
istimewa, film yang akan menjadi kenangan. Saya ingin agar orang-orang
yang menonton film saya dapat berkata, “Oh bagus sekali! Aku ingin
melihatnya lagi.” Itu akan membuat saya bahagia.
T: Bagaimana kabarnya Andrew, anak Anda?
S: Ia sekarang adalah produser pelaksana yang membuat film. Film
terakhir yang dibuatnya, yang baru saja keluar, berjudul The Pledge
dengan Jack Nicholson, diarahkan oleh Sean Penn.
T: Bagaimana Anda mengenal Maha Guru Ching Hai?
S: Saya berbahagia berkenalan dengan-Nya di Academy Award di Hollywood.
Pakaian-Nya, kerajinan gerabah, kipas dan karya seni, seperti kreasi
busanaNya, tak dapat dibandingkan. Sangat indah, saya sangat
mengagumiNya sebagai artis. Saya tahu bahwa Dia adalah Maha Guru, saya
sangat terkejut bahwa Dia tidak berpakaian seperti seorang biarawati.
Saya mengetahui bahwa Dia dulunya adalah biarawati tetapi merasa
bahwa Dia akan dapat mendekati orang-orang dengan lebih baik jika
berpakaian dengan indah. Demikian juga kami, para aktor, mendekati
orang-orang melalui kegemerlapan.
Bukannya kami menginginkan orang mengiri kepada kami, tetapi kami ingin
agar mereka dapat menikmati kami atas kebahagiaan yang dapat kami
persembahkan melalui kelebihan kami, dengan cara berbagi. Karena orang
sangat bahagia ketika saya berbicara dengan mereka melalui telepon atau
bersalaman atau memeluk mereka atau kita berfoto bersama, dan itu
mengisi hari-hari saya. Kami menjadi sorotan publik dan kami
berpengaruh. Jadi dalam hati saya, jika saya dapat membantu orang lain
dengan cara apa saja, itu adalah kebahagian bagi saya. Tuhan
memberkati-Nya karena telah melakukan pekerjaan mulia.
Saya kira sungguh luar biasa bahwa Dia menciptakan mode busana dan
membuat diriNya dapat diakses oleh orang, sehingga mereka
sngguh-sungguh dapat menyentuhNya dan mengetahui bahwa sesungguhnya
Dia benar-benar nyata. Bahkan dalam pandangan dan pengetahuanNya yang
tak terbatas, Dia masih manusia dan dapat berbincang dengan setiap
orang. Saya juga diajar bahwa salah satu yang tertinggi yang dapat
dilakukan oleh seseorang adalah berbicara dengan orang yang paling
sederhana dan setiap orang. Dan Guru Agung yang hidup sebelum kita,
selalu mampu berbicara dengan orang biasa yang sangat miskin atau duduk
di meja dengan orang yang sangat kaya.
Seperti yang saya katakan, Dia membagikan pengetahuan,
inspirasi dan kasihNya kepada semua orang melalui karya seniNya.
Semua yang Dia kerjakan adalah karya seni – kostum, busana, lukisan, dan
lampu yang didisain - semuanya adalah untuk menerangi orang lain dan
berbagi pengalaman Surgawi yang Dia miliki dan rasakan dalam hidup,
kebahagiaan hidup. Orang terkadang lelah dengan kehidupan karena mereka
memiliki rutinitas yang membosankan.
Suatu saat seorang pria terhormat mengajari saya bahwa mencuci piring
adalah waktu meditasinya. Kapanpun Anda mengerjakan pekerjaan ringan
yang tidak memerlukan pemikiran, saat pikiran Anda dapat berkhayal, Anda
dapat bermeditasi. Anda tidak harus selalu duduk dalam posisi bunga
teratai dan memandangi cahaya lilin. Anda dapat melakukannya jika Anda
menginginkan. Tetapi, sepanjang Anda melakukan pekerjaan, sekalipun
Anda sedang mengumpulkan sesuatu, menyapu, bersih-bersih, atau
melakukan sesuatu yang tidak memerlukan banyak pemikiran – yang Anda
sudah tahu bagaimana melakukannya, atau badan Anda tahu cara
menyelesaikannya tanpa berfikir – maka pikiran, otak Anda dapat dengan
bebas mencari berbagai bentuk pemikiran imajinatif yang mungkin Anda
miliki.
