Majalah iNews Maha Guru Ching Hai
No. 138

Hasil latihan rohani bukan hanya pencerahan rohani, bukan hanya kebahagiaan individu dan kebahagiaan sepenuhnya; tetapi juga perkembangan dunia.

~Maha Guru Ching Hai


======= Daftar Isi =======

 

uSeputar Center
Hsihu, Formosa/ New Jersey, AS

uKonferensi-video antara Guru dan Murid-Murid
Austria/ Mexico/ Kanada/ AS/ Korea/ Australia

uLintasan Peristiwa
Afrika Selatan/ Brazil/ Amerika Serikat/ Formosa

uGuru Menceritakan Lelucon
Impian Keinginan/ Kencan Antik, Mobil Antik/ Hukuman Kentang

uWejangan Guru
Kita Sedang Mengejar Surga

uKorespondensi antara Guru dan Murid-Murid
Kegembiraan Saya dalam Berlatih Metode Quan Yin

uPuisi
Kita Semua Adalah Satu

uKeajaiban Guru
"Ah Ma" Meninggal dengan Tersenyum/ Tubuh Jelmaan Guru Mengajar Aerobika!/ Terbangkitkan Melalui Musibah

uKata-Kata Mutiara
Mengembangkan Sifat-Sifat Positip

uGuru Bercerita
Kebenaran Di balik Ketakutan - Dongeng Zen / Dongeng India

uMutiara Kebijaksanaan
Membimbing Kaula Muda melalui Spiritualitas/ Pentingnya Menjaga Pikiran, Ucapan dan Tindakan agar Selalu Murni

uDunia Cerita
Binatang Juga Alat Tuhan

uPeningkatan Rohani
Senantiasa Menjaga Kemurnian Pikiran Kita

uPeningkatan Rohani
Kaset Video/ DVD/ CD Terbaru Maha Guru Ching Hai

uMeditasi Kelompok
Retret Eropa 2002/ Gaung dari Retret Eropa 2002

uLayar Sinema
Cerminan pada E. T. -- The Extra-Terrestrial (Makhluk Luar Angkasa) -- Kasihilah Sesamamu

uLaporan Media
Suntikan Vaksin Tahunan untuk Hewan Peliharaan Mungkin Terlalu Sering

u
Selingan Rohani
Suatu Pelajaran Halus dalam Kasih

u
Kisah Sejati
Perjalanan Puluhan Tahun dalam Mencari Kebenaran

uGuru Berkata
Sekolah Semesta

u
Tanya Jawab Pilihan
Mengatasi Kegalauan Kaula Muda/ Mengantar Kaula Muda Kita ke Era Keemasan/ Bagaimana Melatih Para Praktisi Muda

uOlah Rohani Dan Kehidupan
Menghadapi Masa Remaja di Jalur Spiritual/ Sepucuk Surat untuk Orang Tua dari Para Remaja

uIlmu Pengetahuan dan Spiritualitas
Mempertemukan Ilmu Pengetahuan dan Kerohanian

uAntara Guru dan Murid-Murid
"Melayani" Guru - Cerita tentang Hidup bersama Guru di Masa Awal

uBagaimana Menghubungi Kami

u
Situs WWW Quan Yin

Pesan Kecil:
Dalam pembicaraan mengenai Tuhan, atau Adi-Insani, kita akan menggunakan istilah muasal nir-kelamin untuk menghindari perdebatan tentang apakah Tuhan itu adalah Wanita atau Lelaki. (Istilah ini lebih tercermin dalam penggunaan kata pengganti bahasa Inggris yang terdapat dalam iNews versi bahasa Inggris).
She + He = Hes (seperti dalam Bless)
Her + Him = Hirm (seperti dalam Firm)
Hers + His = Hiers (seperti dalam Dear)
Contoh: When God wants, Hes makes things happen according to Hiers will to suit Hirmself.


Majalah Berita (News) No. 138
Diterbitkan: 10 Oktober 2002
Didirikan: 1 April 1990
Diterbitkan Oleh: Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai 
Penerbit: Hsieh, Hsin Lin


Majalah Berita Maha Guru Ching Hai dipublikasikan di Internet dalam berbagai bahasa: Aulac, Cina (dalam versi tradisional dan versi yang disederhanakan),Inggris, Perancis, Jerman, Indonesia, Jepang, Korea, Spanyol, Portugis dan Thailand. Silahkan mengacu ke "Situs WWW Quan Yin" untuk majalah Berita (News) yang berkaitan dengan situs web.


content-c-138.JPG, content-D-138.JPG, content-E-138.JPG
 

Seputar Center

Center Hsihu

Sebuah Reuni Akbar pada Perayaan Bulan 2002

Bagi orang-orang Cina, Perayaan Bulan merupakan saat yang indah dan menggembirakan untuk mengadakan reuni keluarga. Tahun ini, Perayaan Bulan jatuh pada hari pertama retret bulanan selama dua hari di Center Hsihu, dimana rekan-rekan praktisi Formosa merayakan peristiwa itu dengan teman-teman dan sanak mereka.

Pada tanggal 21 September, rekan-rekan inisiat dan tamu-tamu tiba dari seluruh Formosa untuk ikut serta dalam sebuah reuni yang hangat dan menggembirakan di Hsihu. Perayaan dimulai jam empat sore dengan barbecue vegetarian yang lezat dan bergizi dan sudah dinanti-nantikan oleh semuanya, disiapkan dengan baik oleh kelompok dapur. Makanan barbecue-nya lebih wangi, lezat dan lebih menarik daripada biasanya, dan mendapat pujian sepenuh hati dari semua peserta. Canda tawa memenuhi suasana, sementara semua orang dewasa dan anak-anak menikmati barbecue, menciptakan gambaran "sebuah keluarga yang besar, harmonis dan bahagia" yang menghangatkan hati.

Sementara bulan muncul dengan diam-diam di atas puncak pohon, alunan melodi "Moonlight" (sinar bulan) yang lembut dan hening terdengar oleh semua, menandakan dimulainya acara malam hari. "Pesta Malam Sinar Bulan" dimulai dengan penampilan yang penuh humor dari dua MC (pembawa acara), Chang'er (Dewi Bulan) yang cantik dimainkan oleh seorang saudara inisiat, dan Kelinci Giok yang jahat dimainkan oleh seorang saudari inisiat. Pada saat yang romantis ini, kami mengirimkan faks sebuah pesan kasih dan ucapan selamat kepada Guru, mengharapkanNya sebuah Perayaan Bulan yang bahagia. Rekan-rekan inisiat dari seluruh Formosa kemudian menghibur penonton dengan penampilan beragam dan brilian. Nyanyian mereka yang menggembirakan, tarian yang penuh ketrampilan dan elegan, dan resital instrumen yang luar biasa mendapatkan tepuk tangan meriah dari penonton. Malam mencapai puncaknya ketika salah satu MC membacakan balasan Guru dengan keras dalam bentuk faks tulisan tangan yang mengatakan "Terima kasih dan saya mengasihi kalian terlebih lagi," yang singkat tetapi terkandung Kasih tanpa batas yang menyentuh hati setiap orang dengan dalam, seketika itu banyak orang menangis di tempat mereka berada.

Pertunjukkan yang ditampilkan meliputi rap-talk (bicara-rap) oleh para inisiat muda, tarian kung fu, tarian yang dikoreografikan dengan baik oleh rekan inisiat generasi modern (e-generation) yang penuh semangat hidup, resital sitar Cina yang sangat artistik, tarian modern, gitar dan solo vokal, dan banyak lagi. Acara terakhir adalah nyanyian bersama oleh seluruh peserta, "Bulan Menyuarakan Isi Hatiku," mengekspresikan harapan bahwa mereka suatu hari dapat merayakan Perayaaan Bulan bersama Guru pada malam diterangi sinar bulan di Hsihu. Setelah menikmati malam itu sepenuhnya, para peserta pulang di bawah langit yang bersih dan bertaburan bintang.

Silahkan kunjungi URL berikut ini untuk laporan visual yang jelas akan peristiwa ini:

http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/special_report/2002moon/index.htm  (Formosa)
http://www.godsdirectcontact.net/eng/special_report/2002moon/index.htm
  (AS)
http://www.godsdirectcontact.com/2002moon/index.htm
  (AS)

Ce4-138.jpg keterangan: Guru mengirimkan balasan yang bertuliskan tangan atas ucapan selamat dari murid-murid Formosa di Hsihu saat Perayaan Bulan.

 

Center New Jersey, AS

Buah Harum selama Musim Panas Dan Musim Gugur Yang Indah

Ketika Guru mengunjungi dan membeli properti Center New Jersey di tahun 1990, pohon-pohon yang layu-kering terlihat sejauh mata memandang. Sesuai instruksi Guru, rekan-rekan inisiat segera menanam berbagai jenis pohon buah di pekarangan Center. Pada tahun 1992, ketika Guru mengunjungi Center kembali, ada dua pohon persik yang telah layu. Akan tetapi, hal yang indah terjadi setelah Beliau duduk di depan pohon persik itu untuk bertemu dengan murid-murid. Kedua pohon itu tidak hanya menjadi segar kembali dan menumbuhkan daun, tetapi keduanya sekarang menghasilkan buah yang berlimpah setiap tahun!

Rusa setempat, beruang hitam, ayam kalkun liar, burung penyanyi (songbirds) dan binatang liar yang lainnya tertarik oleh atmosfir Center yang tenang, dan mereka sering datang untuk berkunjung dan merasakan buah yang lezat di pepohonan. Ketika bunga persik, prem dan pir berguguran dan buahnya matang selama musim panas yang hangat, keharuman bunga apel memenuhi atmosfir. Dan ketika musim gugur tiba, kami akan melewati musim untuk menghargai dan memetik apel. Semoga tanah murni Center New Jersey diisi dengan keharuman rohani dan, pada saat yang sama, menjadi sebuah pemandangan akan kelimpahan dan kemakmuran, memberikan semua pengunjung kejutan dan harapan yang membahagiakan.

Ce1-138.jpg keterangan: Bunga Apel, Pohon Persik, Apel, Pir, Prem. Beruang hitam dapat memanjat pohon dan memetik buah di Center New Jersey. Ada yang sedang berdri di bawah sebuah pohon persik, mengulurkan tangannya ke sebuah cabang pohon untuk mendapatkan beberapa persik segar untuk dicicip.

Konferensi-video antara Guru dan Murid-Murid

Laporan dari Austria

Pagi yang Sangat Bahagia 

[Vienna] Ketika para inisiat Austria mendengar kabar bahwa tanggal 8 September 2002 Center Vienna akan mendapat kesempatan untuk melakukan konferensi-video dengan Guru,, mereka sangat senang. Konferensi ini sangat berarti bagi saudara dan saudari inisiat di Austria, karena beberapa bulan sebelumnya mereka memindahkan center mereka ke lokasi baru. Lagi pula, beberapa inisiat telah menunggu-nunggu untuk berkomunikasi dengan Guru supaya bisa menanyakan Guru beberapa pertanyaan yang "penting". 

Para inisiat Vienna juga mengundang center-center yang berdekatan untuk ikut konferensi. Saudara dan saudari dari Munich, Jerman, dan Budapest, Hongaria datang untuk bersama-sama ikut dalam peristiwa yang langka dan membahagiakan ini. 

Konferensi dimulai pukul 5:00 pagi dan pertama-tama para inisiat melaporkan kepada Guru tentang center yang baru, yang berada di dekat hutan Vienna, di daerah yang tenang dan alami. Guru sangat gembira mengetahui bahwa Tuhan telah memberikan mereka sebuah tempat latihan yang bagus, dan mengatakan bahwa itu sangat ideal. Para inisiat juga berharap bahwa mereka dapat menggunakan center baru ini untuk berlatih dengan giat. Mereka ingin untuk dapat tumbuh bersama di dalam cinta-kasih, kegembiraan, harmoni supaya mejadi warganegara yang baik di planet ini. Guru mengatakan bahwa begitulah seharusnya semua inisiat berbicara, berpikir dan bertindak setiap hari. 

Kemudian Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan para inisiat, beberapa pertanyaan telah menjadi beban pikiran mereka selama bertahun-tahun. Sekarang, melalui teknologi modern dan cinta-kasih Guru, akhirnya mereka dapat meminta saran kepada Guru secara langsung. Guru mendengarkan dengan penuh kesabaran, dan beberapa kali menanyakan perincian lebih lanjut. Jawaban Guru sangat menghibur para inisiat, sementara Guru terus mengingatkan mereka untuk bergantung pada Kekuatan Ilahi Yang Maha Kuasa di dalam batin, yang dapat memberikan bantuan dan perlindungan yang mereka butuhkan. 

Guru juga mengingatkan para inisiat untuk selalu ingat bahwa metode Quan Yin adalah jalan yang tertinggi, bahwa setiap hari mereka bersama dengan Tuhan, dan bahwa mereka harus datang ke center untuk latihan rohani, dan bukan bersosialisasi atau mendapatkan keuntungan seperti dalam bisnis. Yang terutama adalah mereka tidak seharusnya menggunakan latihan rohani untuk alasan yang egois hanya untuk membangun kekuatan pribadi, alih-alih dengan penuh kesadaran, tanggungjawab, pengertian, rasa syukur dan hormat.

Atmosfir selama konferensi sangat damai dan menakjubkan, dan tak lama kemudian tiba waktunya bagi rekan sepelatihan Vienna mengucapkan "sampai jumpa" kepada Guru, yang menghibur mereka bahwa mereka akan melihatnya lagi ketika Beliau online dengan center-center lainnya.

Sp12-138.jpg:Sebuah panel peraga nan cantik, memperlihatkan cinta-kasih para inisiat Australia kepada Guru!

 

Laporan dari Mexico

Keinginan Lama yang Terkabulkan 

[Texcoco] Selama beberapa tahun yang lalu, rekan sepelatihan Mexico telah lama ingin bertemu Guru secara langsung. Akan tetapi, karena alasan finansial, tidak banyak inisiat Mexico yang mampu untuk menghadiri retret internasional secara rutin atau menanyakan langsung kepada Guru tentang pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam pikirannya. Karena itu, saudara dan saudari inisiat di Mexico menjadi sangat gembira mengetahui bahwa Guru akan mengadakan konferensi-video dengan mereka tanggal 8 September 2002. 

Malam sebelum konferensi terasa sangat panjang, tetapi saat istimewa ini akhirnya tiba! Rekan-rekan sepelatihan dari beberapa bagian berbeda dari Republic Mexico datang untuk bergabung dalam acara ini, dan mereka semua memakai pakaian tradisional Mexico untuk merayakan acara penting ini dengan Guru kita terkasih!

Hari dimulai dengan sesi grup meditasi, ketika semua berkumpul dalam damai penuh kegembiraan menantikan saat-saat yang unik ini. Sesaat setelah mereka mendengar suara Guru ditransmisikan dari sisi-lawan konferensi dan melihat bayangan Guru di layar video Center Texcoco, mereka sangat gembira sehingga mereka terus bertepuk tangan. Atmosfir yang amat membahagiakan ini tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata!

Selama konferensi, sebagian besar pertanyaan yang diajukan para inisiat kepada Guru telah mengganjal untuk jangka waktu lama dalam hati mereka, karenanya mereka gembira pada akhirnya mempunyai kesempatan menanyakan kepada Guru secara langsung dan mendengar jawabannya yang bijak. Sebagai tambahan, murid-murid Mexico melantunkan puisi dan beberapa lagu untuk menghibur Guru dan para inisiat di seluruh dunia, sementara atmosfirnya tetap dipenuhi kebahagiaan. 

Terima kasih kepada Guru untuk berbagi dengan anak-anakMu pertemuan yang besar ini, yang akan tetap terukir dalam hati kami. Di dunia ini tidak ada berkah yang lebih besar dari pada berkah untuk berada bersamaMu!

 

Laporan dari Quebec, Kanada 

Sebuah Pengalaman Unik - Konferensi-video dengan Guru secara Langsung!

[Montreal] Center Montreal telah menyaksikan konferensi-video sedunia dengan Guru sejak akhir bulan Juli 2002. Pada awalnya mereka meminjam peralatan yang diperlukan dari seorang saudara inisiat, yang merupakan seorang pakar komputer. Setelah tiga minggu menonton konferensi dengan sistem ini, para inisiat Montreal dengan penuh hasrat mengumpulkan uang yang lebih dari cukup untuk membeli peralatan sistem PC yang lengkap dengan koneksi internet kecepatan tinggi untuk Center mereka, dan bekerja keras untuk dapat menyediakan kondisi yang paling ideal agar setiap orang menikmati pertemuan mereka dengan Guru. Mereka sering menyelenggarakan sesi meditasi kelompok selama beberapa jam sebelum tiba saatnya untuk terhubung secara online dengan Guru, memberi kesempatan kepada saudara dan saudari inisiat untuk terhubung dengan Guru pada tingkat yang tertinggi. 

Selama konferensi, Guru selalu penuh cinta dan sabar menjawab semua pertanyaan dari para inisiat. Melihat Guru secara online adalah seakan-akan kita bersama Beliau dalam saat-saat sekarang, dan kita masih mengingat dengan jelas jawaban yang diberikan Guru selama tanya-jawab secara langsung ini. 

Center Montreal berterima kasih kepada Guru yang telah membawa mukjizat ke dalam kehidupan sehari-hari para inisiat setempat, sekaligus mukjizat besar yang memungkinkan ribuan inisiat mengikuti konferensi langsung dengan beliau di kampung halaman mereka sendiri. Ini adalah suatu cara luar biasa yang menguntungkan umat manusia dalam jumlah besar, dengan mengajar dan memberkahi manusia dari jarak jauh, melalui alat teknologi mutakhir.

 

Laporan dari California, AS

Pesan Universal Guru "Menuju Teknologi Tinggi"

[San Jose] Selama beberapa akhir pekan, konferensi-video langsung melalui internet telah diadakan antara Guru dan Center-center yang dipilih di seluruh dunia, dengan center-center lainnya dapat secara serentak menyaksikan peristiwa ini. Seakan-akan kita menyelenggarakan retret internasional secara online setiap akhir pekan! Konferensi-konferensi langsung ini mempersatukan rekan-rekan sepelatihan dari seluruh penjuru dunia. Dengan ratusan ribu orang memikirkan tentang Guru, dan semuanya memusatkan perhatian pada Tuhan di saat yang sama, karenanya tercipta kekuatan positif besar sekali di sekeliling planet ini.

Center San Jose saat ini hanya mempunyai modem berkecepatan rendah. Karenanya, rekan-rekan inisiat setempat memutuskan mengikuti konferensi-video bersama-sama di rumah dari dua saudara inisiat, yang mempunyai koneksi kabel internet berkecepatan tinggi dengan komputer yang terhubung ke beberapa TV dan monitor di setiap ruang, dan juga terdapat cukup ruangan untuk menampung semua murid setempat. Selain itu, sejak awal September, murid-murid juga dapat mengikuti konferensi-video Guru di Rumah Makan Vegetarian San Jose. Dengan demikian, kita dapat mendengarkan kebijaksanaan Guru setiap akhir pekan. 

Rekan sepelatihan dari Center San Jose telah lama menantikan hari dimana mereka mendapatkan kehormatan untuk berbicara langsung dengan Guru dan mengungkapkan kerinduan dan cinta-kasih mereka pada Guru.

Sp2-1-138.jpg: Rekan sepelatihan berkumpul di rumah seorang inisiat, dengan penuh perhatian menonton konferensi-video Guru
Sp2-2-138.jpg: Rekan sepelatihan dengan penuh perhatian mendengarkan wejangan kebijaksanan Guru di Rumah Makan Vegetarian San Jose.

 

Laporan dari Indiana, AS

Konferensi Internet Membawa Berkah yang Luar Biasa

[Indiana] Rekan sepelatihan dari semua center Midwestern dari Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai (Illinois, Indiana, Kentucky, Michigan, Missouri, dan Ohio) dengan bahagia berkumpul di Center Indiana pada akhir pekan tanggal 1 September 2002, untuk mengikuti retret dan konferensi internet dengan Guru.

Dalam sikap yang santai, Guru memulai konferensi dengan mengatakan kepada para inisiat tentang bagaimana Beliau menjaga hewan peliharaannya, menjadikan setiap orang tahu bagaimana Beliau menunjukkan cinta-kasihnya dengan mengijinkan mereka tidur di ranjang Beliau. Guru mengingatkan para inisiat bahwa, seperti manusia, hewan juga punya perasaan dan emosi, dan bahwa hewan peliharaannya menjadi "kecewa"dengan Beliau jika Guru tidak memperhatikan mereka. Juga, hewan jauh lebih pintar dari pada yang dipikirkan orang banyak..

Lalu, sebelum sesi tanya-jawab, para inisiat menyanyikan sebuah lagu untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Guru, yang penuh cinta menanggapi semua pertanyaan dan permintaan para inisiat.. 

Salah seorang inisiat menyanyikan sebuah lagu yang berjudul "Ibuku" yang dikarang sendiri olehnya untuk Guru. Suaranya yang bagus, berpadu dengan cinta-kasihnya pada Guru, membuat terharu banyak inisiat yang menghadiri konferensi ini. Juga, sebuah keajaiban terjadi sementara si inisiat menyanyikan lagu ini untuk Guru. Saudari ini dilahirkan dengan rabun jauh yang parah. Dokter telah memberitahu dia bahwa dia mempunyai kondisi mata yang serius dan jika dia mendapatkan masalah dengan penglihatannya maka dia harus mencari bantuan medis segera. Jika tidak, dia beresiko menjadi buta. 

Sesaat sebelum konferensi, Saudari inisiat ini mulai mempunyai masalah dengan penglihatannya. Dan menurut saran medis, dia seharusnya pergi menemui dokter. Tetapi sebagai gantinya, dia tetap tinggal dan fokus untuk dapat bernyanyi dengan baik bagi Guru. Dan keajaiban terjadi setelah dia menyanyikan lagu. Penglihatannya menjadi jelas, dan masalah yang dialaminya nyaris hilang. Dia mengedipkan matanya dan tidak bisa mempercayai bahwa dia bisa melihat jauh lebih baik! 

Tidak ada kata-kata yang bisa diucapkan mengenai berkah keajaiban yang diberikan oleh Guru melalui konferensi internet ini!

Sp7-2-138.jpg:Setiap orang riang dan gembira saat dimulainya konferensi internet segera setelah retret dua hari Center Indiana.
Sp7-1-138.jpg:Di akhir konferensi, Guru bersulang bersama kami dan mengharapkan bahwa setiap orang dapat menikmati kue yang disediakan untuk acara ini.

 

Laporan dari Korea

Konferensi-video yang Mencerahkan

[Seoul] Para inisiat setempat merasa sangat bahagia ketika mereka mengetahui bahwa Guru akan menyelenggarakan konferensi-video dengan Center Korea Selatan pada tanggal 25 Agustus 2002. Tidak ingin melewatkan kesempatan berharga ini, saudara dan saudari inisiat dari center lainnya di Korea juga datang berpartisipasi di konferensi ini. Sebuah fasilitas penerjemahan profesional serentak dibangun sehingga semua bisa mengerti wejangan Guru tanpa menghabiskan waktu untuk penerjemahan. 

Pada konferensi-video, Guru, seperti seorang Ibu, sangat sabar menjawab setiap pertanyaan para inisiat, memuaskan mereka, dan menyentuh hati semua orang yang hadir dengan cinta dan kasih-sayang. Sejumlah inisiat tidak mengajukan pertanyaan yang ingin mereka tanyakan, karena telah dijawab oleh Guru tercinta kepada saudara dan saudari inisiat lainnya.

Para inisiat Korea merasa sangat terberkahi setelah merasakan manfaat yang besar dari berbagai konferensi-video yang diselenggarakan beberapa bulan terakhir ini antara Guru dan para murid. Banyak yang telah menjadi hadirin yang setia di konferensi akhir pekan ini dan telah membuat kemajuan yang besar dalam meditasi mereka sebagai akibatnya. Sebagai contoh, seorang saudari inisiat sangat gembira mengatakan bahwa sekarang dia bisa berkonsentrasi pada mata kebijaksanaannya selama 24 jam sehari, sekalipun sedang bekerja. Semua rekan sepelatihan dipenuhi dengan berkah berupa hubungan yang konstan dengan Guru, dan menanti-nantikan pertemuan internet dengan Guru di Center Korea Selatan di akhir pekan.

Sp4-1.138jpg

 

Laporan dari Australia

Pengaturan Tuhan Selalu yang Terbaik

[Sydney] Para inisiat dari Center Sydney sangat gembira mendengar bahwa Guru akan menyelenggarakan konferensi-video dengan mereka tanggal 1 September 2002! Saat ini Center Sydney menyewa sebuah aula sekolah menengah untuk meditasi kelompok dan konferensi-video juga diselenggarakan di sana. 

Setelah meditasi kelompok tanggal 1 September, para inisiat menunggu dengan tenang dan sabar telepon dari Guru. Pada awalnya, penerimaan audio tidak memuaskan, jadi konferensi tidak dapat dimulai sampai setelah beberapa percobaan dan penyesuaian telah dilakukan. Akhirnya, Guru mulai konferensi dengan mengatakan, "hello*, semuanya!"dan ketika salamNya yang manis dan penuh cinta itu keluar dari pengeras suara, para inisiat merespon dengan sangat gembira, walaupun mereka agak kecewa karena sosok Guru tidak muncul di layar. Guru kemudian menghibur dan menenangkan mereka, mengatakan, "Gambar bukanlah segala-galanya," dan Beliau benar. Para inisiat Sydney sudah sangat puas merasakan cinta-kasih dan perhatian Guru dan dapat mendengar suaraNya yang menawan. Ketika konferensi hampir selesai, Tuhan memberi para inisiat sebuah kejutan yang menggembirakan - gambar Guru yang cantik tiba-tiba muncul di layar. "Hore!" para murid tertawa dengan gembira. 

Selama konferensi-video, Tuhan membuat beberapa lelucon pada para inisiat dan mereka mengalami emosi yang naik turun. Dengan demikian mereka bisa merasakan cinta-kasih Guru dengan lebih dalam, dan senyumNya yang menawan dan kata-kataNya yang penuh kasih terukir dalam di hati mereka. Ini membuktikan bahwa Pengaturan Tuhan adalah senantiasa yang terbaik!

* Guru mengatakan bahwa istilah "hello" berasal dari kata halo, yang mana berarti cahaya sekitar seorang suci atau tubuh surgawi, ketika memberi salam, adalah baik mengatakan "hallo" dari pada "hello," yang mana terdengar mirip dengan "hell (neraka)."

 

Peristiwa yang Mengilhami - Ketika Semua Hati Bersatu

Selama konferensi-video antara Guru dan murid-murid Sydney, Guru menyarankan bahwa para inisiat berbicara langsung lewat telepon karena kualitas suara yang kurang bagus. Ketika saatnya saya menanyakan pertanyaan, saya menemukan bahwa suara saya tidak bisa tersalur melalui pengeras suara dan penonton tidak bisa mendengarkan Guru. Dua orang murid penghubung lalu menyarankan bahwa kita mengakhiri pembicaraan dan menelpon Guru lagi semenit kemudian, dan Guru setuju. Akan tetapi, dua orang penghubung itu lupa bahwa mereka tidak punya nomor telepon Guru sampai akhirnya setelah saya memutuskan teleponnya. Pada saat kekhawatiran dan kehilangan, suara dering telepon yang tidak asing terdengar dari pengeras suara. Guru telah menelpon kembali! Saya bersorak gembira dan berterima kasih: "Guru, Engkau sungguh luar biasa! Tidak ada yang tidak Engkau ketahui!" Pada saat itu, saya sangat gembira sekali sehingga saya terdengar sulit dipahami.

Setelah pertanyaan terakhir dijawab, Guru menanyakan kami dengan sangat perhatian jika koneksinya telah diperbaiki dan apakah kami bisa melihat Beliau lagi. Saya katakan tidak, tapi kami sudah merasakan puas bisa mendengarkan kata-kataNya yang penuh kasih dan merasakan perhatiannya yang dalam. Pada saat itu, dua saudara inisiat yang bertugas dalam pengaturan teknik membisiki saya dengan sangat gembira, "Kita akan melakukan koneksi. Mohon pada Guru memberi kami waktu satu menit." Saya langsung memohon Guru untuk online beberapa saat lagi karena kami akan dapat segera melihat Beliau kembali di layar. Akan tetapi, tetap tidak ada gambar yang muncul. Sekali lagi saya penuh hasrat memohon Guru untuk tidak pergi, dan Beliau merasakan kekhawatiran kami dan dengan cepat menenangkan kami:"Saya disini! Saya disini!" Saya sangat terharu oleh kata-kata Guru yang penuh kasih dan kami semua merasakan kasihNya yang mendalam kepada kami. Akhirnya, gambar Guru yang cantik muncul di layar, dan semua rekan sepelatihan yang hadir bersorak gembira, dan banyak yang meneteskan air mata. Perasaan yang tulus antara Guru dan murid-murid pada saat itu diluar bahasa manusia. Semua yang ingin kami katakan disampaikan dalam kesunyian. Sebuah pengalaman yang menakjubkan!


Lintasan Peristiwa

Laporan dari Afrika Selatan

Suka Cita Menyiapkan Sebuah Buaian Bayi Baru bagi Spiritualitas 

[Johannesburg] Dikelilingi oleh rerumputan hijau yang alami pada sebuah bukit sebelah utara Johannesburg, Center Gauteng adalah suatu gambaran dari kesederhanaan dan kesempurnaan. Berbagai pohon muda yang baru ditanam melambai-lambai di sekitar Center, dan kebun sayur-mayur, penuh dengan tanaman hijau yang menyehatkan, merupakan suatu karya tersendiri yang merupakan hasil perawatan sungguh-sungguh dari para inisiat yang tinggal di center tersebut. 

Renovasi interior, termasuk cat, ubin serta instalasi alat penerangan yang baru, dapat rampung berkat perencanaan matang dan partisipasi aktif dari para inisiat setempat. Dan tentu saja, hal ini tidak akan mungkin tanpa bantuan dari Guru.

Pada hari Minggu, tanggal 25 Agustus 2002, setelah retret lokal yang pertama berakhir , sesi inisiasi untuk pertama kali diadakan di aula meditasi Center, yang telah diresmikan dengan upacara yang megah dan meriah pada hari yang sama. Sejumlah saudara dan saudari secara antusias bekerja sama untuk menyukseskan acara tersebut dan menjadikannya sebagai peristiwa yang penuh suka cita. 

Inisiat dari Pretoria baru-baru ini bergabung dengan Center Gauteng, yang merupakan center yang paling dekat dari Pretoria dibanding dengan center-center lainnya di daerah tersebut. 

Setiap kali para inisiat duduk di Center, menikmati keharuman teh hijau, makan biji labu dan menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam, mereka sangat bahagia dan merasa terpuaskan dalam pelukan cinta suci Guru. Hati mereka dipenuhi rasa syukur atas berkah Guru yang abadi, dan mereka sungguh menyadari bahwa semuanya itu berasal dari kemurahan Tuhan!

Sp9-1-138.jpg: Di taman depan Center, pohon-pohon muda tumbuh subur berkat pengolahan yang cermat dari para inisiat.
(Sp9-2a-138.jpg, Sp9-2b-138.jpg): Para inisiat Gauteng secara gemilang mendesain dan menyelesaikan renovasi interior Center.

 

Laporan dari Brazil

Pesan Kebenaran Meliputi Sao Paulo

[Sao Paulo] Terletak di belahan bumi bagian selatan, Brazil saat ini sedang mengalami musim semi, saat dimana bunga-bunga bermekaran. Baru-baru ini, sepanjang musim yang indah ini, rekan-rekan sepelatihan dari Sao Paulo mengadakan sebuah seminar video penyebaran Kebenaran, dipimpin oleh seorang utusan Quan Yin, di center mereka.

Yang membuat seminar tersebut menjadi istimewa adalah sebagian besar peserta yang hadir adalah sanak saudara atau teman dari rekan-rekan sepelatihan dan mereka sudah memiliki pemahaman dasar mengenai ajaran Guru. Oleh karena itu para peserta memberikan perhatian yang luar biasa saat menonton video, serta melontarkan pertanyaan bermutu yang berhubungan dengan latihan spiritual. Hampir semua peserta tetap tinggal untuk mempelajari metode Kemudahan, dengan angka presentasi yang tinggi yang belum pernah terjadi pada seminar-seminar sebelumnya yang pernah diadakan oleh Center. Setelah meditasi dengan metode Kemudahan, wajah para peserta bersinar-sinar penuh senyuman kepuasan, sementara cinta ilahi Guru mengalir ke dalam hati mereka. Rekan-rekan sepelatihan dari Sao Paulo mengetahui bahwa mereka telah berhasil mengadakan sebuah seminar yang sukses!

(Sp3-1-138.jpg, Sp3-2-138.jpg)

 

Laporan dari Amerika Serikat

Menghadiri Expo Seni dan Kehidupan Holistis 

[Missouri] Pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2002, di Center Missouri, dengan dukungan yang luar biasa dari Center Oklahoma dan Kentucky, turut berpartisipasi dalam Expo Seni dan Kehidupan Holistik Ke-11 di St. Louis. Para pencari kebenaran yang datang dari berbagai wilayah menciptakan sebuah suasana yang hangat dan bersahabat pada acara tersebut, tanpa memandang latar belakang kerohanian meraka yang cukup beragam. 

Pada tanggal 4 Agustus, rekan-rekan sepelatihan mengadakan seminar video pada gerai Center, yang dihiasi dengan tampilan warna-warni. Setelah seminar usai, sekitar setengah dari peserta tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan. Banyak rekan sepelatihan merasakan energi cinta Guru menyelimuti seluruh ruangan selama Expo dan seminar berlangsung.

Seorang reporter dari koran lokal St. Louis Post-Dispatch, datang ke gerai kami pada hari pertama Expo, dan sangat gembira sekali mendapatkan paket informasi dari kami. Keesokan harinya, rekan sekerjanya mengunjungi kami menjelang Expo berakhir. Setelah menanyakan beberapa pertanyaan, ia sangat tertarik untuk mengambil foto dari para inisiat, dan juga dengan senang hati mengambil foto dari gambar Guru.

(Sp5-1-138.jpg): Pada upacara pembukaan Center Missouri dalam Expo Seni dan Kehidupan Holistis St. Louis, seluruh inisiat yang berpartisipasi, berdiri berpegangan tangan membentuk sebuah lingkaran besar.
(Sp5-2-138.jpg): Seorang saudari menjelaskan isi dari sebuah brosur yang disiapkan oleh para inisiat dari Center Missouri bagi para peserta yang berminat
(Sp5-3-138.jpg): Seorang wanita mendaftarkan diri di meja pendaftaran yang terletak di luar ruangan untuk ikut dalam acara seminar video.

 

Laporan dari Massachusetts, Amerika Serikat

Usaha yang Berkelanjutan dalam Penyebaran Kebenaran

[Boston] Pada bulan Juni 2002, rekan-rekan sepelatihan dari daerah Boston mengadakan seminar video mereka yang pertama dengan usaha mereka sendiri di Harvard University. Pada bulan Agustus, mereka mengadakan seminar Warta Kebenaran lainnya di perpusatakaan kota di Worcester, Massachusetts. Selama acara berlangsung, pemutaran ceramah Guru menarik banyak perhatian para peserta, dan salah seorang staf perpusatakaan terlihat begitu terserap dalam kata-kata kebijaksanaan Guru sehingga membuatnya rela berdiri dalam ruangan, menyaksikan dan mendengarkan ceramah Guru dengan konsentrasi penuh. Setelah acara seminar usai, ia meminjam kembali kaset video yang diputar pada seminar itu untuk dilihatnya kembali di rumah, sehingga ia dapat mempelajari lebih dalam tentang ajaran Guru. 

Hasil dari seminar bulan Agustus ini sangatlah menakjubkan; 95 persen dari para peserta tetap tinggal untuk mempelajari Metode Kemudahan, dan lima orang telah mendaftarkan diri untuk diinisiasi ke dalam metode Quan Yin. Rekan-rekan sepelatihan Boston sangat berterima kasih pada Guru karena telah diberi kesempatan untuk turut mewartakan ajaran Tuhan kepada orang-orang di wilayah mereka, karena cinta kasih Guru membangkitkan banyak jiwa yang merindukan pembebasan.

(Sp1-1-138.jpg, Sp1-2-138.jpg,)

 

Laporan dari Formosa

Selalu Siap Sedia

[Keelung] Karena lokasi geografisnya, Formosa sering kali dilanda bencana angin topan terutama pada akhir musim panas dan menjelang musim gugur. Tahun ini, para peramal cuaca memprediksi bahwa angin Topan Sinlaku dengan kekuatan sedang akan membawa hujan yang sangat lebat di wilayah Formosa selama masa pasang yang tinggi pada awal September, dan ancaman yang cukup serius ini mengakibatkan wilayah Formosa Utara dinyatakan dalam kondisi siaga penuh pada tanggal 6 September. 

Rekan-rekan sepelatihan yang tergabung dalam Asosiasi Penyelamat Amfibi Cina Maha Guru Ching Hai berkumpul pada sore hari itu untuk mengkoordinasikan persiapan penyelamatan dengan Departemen Pemadam Kebakaran Wilayah Taipei. Dengan membawa cinta kasih Guru, mereka tiba di stasiun kendali nomor kesatu, di daerah yang sangat mudah terkena banjir di wilayah Hsichih, untuk menunggu instruksi selanjutnya. Tetapi puji syukur atas kemurahan Tuhan, Topan Sinlaku, sumber dari berbagai bencana bagi penduduk setempat, berbelok ke arah utara menjauhi Formosa, sambil membawa hujan yang lebat namun masih jauh dibawah ambang yang dapat membuat bencana. Kemudian, pada sore hari tanggal 7 September, diadakan pembubaran dan pembebasan tugas bagi tim penyelamat dan dinyatakan tugas mereka telah terlaksana dengan baik

Sp6-1-138.jpg: Berita Utama dari surat kabar Formosa -- United Daily News, 8 September 2002: Seluruh anggota dari Asosiasi Penyelamat Amfibi Cina Maha Guru Ching Hai yang berjumlah 26 orang, mengambil cuti dari pekerjaan mereka untuk bersiaga di Hsichih. Sikap kepahlawanan mereka selama bencana Topan Nari yang berlangsung pada bulan September 2001 masih terpatri dalam benak kita semua hingga hari ini. 
Sp6-2-138.jpg: Para anggota dari Asosiasi Penyelamat Amfibi Cina Maha Guru Ching Hai duduk bermeditasi sambil mereka berjaga-jaga jikalau tindakan penyelamatan perlu dilakukan segera.

 


Guru Menceritakan Lelucon

Impian Keinginan

Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, Amerika Serikat, 

11 Juni 2001 (Asal dalam Bahasa Inggris)

Ada seorang kakek yang pulang ke rumah dengan membawa dua permen berkah untuk cucunya. Satu berwarna hijau dan satunya lagi berwarna merah, dia bertanya pada cucunya, "Kamu ingin permen yang mana?" Lalu cucunya mengambil yang warna hijau. Dengan penuh rasa ingin tahu, kakeknya bertanya pada anak itu, "Kenapakah kamu mengambil yang hijau dan bukan yang merah? Yang merah kelihatan lebih menarik." Dan cucunya menjawab, "Aku memilih yang hijau karena hijau adalah warna pengharapan." Lalu kakeknya berkata, "Hmmm. Bagus sekali. Apa yang kamu harapkan?" Dan cucunya menjawab, "Aku mengharapkan kakek juga akan memberikan permen yang merah!"

(Jk138-1a.jpg, Jk138-a.jpg,)

 

Kencan Antik, Mobil Antik

Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, Amerika Serikat, 

28 Desember 2001 (Asal dalam Bahasa Inggris)

Ada seorang gadis yang bertanya pada temannya, Mary, "Bagaimana dengan kencan buta kamu?" Dan Mary menjawab, "Oh, sungguh mengerikan." Lalu gadis itu berkata, "Kenapa demikian?" Dan Mary menjawab, "Baiklah, dia muncul dengan Rolls Royce tahun 1932." Kemudian gadis itu menjawab, "Wah, itukan mobil koleksi, mobil yang sangat mahal. Apa salahnya dengan itu?" Mary menjawab, "Masalahnya adalah, dia merupakan pemilik tangan pertama!"

Jk138-2.jpg

 

Hukuman Kentang

Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, Amerika Serikat, 

28 Desember 2001 (Asal dalam Bahasa Inggris)

Ada seorang lelaki yang pergi ke suatu rumah makan dan memesan makanan. Setelah menerima pesanannya, dia tiba-tiba memanggil pelayannya dan berkata, "Mohon kesini." Ketika pelayan itu datang, dia tunjukkan kentang yang ada di piringnya dan berkata, "Kentang ini sangat buruk." Lalu pelayan itu mengambil kentang tersebut, menamparnya, dan meletakkannya kembali sambil berkata pada lelaki tersebut, "Tuan, kalau kentang ini merepotkan Anda lagi, silah panggil saya."

Jk138-3.jpg

 

Silah kunjungi situs jaringan berikut guna menikmati versi video asli dari lelucon ini, dan Anda juga dapat berbagi keriaan lelucon Guru dengan orang-orang disekitar Anda:
http://www.godsdirectcontact.org/eng/news/138/jk1.htm
  (AS)
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/news/138/jk1.htm  (Formosa)
http://www.godsdirectcontact.net/eng/news/138/jk1.htm  (AS)


Wejangan Guru

Kita Sedang Mengejar Surga 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, 28 Juli 2002 
Konferensi-video dengan Center Houston, Amerika Serikat 
(Asal dalam Bahasa Inggris)

Puluhan tahun yang lalu, saat saya belum melakukan "pekerjaan" ini, saya membaca dalam surat kabar bahwa suatu saat orang-orang akan dapat saling berbicara dan bahkan saling melihat gambar lawan bicara melalui telepon. Sperti yang kita miliki sekarang, perkiraannya menjadi kenyataan. Dan segera kita akan memiliki jauh lebih banyak berita yang mengasyikkan. Saya tidak pasti bagaimana kita akan mewujudkannya. Tetapi banyak hal yang telah kalian ketahui, seperti saat saya menyampaikan kepada kalian tentang planet-planet lain dimana orang-orang tidak perlu mengandung bayi dalam rahim sang ibu. 

Dalam dunia ini, kita akan memiliki hal yang sama. Tidak akan lama lagi. Kemajuan-kemajuan ilmu pengetahuan demikian mengagumkan sehingga kita tidak memiliki waktu bahkan untuk menarik napas kita sebelum sesuatu berubah lagi! Di Jepang, saya mendengar bahwa mereka telah mengembangkan semacam kotak dimana mereka menempatkan sejumlah cairan yang dapat disamakan dengan cairan alami dalam rahim seorang ibu saat dia hamil dengan bayinya. Dan mereka akan berusaha memelihara bayinya secara demikian. 

Maka mungkin di masa mendatang, bila kalian ingin memiliki sepuluh bayi, tidak masalah. (Gelak tawa) Selama sembilan bulan, kalian dapat datang melihat bayinya setiap akhir minggu atau setiap hari, kapanpun kalian memiliki waktu, bahkan setelah pulang dari bekerja. Mereka bahkan dapat membentuk bayinya, penampilannya dan memilih jenis kelamin dan apapun. Sangat menyenangkan; kita sedang mengejar kemajuan-kemajuan sistem planet yang lebih tinggi.

Dan sekarang kita juga menggunakan laser dan cahaya untuk menyembuhkan para pasien. Ingat, dalam salah satu ceramah-ceramah saya yang paling awal di Formosa (pada saat itu saya bahkan tidak fasih berbicara dalam bahasa Cina) - kita membicarakan terapi cahaya yang telah digunakan pada planet-planet lain yang jauh lebih maju. Ilmuwan-ilmuwan itu telah dilahirkan di planet ini sekarang, dan mereka membawa serta ingatan-ingatan berharga mereka. Maka mereka sedang membuat planet kita suatu tempat yang lebih baik untuk hidup, sejauh melibatkan kenyamanan jasmani. 

Dan juga, mungkin segera, atau tidak lama lagi (kita bicara dalam kisaran tahunan saja) - kita mungkin akan memiliki mobil-mobil terbang dan lain-lain. Dan mungkin akan makin mudah untuk dapat melihat satu sama lain, dengan makin sedikit kemacetan lalu lintas. Dan perjalanan pulang-pergi akan semakin cepat. 

Semua ini juga sangat menyenangkan bagi saya (berhubungan dengan pandangan Guru akan Center-center dalam suatu konferensi yang meliputi seluruh dunia). Dapat melihat gambar kalian di sini, dari beribu-ribu mil, sungguh menyenangkan. Maka, karena kita juga berlatih sangat baik, terima kasih kepada kalian, para yogi yang rupawan, manis dan bahagia. (Tepuk tangan) Semua ini pasti ada hubungannya dengan kita. Maka sebanyak kegembiraan saya akan berita ini, saya juga ingin berterima kasih kepada kalian dan banyak kelompok praktisi yang lain. Mungkin mereka bukan dari kelompok kita, tetapi mereka juga melakukan meditasi Cahaya dan Suara, atau mungkin sebagian yang lain melakukan teknik meditasi yang kurang maju. Tetapi mereka mengusahakan yang terbaik untuk menghubungi Tuhan. Itu cara kita meningkatkan keadaan planet ini. 

Karenanya, frekwensi getaran dari planet ini telah ditingkatkan sampai tingkat yang lebih tinggi, ilmuwan-ilmuwan yang sangat maju dari planet-planet yang lebih tinggi dapat bereinkarnasi dalam dunia kita dengan tidak terlalu menderita, tanpa kehilangan banyak ingatan mereka tentang dari mana asal mereka. Sehingga kita memiliki kemajuan-kemajuan teknologi yang sangat menakjubkan saat ini, terima kasih kepada kalian.

Ini sangat indah. Maka kita harus terus berlatih, sekalipun kita bukan ilmuwan atau ahli komputer atau apapun. Tetapi sepanjang kita rajin berlatih, memurnikan diri kita, aura kita, lingkungan kita, secara tidak langsung kita memberi sumbangan bagi kemajuan planet kita. Itu sungguh sumbangan besar yang dapat kita lakukan bagi masyarakat kita. Ini sangat menakjubkan. Maka semua hal yang kalian nikmati sekarang bukan hanya pekerjaan ilmuwan dan orang-orang laboratorium, tetapi juga buah dari usaha rohani kalian sendiri. 

Demikian menakjubkan melihat hasil latihan rohani. Kalian melihat bagaimana kita tidak memiliki apapun sebelumnya! Dan tiba-tiba, dalam satu setengah dekade, segalanya telah berkembang dan kita bahkan mengalami kesulitan untuk mengikuti perkembangan-perkembangan di bidang teknik. Tetapi kalian dapat melihat perbedaannya.

Maka ini merupakan suatu hasil yang berguna dari latihan rohani kita. Bukan hanya pencerahan rohani, bukan hanya kegembiraan dan kebahagiaan perorangan, tetapi juga perkembangan dunia. Kita sedang mengejar Surga. Kita sedang berkejaran dengan planit-planit yang lebih menyenangkan dan lebih maju. Dapatkah kalian bayangkan? Dan segera, bila kita hidup cukup lama, kita akan melakukan perjalanan ke galaksi yang lain, sistem-sistem planet yang lain; bukan hanya mengirim robot, bukan hanya pergi ke Mars untuk mengambil sedikit tanah, tetapi pergi ke beberapa planet yang berpenduduk dan maju tingkat rohaninya. Dan kita bahkan dapat menyapa dari sini. Dan kita dapat saling melihat dari ribuan triliun mil jauhnya, tahunan cahaya jauhnya. Kita dapat saling menyapa seperti kita sedang saling bertatap muka saat ini. Tidakkah itu sangat menakjubkan? (Ya!)

Maka tetaplah terus pada Jalan Emas kalian, tanpa pernah ragu sedetikpun. Kalian pada jalan yang benar. Saya menjaminnya. (Tepuk tangan)

Mt2-1.jpg

Korespondensi antara Guru dan Murid-Murid

Kegembiraan Saya dalam Berlatih Metode Quan Yin

Oleh saudara inisiat Elad Jacob, Kumba, Kamerun 

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Saya beruntung mengawali latihan rohani saya sejak tahun 1972, saat saya mulai membaca buku-buku dari beberapa sekolah rohani, mencari Kebenaran yang tertinggi. Saya juga menghubungi banyak Guru rohani di seluruh dunia melalui berbagai cara yang mungkin, dan belajar bersama mereka sebelum dan sesudah inisiasi.

Kebanyakan saya tidak menemukan kepuasan dengan ajaran-ajaran dari berbagai sekolah dan guru-guru rohani yang saya hubungi. Ini sangat mengecewakan saya dan menyebabkan saya merasa ada sesuatu yang kurang dalam hidup saya.

Setelah tiga puluh tahun mengejar Kebenaran, saya cukup beruntung diperkenalkan kepada Maha Guru Ching Hai oleh seorang teman. Saya segera menghubungi markas besar di Formosa dan memperoleh sejumlah penjelasan. Saya juga membicarakan ajaran-ajaran Guru dengan beberapa saudara inisiat di Kumba, dan diberi kesempatan agar diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin.

Sejak inisiasi, saya akhirnya menemukan kegembiraan dan damai yang telah saya rindukan selama bertahun-tahun. Sekarang bagi saya dunia nampak hanya seperti suatu ilusi dan alam yang dapat didiami untuk sementara waktu saja. Sekarang saya mengenal diri saya lebih baik dan saya mengetahui alasan saya berada di sini, di bumi. Saya juga mengetahui apa yang saya harus kerjakan dan ke mana saya akan pergi. Syukur kepada Maha Guru Ching Hai atas kehadiran dan bimbinganNya yang penuh kasih dalam memenuhi harapan abadi saya!

Lti-138.jpg

Puisi

Kita Semua Adalah Satu

Oleh saudari inisiat Winnie, Hong Kong 

(Asal dalam Bahasa Inggris dan Cina) 

Kita semua adalah Satu dalam Lautan Kasih,
Dengan Cahaya dan Suara batin,
Bersyukur atas Kehidupan sejati yang telah ditemukan,
Kita membubung tinggi bersama Maha Guru Ching Hai,
Jauh melampaui bintang-bintang, matahari dan bulan -
Segera kembali ke Rumah abadi kita!
Kita semua adalah Satu dalam Lautan Kasih,
Dengan bebas, gembira dan damai,
Bersyukur dalam hati kita dan merasa lega,
Kita membubung tinggi bersama Maha Guru Ching Hai
Jauh melampaui bintang-bintang, matahari dan bulan,
Segera kembali ke Rumah abadi kita! 
Di Rumah, ada banyak tempat,
Tidak perlu lagi mengembara,
Para saudara dan saudari,
Mari kita menyanyikan suatu lagu gembira dengan selaras -
Kita semua adalah Satu!
Tidak perlu menanyakan alasan-alasannya.
Temukan saja Sang Pembimbing,
Ikutilah Dia, bersatu dalam Lautan Kasih,
Menjadi Satu bersama Nya,
Dan seluruh jawaban-jawaban kita akan muncul,
Saat kita menyanyi dan bangkit,
Mengikuti teladan kita - Maha Guru Ching Hai,
Kekasih Kita.