Dan Anda seharusnya tidak perlu takut atau terkejut oleh kekuatan
pikiran Anda. Saya kira banyak orang takut ketika mereka memiliki
pemikiran dan visi yang luar biasa, dan yang lainnya, dan mereka tidak
mengetahui dari mana asalnya, tetapi semuanya berasal dari dalam diri
kita. Kita semua memiliki kapasitas; kita hanya tidak tahu bagaimana
mencapai bilik otak kita, untuk membuka dan menunjukkan kepada diri kita
sendiri semua hal ini.
T: Jadi sebelum kita akhiri, apakah Anda ingin mengatakan beberapa kata
untuk Maha Guru Ching Hai?
S: Halo Maha Guru! Senang dapat bercakap-cakap dengan Anda lagi, dan
saya sangat terkesan dengan buku cantik yang berisikan hasil karya seni
Anda, dan dengan semua kebahagiaan yang Anda berikan pada orang lain
dalam hidup Anda dengan berbagi visi Anda. Dan saya harap melalui jalur
saya yang kecil ini, saya dapat berbagi suatu visi melalui film. Saya
berharap bahwa film saya dapat memenuhi harapan saya yang tinggi,
dan film saya tentang keluarga dan nilai keluarga ini dapat memberi
inspirasi kepada orang-orang seperti karya Anda memberi inspirasi kepada
orang lain. Dan Anda benar-benar merupakan inspirasi besar buat saya.
Untuk melihat wawancara ini secara online, silahkan kunjungi
acara serial Sun TV no. 51 dari ‘Perjalanan Melalui Alam Estetis’
pada situs berikut:
http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/hichannel/index.htm
(dalam bahasa Inggris dengan teks bahasa Cina)
Peningkatan Rohani
618 Cinta Suci
Retret Internasional 5-hari di Center Youngdong,
Korea, 6 Mei 1998, <dalam bahasa Inggris, dengan teks bahasa Cina>
Ringkasan: Apakah atmosfer cinta sejati itu?
Bagaimana kita dapat menumbuhkan perasaan cinta yang indah dari hati
kita? Bila tekanan pekerjaan menyebabkan ketegangan emosi dan mengganggu
konsentrasi kita selama meditasi, bagaimana kita dapat mengatasi
situasi ini? Dapatkah kita mengangkat diri kita ke tingkat positif
dengan menggunakan cara berpikir sederhana “saya berpikir positif; saya
berharap positif”? Mengapa latihan Metode Quan Yin dapat membawa kita
ke alam supra?
674 Berjalan dalam Kasih dan Suka Cita
Retret Internasional 3-hari di Cape Town, Afrika
Selatan, 29-30 November 1999, <dalam bahasa Inggris, dengan teks
dalam 24 bahasa>
Ringkasan: Apa yang harus kita lakukan agar
tetap dapat berada di Surga selamanya? Guru berkata bahwa dalam
melaksanakan pekerjaan rohani atau duniawi, senyum merupakan kunci abadi
dalam mencapai kesuksesan. Mengapa demikian? Apakah kita hanya memiliki
seorang teman-sejiwa? Setiap orang mempunyai nasib sendiri. Dapatkah
kita menggunakan kehendak bebas kita untuk mengubah masa depan kita?