Dengan berkat Allah, rekan-rekan praktisi di seluruh dunia telah dapat berpartisipasi dalam konferensi-video bersama Guru dan center-center yang lain melalui teknologi internet yang telah maju. 'Kita semua adalah Satu' merupakan sebuah lagu yang telah sering bergema dalam hati saya selama beberapa waktu. Selama konferensi-video dengan Hong Kong, saya memiliki perasaan yang kuat bahwa ini dapat dipersembahkan kepada Guru sebagai sebuah puisi. Saya sangat tergerak oleh doronganNya yang penuh kasih saat saya mulai mengucapkannya bagiNya. Perasaan saya begitu nyaman sehingga tak lama kemudian saya mengalun secara alami. Saya merasakan seperti gelombang-gelombang lautan yang lembut bergulung-gulung pulang-pergi di dekat pantai selain itu juga saya merasa seperti seorang anak yang sedang dibuai dalam ayunan oleh ibunya. Perasaan menyatu ke dalam Lautan Kasih ini merupakan suatu pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya sangat bersyukur sekali kepada Ibu semesta kita yang penuh belas kasih - contoh sempurna dari kebijaksanaan dan kasih! 

(po2-a-138, po2-b-138)



Keajaiban Guru

"Ah Ma" Meninggal dengan Tersenyum 

Oleh saudari inisiat Juan Li-yu, Keelung, Formosa

Sejak saya diinisiasi oleh Guru enam belas tahun yang lalu, saya telah mendengar tidak terbilang jumlahnya kisah yang menakjubkan tentang rekan-rekan inisiat dan keluarga mereka yang meninggal dunia. Sekarang saya ingin berbagi suatu kisah yang serupa dengan semua orang.

Tahun ini nenek saya berusia sembilan puluh lima tahun. Enam belas tahun yang lalu, dia biasa pergi ke Hsintien (Center pertama Guru di Formosa) bersama kami untuk mendengarkan khotbah-khotbah Guru. Hati nenek murni seperti seorang anak, sehingga dia sangat dikasihi Guru, yang selalu bercanda dengannya dan membuatnya bahagia. Seperti halnya kita semua, Guru selalu memanggilnya "Ah Ma," yang artinya nenek dalam bahasa Taiwan. Karena anak perempuan, cucu laki-laki, cucu perempuan dan cicit laki-lakinya semua merupakan rekan praktisi, Guru segera menyetujui saat nenek memohon inisiasi. Dia berusia delapan puluh tahun waktu itu.

Setelah inisiasi, nenek tampak seperti terlahir kembali dan menjadi orang lain. Dia sebelumnya menderita pikun dan sangat pelupa. Tetapi, setelah inisiasi, ingatannya sangat membaik. Juga, sebelumnya dia tidak pernah dalam kesehatan yang baik dan sering harus meminum obat dan menerima suntikan. Tetapi setelah diinisiasi, jasmaninya semakin kuat.

Pada bulan Juli 2002, nenek tergelincir dan jatuh, dan harus masuk rumah sakit karena patah tulang. Suatu hari, tidak lama setelah keluar dari rumah sakit, dia sedang mandi dengan bantuan anggota keluarga, dan secara aneh, mereka mendapatkannya tersenyum dan melihat ke atas sepanjang waktu. Setelah makan malam, nenek beristirahat di sebuah kursi, masih tersenyum dengan matanya mengarah ke atas. Dia terlupa pada orang-orang yang berbicara kepadanya, tetapi tetap tersenyum. Tiba-tiba, dia menarik napas dalam dan meninggal. Ini sungguh suatu cara meninggal yang sungguh menakjubkan! Dia hanya seorang perempuan tua biasa, tetapi dia dapat meninggal dengan tersenyum pada saat duduk, seperti yang terjadi pada Guru tua Kuangchin (Biarawan Budha yang paling dihormati di Formosa, yang berlatih tapabrata selama lebih dari tujuh puluh tahun dan meninggal saat duduk). Sungguh tidak dapat dipahami!

Guru telah mengatakan kepada kita bahwa saat kita, para inisiat meninggal, para suci Surgawi datang menyambut kita, dan kemegahan Surga nampak di hadapan mata kita. Jelas sudah, mengapa nenek terus menatap ke arah atas dan tersenyum. Jika bukan karena keindahan yang sangat menarik dari alam yang lebih tinggi yang dilihatnya saat dia meninggalkan dunia ini, dia tidak akan meninggal tanpa perasaan apapun yang masih melekat! Karena dia biasanya sangat perhatian akan generasi-generasi yang lebih muda, dan bahkan suatu kali pergi ke center Hsihu, meminta Guru membujuk cucu laki-lakinya agar segera menikah, karena takut, nama keluarga akan punah.

Mengenai para inisiat yang meninggal, Guru telah mengatakan, "Pada saat inisiasi, saya telah memesan sebuah tiket ke Surga bagi Anda. Ketika waktunya tiba, saya akan membawa Anda ke atas untuk Anda nikmati." Tak perlu diragukan, para inisiat kita merupakan mahluk-mahluk yang paling beruntung di bumi. Mengikuti Guru dalam latihan rohani, lebih aman daripada dijamin oleh puluhan ribu jaminan asuransi. Kematian nenek saya membantu saya menyadari secara mendalam bahwa kesalehan anak yang teragung adalah "menerima inisiasi dan berlatih rohani," dan kebodohan yang paling mengerikan adalah "tidak percaya akan Guru dan tidak berlatih rohani." Saya berharap kisah ini akan menjadi suatu ilham bagi kita semua!

mw1-138.jpg

 

Tubuh Jelmaan Guru Mengajar Aerobika!

Oleh seorang rekan inisiat, Propinsi Zhejiang, Cina Daratan

Beberapa bulan yang lalu, seorang teman sekolah saya memberi saya beberapa foto Guru. Saya memberikan salah satunya kepada kemenakan perempuan saya, yang tinggal bersama saya, dan menggantungkannya di samping tempat tidurnya. Kemenakan saya gemuk, berusia enam tahun dan masih di TK.

Dua malam yang lalu, saat kami sedang bersiap-siap pergi tidur, kemenakan saya tiba-tiba mulai melakukan latihan aerobika. Dan saat melakukannya, dia dengan hati-hati menjelaskan setiap gerakan. Saya terpaku memandangnya, dan menyadari bahwa itu latihan-latihan yang Guru ajarkan selama retret Santimen di Formosa tahun 1990. Saya telah menonton kaset video retretnya dan ini meninggalkan suatu kesan yang sangat dalam bagi saya. Maka saya bertanya kepada kemenakan saya, "Siapa yang mengajar ini kepadamu?" Dia berkata, "Guru mengajarkan kepada saya tadi pagi di dalam kelas taman kanak-kanak kami, sebelum kami rehat makan kecil. Pada waktu itu, Guru berbisik kepada saya, 'Kamu agak terlalu gemuk. Latihan-latihan ini akan baik bagimu.' Maka saya mempelajarinya. " Saat kemenakan saya sedang melakukan gerakan mengayuh sepeda terbalik, dia mengetahui cara menempatkan tangannya ke belakang punggungnya dan berkata bahwa dengan cara demikian dia dapat menjaga tubuhnya yang tertelungkup tetap tegak dan melakukan gerakan dengan benar.

Maka saya bertanya kepadanya, "Bagaimana Guru muncul?" dan dia berkata, "Guru muncul dari semesta, mula-mula terbang turun seperti sebuah roket, dan kemudian mengambang turun seperti suatu awan putih. Dia mengenakan sebuah topi putih dan gaun putih seperti salju. Saat Dia masuk kelas, langkah-langkahNya sangat lembut. Sehingga baik guru ataupun murid-murid lain tidak mengetahui Dia ada di sana." Saya kemudian bertanya, "Berapa banyak orang datang bersamaNya?" dan kemenakan saya menjawab, "Satu gadis kecil datang bersama Guru. Dia seorang gadis asing dan kedua orangtuanya telah tiada, maka Guru menerimanya dan membawanya ke sini bersamaNya." Saya melanjutkan, "Berapa tinggi Guru?" Dan dia menjawab, "Sedikit lebih pendek daripada ibu saya; gadis kecilnya lebih pendek daripada Guru tetapi sedikit lebih tinggi daripada saya. Setelah mengajar saya latihan-latihan, Guru pergi diam-diam. Guru sekolah saya dan murid-murid yang lain tidak mengetahui bahwa seseorang telah berada di sana." Maka saya bertanya, "Mengapa?" Dan kemenakan saya menjawab, "Tiada seorang pun yang diijinkan masuk kelas saat kami ada pelajaran. Guru seperti suatu awan putih, dan itu alasan mereka tidak mengetahui Dia ada di sana. Mereka mengira itu suatu awan."

Setelah mendengar pengalaman yang indah dan menakjubkan dari kemenakan saya yang lugu dan berhati murni ini, saya sangat tersentuh! Suatu contoh bagaimana Guru dengan sangat cermat menjaga seluruh keluarga saya. Rasa syukur yang saya rasakan dalam hati saya sungguh-sungguh di luar kata-kata!

 

Terbangkitkan Melalui Musibah

Diceritakan oleh saudari inisiat Lin Mei-fang, Taipei, Formosa

Direkam oleh Kelompok Berita Taipei, Formosa

Saudari Lin masih gemetar ketakutan saat mengingat kebakaran mengerikan yang terjadi di dekat rumahnya pada Tahun Baru Imlek 2002. Dia tinggal di blok perumahan dengan banyak bangunan empat lantai. Pada hari Tahun Baru, tetangga di sebelah kiri rumahnya (keluarga Hsu), mengikuti kebiasaan kebaktian agama Buddha umumnya, membuat persembahan dan membakar dupa pada altar di lantai empat rumah mereka, sebelum kembali menonton televisi dalam ruang keluarga mereka di lantai dua.

Sebentar kemudian, lampu-lampu dalam rumah saudari Lin mulai berkedipan dan dia mencium sesuatu terbakar. Suaminya, saudara He, inisiat baru pada waktu itu, waspada dan cepat keluar untuk meneliti. Seorang tetangga yang tinggal berseberangan jalan mengatakan kepadanya bahwa lantai empat rumah keluarga Hsu sedang terbakar! Saudara He segera naik ke lantai empat rumah Hsu dan melihat dengan ketakutan, altar tempat persembahan telah terbakar api. Atapnya juga terbakar, lampu atap dan kabel-kabel listrik telah meleleh! Lautan api juga telah merusak atap besi rumahnya. Saudara He dan saudari Lin berusaha menyiram kobaran api dengan berember-ember air. Tetapi sayangnya, tanpa alat pemadam kebakaran, mereka tidak dapat memadamkan api dengan jumlah air yang hanya sedikit itu.

Melihat api telah tidak terkendali, saudari Lin cepat-cepat turun, berteriak keras-keras mengingatkan keluarga dan tetangga-tetangganya agar lari menyelamatkan diri mereka. Tiba-tiba dua orang asing membawa alat pemadam kebakaran yang besar dan menempatkannya di pintu depan dan pergi. Tetangga saudari Lin, Ibu Hsu kemudian terhuyung-huyung masuk ke dalam rumahnya, membawa serangkulan akte-akte rumah, sebuah kotak perhiasan dan barang berharga lain, dan mempercayakannya kepadanya. Ibu Hsu dalam dukacita dan menangis, sungguh-sungguh tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dengan membawa satu alat pemadam kebakaran pada masing-masing tangan, saudari Lin berusaha mencapai suaminya di lantai empat. Tetapi pemadamnya sangat berat dan tangga rumahnya penuh asap. Dalam keadaan putus asa ini, saudari Lin cepat berdoa memohon pertolongan Guru. Ketika dia menoleh ke belakang dan melihat keluarga Hsu diliputi dengan kesedihan, dia meminta mereka semua mengucapkan nama Guru keras-keras. Saudari Lin akhirnya sampai ke lantai empat dan memberikan alat pemadam kebakaran kepada saudara He. Kemudian mobil pemadam kebakaran tiba di tengah-tengah jeritan suara sirene. Tetapi saat pasukan pemadam turun dan bersiap-siap memerangi api, mereka mendapatkan saudara He seorang diri telah memadamkan api yang besar itu! 

Setelah itu saudari Lin mengingat, "Kedua orang laki-laki yang membawa alat pemadam kebakaran itu benar-benar orang asing. Tidak mungkin mereka tinggal di sekitar. Bagaimanapun saya bersyukur kepada mereka karena membawakan pemadamnya, tanpa itu saudara He tidak dapat memadamkan apinya." Yang sungguh membingungkan saudari Lin adalah mengapa kedua orang yang baik ini tidak meninggalkan alat pemadam kebakaran di luar rumah yang terbakar, tetapi sebagai gantinya meninggalkannya di depan pintunya. Waktunya sungguh tepat! Kuatir akan keselamatan anggota keluarganya, saudari Lin cepat-cepat turun memperingatkan mereka agar menyelamatkan diri. Dan tepat saat dia membuka pintu depan, dia melihat laki-laki yang datang membawa alat pemadam kebakaran itu. Pada saat itu, saudari Lin juga sedang berdoa dalam hati agar dia dapat memperoleh alat pemadam kebakaran untuk memadamkan apinya.

Keajaiban selanjutnya adalah kenyataan bahwa apinya telah menghindari rumah saudari Lin, dan mengenai rumah tetangga di sebelah kanan rumahnya, membentuk suatu lubang di kasa pintu mereka dan menghancurkan kawat listrik rumah mereka. Luar biasa, walaupun tersisip antara ke dua rumah, rumah saudari Lin sebenarnya tidak tersentuh! Tidak hanya seluruh miliknya di lantai empat utuh, tetapi bahkan mesin cucinya yang terletak di balik dinding tetangga sebelah kirinya pun tidak tersentuh. Tiada seorang pun yang dapat mengingkari bahwa ini suatu mukjizat! Saudara He dan saudari Lin sangat bersyukur kepada Guru karena memberkati keluarganya sehingga semua orang dapat selamat dalam bencana ini dan karena memberi saudara He kekuatan untuk memadamkan api yang besar tanpa terluka.

Setelah mengalami kebakaran ini, seluruh keluarga menjadi makin teguh dalam iman kepada Guru dan Metode Quan Yin. Anak perempuan mereka sekarang sedang belajar di universitas. Karena dia tinggal di asrama universitas, tidak nyaman baginya untuk bermeditasi dan ini menghalanginya untuk menerima inisiasi. Tetapi peristiwa ini memberinya kesan yang dalam akan kekuatan Guru yang tidak terbatas. Sementara itu, dia dengan rajin mempelajari ajaran Guru, bersiap-siap mempelajari Metode Kemudahan dahulu dan selanjutnya menerima inisiasi. Saudari Lin secara khusus bersyukur kepada Guru karena membangunkan seekor domba yang hilang melalui peristiwa ini, dan ini memenuhi harapannya agar memiliki suatu keluarga yang terdiri dari para inisiat.


Kata-Kata Mutiara

Mengembangkan Sifat-Sifat Positip

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Jepang, 10 Juli 2000

(Asal dalam Bahasa Cina) Kaset Video No.706 

Tidak perlu takut akan perasaan-perasaan yang menakutkan karena semakin kita takut, akan menjadi semakin kuat perasaan-perasaan yang menakutkan ini. Semakin kita memikirkan tentang sesuatu, hal tersebut akan menjadi semakin kuat. Maka, mari kita hanya memikirkan tentang "kasih." Sepanjang waktu, kita seharusnya hanya memikirkan tentang "kasih," "kekuatan kasih," dan selalu memelihara pikiran positip, maka Kekuatan Guru akan memelihara segalanya dengan alami. Lambat laun kita akan terbiasa maka tidak akan ada halangan-halangan lagi, dan seluruh ketakutan kita akan lenyap. Kita harus meyakini kekuatan Tuhan dan memperkuat iman kita dalam kekuatan kasih Tuhan sehari-hari. Maka kita akan bertumbuh makin kuat dan makin kuat.


Guru Bercerita

Kebenaran Di balik Ketakutan 

                                          -- Dongeng Zen - Sebuah Kisah Setan

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, 

Meditasi Kelompok di Center Austin, Texas, Amerika, 14 Agustus 1994 

(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 439

Malam ini saya akan menyampaikan suatu kisah setan kepada kalian untuk menguji keberanian kalian dan melihat apakah kalian dapat tidur nanti malam. Kalian akan mengetahuinya, OK? 

Ada seorang isteri yang sangat muda dan cantik yang sedang sakit dan hampir meminggal. Dia berada pada ranjang kematiannya dan berkata kepada suaminya, "Saya sangat mengasihimu, dan saya tidak ingin meninggalkanmu. Setelah saya meninggal, janganlah menikahi orang lain. Berjanjilah kepada saya! Setuju? 

Kemudian dia kuatir suaminya tidak akan memegang janji sehingga dia menakut-nakutinya. Dia berkata, "Bila kamu menikah lagi, saya akan menjadi setan dan menanganimu." Mengerikan! Itu yang disampaikannya kepada suaminya, "Saya akan membuatmu menderita, selalu, selamanya, selama-lamanya!" Maka mungkin suaminya takut akan isterinya. Tetapi di sini (Guru menunjuk pada bukunya) mereka berkata, "hormatilah isterimu." Kita selalu menghormati isteri bukan? Kita menghormati isteri, tetapi kita tidak takut! Maka suami tersebut menghormati isterinya dan dia tidak memikirkan akan menikahi orang lain.

Tetapi sepertinya Tuhan selalu membuat masalah bagi manusia, dia bertemu wanita lain yang cantik, lebih muda, ramah, lebih manis dan lebih menarik dan bahkan lebih kaya! Kaya! Oh, buruk sekali! Dan wanita itu bahkan sangat mengasihinya, mungkin lebih daripada isterinya. Oh, sayang sekali! Itu hanya tiga bulan sesudah upacara penguburan. Sekarang apa yang dapat dilakukan? 

Maka dia bertunangan dengannya. Setelah pertunangan (pertunangan dilakukan siang hari), malam itu suaminya melihat setan dari isterinya datang. "Ah ha! Sesuai janji, aku datang ke sini." Dia muncul di depannya dan memakinya dan mengomelinya, mengatakan bahwa dia telah mengingkari janji; bahwa dia tidak mengasihinya; bahwa dia tidak tulus; bahwa dia seorang suami yang buruk; bahwa dia tidak memiliki hati nurani; bahwa dia seorang laki-laki yang jelek; bahwa dia seorang manusia yang buruk sekali; bahwa dia bukan seorang praktisi Quan Yin yang luhur, dan seterusnya. 

Maka suaminya menjadi sangat takut! Karena setan ini sangat cerdik; dia mengetahui dengan tepat apa yang telah terjadi antara suaminya dan tunangannya yang baru. Si setan mengatakan jam berapa si suami melakukan apa bersama tunangannya dan jam berapa si suami memberikan apa kepada tunangannya dan bercakap-cakap tentang apa dengan tunangannya. Setan itu mengetahui segalanya, segalanya! Sehingga dia tidak dapat mengingkarinya. Tetapi dia sangat ketakutan.

Dia demikian ketakutan sehingga dia tidak dapat tidur, tidak dapat makan dan tidak berani sering pergi menemui tunangannya. Dan kisah percintaan mereka hampir kandas. Maka beberapa orang mengatakan kepadanya bahwa dia seharusnya pergi ke vihara dan menyampaikan tentang penderitaannya kepada seorang guru Zen, dan mungkin guru Zen itu dapat membantunya. Oh, Tuhan! Guru Zen mengurusi segalanya, termasuk setan dan pernikahan. 

Maka guru Zen sungguh-sungguh membantunya. Dia berkata kepada si suami, "Bekas isteri kamu telah menjadi setan." (Ini kita telah mengetahuinya) "Dan dia sangat cerdik. Maka dia mengetahui segala hal yang kamu lakukan dengan tunanganmu. Sebenarnya, kamu harus menghormati setan yang demikian. Tetapi ada suatu cara untuk mengusirnya pergi. Sekarang, lain kali bila setannya muncul. kamu harus membuat suatu taruhan dengannya." Guru Zen berkata bahwa setan itu mengetahui segala hal; dia telah mengetahui terlalu banyak. Tetapi mungkin ada sesuatu yang tidak dia ketahui. Bila dia menjawab dengan salah, maka dia tidak boleh datang kembali dan mengganggu si suami lagi. Sehingga si suami dapat menikahi orang yang dikasihinya.

Karena si isteri telah meninggal! Bagaimanapun dia tidak dapat melayani suaminya. Dia tidak dapat memasak bagi suaminya. Dia tidak dapat mengurus apapun. Maka si suami bertanya kepada guru Zen, "Apa yang dapat saya lakukan? Apa yang harus saya tanyakan?"

Guru Zen berkata kepadanya, "Lain kali saat dia datang, ambil segenggam biji-bijian dalam tanganmu dan tanyakan kepadanya berapa banyak biji yang ada di dalam. Dia pasti tidak dapat menjawab itu. Maka dia akan menghilang. Karena, bila dia tidak dapat menjawab pertanyaan itu, kamu akan mengetahui ini hanya ilusi pikiranmu sendiri, hati nuranimu sendiri atau bayanganmu sendiri, karena kamu telah terlalu ketakutan, takut akan si isteri dan membayangkan, suatu ilusi pikiran kamu. Bila dia tidak menjawab, bila dia tidak dapat menjawab, maka kamu akan mengetahui bahwa ini suatu ilusi dan dia akan menghilang."

Maka malam berikutnya, sungguh, setannya muncul. Dan si suami berkata kepadanya, "Oh, ya, kamu mengetahui segala hal. Kamu sangat cerdik; saya tidak dapat melakukan apapun tentang ini." Dan kemudian setannya berkata, "Ya, saya tahu. Dan saya juga mengetahui bahwa hari ini kamu pergi menemui guru Zen dan kamu membicarakan tentang kita."

Maka si suami berkata, "Baiklah, karena kamu mengetahui segala hal, sekarang, dapatkah kamu mengatakan kepada saya berapa banyak biji-bijian yang ada dalam tangan saya?" Segera setelah dia mengajukan pertanyaan ini, setannya menghilang. 

Maka kalian tahu, adakah setan yang sesungguhnya? Tidak! Maka kalian tidak seharusnya takut nanti malam.

St2-138.jpg

 

Dongeng India - Kisah Setan yang Lain 

 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai di Center Hsihu, Formosa, 8 Januari 1995,  
(Asal dalam Bahasa Cina) 
Kaset Video No. 466

Suatu kali ada seorang perempuan India bernama Devi. Orang-orang India biasanya memiliki nama-nama suci dan agung yang berhubungan dengan Tuhan. "Devi" merupakan dewa perempuan (makhluk Surgawi), dan namanya mengandung arti yang agung. Kadang-kadang, orang-orang India menamakan anak-anak mereka Indra (Raja mitos dari tempat kediaman para dewa) dengan harapan-harapan bahwa mereka akan menjadi manusia-manusia yang lebih baik.

Perempuan India bernama Devi ini memiliki seorang anak laki-laki bernama Lahuve. Ibu dan anak harus meninggalkan rumah mereka, yang didiami oleh suatu roh jahat yang telah membunuh banyak anggota keluarga mereka, termasuk mertua Devi dan keenam paman Lahuve. Maka dia memutuskan membawa anak laki-laki remajanya pergi dari rumah yang angker itu karena mereka merupakan orang-orang yang selamat dalam keluarga mereka. Devi membawa anak laki-lakinya ke tempat lain, dimana dia menjalankan suatu usaha untuk bertahan hidup.

Beberapa tahun kemudian, Lahuve, sekarang sudah dewasa, bertanya kepada ibunya:"Ibu! Darimana asal kita? Teman-teman saya selalu mengajukan pertanyaan ini kepada saya dan saya tidak mengetahui cara menjawab mereka. Mereka ingin mengetahui alasan kita meninggalkan rumah leluhur kita." Orang-orang India, seperti orang-orang Cina, Aulac dan orang-orang lain di Asia, sangat menghargai rumah leluhur mereka.

Maka, ibunya berkisah demikian kepadanya: Dalam rumah kita yang lama, delapan anggota keluarga kita dibunuh oleh suatu setan. Takut bila kita menjadi korban berikutnya, saya memutuskan kita tidak tinggal di sana lagi karena akan mencelakakan kita." Dan Lahuve berkata, "Baik! Apa anehnya bila orang-orang meninggal dalam suatu rumah? Dimana ada kelahiran, akan ada kematian. Orang-orang meninggal saat waktunya tiba. Mereka telah meninggal. Mengapa kita harus meninggalkan rumah leluhur kita? Kita harus kembali; tidak ada apapun yang akan terjadi kepada kita!" Keberaniannya demikian meyakinkan sehingga akhirnya ibunya setuju. Maka mereka mengemasi barang-barang mereka dan pulang.

Namun, rasa takut tetap tinggal dalam hati Devi. Setiap hari, dia akan membuat persembahan kepada setan sebelum bersantap, dan Lahuve sangat ingin mengetahui tentang perilakunya. 

Suatu hari, Devi mempersiapkan sepiring makanan kesukaan anak laki-lakinya, dan anaknya juga menginginkan jatah bagian si setan. Tentunya, ibunya melarangnya. Maka dia bertanya, "Mengapa? Untuk siapa makanan ini disediakan? Saya sangat menyukai makanan ini dan saya belum cukup." Devi berkata, "Ini suatu persembahan bagi setan. Dia telah membunuh delapan sanak saudara kita. Bila kita tidak mempersembahkan makanan kepadanya, dia akan membunuh kita juga." 

Lahuve tidak yakin akan pejelasan ibunya, dan berkata, "Bagaimana dapat demikian? Mengapa engkau menaruh demikian banyak perhatian kepada setan? Dia mungkin tidak bertanggung-jawab atas kematian sanak saudara kita." Devi tetap yakin bahwa setanlah di balik tragedi keluarganya, sehingga kedelapan sanak saudaranya meninggal satu demi satu. Tetapi dia tidak pernah melihat setannya; dia hanya membayangkan segalanya. Anaknya yang tidak percaya mendesak: "Biarkan saya memakannya! Tidak ada setan!" Dia sangat menginginkan makanan itu, walaupun ibunya tidak setuju. Maka dia berkata, "Tolong! Jangan memakannya, jangan! Biarkan setannya yang memakannya. Bila kamu memakannya, setan akan membunuhmu. Apa yang akan aku lakukan kemudian?"

Hari itu, setan sungguh datang menikmati makanannya. Lahuve duduk di sana menantinya muncul. Ketika dia muncul, Lahuve bertanya, "Hei! Setan! Siapakah engkau?" dan setannya menjawabnya, "Orang muda, saya adalah saudara ketiga kakekmu. Setelah saya meninggal, saya membunuh kakekmu dan paman-pamanmu, karena mereka merampok harta saya dan membiarkan saya meninggal dalam kemiskinan dan penderitaan. Maka saya membalas dendam dengan membunuh mereka semua."

Kemudian Lahuve bertanya, "Kekuatan apa yang engkau miliki?" Setan berkata, "Saya amat sangat kuat. Saya membunuh paman-paman dan kakekmu semudah seperti kamu memukul lalat. Tiada masalah sama sekali! Saya dapat membunuh ibumu juga tetapi dia melarikan diri. Walaupun dia telah kembali, dia mempersembahkan makanan kepada saya setiap hari, maka saya mengecualikan kalian berdua. Dengarkan baik-baik. Saya dapat terbang ke Surga, tempat kediaman para malaikat, dengan segera. Saya dapat juga terbang ke tempat kediaman para setan. Tidakkah kamu mengira saya hebat?"

Lahuve berkata, "Bila engkau sungguh demikian kuat, dapatkah engkau membawa saya ke para dewata dan para malaikat?" Setan berkata, "Tidak, saya tidak dapat." Lahuve berkata, " Maka, dapatkah engkau membawa suatu pesan kepada mereka bagi saya?" Setan berkata, "Pasti! Apa yang ingin kamu sampaikan kepada mereka?" Orang muda itu berkata, " Mohon tanyakan kepada para malaikat berapa lama saya akan hidup di sini? Sampai usia berapa saya dapat hidup?" Setan berkata, "Baik, saya bersedia." Kemudian dia pergi.

Hari berikutnya si setan datang kembali dan berkata kepada Lahuve, "Para malaikat berkata bahwa kamu dapat hidup sampai usia enam puluh tahun." Lahuve bertanya, " Mohon tanyakan lagi apakah mungkin saya meninggal lebih awal, katakanlah sekitar empat puluh sampai lima puluh tahun? Dapatkah saya dibunuh lebih awal? Bila ini tidak mungkin, maka dapatkah mereka membiarkan saya hidup lebih lama sampai saya berusia seratus tahun?" Setan berkata, "Baik, saya akan menanyakan lagi bagi kamu. Dia kemudian pergi lagi untuk bertanya kepada para malaikat.

Hari berikutnya, setannya datang kembali dan berkata kepada Lahuve: "Saya telah menyampaikan permohonanmu kepada para malaikat, tetapi mereka menginginkan saya untuk mengatakan kepadamu bahwa itu tidak mungkin. Kamu tidak dapat meninggal lebih awal atau lebih lambat sesaatpun, karena panjang kehidupan manusia sudah ditakdirkan."

Mendengar kata-kata ini, Lahuve segera menghabiskan persembahan yang disisihkan bagi setan itu dan cepat-cepat masuk ke dapur. Dia mengambil sepotong kayu besar, menyalakannya dan menggunakannya untuk memukul dan mengusir setan itu. Dia berkata: "Bila engkau tidak pergi, saya akan membunuhmu; saya akan terus memukulimu." Si Setan menunjukkan taring-taring dan kuku-kuku mautnya berusaha menakut-nakuti mereka. Devi memohon anaknya dengan sangat agar berhenti melakukan itu. Tetapi Lahuve berkata, "Ibu! Jangan kuatir! Para malaikat mengatakan kepada saya bahwa kita tidak dapat meninggal lebih awal ataupun lebih lambat. Maka, mengapa engkau masih takut akan setan?" Si setan mengancam akan membunuh mereka berdua bila mereka tidak mempersembahkan makanan kepadanya. Tetapi, dia juga telah mendengar dengan telinganya sendiri, para malaikat berkata bahwa tidak mungkin meninggal lebih awal atau lebih lambat. Maka dia tidak dapat berkata apapun lagi, dan dipukul keluar dari rumah oleh Lahuve. Setelah Lahuve mempelajari kebenaran, setannya tidak dapat menakut-nakutinya lagi, dan setannya juga menyadari itu. (Tepuk tangan)

Bila kita memiliki Tuhan dan Budha dalam hati kita, masihkah kita takut akan setan? Tuhan dan Budha adalah yang tertinggi. Bila kita masih takut akan setan, itu menunjukkan kita tidak memiliki cukup iman kepada Tuhan atau Budha. Iman kita masih terlalu lemah. Maka, setan-setan hanya dapat menakut-nakuti orang-orang yang lebih lemah; mereka takut akan orang-orang yang berlatih rohani dan memiliki kemauan yang lebih kuat.

St3-138.jpg

Mutiara Kebijaksanaan

Membimbing Kaula Muda melalui Spiritualitas 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Panama, 27 Januari 1991

(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 145

Ketika kita tumbuh berkembang dan menjadi remaja, kita selalu mengalami berbagai tekanan: mulai dari tugas sekolah, kompetisi di dalam kelas, teman-teman sebaya dan konflik dengan anggota keluarga kita sendiri. 

Dan kadang kala kita juga menanggung beban masalah dari orang tua kita juga, atau beban masalah dari saudara kandung kita. Kalaupun orang tua kita tidak memberi tahu kita sama sekali atau kita diberitahu hanya sebagian kecil, kita mungkin memahami dan tahu situasi keuangan dari keluarga kita atau kondisi hubungan perkawinan dari orang tua kita dan seterusnya. Semua hal tersebut menambah beban tekanan terhadap jiwa kita. Dan hal ini kadang-kadang membuat anak-anak merasa tercekik. 

Akibatnya anak-anak akan mulai menggunakan obat-obat terlarang atau melakukan bunuh diri. Atau mereka kabur dari rumah, atau begaul dengan hal-hal yang negatif hanya untuk melarikan diri dari tekanan tersebut. Yang ada dalam benak mereka, semua ini dilakukan sebagai pengganti bagi kebahagiaan yang mereka anggap sudah hilang atau yang tak dapat mereka temukan. 

Dan saya kira tekanan pada anak-anak kadang-kadang jauh lebih besar intensitasnya jika dibandingkan dengan tekanan yang dialami oleh orang dewasa. Karena ketika kita dewasa, kita telah lebih atau kurang terlatih dan cukup kuat untuk menghadapi pelbagai masalah-masalah ini. Tapi anak-anak sedikit lebih sensitif, lugu dan tanpa daya; oleh karena itu mereka tak tahu harus berpaling kemana. Dan mereka tak tahu harus bagaimana mereka mengekspresikan diri sendiri: mereka sangat takut dan malu-malu serta sifat-sifat lainnya seperti itu. Jadi saya kurang sependapat kalau mengatakan bahwa menjadi anak-anak atau orang muda adalah sangat menyenangkan seperti yang digambarkan dalam pelbagai novel. 

Itulah sebabnya ketika anak-anak melakukan kesalahan, tidak seluruhnya merupakan kesalahan mereka. Ini diakibatkan oleh situasi, tekanan dari lingkungan sekitar, keadaan sekitar dan latar belakang keluarga; banyak hal yang mempengaruhi. Jadi sangatlah beruntung bagi anak-anak yang memiliki orang tua yang baik atau keluarga yang baik dan merasakan kebahagiaan serta cinta dalam keluarga. Saya tidak begitu merasakan banyak ketika saya muda. Tapi akan jauh lebih baik bagi mereka yang melakukan latihan spiritual bersama orangtuanya di jalan Kebenaran. Mereka memiliki kedamaian dalam diri untuk bersandar. Dan itu semua akan memberi mereka kekuatan dan kebijaksaan yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan tahan terhadap tekanan dari dunia ini. 

Kadang-kadang orang tua kita atau anggota keluarga kita sendiri tidak dapat memberi kepuasan kepada kita atau kekuatan dalam diri untuk menjalani kehidupan. Karena masih banyak hal yang tak dapat kita bicarakan dengan orang tua kita. Orang tua memiliki masalah dan tekanan pada diri mereka sendiri. Walaupun mereka ingin lebih mencintai anak mereka atau ingin mengurangi tekanan pada sang anak, hal itu tak dapat terpenuhi dengan usaha manusia biasa belaka.

Jadi saya kira semua anak harus datang dan belajar Metode Quan Yin dan menjadi vegetarian. Dan jika mereka memiliki masalah, mereka dapat berdiskusi dengan saya. Itu jauh lebih baik daripada mereka pergi dan berdiskusi dengan teman-temannya yang tidak benar! Saya bisa menjadi ayah, ibu, teman, pacar, guru mereka atau apa saja sehingga mereka akan bisa selamat pada masa mudanya. Dan kemudian, ketika mereka tumbuh berkembang, mereka dapat melakukan segala sesuatu untuk diri sendiri. 

pw-d-138.jpg

 

Pentingnya Menjaga 
                     Pikiran, Ucapan dan Tindakan 

                                                                          agar Selalu Murni 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Los Angeles, Amerika Serikat.,

12 Maret 1996 (Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 535

Banyak cerita hantu di Cina yang berasal dari jaman dulu; sebagai contoh, Liao Zhai Zhi Yi (Dongeng tentang Peri Serigala Dan Hantu Hantu, sebuah buku tentang cerita-cerita Hantu Cina), dan sebagainya. Beberapa dari cerita hantu tersebut tidak sepenuhnya fiksi belaka; ada beberapa yang merupakan cerita sesungguhnya. Karena jiwa manusia sangatlah luar biasa; ia dapat menciptakan banyak hal. Itulah sebabnya banyak orang dapat memiliki kekuatan batin. 

Menurut perkataan orang, di Tibet kita dapat melakukan latihan pemujaan kepada sejenis dewata. Dan suatu hari kita dapat melihat dewata tersebut tampil dalam wujud manusia sesungguhnya; kalian dapat menciptakannya. Jika kalian tidak memiliki dewata yang kalian sukai, kalian dapat menciptakannya dalam benak kalian: sebagai seorang dewata, seorang pertapa, seorang wanita atau yang lainnya. Setelah melakukan latihan yang cukup lama, karakter yang bersifat imajiner ini akan menjadi nyata. Dan masing-masing akan memiliki realitas dan kepribadian tersendiri. Dan kadang-kadang jika kalian tidak memiliki energi yang cukup untuk mengendalikan makhluk ciptaan ini, maka makhluk tersebut akan dapat membahayakan diri kalian. 

Sama halnya dengan cerita-cerita hantu, banyak hal yang terjadi dalam hidup kita karena pikiran kita sendiri. Jadi jika orang berkata, "Segala sesuatu berasal dari pikiran," Hal itu berarti bahwa pikiran kita mempengaruhi standar kehidupan kita dan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Jika kalian berpikir bahwa penyakit flu adalah menular, kalian harus tahu bahwa proses pikiran akan jauh lebih menular daripada penyakit tersebut. 

Tapi kita tidak perlu takut. Selain melafalkan Nama-Nama Suci, kalian dapat berdoa kepada Tuhan, bermeditasi dan selalu berpikir dari sisi positif. Kalian juga harus mengkaji ulang kehidupan psikologis kalian, seperti terlalu terobsesi terhadap ide tertentu. Sebagai contoh, jika tubuh kalian sangat sehat, dan kalian tinggal di lingkungan yang selalu mempropagandakan atau mendukung orang untuk melakukan hubungan seks dengan lawan jenis, dan sel-sel yang ada di tubuh kalian kadang-kadang akan mendengarkan pesan tersebut. 

Jadi kalian harus terus menjaga pikiran kalian pada tingkatan yang berbeda (Guru menunjuk pada mata kebijaksanaan) dan katakan pada sel-sel tersebut hal yang sebaliknya. Jika kalian tidak dapat melakukannya, maka kadang-kadang tuntutan tubuh akan jauh lebih besar dan mengalahkan kemampuan mental kalian untuk mengontrolnya. Dan kadang-kadang kalian melihat hantu muncul di hadapan kalian, serupa dengan seorang gadis cantik yang ada dalam mimpi kalian, menambah masalah bagi kalian. Dalam kasus seperti itu, kalian harus sadar bahwa ini adalah sebuah penampakan psikologis. Bukan sesungguhnya. 

Jadi dalam kasus tersebut, jika kalian mau berurusan dengan hantu sejenis itu, kalian dapat menanyakan sesuatu yang tak dapat dia jawab. Segala sesuatu yang ada di kepala kalian, hantu tersebut akan tahu, karena dia adalah kalian sendiri. Jadi usahakan pertanyaannya yang bersifat sukar dijawab. Sebagai contoh, jika hantu tersebut datang kembali, kalian dapat menggenggam beras dan bertanya kepadanya, "Berapa jumlah beras yang ada di dalam genggaman tangan?" dan pasti dia tidak akan dapat menjawabnya; dan dia akan menghilang. Dalam kasus tersebut, kalian akan tahu bahwa itu hanyalah penampakan psikologis kalian sendiri yang muncul karena kalian terlalu menekan diri sendiri. Jadi berusahalah untuk tidak menekan diri kalian sendiri secara berlebihan. Menikahlah, atau lakukan sesuatu yang legal. (Guru dan yang lainnya tertawa.) Jadi kalian tidak harus membuat masalah bagi diri kalian sendiri dan mengundang seorang hantu.

Kita harus memeriksa proses berpikir kita. Bukan hanya tindakan saja; tapi apa yang ada dalam pikiran. Sebagai contoh, kadang-kadang kalian memeluk seseorang, dan jika kalian mencintai orang tersebut, orang tersebut akan merasa berbeda jika dibandingkan dengan cara kalian memeluk karena etika sosial, misalnya, "Ya, halo, apa kabar?" Dan orang lain menjadi kaku. Sama halnya dengan hubungan keluarga atau suami dan istri, jangan pernah berpikir bahwa kalian dapat menipu istri kalian dan berharap dia tidak tahu. Dia dapat merasakannya. Dan kemudian akan terjadi kekacauan dalam keluarga; kalian tidak akan tahu mengapa bisa terjadi. Kalian pikir istri kalian tidak tahu apa-apa, sehingga dia menjadi murung akhir-akhir ini atau ia menjadi tampak jelek. Itu adalah anggapan yang salah. Di dalam batin, pengetahuan ditransmisikan melalui ruang, melalui waktu, dan hal tersebut dicatat. 

Segala sesuatu dicatat. Sangatlah lucu cara berpikir kita kalau kita berpendapat bahwa kita hanya seorang diri sepanjang waktu. Kita tidak sendirian. Segalanya tercatat dan ditransmisikan. Sebagai Contoh, televisi dan radio atau CD - mereka bukanlah apa-apa, hanya kepingan logam dan plastik dengan segala sesuatu terekam pada mereka! Mana mungkin ether atau Kekuatan Tuhan tidak dapat merekam dengan versi yang jauh lebih baik? 

Jadi kita harus waspada sepanjang waktu terhadap pikiran kita yang tampak terbuka, apalagi perbuatan kita, yang lebih kasar dan tampak. Itulah sebabnya kita harus selalu menjaga pikiran, perkataan dan perbuatan kita semurni mungkin yang dapat kita kontrol. Karena kita akan memberikan efek pada orang lain.

pw1-a-138, pw-b-138, pw1-c-138



Dunia dalam Cerita

Binatang Juga Alat Tuhan

Oleh saudari inisiat Aler, Miaoli, Formosa 

Setiap hari saya hidup selayak seorang peri di pegunungan, dikelilingi oleh nyanyian burung dan keharuman bunga. Di daerah sekitar pegunungan ini, selain banyak binatang yang lucu, juga terdapat sejumlah ular. Pada awalnya, ketika saya bertemu mereka, saya akan merasa ketakutan. Namun setelah beberapa waktu, saya sudah terbiasa dengan mereka, dan membiarkan mereka lewat begitu saja tanpa berbuat apa-apa. Terlepas dari itu, di dalam hati saya, saya masih merasa takut akan ular.

Suatu hari, ketika saya sedang ngobrol dengan seorang teman, saya katakan bahwa setelah mengikuti Guru dan berlatih rohani selama sekian tahun, saya telah mengalami peningkatan dalam beberapa hal, menjadi lebih penuh keyakinan diri, mantap dan tanpa rasa takut. Lalu saya tambahkan, "Namun demikian, saya masih takut akan ular."

Pada waktu pulang ke rumah hari itu, saya menemukan seekor ular kecil berbisa di atas dinding batu di luar pintu rumah saya. Saya segera merasa takut, dan berlari masuk ke dalam rumah, dan tidak berani sama sekali menangkapnya, karena takut akan digigitnya. Saya harap ular itu akan pergi dengan sendirinya, namun ketika saya akan pergi, saya lihat ular itu masih ada di sana. Lalu, setelah beberapa jam saya pulang ke rumah, ular itu masih ada di dinding. Malam itu, saya hampir tidak berani pulang ke rumah untuk tidur, namun akhirnya saya memaksakan diri untuk mengambil tindakan, dan mengambil satu kantong serta bambu kecil untuk menangkap ular itu, jika perlu. (Cara untuk menangkap ular adalah mengambil satu tongkat kecil atau tangkai yang panjang, lalu memasukkannya ke dalam karung dan melepaskannya ke suatu tempat lain.) Bagaimanapun cukup beruntung juga, ular tersebut ternyata sudah pergi ketika saya kembali. 

Di kesempatan lainnya, saya sementara tinggal di suatu rumah di pegunungan lainnya. Suatu malam ketika saya masuk ke dalam ruangan saya dan menyalakan lampu, saya menemukan dua ular kecil berbisa di dalam ruangan tersebut. Ada terowongan untuk pipa air di dalam tembok, di sebelah lereng gunung tersebut, dan ada lubang di mana saya dapat melihat pipa tersebut. Lubang itu kelihatan begitu jelek, jadi saya menutupinya dengan papan kayu yang tipis yang mana tidak tertutup secara penuh. Hari itu, seekor ular masuk lewat celah kecil di papan kayu tersebut. Ketika saya masuk, ular itu coba merayap masuk kembali, namun tidak dapat melakukannya karena papan itu hanya dapat didorong dari luar, tidak dari sebelah dalam. Lalu, di balik papan itu, saya lihat ekor dari ular lainnya, yang mungkin saja sedang membantu sahabatnya untuk meloloskan diri. Saya sampai berkeringat dingin saking takutnya. Saya lalu dengan cepat membereskan kopor saya dan lari keluar untuk tinggal di tempat lain.

Hari berikutnya, ular tersebut sepertinya telah pergi, dan tetangga saya datang untuk membantu mencari di sekitar rumah guna memastikan bahwa ularnya telah pergi. Dengan mengenakan sarung tangan karet dan sepatu plastik sambil membawa satu ranting kecil, dia secara seksama meneliti di setiap sudut tempat, membalikkan lemari dan meja untuk memastikan bahwa ular itu telah pergi. Akhirnya, dia mengangkat papan kayu tipis di sudut ruangan tersebut yang menutupi lubang tersebut di mana ular tersebut melingkar di dalam, sambil mendesis-desis pada kami! Tetangga saya sungguh berani dan memindahkan papan tersebut, dan dengan tenang melihat ke dalam, sementara saya sambil berdiri, penuh rasa takut. Kemudian, teman saya menyarankan agar saya menutup lubang itu secara menyeluruh, karena ada kemungkinan ular tersebut menyelinap masuk di sekitar tepi papan. Lalu dia membantu saya memaku papan tersebut pada tempatnya dan menutupnya secara ketat dengan lem. Ketenangan teman saya merupakan suatu ilham buat saya. Saya pikir bahwa kemungkinan karena pembawaan lahirnya yang selalu memperhatikan hal-hal dengan rinci, membuatnya sangat berani. 

Setelah itu, saya pindah kembali ke rumah asal saya, dan untuk sementara tidak melihat adanya tanda-tanda akan keberadaan ular yang muncul di pintu rumah saya. Suatu hari, ketika saya sedang keluar kota, saya membicarakan tentang ular tersebut kepada sahabat saya dan menyampaikan rasa kekhawatiran saya kalau-kalau ular tersebut masih tinggal di sana. Beberapa hari kemudian, saya kembali ke rumah, saya kaget menemukan kulit ular di dinding luar. Kemungkinan ular tersebut telah mendengarkan pertanyaan saya dan menjawabnya dengan tindakan demikian. Sungguh luar biasa!

Ketika saya meneliti daerah sekitar rumah saya, saya temukan bahwa hujan telah menyebabkan banyak lubang di sekeliling lumpur yang menempel dinding. Lubang-lubang tersebut merupakan tempat tinggal yang cocok untuk ular, sehingga saya berencana untuk menutupinya dengan semen. Tapi, pertama-tama saya semburkan air limo ke dalam lubang, sehingga jika ada binatang kecil yang tinggal di dalam, maka mereka akan segera pindah. Tepat sekali, malam itu saya temukan bahwa ada seekor ular hijau di samping bak mandi di luar pintu. Ketika saya melihat ekornya, saya lari masuk ke dalam rumah, meletakkan komputer saya di dekat kasa pintu, dan memutar MP3 ceramah Guru untuk ular tersebut.

Ketika saya bangun beberapa jam kemudian, saya menyalakan lampu dan melihat ular itu masih di luar pintu, dengan kepalanya miring ke arah komputer saya, dekat amplifiernya. Ular itu berbaring lurus dan tanpa bergerak. Pada waktu itu, komputer itu sedang memutar lafalan Buddhis yang dinyanyikan oleh Guru dan para murid di acara retret tujuh-hari di Yilan. Untuk waktu yang agak lama, ular itu tidak bergerak sama sekali, dan saya khawatir jangan-jangan ular itu telah mati karena kalau ular yang hidup akan langsung merayap pergi begitu melihat cahaya atau manusia. Lalu lafalan itu berakhir, dan para rekan inisiat mulai mengemukakan pengalaman masing-masing. Barulah kemudian ular itu pergi, dan saya sadar bahwa ular itu tidak mati, hanya dalam keadaan semedi ketika mendengarkan lafalan Buddhis. Saya tiba-tiba sadar bahwa ular juga amat manis dan memahami kerohanian!

Saya betul-betul kagum! Ular-ular itu kelihatannya menguasai telepati dan tahu apa yang saya bicarakan meskipun saya berada di tempat yang jauh. Kapanpun saya menyebutkan tentang mereka, mereka akan muncul. Tidak pernah lalai! Guru pernah berkata bahwa semua binatang juga alat Tuhan yang membantu kita untuk meningkatkan diri kita. Saya benar-benar merasa bahwa ini benar adanya. Pengalaman saya dengan ular mengajarkan saya bagaimana menanggulangi hal-hal yang saya takutkan.


Berada di Jalur Rohani

Senantiasa Menjaga Kemurnian Pikiran Kita

Oleh saudari inisiat Ease, Taipei, Formosa 

Pada bulan Mei 2002, saya memperoleh kesempatan untuk hadir pada perayaan Hari Ibu bersama Guru di Center Florida. Sekelompok rekan praktisi masih tetap tinggal setelah perayaan dua hari tersebut, demikian juga dengan Guru kita yang penuh welas-asih, yang sering juga datang menjenguk serta berbicara pada kami.

Setelah ceramah Guru di petang hari tersebut yang diikuti dengan perayaan, rekan inisiat dari Korea tiba-tiba menghentikan saya pada waktu saya berjalan melewati pusat layanan kesehatan, dan memberitahukan saya bahwa salah satu saudari dari Korea di Center tersebut menderita sakit parah dan membutuhkan bantuan dokter. Seseorang telah memberitahukan dia bahwa saya adalah seorang dokter, sehingga dia meminta bantuan saya. Saudari yang sakit itu terlalu sakit untuk bisa berjalan, dan menurut suaminya, kelihatannya dia menderita masalah jantung. Saya lalu menggeledah lemari di pusat layanan kesehatan, mencari obat yang dapat bermanfaat, namun hanya menemukan pil aspirin saja. Kemudian saya kembali ke tenda saya untuk membawa perlengkapan pengobatan yang saya bawa serta, dan mengikuti rekan inisiat Korea tersebut untuk menemui saudari yang sedang sakit tersebut.

Saudari tersebut menderita demam dan seluruh tubuhnya sakit. Melalui seorang penterjemah, dia memberitahukan saya bahwa dia telah menderita sakit pada hari sebelumnya. Sejak dia menderita serangan penyakit kejang jantung (serangan sakit yang berulang-ulang di dada karena kekurangan oksigen menuju pembuluh bilik jantung), salah satu rekan dokter inisiat lainnya memasukkan nitrogliserin ke lidahnya (suatu layanan obat baku untuk penyakit kejang jantung), dan suntikan obat cair. Seorang dokter pengobatan tradisi Cina juga mengobatinya dengan akupuntur dan terapi kup (suatu metode dengan penyedotan gelas di kulit guna menghilangkan pengumpulan racun yang tertahan di lapisan jaringan kulit). Dan dengan perawatan yang tulus dari rekan inisiat, sakit di dadanya mulai mereda. Namun pada hari berikutnya, serangan penyakit lainnya mulai muncul dan tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan yang diminum. Dia kemudian mengungkapkan bahwa dia juga menderita sistimatik lupus eritematosis(suatu penyakit pembengkakan karena sistim kekebalan tubuh yang melemah). Pada waktu itu, saya menyadari betapa parahnya kondisi tubuhnya, dan memberitahukan dia agar mencari pengobatan lanjutan di rumah sakit jika kesehatannya belum juga membaik. Sambil memberikannya pengobatan lebih lanjut, saya menasehatinya jangan mandi air dingin. Saya mengkhawatirkan saudari ini karena saya pikirkan biaya pengobatan rumah sakit yang tinggi dan juga halangan bahasa yang mungkin dia hadapi di Amerika Serikat jika dia mencari pengobatan untuk penyakitnya tersebut. Pada waktu itu, kami hanya dapat berdoa untuk bantuan Guru.