648 Cara Mengakhiri Perang
Ceramah di Edinburgh, Skotlandia, 5 Juni 1999,
<dalam bahasa Inggris, dengan teks bahasa Cina> Ringkasan: Bagaimana kita dapat mengakhiri
perang di planet kita ini dan memperoleh kedamaian abadi? Apa sajakah
tiga alam ilusi itu dan bagaimana kita dapat melampauinya? Apakah ada
pertentangan antara berlatih Metode Quan Yin dan bentuk meditasi lainnya
bila dilakukan bersamaan? Bagaimana umat manusia menjadi terpisah dari
Tuhan? Apakah kita dapat menyadari Tuhan hanya dengan mempelajari kitab
suci? Bagaimana kita dapat mengetahui sang “Juru Selamat”, dan siapakah
yang paling tercerahkan di antara “berbagai perwujudan Tuhan"?
Buku Terbaru
Edisi Bahasa Cina – Saya Datang untuk Membawamu Pulang
Aku Datang
untuk Membawamu Pulang berisi berbagai kutipan yang mencerahkan,
yang dipilih dengan cermat dari berbagai ceramah, wawancara dan dialog
informal Maha Guru Ching Hai di seluruh dunia, dalam bahasa Inggris,
dari tahun 1989 sampai dengan 1993. Di dalam buku yang mencerahkan ini,
Maha Guru menawarkan wawasan mengenai berbagai topik spiritual dengan
cara yang jelas, mudah dan hidup. Sejak dahulu kala, berbagai pertanyaan
tentang hakikat kehidupan dan kematian telah menggugah dan
membingungkan umat manusia. Dan bagi pencari spritual yang tulus, tujuan
akhir dari keberadaan adalah untuk menyadari Kebenaran semesta dan
pulang kembali ke Rumah abadi. Aku
Datang untuk Membawamu Pulang menjawab semua keraguan dan
kerinduan manusia.
Sebagaimana Maha Guru Ching Hai berkata,
“Perjalanan pulang ke Rumah telah lama tertanam dalam diri kita. Bila
kita lupa peta penyelamat ini, kita akan selamanya terperangkap dalam
lingkaran kehidupan dan kematian.” Dengan buku pedoman spiritual ini,
Anda akan segera menemukan jalan pulang ke Rumah dan dengan mudah keluar
dari kerumitan dunia ini.
(CD-CG03) <Dalam bahasa Cina> (DVD#737)
Berlatih dengan Tenteram
Perayaan Ulang Tahun Guru di Center Florida, 11 Mei
2002
(CD-CG05) <Dalam bahasa Cina> (DVD#739)
Tubuh Jelmaan Guru
Perayaan Ulang Tahun Guru di Center Florida, 12 Mei
2002
(CD-725) <Dalam bahasa Inggris>
Cara Hidup Sederhana
Perayaan Natal Internasional di Center Florida,
22~23 Desember 2001
Ringkasan: Apakah ajaran positif yang dapat kita
pelajari dari hewan? Kriteria apa yang digunakan oleh Guru dalam memilih
film bagi kita? Ketika masih tinggal di Jerman, Guru berperan dalam
film “The Serpent’s Egg (Telur Ular)”, yang disutradarai oleh sutradara
Swedia terkemuka, Ingmar Bergman. Apakah Anda ingin tahu lebih banyak
tentang penampilan Guru dalam film ini? Bagaimana kehidupan spiritual
rekan-rekan sepelatihan yang kembali setelah meninggalkan Metode Quan
Yin? Apakah nasehat berharga dari Guru untuk para inisiat yang suka
“melihat-lihat” berbagai metode spiritual?
Untuk memesan publikasi Guru,
silahkan hubungi:
The Supreme Master Ching Hai
International Association Publishing Co., Ltd. Taipei, Formosa.
Tel: (886) 2-87873935 / Fax: (886) 2-87870873
E-mail: smchbooks@Godsdirectcontact.org
ROC Postal Remittance Account No.: 19259438 (hanya untuk pesanan dari
Formosa saja)
Postal Account: The Supreme Master Ching Hai Publishing Co., Ltd.
Silah kunjungi situs web toko
buku kami untuk mendapatkan katalog dan ringkasan isi dari publikasi
Guru yang terbaru: http://www.smchbooks.com/
(dalam Bahasa Inggris dan Cina)
|