Sambil berdoa, "kebodohan batin" saya juga muncul, sambil saya mengeluh pada Guru dalam benak pikiran saya, yang mengatakan, "Saudari ini datang bertemu Anda dengan hati yang tulus; bagaimana dapat Anda membiarkannya sakit, khususnya di Center!" Sehingga saya pun melempar semua kesalahan pada Guru dan sepenuhnya lupa bahwa sebenarnya kita yang selalu membawa banyak karma pada-Nya. Saya bahkan meragukan jika Guru tahu tentang penyakit saudari ini.

Setelah sesi terapi pengobatan yang dijalankan dengan saudari ini, saya pergi ke dapur dan sibuk makan ketika saya melihat Guru berjalan ke arah saya. Oh Tuhan di Surga! Begitu saya memikirkan tentang keluhan dan prasangka yang baru saja saya ungkapkan tentang Guru, rasanya saya ingin menyelinap pergi pada waktu itu juga. Biasanya, saya rindu untuk berada di dekat Guru, tapi bukan dalam kondisi demikian -- mengenakan celana panjang yang telah saya kenakan berturut-turut selama tiga hari tanpa dicuci, dan sambil memegang separuh roti kecil dan segelas air di tangan saya. Saya bahkan tidak dapat meletakkannya di atas meja! Saya berdiri saja di sana, dengan perasaan nurani penuh salah bahwa saya telah tertangkap basah. Ketika Guru lewat, Ia berbicara dan saya hanya mendengarkan suatu ungkapan yang tersendiri, "....Awasi benak pikiran Anda!" Kata-kata ini secara tepat mencerminkan perasaan saya waktu itu!

Meskipun saya merasa malu, tapi tetap saja saya merasa lebih penting mengisi perut dulu. Saya mengambil roti kecil lainnya, menemukan tempat duduk, dan duduk sambil menikmati pembicaraan Guru. Dalam ceramahNya, Guru menyinggung bahwa tidaklah berbahaya apabila kita adakalanya mandi air dingin, sejauh kita menjemur diri di bawah matahari di dada depan dan belakang setelah itu, kita akan menarik kembali vitalitas kita. Pada waktu itu juga, saya merasakan kekaguman yang luar biasa pada Guru; karena Beliau telah menangani segala sesuatu secara alamiah tanpa suatu tanda pertimbangan yang rumit, dan kita hanya dapat menguraikannya sebagai suatu "bagian dari Penciptaan." Sungguh memalukan hanya karena tingkat latihan rohani saya yang rendah sehingga Guru harus secara pribadi memberikan saya pelajaran tentang masalah yang demikian sepele ini.

Pukul empat pagi berikutnya, ketika saya sampai di tempat penghentian bis yang telah ditentukan untuk menuju ke bandara, saudari dari Korea tersebut dan suaminya menghampiri saya. Saya sungguh sulit mempercayai saudari ini ketika dia memberitahukan saya bahwa seluruh ketidaknyamanan yang dialaminya telah berlalu dalam waktu kurang dari satu hari! Saya pikir ini pasti ketulusan hatinya, kepercayaannya pada Guru dan daya kuasa Guru yang telah membantunya melewati penyakitnya. Saya juga merasa amat tersentuh akan niat baiknya datang menemui saya pagi-pagi sekali hanya untuk memberitahukan saya bahwa dia merasa sudah baik dan sekedar melapangkan kekhawatiran saya.

Pengalaman ini membuat saya sadar bahwa tidak ada rahasia di dunia ini, bukan hanya dalam ucapan atau tindakan kita, juga dalam pikiran batin kita. Jika kita pikir bahwa itu ada, pasti itu hanya ilusi pikiran yang coba mengelabui kita. Saya doakan semoga seluruh rekan inisiat dapat menjaga kemurnian tubuh, ucapan dan pikiran mereka sepanjang waktu sehingga kita tidak akan menimbulkan masalah atau beban tambahan bagi Guru, Yang telah memberikan kita begitu banyak kebaikan!


Peningkatan Rohani

Kaset Video Terbaru Maha Guru Ching Hai

<dalam Bahasa Inggris>

736 The Illusionary Game of Life
(Permainan Kehidupan Yang Sifatnya Ilusi)
Master's Birthday Celebration at the Florida Center, USA, May 11, 2002
(Perayaan Ulang Tahun Guru di Center Florida, AS, 11 Mei 2002)

<dalam Bahasa Cina>

737 Practicing with Ease
(Berlatih dengan Mudah)
Master's Birthday Celebration at the Florida Center, USA, May 11, 2002
(Perayaan Ulang Tahun Guru di Center Florida, AS, 11 Mei 2002)

es2-138.jpg

 

DVD Terbaru Maha Guru Ching Hai 

<dalam Bahasa Inggris + Terjemahan dalam 21 bahasa> 

493 Appreciate the Value of Initiation
(Hargailah Nilai Inisiasi) 
European International Three-day Retreat, 
Hamburg, Germany, August 25 - 27, 1995 (Part 1)
Retret Internasional Eropa Tiga Hari, Hamburg, Jerman, 25-27 Agustus 1995 (Bagian 1)

"Inisiasi adalah sebuah kesempatan yang muncul sekali dalam satu juta tahun. Menjadi manusia sudahlah sangat sulit, dan untuk bertemu dengan Guru sejati dan mendapat inisiasi ke dalam Metode Quan Yin ini bahkan lebih sulit lagi. Saya tidak dapat mengatakan pada Anda, saya tidak memiliki bahasa manusia untuk menggambarkan pada Anda betapa berharganya metode ini." 

Dalam DVD ini, Guru memberikan pemahaman yang sangat dalam akan berharganya inisiasi, dan mengungkapkan bagaimana kita dapat menerima kekuatan luar biasa dari Tuhan sehingga dapat membantu kita setiap hari. Kata-kata kebijaksanaan Guru menembus ke dalam setiap jiwa. Ini adalah sebuah cermah yang tak mungkin dilewatkan oleh rekan praktisi! Bahkan untuk non-inisiat, pesan Guru seperti sebuah genta besar yang berdentang di tengah malam untuk mengguncang mereka dari ilusi dunia.

 

CD Terbaru Maha Guru Ching Hai

<dalam Bahasa Inggris + Terjemahan dalam Bahasa Cina>

CD-CE01 
The Supra-worldly Therapy
(Pengobatan Dunia Supra)
Discourses in Formosa during the early years, 
August 3, 1985
(Ceramah di Formosa pada tahun-tahun awal, 3 Agustus 1985)

CD ini mempersembahkan untuk pertama kalinya sebagian dari ceramah brilian yang diberikan oleh Guru selama tahun-tahun awalNya di Formosa, sebelum Beliau mulai memberikan ceramah untuk umum.

Isi utamanya termasuk berikut ini. Mengapa seorang Guru menguji seorang murid dengan menyuruhnya membangun dan meruntuhkan rumah berulang kali lebih dari tujuh puluh kali, hanya untuk memilih seorang penerus? Dan apa hasilnya? Dan dalam cerita lainnya, yang menggambarkan "perubahan karma", Anda akan belajar bagaimana seorang Guru menolong makhluk hidup mengubah karma selama enam puluh tahun menjadi sebuah mimpi. Untuk beberapa orang yang pergi ke Surga setelah mereka meninggal, mengapa kesadaran mereka begitu lembam seperti kayu atau batu? Pengobatan dunia supra macam apa yang mereka butuhkan agar sembuh dan terbangunkan? Bagaimana makhluk hidup pada planet yang lebih tinggi menciptakan sesuatu? Bagaimana mereka dapat menyembuhkan jiwa trauma yang sengsara?

<dalam Bahasa Cina>

CD-CG01 
Master's Power Takes Care of Everything
(Kekuatan Guru Mengatur Segalanya)
Group meditation at the Florida Center, U.S.A., 
June 4, 2001
(Meditasi Kelompok di Center Florida, AS, 4 Juni 2001)

CD ini memberikan isi yang beragam dan menakjubkan. Berikut ini adalah pokok dari ceramah Guru. Berhadapan dengan hal yang tak kekal akan dunia ini, bagaimana praktisi rohani membangun sebuah sikap yang positif untuk mengatasi cobaan tersebut? Bagaimana kita melengkapi diri kita dengan pengetahuan dan mempersiapkan diri kita secara psikologis jika kita telah memilih seekor binatang sebagai teman? Ketika kita harus membuat sebuah keputusan penting dalam hidup tetapi tidak tahu bagaimana melakukannya, apakah ada sebuah cara yang baik untuk membantu kita membuat keputusan? Jika tidur kita di malam hari terisi oleh mimpi secara terus menerus, apakah Guru akan tetap membawa kita ke atas ke alam yang lebih tinggi untuk belajar pelajaran kita? Sikap bagaimana yang pantas dalam mengatasi pekerjaan duniawi atau mempelajari sebuah keterampilan? Apakah cukup untuk hanya bergantung pada meditasi? Jangan lewatkan ceramah Guru yang tajam akan topik "Kita harus menolong diri kita sebelum Tuhan menolong kita."

Es1-138.jpg

 

Untuk memesan publikasi Guru, silahkan hubungi:

The Supreme Master Ching Hai International Association Publishing Co., Ltd., 
Taipei, Formosa.
Tel: (886) 2-87873935 / Fax: (886) 2-87870873 
E-mail: smchbooks@Godsdirectcontact.org 
ROC Postal Remittance Account No.: 19259438 (hanya untuk pesanan dari Formosa)
Postal Account: The Supreme Master Ching Hai Publishing Co., Ltd.

Silahkan kunjungi situs web toko buku kami untuk mendapatkan katalog dan ringkasan isi dari publikasi Guru yang terakhir: http://www.smchbooks.com/  (dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Cina)

 


Meditasi Kelompok

Retret Eropa -- 
                              Kejutan yang Terus Menerus di Center Baru Budapest

Pada awal musim semi tahun 2002, para inisiat Hongaria membeli sebidang tanah pertanian kecil yang tenang di Great Plains Hongaria. Lokasinya sangat menyenangkan, tersedia aliran listrik dan persediaan air minum yang tak terbatas dari sebuah sumur bor sedalam 60 meter. Tanahnya sangat subur, sehingga baik untuk tanah pertanian. Tanah pertanian ini mulanya hanya memiliki satu batu bata, satu batako dan beberapa kayu bahan bangunan.

Setelah membeli tanah pertanian tersebut, para inisiat memerlukan waktu sekitar 6 minggu untuk mengubahnya menjadi sebuah pusat meditasi yang dilengkapi dengan jaringan baru instalasi listrik dan air serta memadai bagi kebutuhan retret untuk beberapa ratus orang. Atap aula meditasinya terdiri dari 3 lapis alang-alang dan pilarnya dari kayu. Karenanya dapat memberikan perlindungan yang cukup dari terik matahari dan hujan (sudah teruji pada saat retret baru-baru ini). Para inisiat juga mulai membangun bangunan utama. Selama retret, bangunan ini dipergunakan sebagai dapur, kafetaria dan toko buku. Selain dari proyek-proyek konstruksi utama ini , para inisiat Hongaria juga memulai beberapa pekerjaan lainnya, seperti merapikan jalan tanah menuju Center, membersihkan rumput-rumput, dan membangun bak penampung air yang besar (yang bisa dijadikan kolam renang di kemudian hari).

Center baru Budapest memang direncanakan sebagai tempat Retret 4-hari Eropa yang dilaksanakan mulai 15 Agustus - 18 Agustus 2002, sehingga para inisiat mempunyai waktu terbatas untuk menyelesaikan konstruksinya. Dalam beberapa hal, pekerjaan itu sepertinya sangat berat. Tetapi dengan berkah Guru dan kerja sama yang baik dari murid-murid Guru dari berbagai negara di Eropa, akhirnya pekerjaan itu dapat diselesaikan. Hari demi hari, tempat itu secara perlahan-lahan mulai kelihatan sebagai sebuah pusat meditasi, dan pada tanggal 15 Agustus, tempat tersebut telah siap dipakai sebagai tempat Retret. Kami semua menyadari bahwa keajaiban ini mungkin terjadi hanya karena berkah dari Guru.

Lebih dari 200 murid dari 20 negara di Eropa ikut dalam Retret, yang dimulai pukul 4 pagi pada tanggal 15 Agustus 2002. Bagi sebagian murid, ini adalah retret utamanya yang pertama, dan suasana Center yang tenang telah membantu mereka memperoleh pengalaman meditasi yang bagus, sementara banyak dari mereka mencapai tingkat spiritual yang tinggi.

Kemudian pada hari ketiga, datanglah kejutan besar, puncak dari retret: Guru mengadakan konferensi-video secara langsung dengan para murid pada saat retret!. Bagi sebagian, ini adalah merupakan kesempatan yang pertama kali untuk dapat berbicara secara langsung dengan Guru. Karena Center tidak memiliki hubungan Internet dengan kecepatan tinggi, aula ceramah untuk konferensi-video disewa dari sebuah universitas yang dekat dengan tempat retret, dan para murid diangkut ke sana dengan bus. Ketika sosok Guru yang elegan nampak pada layar, dan suaraNya yang mempesona ditransmisikan lewat mikropon, setiap orang yang hadir menjadi sangat gembira! 

Guru lebih cantik dari sebelumnya!. Konferensi-video berlangsung 45 menit, dan Guru menjawab bermacam-macam pertanyaan dari para murid. Setiap orang merasa sangat tersentuh dengan cinta kasih Guru. Meskipun retret secara resmi berakhir pada sore hari tanggal 18 Agustus, banyak diantara para murid masih tinggal di Center Budapest untuk beberapa hari lagi, dan bersantai, bersukacita pada pesta sore hari tanggal 18 Agustus, serta menikmati beberapa pertunjukan jenaka dari rekan-rekan murid.

(ce1-1.jpg, ce1-2.jpg, ce1-3.jpg, ce1-5.jpg, ce1-6.jpg,)

 

Gaung dari Retret Eropa 2002

 

Mempersiapkan Sebuah Retret Adalah Suatu Pengalaman Belajar Yang Sangat Berharga

Oleh saudara inisiat Thomas, Perancis (asal dalam Bahasa Perancis)

Mulai dari bulan Juli sampai Agustus tahun 2002, para inisiat Hongaria mendirikan sebuah Center baru di Budapest, dan sejumlah pekerjaan harus diselesaikan sebelum dimulainya Retret 4-hari Eropa yang direncanakan di bulan Agustus. Jadi saya memutuskan untuk berangkat ke tempat retret 10 hari sebelum waktunya, dan berterimakasih kepada Guru yang telah mengijinkan saya untuk ikut serta menjadi tim kerja yang bertanggung jawab atas pembangunan aula meditasi Center.

Selama beberapa hari kami bekerja dalam situasi hujan , dan suatu hari saat saya bekerja, ada kalanya saya menginginkan minuman hangat. Kemudian secara tiba-tiba saja saya mendengar suara lembut dari pemimpin tim kerja yang berkata kepada saya, "Thomas, beristirahatlah sebentar, tehnya sudah tersedia!" Dengan cepat saya turun dan tidak percaya bahwa pemimpin tim kerja telah menyediakan secangkir teh hijau untuk saya! Selama masa istirahat yang pendek tetapi menakjubkan ini, saudara inisiat tadi mengingatkan saya dengan senyum serta sinar matanya yang penuh kasih, bahwa selama bekerja sangatlah penting untuk tetap berkonsentrasi pada pekerjaan yang sedang dikerjakan dan tidak dikacaukan oleh pikiran - pikiran liar.

 

Ketekunan Yang Positif Dapat Mengatasi Rintangan-Rintangan

Oleh saudara inisiat Eric, Benin , Afrika (Asal dalam Bahasa Inggris)

Setelah konferensi-video yang baru-baru ini dengan Guru, inisiat yang bertanggung jawab atas perekaman video mengatakan kepada saya apa yang telah terjadi sebelum konferensi-video dimulai. Ketika dia tiba di universitas tempat diadakannya konferensi-video, dia sadar bahwa dia tidak mempunyai kaset kosong dan baterai yang cukup untuk keperluan perekaman selama acara berlangsung. Lagi pula, dia tidak begitu terbiasa dengan peralatan video milik universitas, dan teknisi kampus juga tidak masuk kerja karena hari libur. Walaupun begitu, dia tetap bersikeras dan di dalam benaknya tersimpan pikiran bahwa seluruh acara konferensi harus difilmkan, dengan keyakinan bahwa Guru akan membantu dia mengatasi rintangan yang tidak diharapkan ini, yang nampak sangat kompleks karena waktu yang tersisa sangatlah pendek. Saudara inisiat ini memang menghadapi banyak rintangan, tetapi dia tetap tekun berusaha, dan akhirnya ia menghubungi sebuah perusahaan video yang saat itu pegawainya sedang bekerja di kampus! Saudara inisiat dengan cepat berbalik menghampiri dan berkonsultasi dengan pegawai perusahaan video tersebut dan akhirnya semua permasalahan dapat diselesaikan.

Berkat bantuan Guru dan kemauan keras dari saudara inisiat itu, yang telah membantu dirinya untuk menolak pikiran-pikiran negatif bahwa dia tidak mampu mengabadikan seluruh acara konferensi itu. Saya sangat terkesan dengan cerita rekan inisiat ini, dan berkata pada diri sendiri , "Manakala saya menghadapi situasi yang serupa, saya akan selalu mengingat cerita ini, cara berpikir dan cara kerja yang bijak dari saudara inisiat ini."

 

Manfaat Besar Yang Diperoleh Dari Mengikuti Retret Eropa

Oleh saudara inisiat Rastislav A. Kovacic, Slovenia (Asal dalam Bahasa Inggris)

Selama Retret Eropa 4-hari , sesi meditasi dimulai dengan memutar kaset chanting (nyanyian) Budha yang dibawakan oleh Guru. Aula meditasi seketika diisi oleh daya kuasa berkah Guru. Sebelumnya, ketika saya mencoba untuk melafalkan Nama Nama Suci , saya selalu mengalami kesulitan menyebutkan yang pertama, dan saya tidak dapat menyelesaikan yang kedua. Akan tetapi semenjak mengikuti retret ini, saya tidak lagi mengalami kesulitan. Terimakasih Guru, atas dukungan kasih sayangMU.

 

Daya Kuasa Guru Yang Maha Kuasa Membantu di Sebuah Perbatasan 

Oleh Grup Berita Hongaria (Asal dalam Bahasa Inggris)

Dalam perjalanan untuk mengikuti Retret 4 hari Eropa, sebuah keajaiban terjadi pada seorang saudari inisiat Rumania. Didalam perjalanan menuju tempat retret dengan menumpang sebuah bus yang terisi penuh, kendaraan tiba-tiba berhenti di perbatasan antara Rumania dengan Hongaria, dan karena sesuatu hal oleh penjaga perbatasan diminta untuk kembali. Ketika mendapatkan halangan yang demikian, saudari tersebut tidak dapat berbuat apa-apa kecuali mulai melafalkan Nama-Nama Suci di dalam hati dan berdoa kepada Guru untuk meminta pertolongan. Setelah tertahan beberapa saat, sopir bus secara tiba-tiba memutuskan untuk mencoba melewati perbatasan kembali, dan tanpa diduga, kendaraan bus dapat melewati perbatasan dengan segera! 

Setelah pengalaman ini saudari inisiat Rumania sangat kagum dengan daya kuasa Guru dan berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Guru.

 


Layar Sinema

Cerminan pada E. T. -- The Extra-Terrestrial -- (Makhluk Luar Angkasa) 

                                       Kasihilah Sesamamu

Oleh saudara inisiat Lin Chengrong, Yilan, Formosa

Film fiksi ilmiah E.T. The Extra-Terrestrial (makhluk luar angkasa), yang merupakan film laris 20 tahun yang lalu, baru-baru ini muncul dalam versi baru. Disutradarai oleh Steven Spielberg yang terkenal di dunia, ceritanya tidak hanya menghangatkan hati, tetapi juga merangsang pikiran. Plot cerita berpusat sekitar seorang makhluk asing dari luar angkasa bersahabat dengan makhluk bumi berumur sepuluh tahun yang bernama Eliot. Mereka belajar untuk berkomunikasi satu sama lain dan segera membentuk persahabatan yang hangat. Selain itu, untuk menolong E.T. kembali ke rumahnya, banyak orang memberikannya kasih dan perhatian, yang mana menunjukkan bahwa manusia dan makhluk asing dapat saling mencintai dan membantu tanpa perbedaan. Berbeda jauh dari itu, banyak anggota masyarakat kita yang kacau dan seringkali bingung, gagal untuk menunjukkan perhatian dan kasih seperti itu dan oleh karena itu harus banyak belajar dari karakter dalam film ini.

Dari sudut pandang manusia, E.T., makhluk asing, kelihatan lucu dan aneh. Akan tetapi, ia baik hati, dan pintar, dan seperti Eliot, memiliki hati anak-anak yang murni. Sepanjang film, mereka berdua memikirkan hanya pemikiran yang indah, baik dan positif, dan pada akhirnya dapat memenangkan simpati anak-anak lainnya. Dalam usaha mereka untuk melindungi E.T., anak-anak bekerjasama untuk menyembunyikannya dari polisi dan orang dewasa di lingkungan mereka. Puncaknya terjadi ketika mereka membawa E.T. dalam sepeda ke sebuah puncak gunung dimana ia dapat memulai perjalanannya untuk pulang. Pada saat yang paling kritis, E.T. harus menggunakan kekuatan supernaturalnya, dan tiba-tiba, anak-anak menemukan diri mereka mengendarai sepeda mereka di awan, sehingga lepas dari kejaran polisi. Hal ini merupakan saat yang penuh kuasa dan membahagiakan! Film ini dengan sempurna menunjukkan bahwa semangat kedamaian dan kasih melampaui segalanya.

Guru pernah berbicara tentang makhluk luar angkasa seperti berikut: "Makhluk asing tidaklah berbahaya. Mereka orang yang sangat, sangat baik, sangat pandai, sangat maju. Kita dapat menggunakan kebijaksanaan dan persahabatan mereka untuk melindungi planet kita dan untuk maju ke peradaban yang lebih baik. Beberapa bangsa membuat kesalahan. Kadang-kadang suka menangkap mereka, membuat masalah dengan mereka, membuat mereka meninggal tanpa daya, dan menghancurkan pesawat mereka atas nama ilmu pengetahuan. Saya berpikir ini semua bukanlah tindakan yang sangat bijaksana. Saya berpikir kita harus mengubahnya dan sebaliknya menolong mereka. Kita harus mengasihi sesama kita. Seperti itulah kita diajarkan, dan makhluk asing bagaimanapun adalah sesama kita juga.." (Dikutip dari artikel "Makhluk Asing Adalah Sesama Kita Yang Baik", Majalah Berita Maha Guru Ching Hai No. 53, diucapkan oleh Guru di Center Hsihu, Formosa, 10 Juni 1995, asal dalam Bahasa Inggris)

Pemandangan yang paling menyentuh hati dalam film ini adalah ketika, di keheningan malam, E.T. merasa sendirian dan tak berdaya, melihat ke langit malam dan menunjuk ke bintang-bintang dengan jarinya, bergumam, "Saya ingin pulang ke rumah". Tetapi pada saat itu, wajahnya menunjukkan sebuah ekpresi ketetapan hati. Hal ini mencerminkan pengalaman kita, para praktisi Quan Yin. Kita juga rindu untuk kembali ke Rumah surgawi kita! Cerita E.T. hanyalah fiksi (khayalan). Akan tetapi, kita, sekelompok makhluk asing yang sebenarnya dari planet lain, memerankan cerita yang bahkan lebih memilukan di panggung duniawi ini. Mari kita semua kembali ke Rumah Surgawi kita melalui bimbingan dan pertolongan seorang Guru hidup yang agung! 

(mv1-1-138, mv1-2-138, mv1-3-138, mv1-4-138, mv1-5-138, mv1-8-138)




Laporan Media

Suntikan Vaksin Tahunan untuk Hewan Peliharaan Mungkin Terlalu Sering 

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Riset ilmiah menunjukkan bahwa kebanyakan suntikan vaksin tahunan untuk hewan peliharaan bukan hanya tidak penting, tetapi juga membuang-buang uang dan dapat memiliki potensi mematikan. Vaksin untuk penyakit utama hewan peliharaan dapat bertahan selama tiga tahun atau lebih, karena itu suntikan vaksin tahunan tidak diperlukan, dan bahkan dapat membawa resiko yang lebih besar pada hewan peliharaan yang berhubungan dengan vaksin.

Akan tetapi pemerintah federal tidak mensyaratkan pembuat vaksin untuk menunjukkan durasi (perioda) maksimum akan keefektifan vaksin. Jika Anda adalah pemilik hewan peliharaan, Anda dan dokter hewan Anda harus membuat keputusan akhir tentang vaksin mana yang dibutuhkan untuk diberikan pada hewan peliharaan Anda dan seberapa sering mereka harus diberikan, menurut Dr. Ronald D. Schultz, seorang dokter kekebalan hewan (veterinary immunologist) di University of Wisconsin-Madison School of Veterinary Medicine.

Untuk rincian lebih lanjut, silahkan lihat artikel berikut ini:

1) "Pets Don't Need Shots Every Year" by Leigh Hopper, Houston Chronicle, June 3, 2002, at: http://www.chron.com/cs/CDA/story.hts/front/1387004 

2) Dog and Cat Vaccinations...Too Many, Too Often?" by Dr. T. J. Dunn, The Internet Animal Hospital, August 26, 2002 at: http://www.thepetcenter.com/exa/vac.html 

3) Veterinarians Urged to Shift Away from Annual, Grouped Vaccinations, Adverse Effects Cited, 3/13/2001, School of Veterinary Medicine, at:
http://svmweb.vetmed.wisc.edu/VetWeb/DesktopModules/ ViewAnnouncement.aspx?ItemID=39&mid=164)  

Mr1-138.jpg

Selingan Rohani

Suatu Pelajaran Halus dalam Kasih......... 

Oleh rekan praktisi dari Cina Daratan

Suatu hari, saya sedang akan naik kereta api pulang ke rumah setelah bertamasya keluar kota. Setelah saya membeli tiket, saya menunggu di pintu masuk peron kereta api. Tidak begitu lama, seorang wanita muda yang membawa anak kecil mendatangi saya dan menanyakan tujuan saya. Ketika dia tahu bahwa kami akan ke tujuan yang sama, dia dengan senang meminta apakah dia dapat melakukan perjalanan bersama saya. Ini mengingatkan saya akan kondisi saya sebelum inisiasi: saya ingin menolong orang lain, tapi tidak setiap orang percaya pada saya. Namun demikian, setelah inisiasi, saya mengalami pengalaman yang tak terhitung banyaknya dimana orang-orang yang asing bagi saya percaya begitu saja pada saya. 

Setelah saya setuju menerimanya berpergian dengan saya, wanita muda itu memberitahukan ibunya, yang datang mengantarnya, sambil berkata bahwa sekarang dia dapat merasa lega dan tak perlu khawatir akan keselamatan putrinya. Ibunya kelihatan begitu yakin dan meminta saya dengan suatu senyuman, "Mohon jaga mereka!" Saya lalu menggandeng anaknya sementara ibunya membawa kopernya. Kami sama-sama naik kereta api, dan setelah menemukan tempat duduk kami, kami pun duduk sambil mengobrol. Saya membawa serta sebotol air mineral di dalam tas saya, yang saya tempatkan di rak bagasi di atas tempat duduk. Saya menanyakan ibu muda itu apakah dia ingin air, sambil berpikir bahwa saya hanya akan mengambilnya apabila dia menginginkannya. Dan dia berkata bahwa dia tidak butuh air karena mereka bawa air juga. Melihat betapa tersentuhnya hati mereka, saya pikir bahwa saya pasti seseorang yang penuh kasih. 

Setelah beberapa lama kemudian, saya melihat wanita itu membawa serta air masak dari ujung lorong kereta, sambil menggendong anaknya. Air itu begitu panas sehingga anaknya menangis keras ketika dia meminumnya. Ibunya menunggu cukup lama, namun airnya masih tetap panas juga. Akhirnya, dia mengambil sepotong ketimun kecil dari kopernya dan memberikannya pada anaknya. Saya lalu menyadari bahwa wanita itu tidak mau menerima air saya hanya karena sopan-santun! Setelah kami tiba di tempat tujuan, saya membantunya membawa koper sementara dia menggendong anaknya. Kami lalu keluar dari stasiun dan menunggu bersama mereka hingga suaminya datang menjemput mereka. 

Pada waktu itu, saya pikir telah melakukan suatu perbuatan baik. Paling tidak saya merasa bahwa saya telah mencoba kemampuan saya yang terbaik guna membantu sesama insan manusia. Namun setelah beberapa kali mengenang kembali, saya sadar bahwa saya masih memerlukan peningkatan rohani. Wanita itu pasti tidak begitu kaya dan hanya dapat memberikan ketimun untuk anaknya, sementara kebanyakan anak yang normal akan memakan makanan kecil waktu naik kereta api. Seandainya Guru kita berada dalam situasi demikian. Dia pasti memikirkan untuk membelikan beberapa makanan kecil atau mainan buat anak kecil tersebut. Pada permukaan, kelihatannya saya telah melakukan sesuatu yang baik, namun setelah menganalisa tabiat saya, saya mulai mengerti bahwa saya masih tidak dapat ikut memahami perasaan orang lain dan memberikan cinta-kasih dan kepedulian pada waktu dibutuhkan. Masih banyak yang harus saya pelajari!


Kisah Sejati

Perjalanan Puluhan Tahun dalam Mencari Kebenaran

Wawancara khusus dengan saudara tetua inisiat Chen Po-lin,

Dikerjakan oleh Grup Berita Taipei, Formosa

Dalam usianya yang hampir 80 tahun saat ini, saudara Chen telah diinisiasi lebih dari 10 tahun. Sebelum diinisiasi, dia telah menghabiskan beberapa puluh tahun tanpa hasil, dalam mencari Kebenaran. Namun demikian, sejak dia mengikuti Guru dan berlatih Metode Quan Yin, tidak hanya kebijaksanaannya berkembang, tetapi dia telah menuai hasil melimpah dari latihan spiritualnya. 

Mempertaruhkan Hidup untuk Kebenaran

Pada tahun 1947, saudara Chen menjadi pengikut I-Kuan Tao (salah satu kepercayaan terbesar di Formosa, yang menggabungkan kebijaksanaan dari Budha Shakyamuni, Confucius, Lao Tsu, dan Guru-Guru lainnya), dan kemudian dia ditunjuk sebagai "manager" kelompok dan "guru transmisi." Selama 26 tahun, dia juga mengikuti guru Liu Pei-chung dari sekte Kunlun (sekte Tao di Formosa) dan berlatih menggunakan kekuatan gaib. Saudara Chen mendengar tentang Maha Guru Ching Hai pada 18 tahun yang lalu tetapi dia ragu-ragu pada saat itu. Mungkin saatnya belum tiba bagi dia untuk membuat ikatan dengan Metode Quan Yin.

Selama periode ini, orang kudus dari masa lalu, Lao Tzu menampakkan dirinya pada saudara Chen dalam suatu penglihatan batin, menyuruhnya untuk "terjun ke dalam laut" jika dia ingin menemukan Kebenaran. Namun demikian, saudara Chen salah menafsirkan pesan itu, dan berpikir, "Baiklah, bagaimanapun juga tubuh fisik ini tidak berharga, maka jika saya dapat benar-benar menemukan Kebenaran dengan cara ini, saya akan mengurbankan tubuh saya." Karena itu, dia pergi ke Pantai Chinshan, daerah pesisir di pinggir kota Taipei, terjun ke dalam laut, akibatnya dia mengalami luka-luka di kepalanya dan banyak mengeluarkan darah. Dia membutuhkan waktu sebulan untuk pulih kembali. Kemudian, bentuk cahaya batin dari Lao Tzu kembali menampakkan diri pada saudara Chen dalam sebuah mimpi, memberitahukan dirinya bahwa jika dia ingin pulang ke "Rumah" maka dia harus pergi ke Taipei untuk membersihkan dirinya dengan "air murni." Lao Tzu bahkan menyuruhnya untuk menyiapkan foto. Sekali lagi, saudara Chen tidak mengerti pesan tersebut sampai beberapa tahun kemudian, ketika dia diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin, barulah dia menyadari petunjuk Lao Tzu mengenai "terjun ke dalam laut" dan "membersihkan dirinya dengan air murni" yang artinya menerima inisiasi dari Maha Guru Ching Hai ("Ching Hai" artinya "lautan murni" dalam bahasa Cina), dan tidak ada hubungannya dengan laut atau air murni dalam arti fisik. Dia menyadari bahwa hanya melalui Guru Ching Hai, karmanya dari beberapa kehidupan dapat dibersihkan. Foto yang harus disiapkan seperti yang diinstruksikan, adalah untuk registrasi inisiasi. Tetapi dia tidak mengerti pesan Lao Tzu karena dia belum tercerahkan, meskipun dia telah berlatih I-Kuan Tao selama bertahun-tahun. 

Metode Terakhir

Empat tahun setelah mimpi-mimpinya, saudari Tsai, seorang praktisi Metode Quan Yin, memberitahukan saudara Chen bahwa dia mengikuti seorang Guru sejati yang hidup, dan menasehati saudara Chen untuk mengikuti Guru yang sama karena saudara Chen memiliki potensi spiritual yang besar. Namun demikian, saudara Chen masih ragu dan berpikir, "Saya melakukan latihan spiritual saya dengan sangat baik. Bagaimana mungkin ada jalan yang lebih baik?"

Kemudian, pada tahun 1988, saudara Chen ingat apa yang dikatakan saudari Tsai kepadanya maka dia menelepon saudari itu. Saudari Tsai kembali merekomendasikan Metode Quan Yin, tetapi saudara Chen masih ragu sehingga dia memutuskan untuk berkonsultasi kepada Lao Tzu melalui kebaktian. Dia melakukan tiga kebaktian dan semua hasilnya positif, artinya Lao Tzu menyetujuinya untuk menerima inisiasi, dan saudara Chen sangat gembira. Akhirnya, pada tahun 1990, pada usianya yang ke-66, dia menerima inisiasi dari Guru. Selama wawancara sebelum inisiasi, dia ditanya apa yang telah dilatihnya sebelumnya. Dia menjawab: "Agama Budha, Tao, dan Confucius." Walaupun waktu itu usianya telah melewati batas usia untuk dapat diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin; karena ketulusannya dalam mencari Kebenaran, Guru memberikan pengecualian dan memberinya inisiasi. Setelah diinisiasi, saudara Chen membuat kebaktian berulang-ulang untuk mengkonfirmasikan keputusannya, dan hasilnya selalu "positif", membuatnya semakin percaya bahwa dia telah membuat pilihan yang benar.

Karena saudara Chen telah menggunakan kekuatan gaib selama bertahun-tahun, dia mendapatkan kesulitan dalam bermeditasi di awal berlatih Metode Quan Yin, karena banyak makhluk tak kasat mata yang datang mengganggunya. Suatu hari, ketika dia sedang bermeditasi, bekas gurunya menampakkan diri padanya terlihat sangat tidak senang, dan saudara Chen berkata padanya,"Guru! sekarang saya mengikuti Maha Guru Ching Hai. Jika saya telah membuat keputusan yang benar dan mendapat kemajuan dalam latihan spiritual saya, saya akan menolong engkau agar terangkat ke tingkat yang lebih tinggi. Tetapi jika keputusan saya salah, engkau tetap akan menjadi guru saya." Mendengar kata-kata yang menenteramkan ini, bekas gurunya tidak marah lagi. Menurut saudara Chen, bekas gurunya itu berlatih metode "peremajaan," dan meskipun hal itu dapat memperbaharui tubuh fisik ini, tetapi itu bukanlah metode terakhir yang dapat membawa seseorang pada pembebasan.

Delapan tahun yang lalu, saudara Chen sakit parah, dan banyak rekan inisiat datang menghiburnya. Dalam penderitaannya, dia memohon kepada Guru, "Guru! Saya sudah sangat tua. Bawalah saya bersamaMu!" Tubuh jelmaan Guru kemudian memberitahukan dia: "Engkau akan baik-baik saja. Engkau mempunyai misi yang harus dikerjakan." Ketika dia masuk rumah sakit untuk menjalani bedah jantung, dia mengalami berbagai pengalaman ajaib. Dan setelah dia sembuh, semakin besar rasa kagum dan hormatnya kepada Guru.

Masalah saudara Chen lainnya adalah penglihatannya yang semakin lemah. Dia menjalani bedah mata, tetapi penglihatannya hanya pulih separuh dari normalnya. Namun demikian, sejak saat itu, selain dunia fisik yang dilihat orang-orang kebanyakan, dia juga dapat melihat dunia astral yang tidak dapat dilihat oleh mata fisik.

Jika rekan-rekan sepelatihan meminta nasehat pada saudara Chen untuk mendapat kemajuan spiritual, dia selalu berkata, "Guru telah menyampaikan semua rahasia latihan spiritual kepada kita. Semua yang harus kita lakukan adalah sungguh-sungguh menaati ajaran-ajaran Guru, tekun bermeditasi dan sering mengikuti retret, dan kita akan terangkat secara alami." Pada suatu peristiwa, ketika dia berada di Hualien, sepasang suami-isteri yang merupakan rekan-rekan inisiat, datang berkunjung padanya dengan seorang paman yang belum diinisiasi. Paman mereka ingin meminta nasehat dari saudara Chen, dan berkata, "Putera saya sangat gemuk dan buruk kesehatannya." Saudara Chen menjawab,"Saya tahu sebabnya! Putera Anda adalah reinkarnasi putera Budha, dan engkau memberinya makan daging. Tentu saja dia sakit-sakitan. Kalian berdua harus menerima inisiasi dari Guru." Tak lama kemudian, ayah dan puteranya menerima inisiasi ke dalam Metode Quan Yin.

Saudara Chen dulunya bekerja dalam bidang bangunan dan perkayuan. Dia juga seorang yang gemar membaca dan seorang kaligraf yang baik. Di dinding rumahnya tergantung banyak karya kaligrafinya yang dibuatnya dalam berbagai tulisan kursif dan bentuk siku-siku. Dia juga pandai menulis puisi dan syair. Sering kali, dia mengekspresikan kontemplasi spiritualnya ke dalam tulisan dan menggantung karyanya di dinding atau menaruhnya dalam album. Namun demikian, suatu hari, Guru Batin menasehatinya untuk berhenti menulis karena tidak peduli seberapa bagus tulisannya, dia masih terikat oleh kata-kata. Guru memberitahukan dia bahwa tidaklah mungkin untuk mencapai pembebasan sejati melalui kata-kata. Mengindahkan nasehat Guru, saudara Chen seketika berhenti menulis.

Retret Florida

Sebelum Natal 2001, tersiar kabar bahwa akan ada retret di Florida. Dan dalam usia senjanya yang ke-78, saudara Chen tetap mensyukuri kesempatan untuk bertemu Guru, dan memutuskan untuk ikut retret. Tetapi paspornya telah daluwarsa dan dia tidak mempunyai visa AS; batas waktu registrasi retret sudah dekat, dan dengan berkat Guru, dia dapat membereskan semua administrasi dan visanya dalam satu hari, maka dia dapat bepergian dengan lancar. Ini lagi-lagi berkat daya kuasa Guru!

Setelah retret, Guru sedang bercakap-cakap dengan sekelompok murid di dapur, saudara Chen menggunakan kesempatan itu untuk menceritakan pada Guru tentang perjalanannya mencari Kebenaran. Sementara mendengarkan, Guru berbaik hati untuk menjadi penterjemah, sehingga semua inisiat yang hadir dapat mendengarkan kisahnya. Guru berkata bahwa kasus saudara Chen jarang terjadi karena sangat sulit bagi seseorang yang telah berlatih sebuah metode selama berpuluh tahun untuk meninggalkan semuanya dan beralih ke metode lain, khususnya jika dia pernah menduduki posisi tinggi sebagai "manager" dan "guru transimisi" dalam I-Kuan Tao. Hal ini menunjukkan bahwa, dalam mencari Kebenaran, dia benar-benar meninggalkan ketenaran dan keuntungan. Guru menambahkan bahwa juga sangat sulit untuk berhenti menggunakan kekuatan gaib. Karena itu, tekad saudara Chen benar-benar jarang. Yang sungguh pantas dikagumi darinya adalah keinginannya untuk berkorban sekalipun nyawanya dalam mencari Kebenaran.

Wawasan Spiritual

Akhirnya, saudara Chen membagikan kita wawasan yang diperoleh dari latihan spiritualnya, menekankan bahwa kita harus mempertahankan punggung kita tetap lurus selama meditasi Cahaya. Jika meditasi kita baik, lima energi vital dalam diri kita akan menjadi harmonis, dan sirkulasi menjadi lancar. Ketika bermeditasi Suara, yang paling ideal adalah melakukannya dengan postur tubuh seperti yang diinstruksikan Guru, alih-alih melakukannya dalam posisi duduk. Jika kita sedang sakit, kita seharusnya bermeditasi dengan rajin setiap hari dan kita akan menjadi sehat kembali, tampak segar dan sehat seperti makhluk abadi!

Dengan perasaan mendalam, saudara Chen mengatakan bahwa Kebenaran sejati yang menciptakan alam semesta ini adalah tidak dapat diraba. Dalam dunia ini, semuanya adalah ilusi; cinta antara suami dan isteri adalah ilusi, kekayaan adalah ilusi, anak-anak dan kekuasaan adalah ilusi. Sebelum diinisiasi oleh Guru, dia mengikuti jalan spiritual yang jauh, meletihkan dan tanpa hasil. Setelah mengikuti Guru, tidak hanya kebijaksanaannya berkembang tetapi dia juga mendapat hasil melimpah dari latihan spiritualnya. Namun, orang-orang kebanyakan tidak menyadari betapa berharganya untuk memiliki seorang Guru tercerahkan yang hidup, dan menyia-nyiakan kesempatan sekali-dalam-seribu-tahun ini. Sungguh sangat disayangkan! 

True-138.jpg

Guru Berkata

Kaum Muda dan Kehidupan Rohani -- 

                                        Sekolah Semesta

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai 

(kepada hadirin yang terdiri dari kaum muda), Hsihu, Formosa, 16 Juni 1991

(Asal dalam Bahasa Cina) Kaset Video No. 176

Umat manusia merupakan makhluk yang paling berharga dan paling bijak di dunia ini. Karenanya, kalian bisa bersekolah di usia muda, mengerti apa yang diajarkan guru, dan menjadi lebih baik dan pandai. Kalau kalian menempatkan burung di sekolah, akankah ia belajar sesuatu? (Anak-anak: Tidak.) Tetapi, kita manusia haruslah menjaga perangai kita, jika tidak, kita tidak lebih baik dari hewan. 

Kita manusia juga mempunyai sifat-sifat hewan; misalnya, waktu kita menikmati adu ayam atau adu banteng. Seperti apa kiranya kalau kita tidur terlalu banyak? (Anak-anak: Babi.) Dan seperti apa kiranya kalau kita makan terlalu banyak? (Anak-anak: Babi.) Masih babi? (Tertawa) Apakah babi begitu jeleknya? Mereka punya kedua sifat ini. (Tertawa) Saya maksudkan kita manusia juga punya sifat-sifat hewan, tapi itu tidak berarti kita jelek. Mengapa kita punya sifat-sifat hewan ini? Itu karena kita punya tubuh seperti mereka. Hewan juga punya mata, hidung, telinga dan mulut. Ada hewan yang punya tangan, dan ada yang tidak, tapi mereka punya sayap. Jadi, kita tidak bisa lepas dari sifat-sifat hewan. 

Akan tetapi, manusia punya satu keuntungan: Kita bisa mengendalikan sifat-sifat ini, menambah atau menguranginya, tergantung pada berapa kuat kemauan kita. Sebagai contoh, kadang kalau kita makan terlalu banyak, kita bisa tersadar dan memberitahu diri kita sendiri, "Oh, kau tak perlu makan sebanyak itu. Makan secukupnya saja! Kalau tidak, kau akan segera mengantuk, atau kau akan kehilangan konsentrasi di sekolah. Waktu guru mengajar, kau akan mulai mendengkur." Kita bisa mengingatkan diri kita seperti ini, dan lalu kita akan mengurangi makan. Atau kalau sudah waktunya pergi sekolah, tapi kita belum lagi sarapan, kita bisa memberitahu diri kita, "Waktunya pergi sekolah. Itu lebih penting. Aku bisa makan kalau ada waktu nanti."

Tapi babi tidak bisa melakukan itu. Kalau babi pergi sekolah, ia harus makan hingga kenyang sebelum ia berniat pergi. Walaupun kalian singkirkan makanan itu, ia akan bergegas menyerbunya. Karenanya, meski kita manusia punya sifat-sifat hewan, kita masih punya kebijakan serta kemauan, dengannya kita bisa mengendalikan diri kita sendiri dan mengembangkan sifat-sifat baik lainnya dalam diri kita. Tapi hewan tidak bisa melakukannya, meski hewan yang cerdas sekalipun. Mereka tidak bisa belajar sebanyak yang kita manusia bisa lakukan. 

Manusia berbeda dalam hal kecerdasan dan bakat. Ada yang pandai; lainnya canggung. Perbedaan berasal dari pengetahuan atau bakat bawaan mereka. Ada yang terlahir pandai; ada yang harus belajar lama untuk menyusul; lainnya masih canggung walaupun mereka bersekolah. Meskipun mereka bisa menjadi sedikit lebih pandai dari sebelumnya, perbedaan itu mudah nampak karena mereka tidak belajar dengan rajin. 

Akan tetapi, karena kita berlatih rohani, kita mengerti segalanya dengan cepat. Itu sebabnya beberapa sekolah juga mengajari murid-muridnya bermeditasi. Tapi meditasinya haruslah sebentar saja, karena kebanyakan mereka tidak vegetarian. Tentu saja, mereka hanya berlatih metode biasa. Tapi mereka masih memperoleh banyak manfaat, walau mereka berlatih seperti itu. Kecerdasan mereka tumbuh dan mereka jadi lebih pandai. 

Asalnya, kita manusia datang dari dimensi yang sangat tinggi, dimana kita sudah tahu segalanya. Pikiran kita penuh segala macam materi dan mereka hanya berguna kalau kita tahu cara mengoperasikan. Benak kita bagaikan komputer yang dipenuhi segala macam benda dari alam semesta. Hanya saja kebanyakan dari benda-benda itu tak bisa kita gunakan karena kita tidak tahu cara mengoperasikannya. 

Kita pelatih rohani harus menemukan "tombol-tombol" yang cocok dan lalu kita bisa mengerti segalanya, kita bisa melakukan segalanya, dan kita bisa melakukan segalanya jauh lebih baik daripada orang kebanyakan. Itu karena setelah kita berlatih, kebijakan batin kita menyesuaikan sendiri secara otomatis dan Guru batin menekan tombol yang tepat bagi kita kapanpun kita perlu sesuatu. Ia melengkapi kita dengan materi yang diperlukan. Ini bukan misterius! Kalau sesuatu yang kita minta jadi kenyataan, itulah karena kita sejak semula telah memilikinya. Ia keluar saat kita menekan tombol yang benar. Tak ada yang gaib mengenai ini!

Kadang kita tidak tahu bagaimana memilih tombol yang benar karena kita belum belajar caranya. Maka, kitapun berdoa memohon pertolongan Tuhan lalu kitapun akan tahu bagaimana memilih tombol yang tepat, dan mujizat pun akan terjadi. Setiap permintaan dijawab karena kita telah menemukan tombol yang tepat. Setelah kita berlatih dengan benar, kita tidak harus berdoa pada Tuhan untuk apapun. Kita punya segala yang kita inginkan karena kita tahu cara menemukan tombol yang benar. 

Kita bermeditasi, bervegetarian, beramal, dan menjaga sila. Segalanya ini adalah bagian dari latihan rohani. Semakin kita berlatih, semakin kita tahu cara menangani segala milik kita, semakin kita tahu cara menggunakan materi batin kita yang berkelimpahan, dan semakin kita tahu apa yang harus digunakan dalam berbagai situasi. Kalian telah mendengar banyak kisah ajaib tentang para praktisi agung yang melakukan hal-hal gaib atau mujizat di Himalaya. Mereka bisa melakukan hal-hal ini karena mereka berlatih, bukan karena mereka punya kuasa gaib. Tiap orang dari kita bisa mempunyai kekuatan ini. Apapun yang bisa Yesus lakukan, kita juga bisa melakukan, asalkan kita tahu caranya.

Hal yang sama berlaku untuk sekolah. Sebelum kalian mulai masuk sekolah, kalian malahan tak bisa membaca abjad, tapi sekarang kalian bisa. Mengapa? Tak ada yang aneh mengenai itu: Karena kalian telah mempelajarinya. Mereka yang belum belajar tidak bisa membaca abjad betapapun sederhananya. 

Praktisi rohani masuk sekolah yang berbeda, yang lebih tinggi dari universitas. Pengetahuan duniawi kita berakhir di universitas. Sekolah lanjutan pertama lebih tinggi dari sekolah dasar, dan universitas lebih tinggi dari sekolah lanjutan atas, tapi itulah akhir dari pengetahuan duniawi. Kalau kita ingin tahu hal-hal yang lebih agung, kita ingin tahu mengenai alam semesta atau hal-hal misteri lainnya, kita harus berlatih rohani. 

Setelah kita lulus dari universitas, kita harus masuk sekolah Tuhan atau Buddha kalau kita ingin mengembangkan kebijaksanaan kita. Itu merupakan sekolah yang lain. Tapi sekolah semacam ini berbeda dari sekolah biasa karena ia tidak melibatkan tugas organisasi. Tak ada ujian tertulis, dan tak ada ongkos belajar, dan pelajar tidak perlu pergi ke sekolah setiap hari. Itu sebabnya orang tidak menganggapnya semacam sekolah. Tentu saja, kita bisa melakukan seperti halnya sekolah biasa, tapi saya kira orang yang bersekolah semacam ini sudahlah dewasa. Mereka sudah cukup baik dan tidak perlu segala cara disiplin yang digunakan untuk mengendalikan anak-anak. Jadi, sekolah macam ini lebih bebas.

Meskipun sekolah macam ini lebih bebas, siswa harus belajar sangat giat. Mereka harus bermeditasi sedikitnya dua setengah jam sehari dan menjaga sila dengan ketat. Itu bahkan lebih ketat daripada sekolah biasa dalam hal ini. Dan masih ada ujian-ujian meskipun bukan secara tertulis. Tanyalah orangtua kalian. Mereka punya banyak ujian. Kadang, kalau mereka tidak bisa lulus ujian, tingkatan mereka turun. Tapi tidak masalah karena mereka bisa menjalani ujian lagi! Kita tak punya tenggat waktu untuk ujian-ujian itu. Tidak masalah kapan atau berapa seringnya kalian melakukan ujian itu! Kalian bisa terus menjalani ujian sepanjang kalian punya kesabaran dan ketulusan. Di sekolah ini, kalian juga belajar semacam pengetahuan yang sangat istimewa.

Karena itu, disini juga merupakan semacam sekolah. Saya mengajar pengetahuan yang berlainan, yang sangat istimewa dibanding pada universitas. Pengetahuan duniawi tak bisa dibandingkan dengan pengetahuan ini karena terdapat banyak hal-hal mistik yang tak bisa diterangkan melalui pengetahuan duniawi. Universitas punya hal-hal baik; banyak subyek berbeda-beda diajarkan disana. Tapi, kita mengajarkan segalanya disini, dan itupun diajarkan dalam batin tanpa menggunakan bahasa. Sekolah kita merupakan sekolah yang sungguh istimewa.

Kini kalian masih di sekolah dasar dan sekolah lanjutan pertama, maka kalian harus belajar giat dan mengerjakan pekerjaan rumah kalian dengan hati-hati. Tapi kalian jangan melakukannya demi nama atau keuntungan. Kalian jangan melakukannya karena kalian ingin menjadi bos, menjalankan pabrik besar atau menjadi presiden. Kalian melakukannya sebagai bagian dari tanggung jawab kalian, untuk menyenangkan orangtua dan guru, untuk memenuhi tugas kalian sebagai anggota masyarakat. Setelah menyelesaikan pendidikan kita, kita pergi kemanapun Tuhan mengaturnya bagi kita, dan melakukan apapun yang Tuhan aturkan bagi kita karena kita tahu Tuhan akan mengatur segalanya. 

Bacalah buku-buku yang baik sedari usia muda dan kembangkan etika yang baik

Sewaktu saya masih seorang siswa seusia kalian, saya suka membaca buku. Kita mestinya tidak hanya membaca buku dari sekolah, tapi juga buku-buku lain yang patut dibaca, semisal kitab suci dan buku-buku tentang etika atau filosofi kehidupan, yang menarik dan amat baik. Kalau kita membaca banyak buku, kita takkan berlaku tidak patut diluar, dan kita tidak akan punya banyak waktu luang, hingga pikiran kita tidak akan tersesat. Kalian masih muda; itu baik saja. Setelah kalian lebih dewasa, kalian harus membaca lebih banyak buku dan melakukan lebih banyak penelitian. Ada banyak macam buku di dunia ini. Ada buku-buku ilmiah dan buku-buku kedokteran atau teologi. Kita bisa membaca dan meneliti buku apapun yang bermanfaat bagi kita. 

Kalau kita belajar menjadi seorang baik di usia muda, kita tidak membawa kesulitan bagi orang lain ketika kita dewasa. Karena itu, kita harus belajar etika dasar sedari masa kanak-kanak. Kalau ada hal yang tidak kalian mengerti, tanya orangtua kalian dulu. Saya kira orangtua kalian sangat baik. Mereka berlatih rohani, dan mereka punya akal sehat serta moral yang baik. Mereka lebih tua dari kalian dan telah belajar pada saya lebih lama dari kalian. Tanyakan mereka dulu tentang hal-hal yang tidak kalian mengerti. Tanyakan sebelum kalian dewasa; kalau tidak, akan sudah terlambat. 

Beberapa inisiat datang belajar dengan saya sewaktu mereka tua, dan saya menjadi lelah waktu mengajari mereka. Ada pepatah Au Lac yang mengatakan, "Bengkokkan bambu sewaktu masih lembut; kau takkan bisa membengkokkannya sesuka hati waktu ia sudah tumbuh mengeras." Sama juga, orangtua saya mengajari saya dengan ketat semasa saya muda. Kadang saya tidak suka, dan saya berkata, "Oh, saya masih kecil! Mengapa kalian begitu keras pada saya?" Tetapi, setelah makin besar, saya sangat menghargai orangtua saya karena segala hal benar yang saya perbuat merupakan hasil disiplin ketat orangtua saya. Kalau saya melakukan kesalahan, itulah kesalahan saya sendiri. 

Meskipun kalian masih muda, kalian akan tumbuh sangat cepat. Saya merasa seperti kalian kemarin, tapi saya menjadi begini dengan sangat cepat (Guru tertawa); Saya mendapat beberapa helai rambut uban ekstra. Waktu sungguh cepat berlalu! Sewaktu masih sebagai siswa, kalian punya banyak waktu, jadi kalian haruslah belajar dengan rajin, dan mencari buku-buku baik untuk dibaca; kalau tidak, kalian tidak akan punya waktu untuk itu setelah dewasa. Tanyakan pada orangtua kalian apakah benar mereka tidak punya waktu untuk membaca buku. Mereka tidak bisa menyerap isi bukunya waktu mereka membaca, karena mereka selalu terlibat ini itu, sibuk dengan masalah keuangan, dan sibuk dengan kesulitan sehari-hari hingga mereka tak bisa berkonsentrasi pada bacaan. 

Kalau kalian tidak menjadi seorang anak yang baik sekarang, siapa yang bisa menolong kalian setelah besar nanti? Anak yang jelek menjadi seorang dewasa yang jelek, dan mereka membuat keluarga dan masyarakat tidak stabil, dan membawa kekacauan pada negara mereka. Karenanya, agar supaya masyarakat sehat dan stabil, haruslah tergantung pada kalian, tiang penyangga masa depan. Kalian haruslah bersikap baik dari sekarang, dan mengembangkan perangai kalian. 

Ingatkah kalian kisah mengenai ibu Mencius yang memindahkan rumahnya tiga kali? (Anak-anak: Ya.) Kalau bukan karena alasan pentingnya untuk belajar dengan baik semasa muda, ibu Mencius tidak akan bersusah-payah untuk pindah! Sekarang bahwa kalian punya orangtua yang baik dan lingkungan belajar yang baik, kalian haruslah belajar dengan baik. Baca buku apa saja yang baik yang kalian ketahui. Tanyakan orangtua kalian kalau kalian tidak tahu bukunya. Minta mereka mencarikan buku-buku yang baik bagi kalian. Bila kalian punya waktu senggang, jangan bermain terlalu banyak. Bermain secukupnya. Lakukan latihan fisik supaya tetap segar. Itu sudah cukup. Baca buku-buku yang bermanfaat dan tentang moral. Kalian haruslah belajar etika dasar semenjak kecil; kalau tidak, akan terlambat.

Semasa kecil, saya sangat suka buku-buku tentang moralitas, seperti buku yang mengajari kita untuk tidak mencuri dalam kesempatan apapun juga, atau untuk tidak mengambil apapun yang bukan milik kita. Setelah dewasa, ada saatnya saya diuji. Tapi saya tidak akan mencuri bahkan jikalau saya tidak punya uang. Suatu kali, sewaktu masih di Au Lac, seorang teman mengijinkan saya tinggal di rumahnya, tapi dia tidak tahu bahwa saya tak punya uang dan sayapun tidak memberitahunya. Suatu hari, saya sangat lapar, tapi tak punya uang. Itu semasa perang, jadi saya tidak bisa mendapat kiriman uang dari rumah, yang menempatkan saya di suatu situasi yang mendesak. Temanku menaruh seluruh makanan untuk keluarganya di atas meja, dan kelihatannya lezat dan harum baunya. Saya tidak memakannya walaupun saya telah kelaparan berhari-hari karena mereka tidak pulang ke rumah waktu itu. Saya tidak memberitahu mereka situasi saya. Saya berusaha mencari pekerjaan atau mencari jalan untuk mengatasi masalah itu. Saya melakukan itu karena saya sudah terlatih begitu sejak masih belia. 

Keluarga teman saya sangat percaya pada saya, dan mereka meninggalkan saya di rumah sewaktu mereka pergi. Saya tidak menyentuh barang milik mereka atau mencuri makanan mereka karena saya telah belajar itu sejak kecil. Orangtua saya tidak menunggu mengajari saya hanya ketika dibutuhkan, yang barangkali sudah terlambat. Seperti ketika kalian belajar bahasa Cina, kalian harus belajar semasa masih muda, dan lalu kalian bisa bercakap dengan lancar nantinya. Kalian akan belajar menggunakan segala macam kata, dan lalu kalian akan bercakap bahasa Cina dengan sangat baik. Ada saat lain ketika saya tinggal di Paris. Saya tidak punya banyak uang, karena saya seorang siswa asing. Awalnya saya tinggal di suatu tempat dan lalu saya harus pindah ke tempat lain karena sesuatu alasan. Saya perlu uang untuk pindah, tapi saya tidak punya banyak uang waktu itu. Kalian tahu, segalanya sangat mahal di Paris! Ongkos sewa jauh lebih tinggi daripada di Taipei. Jadi kalian bisa membayangkan betapa sukarnya bagi saya, seorang siswa asing, untuk terpaksa pindah dengan segera!

Suatu sore, saya pergi mencari pekerjaan, yang menawarkan akomodasi, supaya saya bisa menyelesaikan pendidikan saya. Tidak mengapa bagi saya untuk belajar di malam hari dan bekerja siang hari. Saya pergi mencari pekerjaan, tapi tidak mendapatkannya. Di perjalanan pulang, saya melewati suatu taman, dan seorang pria menyangka saya sebagai "perempuan jalanan", jadi dia tunjukkan saya banyak uang dan ingin agar saya pergi bersamanya ke rumahnya. Tentu saja saya katakan, "Tidak!" Mulanya dia tunjukkan AS$200, dan lalu menaikkannya jadi 400. Saya bilang, "Tidak" lagi. Lalu dinaikkannya jadi 600, maka saya peringatkan dia, "Kalau kau katakan sepatah kata lagi, saya akan memanggil polisi!" Pria itupun ketakutan, dan lalu diapun menyadari bahwa saya bukanlah wanita semacam itu maka iapun lari. Enam ratus dolar sungguh jumlah yang besar di waktu itu. 

Mengapa saya tidak melupakan kehormatan dan moralitas demi uang? Karena saya telah membaca buku-buku yang baik semenjak masih belia, dan itu membuat saya terbiasa untuk menahan godaan akan kemasyhuran dan keuntungan duniawi dalam situasi apapun. Saya suka membaca buku-buku moral seperti Zhuan Tze, Lao Tze, atau kitab suci agama Buddha. Lain-lainya seperti Kisah Dewa-dewa, Musim Semi dan Musim Gugur, Hikayat Tiga Negara, Hikayat Kerajaan Zhou Timur, Rumah Seribu Bunga, dan Hikayat Chengyaojin (seorang yang setia dan jenaka dalam cerita rakyat Cina) juga merupakan buku-buku yang mengandung pelajaran moral. Dalam buku-buku ini, orang baik mendapat balasan baik, dan menerima perlindungan atau pertolongan khusus ketika mereka tertimpa kemalangan. Orang jahat akan ketahuan cepat atau lambat, dan akhirnya dihukum. Cerita-cerita ini mengajari kita dan dengan kuat membangun etika kita. 

Kalau kita mengembangkan dasar etika kita semasa muda, kita tidak akan goyah dalam situasi apapun; kalau tidak, kita akan gagal pada cobaan pertama kita. Kita akan melukai orang lain atau mencari kemasyhuran dan keuntungan dengan cara yang tidak terhormat. Kita bahkan tidak akan keberatan menjual diri kita sendiri atau melukai kehormatan kita. 

Karena itu, saya kira kalian harus membentuk kebiasaan menjaga aspek moral kehidupan kalian sejak masih kecil dan bukan hanya membaca buku teks saja, atau hanya belajar bahasa asing ataupun matematik. Itu tidaklah cukup; meskipun mereka membuat kita sedikit lebih pandai. Mereka membuat kita tahu menjalankan bisnis, atau mengajari kita cara mencari pekerjaan yang baik, tapi mereka tidak bisa membangunkan konsep-konsep moral kita atau melindungi jiwa atau kemuliaan kita. Karena itu, kalau sekolah kalian tidak mengajari kalian tentang etika, kalian harus mendidik diri kalian sendiri, atau membaca buku-buku yang baik. Kalau kalian punya waktu senggang, jangan hanyutkan diri kalian pada mainan yang tidak bermakna. Kalian bisa bermain, tapi jangan berlebihan; kalau tidak, kalian membuang banyak waktu berharga. 

Kalian ingat dan serap segala yang kalian pelajari di usia ini, sangatlah penting apa yang kalian serap! Jauhi buku-buku yang tidak bermoral dan film-film kekerasan. Pilih film atau buku yang cocok supaya kalian bisa membentuk jiwa yang baik, dan memupuk etika yang sehat. Kalian haruslah mengembangkan kebiasaan ini di usia muda dan menolak publikasi serta film yang tidak bermoral. Kalian tak perlu menunggu orangtua kalian untuk melarang dan lalu memprotesnya. Kalian haruslah bertanggung jawab terhadap diri kalian sendiri. Meskipun kalian masih muda, kalian adalah manusia. Kalian punya mata, hidung dan telinga, sebagaimana saya. Jadi kalau saya bisa membaca buku-buku yang baik semasa muda, kalian juga bisa melakukannya. 

Sejak sekarang, kalian haruslah mulai mendisiplinkan diri kalian sendiri, dan mempersiapkan kehidupan masa depan kalian; kalau tidak, kalian tak akan punya waktu untuk melakukannya setelah beranjak dewasa. Di saat itu, kalian mungkin memiliki pacar, dan menyibukkan diri kalian dengan percintaan. Kalian boleh jadi juga sibuk dengan tanggung jawab keluarga setelah menikah. Kalian mungkin sibuk mencari uang setelah mendapat pekerjaan. Jadi bagaimana kalian bisa punya waktu untuk melatih diri kalian sendiri? Karenanya, saat ini adalah yang terbaik untuk melatih diri kalian sebab kalian tidak punya banyak tanggung jawab sekarang, dan orangtua kalian menjaga kalian dengan sangat baik, membelikan pakaian dan memasak bagi kalian, hingga tak ada yang perlu kalian kuatirkan. 

Maka, kembangkan konsep moral kalian dari sekarang, dan buatlah agar ia sehat dan baik. Lalu kalian akan menjadi warga yang baik setelah dewasa. Kalian akan menjadi seorang suami atau istri yang baik, dan kalian akan menjadi baik dalam segala hal! "Kembangkan diri kalian sendiri, disiplinkan keluarga, atur negara kalian, dan bawa perdamaian bagi dunia." Kalian harus menjalani semua latihan ini semasa kalian muda, kalau tidak kapan kalian akan punya waktu untuk melakukannya nanti? Kalian harus belajar dari nenek moyang kita, kalian harus belajar dari kitab-kitab suci yang diteruskan dari Guru-guru masa lalu, kalian harus belajar moral dan sila yang baik, dan kalian harus melatih diri kalian semenjak kecil!

Ms1-1.jpg

Tanya Jawab Pilihan

Kaula Muda Dan Kehidupan Spiritual 

Mengatasi Kegalauan Kaula Muda

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Helsinki, Finlandia, 30 Mei 1999, 

(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 663

T: Saya seorang pelajar, dan saya telah kehilangan motivasi dan kemampuan saya untuk berkonsentrasi. Bagaimana saya bisa mendapatkannya kembali? Mungkin dengan Metoda Quan Yin? Saya betul-betul tidak dapat meneruskan pelajaran saya, dan saya sangat menderita. Hanya Engkau, Maha Guru Ching Hai, yang dapat menolong saya dan pelajar-pelajar lainnya.

G: Ketika kamu mulai memasuki masa remaja, akan ada banyak gangguan. Itulah sebabnya sukar bagimu untuk berkonsentrasi. Tetapi kamu juga dapat berlatih sedikit meditasi. 

Jika kamu menginginkan Metoda Quan Yin, tentu baik. Jika kamu tidak menginginkannya, maka kamu dapat berlatih metoda konsentrasi yang sederhana untuk membantu kamu. Juga usahakan untuk tidak menonton terlalu banyak film-film yang dapat mengganggu. Dan usahakan untuk tidak terlalu banyak melihat wanita cantik atau pria tampan.

Setelah kamu selesai dengan sekolah kamu, tentu kamu dapat melakukan apapun yang kamu inginkan. Pikirkanlah orang tua kamu dan para dermawan, yang telah bekerja keras untuk membiayai sekolah kamu, dan berusahalah untuk memenuhi kewajiban kamu. Karena masa sekolah sebenarnya adalah masa yang terbaik; dan nanti kamu akan menyesalinya. Katakan kepada dirimu bahwa kamu harus menyelesaikan sekolah dulu, dan segala sesuatunya akan datang di kemudian hari. Bertekadlah untuk menyelesaikannya.

 

Mengantar Kaula Muda Kita ke Era Keemasan 

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Brisbane, Australia, 21 Maret 1993, 

(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 337

T: Sebagian remaja generasi ini tidak mempunyai rasa hormat kepada orang tuanya. Apakah ini dikarenakan kita bukan orang tua yang baik?
G:
Tidak, saya tidak berpikir demikian. Itu tergantung. Saya tidak akan mengatakan bahwa semua orang tua adalah baik, tetapi kebanyakan mereka adalah baik. Coba lihat, moral para remaja generasi ini mungkin tidak terpelihara dengan baik, dalam memandang orang tua mereka sebagai perwakilan dari Tuhan di Bumi, yang mengambil posisi Tuhan untuk membesarkan anak-anak dan mengajari mereka.

Jika orang tua entah bagaimana merintangi atau menghalangi anak-anak mereka ketika mereka ingin menyadari Ketuhanan, maka kita dapat katakan bahwa mereka bukanlah orang tua yang baik. Tetapi sebaliknya, tidak ada hal seperti orang tua yang "tidak baik". Mungkin pandangan yang berbeda dari remaja sekarang ini dikarenakan pengaruh dari berita buruk, gambar kekerasan, banyak komunikasi buruk yang tidak diinginkan, lingkungan yang tidak baik, pengaruh dan teman yang buruk. Itulah yang membuat para remaja seperti apa adanya mereka sekarang ini.

Jadi sekali lagi solusinya adalah kita harus kembali ke Era Keemasan. Kita harus hidup seperti cara yang diajarkan oleh Alkitab kepada kita, lewat cara non-kekerasan, cara kasih, cara pencerahan. Maka kita dapat membawa anak-anak kita kembali kepada kepolosan mereka, kembali kepada kehidupan mereka yang beradab. Dan bahkan anak-anak bisa mendapatkan pencerahan juga. Lalu mereka dapat mengetahui diri mereka sendiri, dan mereka akan mengubah cara hidup mereka.

Jadi, jika semua anak-anak tahu jalan Kebenaran, mungkin mereka akan memilihnya. Dan mereka akan menemukan kasih di dalam diri mereka. Dan mereka akan lebih menghormati orang tua mereka. Dan pada saatnya, jika orang tua mereka lebih tercerahkan, mereka akan lebih mengerti dan jelas tentang bagaimana membesarkan anak-anak mereka.

 

Bagaimana Melatih Para Praktisi Muda

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai sewaktu Konferensi-Video Internet, 11 Agustus 2002 (Asal dalam Bahasa Inggris) 

T: Bagi anak-anak yang ingin berlatih, kapan seharusnya kita mulai dan bagaimana kita seharusnya menolong mereka untuk tidak terikat kepada materialisme dari sejak kecil? 
G:
Baiklah, kamu dapat mengatakan kepada mereka tentang sifat ketidakkekalan dari segala sesuatu dan perlihatkan pada mereka beberapa contoh dari buku, dari yang lain atau dari alam.

T: Apakah pikiran anak-anak secara alamiah akan tidak terikat dengan benda materi jika kita tidak mencemarinya, atau apakah kita juga harus melatihnya seperti cara itu? 
G:
Kita dapat melatihnya, tetapi tetap saja, jika mereka pergi ke sekolah, jika mereka keluar, mereka akan dipengaruhi oleh masyarakat. Tetapi paling tidak jika mereka mempunyai latar belakang yang baik, mereka akan dapat menahan tekanan dan kekecewaan yang terjadi dalam kehidupan dan hubungan mereka. Tidak berarti bahwa mereka tidak akan mendapatkan kekecewaan dan tekanan dan kesendirian dalam hubungan mereka. Tetapi mereka akan dapat menahannya. Mereka akan cukup kuat untuk mengerti dan mengatasi kesedihan atau ketidakgembiraan yang muncul dari keadaan ini. 

T: Terima kasih Guru. (Tepuk tangan)
G:
Terima kasih kembali.

T: Kebanyakan dari kita mempunyai anak-anak dan mereka adalah para praktisi dan setengah inisiat, dan sangatlah sukar bagi kita untuk mengetahui bagaimana membesarkan mereka. Garis pedomannya bagi kita cukup jelas, tetapi membesarkan anak-anak adalah memindahkan pikiran kita kepada orang lain. Ini sangatlah sukar, jadi terima kasih untuk nasehat Anda.
G:
Terima kasih kembali. Semoga berhasil. Di dalam dunia ini, tidak pernah ada sesuatu yang absolut atau 100%. Kalian hanya bisa melakukan yang terbaik dan bangga bahwa kalian telah melakukannya. Segala yang lainnya juga adalah efek dari karma, masyarakat, kesadaran kolektif, dan kehendak Tuhan, dan cuaca, dan negara dimana kalian tinggal, tradisi, dan teman-teman yang mereka punyai, dan yang lainnya. Kalian tidak dapat mengontrol segalanya. Jadi lakukan yang terbaik. Dan jadilah orang tua yang baik. Penuh kasih dan baik. Dan ini sudah cukup bagus. Mereka adalah anak-anak yang sangat beruntung, yang lahir dari orang tua spiritual, orang suci seperti kalian.

Qa1-138.jpg

Olah Rohani Dan Kehidupan

Masa Muda Dan Kehidupan Spiritual    

Menghadapi Masa Remaja di Jalur Spiritual 

Oleh saudara inisiat Matthew Sirpis, 

Sydney, Australia (Asal dalam Bahasa Inggris)

Masyarakat jaman sekarang dipenuhi oleh godaan dan moralitas yang rendah; karenanya menjadi seorang remaja sering menjadi sebuah pengalaman yang menantang. Sama menantangnya buat orang tua yang harus membimbing anak-anak pemberontak mereka dengan tepat melalui tahap masa remaja. 

Di banyak negara, masalah obat-obatan telah menjadi biasa di antara anak-anak muda. Banyak yang menggunakan obat-obatan karena mereka merasakan keinginan untuk bisa "masuk" dan menjadi bagian dari satu kelompok. Beberapa akibat salah pengarahan, dan beberapa akibat rasa ingin tahu. Mereka ingin bereksperimen dengan pikiran mereka dan mengalami tahap perubahan kesadaran, atau mematirasakan penderitaan hidup mereka, yang mungkin disebabkan oleh teman, keluarga, perubahan hidup atau faktor lainnya.

Secara pribadi, saya menggunakan obat-obatan untuk semua alasan di atas. Pada saat saya berumur 16 tahun, saya dapat dengan mudah minum alkohol lebih banyak dari kebanyakan orang dewasa, belum lagi semua benda-benda beracun yang saya konsumsi. Orang tua dari seorang remaja mungkin menyalahkan diri mereka untuk kelakuan seperti itu dan memberikan respon dengan berbagai cara. Pertanyaan-nya adalah : Apakah cara yang terbaik untuk memberikan respon? Saya merasakan orang tua saya merespon dengan cara yang sangat bertanggung jawab dan bersikap matang. Mereka menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak mendukung minum alkohol secara berlebihan di dalam rumah mereka walaupun saya diijinkan untuk minum satu atau dua gelas bir sewaktu makan malam. Mereka juga tidak mendukung penggunaan obat-obatan jenis apapun dan menyatakannya secara jelas juga, tetapi mereka tahu mereka tidak dapat mengontrol saya di luar rumah. Pada saat-saat mereka menemukan saya sedang mabuk, mereka bicara kepada saya dengan tenang tentang perasaan mereka, tetapi umumnya mereka meninggalkan saya sendirian.

Saya merasa ini adalah cara yang baik untuk menghadapi situasi seperti itu, sesuai keadaan hidup saya saat ini. Akhirnya, lewat pendekatan yang penuh toleransi dari orang tua saya, saya belajar bahwa saya bertanggung jawab terhadap perbuatan dan perasaan saya sendiri, dan sejumlah penderitaan yang saya alami selama bertahun-tahun membawa saya kepada Metode Quan Yin. Perjalanan spiritual saya justru dimulai dengan penggunaan obat-obatan, ketika saya menyadari lewat obat-obatan bahwa tingkat lain dari kesadaran adalah dimungkinkan. Ini mendorong saya untuk belajar meditasi, yang mana selama beberapa tahun secara perlahan-lahan menggantikan obat-obatan dalam hidup saya. Saya berlatih meditasi pernafasan selama beberapa waktu, tetapi menyadari bahwa saya mengalami jalan buntu dengan latihan ini. Lalu saya belajar Metoda Kemudahan dan menerima inisiasi.

Berdasarkan pengalaman ini, nasehat saya kepada anak muda adalah: jika kalian dapat menghindari perangkap untuk menggunakan obat-obatan dan alkohol, dan mempunyai kekuatan untuk memilih jalur spiritual sedini mungkin dalam hidup, lakukanlah. Saya sama sekali tidak menyesal dengan pilihan saya ini. 

Dan nasehat saya kepada orang tua adalah: jika kalian sudah diinisiasi, maka kalian telah membuat satu contoh agung buat anak-anak kalian. Jika mereka memilih untuk mengikuti kalian, itu adalah pilihan mereka. Berusahalah untuk bersikap sedikit lepas kepada anak-anak kalian dan menyadari bahwa mereka adalah individu, dan bukan kepunyaan kalian. Pada saat intim, katakan kepada anak-anak kalian bagaimana perasaan kalian. Jika tidak ada kesempatan, dan anak-anak kalian menolak untuk berbicara kepada kalian, maka biarkanlah. Anak-anak kalian akan tahu dimana mencari jawaban ketika mereka sudah siap.

 

Sepucuk Surat untuk Orang Tua dari Para Remaja

Oleh saudara sepelatihan Lulumy, Taipei, Formosa

Saya masih seorang "pemula" dalam masyarakat, baru saja meninggalkan masa remaja saya, tetapi selama proses pertumbuhan, saya mempunyai beberapa pengalaman dan pikiran pribadi yang saya ingin bagikan kepada saudara sepelatihan yang adalah orang tua sehingga mereka akan lebih mengerti pola pikiran dan sikap dari remaja jaman sekarang. 

Emosi 

Persahabatan dengan teman sebaya, ikatan keluarga dan cinta dari teman lelaki atau teman perempuan semuanya mempengaruhi remaja secara emosional, tetapi persahabatan adalah yang paling dihargai oleh remaja. Untuk anak muda yang baru saja belajar bagaimana berpikir secara mandiri dan membuat keputusan mereka sendiri, respon dan pengenalan dengan rekan sebaya mereka adalah sumber utama mereka akan konfirmasi dan semangat. Pada saat yang sama, anak muda berharap bisa membuktikan dengan berbagai cara bahwa mereka telah dewasa. Sebagai contoh, mereka ingin bebas untuk terlambat pulang ke rumah dan mempunyai hak untuk mengatur hidup mereka sendiri, memiliki rasa yang kuat akan kesetiakawanan dan tidak ingin mengecewakan teman-teman mereka. Oleh karenanya kasih dan perhatian dari orang tua dapat menjadi semacam belenggu buat mereka, karena selama masa muda saya, saya sering merasa bahwa ibu saya terlalu banyak mengontrol saya. Walaupun sekarang saya telah dapat mengerti hati yang penuh kasih dari ibu saya, nasehatnya sering masuk dari telinga yang satu dan keluar dari telinga lainnya. Saya menyarankan kepada para orang tua agar membuat rumah mereka bagaikan tempat berteduh psikologis untuk anak-anak mereka pada tahap ini. Ketika seorang anak pulang ke rumah terluka secara emosional oleh orang-orang di luar keluarganya, adalah penting untuk tidak mencela mereka. Sebaliknya, yang terbaik adalah membantu mereka sembuh secepat mungkin. Walaupun mereka mungkin keluar lagi setelah lukanya sembuh dan terluka lagi, ini adalah proses belajar yang harus dilalui oleh kebanyakan anak muda. Apa yang perlu dilakukan orang tua adalah bersabar dan siap untuk mendukung mereka. Saya ingat suatu kali ketika saya pulang ke rumah dalam keadaan sedih setelah menghabiskan waktu bersama teman-teman. Ibu saya tidak menanyakan saya mengapa saya pulang terlambat; sebaliknya dia bertanya dengan penuh perhatian apakah saya sudah makan atau belum, dan dengan terburu-buru menyiapkan makanan untuk saya. Saya makan dengan mata saya dipenuhi air mata, dan memutuskan sejak saat itu bahwa saya tidak akan pernah memberontak lagi.

Sedangkan untuk masalah cinta, adalah lebih baik mengajarkan orang muda untuk menghormati dan bersahabat dengan teman-teman yang berlainan jenis dari pada melarang. Hal itu sangat membantu perkembangan kepribadian mereka untuk mengajarkan mereka konsep yang sehat dan benar tentang hubungan romantis dan hikmah apa yang dapat mereka dapatkan. Dikarenakan kurangnya pengalaman, anak muda mungkin tidak dapat mengerti arti sebenarnya dari cinta, tetapi membantu mereka mengembangkan interaksi yang positif dengan teman berlainan jenis adalah jauh lebih baik dari pada membuat mereka menjadi "sepotong kayu" yang tidak mempunyai emosi.

Pekerjaan Sekolah

Bagi kebanyakan orang tua, pekerjaan rumah anak-anak mereka adalah perhatian utama mereka, karena dalam masyarakat yang berorientasi pada gelar, akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan jika seseorang telah menerima pendidikan yang baik. Walaupun saya mempunyai gelar sarjana, saya mengaku bahwa saya tidak pernah punya minat terhadap sekolah saya. Mungkin ini ada pertaliannya dengan mudahnya saya dapat masuk ke sekolah menengah atas setelah saya lulus dari sekolah menengah pertama, dan lalu masuk ke universitas. Pada saat ujian masuk universitas, nilai maksimum adalah 600. Nilai saya hanya 180 pada ujian percobaan pertama di sekolah dan 190 yang kedua kalinya. Tetapi saya membuat begitu banyak kemajuan sehingga saya mendapat nilai 280 pada ujian percobaan ketiga dan akhirnya dapat masuk ke universitas dengan nilai 300 untuk separuh ujian. Dan nilai ini sudah cukup bagi saya untuk memilih universitas yang jaraknya hanya 10 menit berkendara dari rumah saya di Taipei. Pada saat itu, saya sedang berjalan dengan goyah dalam perjalanan spiritual. Jika saya harus belajar di tempat yang baru dan jauh dari rumah, saya mungkin akan mengabaikan latihan saya, tetapi dengan tinggal di kota, selain saya dapat menghadiri grup meditasi dengan teratur, tetapi juga mempunyai banyak kesempatan untuk berpartisipasi dalam pekerjaan di center lokal karena jadwal sekolah saya memberikan saya waktu yang fleksibel. Sehingga saya menjadi lebih mantap dalam mencari Kebenaran. 

Karena alasan ini, saya percaya bahwa pendidikan berhubungan dengan jodoh dan kemampuan alamiah. Kita harus membiarkan hal-hal terjadi secara alamiah. Akan tetapi, walaupun orang tua tidak perlu memaksa anak-anaknya untuk belajar, mereka harus mengatakan kepada anak mereka bahwa tanpa pendidikan lanjutan, akan lebih sulit untuk mendapatkan pekerjaan dalam kehidupan masyarakat sekarang, dan mungkin seseorang harus bekerja fisik untuk mendapat penghasilan. Anak-anak akan menghadapi masa depan mereka cepat atau lambat. Jika orang tua dapat membantu mereka melihat dan berpikir dengan jelas tentang pilihan mereka, mereka tidak akan menyesal di kemudian hari.

Latihan Spiritual

Selama masa muda saya, saya sering merasakan bahwa saya berbeda dengan yang lainnya: terlepas dari menjadi seorang vegetarian murni, saya harus bermeditasi dua setengah jam sehari dan mematuhi lima sila sehingga saya menemukan kesulitan untuk mempertahankan persabahatan saya. Sepertinya setiap hari saya harus membuat pilihan antara teman dan latihan spiritual. Saya sering berpikir, "Mengapa saya harus berlatih?" atau "Mengapa dua hal ini tidak dapat jalan bersama?" Untuk beberapa waktu, saya bahkan pergi keluar bersama teman-teman pada jam delapan malam sampai jam delapan keesokan paginya, dan lalu tidur di kelas pada hari itu. Tidak ada yang tahu apa yang saya lakukan, bahkan juga diri saya sendiri! Saya hanya tahu bahwa saya rindu mencari kebahagiaan, tetapi gagal mendapatkannya setelah mencari kemana-mana di luar. Akhirnya saya menemukan bahwa kebahagiaan yang sebenarnya yang membuat saya betul-betul puas ada di dalam diri saya sendiri.

Banyak saudara sepelatihan muda yang menerima inisiasi ketika mereka masih sangat kecil. Jadi buat mereka, latihan spiritual mungkin hanyalah sebuah jalan hidup dimana mereka telah dibiasakan sejak kanak-kanak. Konsep "pembebasan" sepertinya sangat asing buat mereka, karena mereka masih tetap ingin tahu tentang dunia ini yang penuh godaan. Jika mereka terus-menerus dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar, itu akan menghalangi mereka dari efek yang merugikan, tetapi perlindungan yang berlebihan juga akan menberikan hasil yang berlawanan. Ajaran yang paling berpengaruh adalah contoh nyata dari orang tua, karena kekuatan yang dapat betul-betul menyentuh kedalaman hati seorang anak adalah latihan mereka yang sungguh-sungguh dan kasih yang penuh kebahagiaan. Karena hal ini, bahkan pada waktu dimana saya merasa sangat rendah, saya tidak pernah berpikir meninggalkan keluarga Quan Yin karena saya tidak dapat membayangkan bagaimana saya dapat bertahan satu hari "esok" tanpa Metoda Quan Yin.

Kesimpulan

Mengapa saya menulis surat ini untuk orang tua dari pada untuk anak muda? Karena kebanyakan orang muda penuh dengan keingintahuan tentang segala sesuatu dan berharap untuk menggalinya, mengalamimya dan menemukan jawaban bagi diri mereka sendiri. Mereka tidak terlalu tertarik mendengarkan pendapat orang lain, apalagi mengikuti usul orang lain. Melihat kembali kepada diri saya sebagai seorang remaja, saya persis seperti ini: hanya ingin mencoba ide-ide saya sendiri. Tetapi ide-ide dari anak muda sering membuat orang tuanya khawatir dan mungkin menyebabkan banyak konflik antara orang tua dan anak-anak. Sampai pada suatu hari, selama waktu retrospeksi, saya menyadari bahwa ibu saya telah memberikan saya perhatian dan kasih yang tiada habisnya di sepanjang hidup saya. Pada waktu ketika saya mencari "jalan" dan "kebahagiaan" di luar, Guru selalu berada di samping saya, menjaga saya, mengasihi saya dan melindungi saya sepanjang waktu. Setelah saya mengerti hal ini, hati saya dilembutkan dan sejak saat itu saya memutuskan diri saya sama sekali dari konsep "pemberontak."

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, saya dengan tulus berharap bahwa orang tua memperlakukan anak muda mereka dengan kasih sejati yang tidak egois, yang merupakan obat yang paling diperlukan oleh remaja untuk menghadapi pertentangan dan kecemasan di dalam diri mereka. Karena anak muda jaman sekarang tidak ingin dimanjakan atau dibatasi, tetapi sebaliknya memerlukan bantuan orang tua mereka untuk membangun satu kumpulan nilai-nilai tentang benar dan salah, kebajikan dan keburukan, dan juga konsep yang sehat dan baik tentang hubungan. Walaupun adakalanya mereka mungkin akan bersikap menentang dan berpura-pura tidak mengetahui jalur yang tepat, itulah sifat alamiah dari remaja.

Saya dengan tulus berharap bahwa pandangan saya yang sederhana mungkin dapat membantu anak muda dan orang tua mereka. Semoga semua anggota muda Keluarga Quan Yin kita berjalan dengan aman dan mantap di sepanjang jalan yang agung dan sehat ini!

Life2-a-138.jpg

Ilmu Pengetahuan dan Kerohanian

Mempertemukan Ilmu Pengetahuan dan Kerohanian

Oleh saudari initiat Pamela Millar, San Jose, California, Amerika Serikat

(Asal dalam Bahasa Inggris)

Praktisi Quan Yin dan banyak orang-orang yang taat beragama tidak merasa asing dengan pengalaman yang luar biasa seperti "memasuki samadi" atau menjadi "satu dengan Surga" dan "satu dengan seluruh Ciptaan." Namun, gejala demikian yang berkaitan dengan agama dan latihan rohani tetap merupakan dongeng yang tidak dapat dipahami oleh para ilmuwan. Namun demikian, di tahun-tahun belakangan ini, semakin banyak ilmuwan berusaha menemukan kebenaran yang mendasari pengalaman demikian dengan menggunakan banyak alat-alat teknologi yang maju.

Para peneliti ini akhirnya memutuskan bahwa agama patut diselidiki dengan sungguh-sungguh. Di bidang baru yang dinamakan "neurotheology," penyelidikan ilmiah yang serius sedang mempelajari perubahan fisik yang terjadi di otak selama pengalaman religius dan rohani. Majalah Newsweek edisi 7 Mei 2001 meliput pokok pembahasan baru yang menarik ini dalam sebuah artikel yang berjudul "Agama dan Otak." Sang penulis, Kenneth L. Woodward, mengutip banyak buku dan penyelidikan yang dilakukan oleh para peneliti kedokteran yang memberikan bukti bagaimana inspirasi spiritual dan religius memberikan reaksi syaraf tertentu di dalam otak.

Para ahli "neurotheology" ini sedang mencoba menggunakan data yang mereka kumpulkan untuk menunjukkan bahwa otak terstruktur untuk kerohanian, dan untuk menentukan apa yang membedakan orang-orang yang mempunyai pengalaman spiritual yang dalam dengan mereka yang punya sedikit atau tidak punya kecendrungan spiritual sama sekali. Penelitian mereka adalah mencoba untuk menentukan pengalaman spiritual apa yang dapat menceritakan kepada kita mengenai kesadaran secara keseluruhan, dan apakah ada suatu kecendrungan jasmaniah atau mental tertentu yang membawa seseorang ke kehidupan yang lebih dijiwai secara rohani. 

Artikel Newsweek ini mengutip banyak contoh penyelidikan yang memberi hasil yang mirip, termasuk percobaan dengan kelompok Budhis Tibet, biarawati Fransiskan dan seorang wanita yang mempunyai epiphany di Machu Picchu di Peru. Peneliti David Wulff, yang dikutip dalam artikel itu, mengatakan ke-taat-azas-an dari "pengalaman-pengalaman rohani yang lintas budaya, lintas waktu dan lintas kepercayaan memberi kesan akan adanya suatu bagian inti yang selalu sama, yang sepertinya adalah suatu refleksi dari struktur dan proses di dalam otak manusia."

Khususnya, melalui teknik gambar spektrum, para peneliti telah dapat mendemonstrasikan percobaan berulang kali yang memperlihatkan kegiatan yang selalu sama di daerah tertentu dari otak selama berbagai macam pengalaman religius. Contohnya, belahan depan akan aktif selama konsentrasi meditasi yang intensif, belahan temporal tengah berkaitan dengan segi emosi (seperti kegembiraan dan kekaguman), belahan temporal yang lebih rendah menafsirkan gambaran-gambaran seperti salib atau patung, titik temu dari ketiga belahan ini adalah dimana tanggapan terhadap bahasa diatur dan penghubungan dibentuk, dan ketika belahan parietal menjadi tenang secara menyeluruh, seseorang dapat merasakan bersatu dengan alam semesta.

Penemuan yang belakangan menjadi perhatian istimewa bagi para ilmuwan. Ada suatu daerah di belahan parietal ke arah atas dan belakang otak yang dinamakan "daerah hubungan orientasi" yang sepertinya menjadi gelap secara menyeluruh saat para subjek percobaan mengalami rasa bersatu yang terdalam dengan alam semesta. Bagian otak ini kelihatannya mengatur rasa diri akan waktu dan ruang. Khususnya, daerah orientasi kiri mengatur gagasan dari tubuh yang dibatasi secara fisik, dan daerah orientasi kanan menciptakan rasa ruang fisik dimana tubuh berada. Seorang penyelidik neurotheology, Andrew Newberg, dalam bukunya "Mengapa Tuhan Tidak Mau Pergi," menggambarkan pengaruhnya sebagai berikut: bila Anda memblokir daerah ini, sebagaimana Anda lakukan selama konsentrasi meditasi yang intensif, Anda menghalangi otak untuk membedakan antara diri dan bukan diri." Ini dapat memberi kesan BERSATU dengan alam semesta.

Suatu teori yg lain menganggap bahwa kegiatan listrik yang ditingkatkan di belahan temporal dapat merangsang pengalaman batin dan memunculkan penampakan-penampakan. Pandangan ini bahkan memberi kesan bahwa inspirasi rohani yang hebat yang dicapai oleh tokoh-tokoh sejarah seperti Joan of Arc, Dostoyevskyk Proust, Santo Paulus dan Santa Teresa dari Avile mungkin hanya disebabkan oleh "kejang belahan temporal" yang disebabkan oleh kejutan listrik yang abnormal di bagian temporal otak itu. Karena ini adalah daerah yang mengatur bahasa dan penghubungan, teorinya adalah bahwa badai listrik kecil dapat mengakibatkan peningkatan pengalaman akan penampakan-penampakan dan gambar-gambar tafsiran, seperti penampakan Tuhan. Otak kiri seharusnya yang mengatur rasa akan diri. Bila otak kanan ditenangkan secara keseluruhan, sedangkan otak kiri dirangsang, otak menafsirkan rasa diri yang tak terbatas, atau bersatu dengan Tuhan. Beginilah cara "suara-suara" terdengar oleh Joan of Arch dan penampakan-penampakan dari Santo Paulus dapat dijelaskan.

Sementara semua ini mungkin kelihatannya seperti ilmu pengetahuan reductionist yang mencoba untuk memberi penjelasan yang masuk akal untuk gejala yang tidak mereka mengerti, ada pengakuan dari beberapa orang bahwa kegiatan urat syaraf saja bukanlah bukti bahwa pengalaman-pengalaman ini "digambarkan" oleh otak. Newberg mengakui bahwa "tidak ada jalan untuk memastikan apakah perubahan urat syaraf yang berhubungan dengan pengalaman rohani berarti bahwa otaklah yang menyebabkan pengalaman-pengalaman itu… atau malahan merasakan suatu kenyataan rohani". Namun apa yang bisa dilakukan dari penyelidikan ini adalah membuka ilmu pengetahuan ke jalan yang lebih lebar atas pemahaman sifat dasar dari kesadaran manusia, salah satu misteri kehidupan yang terhebat. Pertemuan antara bidang ilmu pengetahuan dan agama ini mungkin akan membawa kita ke terobosan baru akan pemahaman manusia.

Untuk keterangan lebih rinci, silahkan mengacu pada URL berikut: http://www.passig.com/pic/Religion&TheBrain.htm 


Antara Guru dan Murid-Murid

"Melayani" Guru -- 

                       Cerita tentang Hidup bersama Guru di Masa Awal

Ketika Guru melayani orang-orang, Beliau selalu sangat penuh perhatian dan tulus, membuat orang-orang yang dilayani mendapat kesan yang tak terlupakan. Namun bila murid-murid melayani Guru, sering kali mereka sangat sembrono dan kasar, dan harus mengandalkan Guru untuk mengingatkan mereka pada setiap kesempatan yang memungkinkan.

Suatu Malam di Panggung Ceramah

Di puncak gunung di Hsihu ada sebuah pondok kayu dimana Guru pernah tinggal di masa-masa awal. Di luar pondok ada sebuah panggung tinggi dimana Guru duduk memberi ceramah sehingga terlihat oleh hadirin. Karena itu panggung tersebut dinamakan "Panggung Ceramah". Suatu hari, Guru memberitahu pembantunya bahwa Beliau ingin bermalam di sana. Di pondok tersebut, yang masih dalam taraf pembangunan, belum ada air dan listrik. Meskipun demikian pembantu itu mengindahkan kata-kata Guru dan segera membawakan sebuah kasur lipat dan menggantung kelambu untuk Beliau. Dengan demikian Guru bermalam di luar.. 

Pagi-pagi keesokan harinya, ketika pembantu tersebut bangun, dia melihat dengan matanya yang masih mengantuk bahwa Guru telah duduk bermeditasi di dalam kelambu tersebut. Dia merasa malu, tetapi dengan mengamati lebih teliti, dia sadar betapa sembrononya dia semalam. Dalam keremangan dia menggantung kelambunya terlalu tinggi sehingga mudah tertiup angin tinggi-tinggi. Dia tidak memperhatikan bahwa kelambu itu tergantung beberapa inci di atas tanah. Di atas gunung pada malam hari merupakan negeri nyamuk, jadi pelayan itu berpikir betapa sulitnya malam itu bagi Guru. 

Orang Besar dan Orang Kecil

Episode pertama:

Setelah retret Natal 7-hari di Costa Rica pada tahun 1990, Guru dan murid-murid pergi ke sebuah pantai terpencil yang berdekatan untuk melakukan retret lebih lanjut. Ditengah sengatan panas di pantai terpencil itu, Guru memimpin para murid mendirikan sebuah naungan dari sepotong kayu yg terhanyut sehingga kami mendapat tempat berteduh. Kami meletakkan alat-alat masak, buah-buahan dan sayur-sayuran di bawah naungan tersebut sehingga terhindar dari sinar matahari yang membakar. 

Sebuah keajaiban kemudian terjadi di pantai itu. Sebuah kolam air tawar ditemukan tidak jauh dari pantai. Namun anehnya, segera setelah retret berakhir dan Guru meninggalkan Panama, air laut mendadak naik tinggi dan membanjiri kolam kecil itu. Sejak itu tidak ditemukan lagi air tawar di pantai itu. Kami tidak dapat memahami dari mana air tawar itu datang, tetapi air itu mengalir masuk ke kolam dan lalu keluar membentuk sebuah sungai kecil yang berkelok-kelok masuk ke laut. Setiap pagi, kami membawa air dari kolam tersebut dan menyaringnya dengan 6 atau 7 lapis kain sebelum menyimpannya untuk persiapan masak. Pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk mengambil air karena kotoran mengendap di dasar kolam pada malam hari.

Selama retret, Guru memimpin kami memperkuat tanggul pasir di dekat situ yang menunjukkan tanda-tanda hampir roboh. Kami juga menggali dasar anak sungai itu lebih dalam. Akan tetapi, dasar yang tidak rata menghalangi aliran air dan Guru memutuskan untuk menggali sebuah saluran baru agar airnya dapat mengalir ke laut. Dengan bertelanjang kaki, Guru bekerja keras dengan sebuah sekop di tangan-Nya. Beliau juga meminta kami untuk bekerja keras, tetapi kami pikir hal itu hanya untuk bersenang-senang dan tidak melakukan pekerjaan itu secara sungguh-sungguh. Kegelapan sudah hampir tiba, dan ketika Guru melihat bahwa kami bekerja terlalu lamban, Beliau menghukum kami dengan berat dan mendesak kami untuk bekerja terus, memberitahu kami bahwa membuat anak sungai ini akan mempunyai dampak yang dahsyat pada alam semesta. Baru setelah itu kami bergegas menyelesaikan pekerjaan itu. Pembantu Guru menawarkan diri kepada Guru untuk mengambil alih tugas menyekop itu dari Beliau, tetapi Guru bersikeras untuk mengerjakannya sendiri. Sekalipun murid-murid tidak mengerti mengapa Beliau harus melakukannya sendiri, bagaimanapun juga mereka tahu bahwa ini adalah tugas yang sangat penting.

Segera setelah itu, sebagian besar murid kembali ke center setempat untuk memotong rumput dan menanam pohon guna mempercantik lingkungan sekitarnya, dan hanya beberapa murid yang tinggal bersama Guru di pantai. Pada waktu itu suhu yang tinggi telah memberi kesempatan kepada hujan untuk turun dan setiap orang mencari tempat berteduh di bawah naungan itu. Tetapi naungan tersebut tidak dapat menampung semua orang; jadi Guru memerintahkan kami untuk menanggalkan jubah luar dan menggantungkannya di sekeliling naungan itu untuk memperluasnya, sangat mirip dengan lis atap sebuah bangunan. Ketika matahari muncul, banyak pakaian basah yang harus dikeringkan. Jadi Guru menciptakan sebuah gantungan baju dari sebuah kawat besi dan sepotong kayu yang hanyut.

Suatu malam, sebelum salah satu murid biara pergi tidur, dia teringat suatu hal yang terjadi antara dia dengan Guru, dan berpikir pada dirinya sendiri, "Kita orang-orang besar, dan kita mengerjakan pekerjaan besar. Anda kecil jadi anda mengerjakan pekerjaan kecil." Dia bahkan merasa pikiran ini lucu dan pergi tidur sambil tersenyum. Keesokan harinya hujan turun lagi dan angin bertiup. Ketika hujan berhenti, Guru meminta murid biara ini mengaitkan jubah-jubah lebih ketat pada naungan sebagaimana seseorang memasang tirai, tetapi dia melakukannya dengan sembarangan. Ketika Guru mengaitkan kembali jubah-jubah itu, Beliau berkata sambil lalu, "Anda orang besar, jadi Anda mengerjakan pekerjaan besar. Saya kecil, jadi saya melakukan pekerjaan kecil." Perkataan Beliau mengejutkan murid itu! 

Kadang-kadang hal-hal seperti ini terjadi sehingga kami tetap waspada. Jadi kami perlu selalu sadar bahwa kami ditemani oleh Mahluk tercerahkan, dan bukan orang biasa. Dari penampilan luar Beliau, Guru kelihatannya sangat biasa, penuh kasih sayang dan dekat di hati kita meskipun Beliau dipuja-puja di Alam Semesta. Ketika kami telah bersama Beliau untuk beberapa lama, kegugupan dan perasaan kagum yang semula dirasakan berangsur hilang dan sering kali memberi peluang kepada kesembronoan. Ini juga kenyataan dalam setiap hubungan manusia setelah hubungan tersebut berkembang beberapa lama. Kita telah hidup di dunia ini begitu lama sehingga kebiasaan kita telah menjadi sangat berurat-akar. Kita harus menyusahkan Guru dengan menggunakan berbagai kesempatan yang berbeda untuk mengajar kita meninggalkan sifat-sifat buruk yang telah mengendalikan kita dari kehidupan yang satu ke kehidupan yang lain.

Episode Kedua:

Ketika bepergian bersama Guru pada tur ceramah internasional, sering kali kami harus pindah ke lokasi baru setiap 2 atau 3 hari, dan setiap tempat kediaman mempunyai masalahnya sendiri. Misalnya, sekali waktu saya harus mencuci pakaian-pakaian Guru di sebuah bak cuci yang telah dipergunakan oleh banyak orang. Untuk meyakinkan bahwa segala sesuatunya bersih, saya lapisi bak tersebut dengan kantong plastik sebelum diisi dengan air. Tetapi bak itu terlalu kecil dan saya harus berjuang untuk melapisinya dengan kantong plastik yang licin, yang harus benar-benar melapisi bak itu secara menyeluruh, dan membuat pekerjaan saya jadi semakin sulit.

Saya pikir kalau saya bersihkan bak itu beberapa kali lagi, saya bisa mencuci tanpa lapisan kantong plastik. Tetapi baru saja saya akan melaksanakan pikiran ini, Guru muncul di belakang saya. "Kamu tidak dapat melakukannya! Bak-nya kotor," kata Beliau. Saya tadinya tahu benar bahwa saya tidak boleh membiarkan pakaian Guru menyentuh bak itu, tetapi ketidak-sabaran saya telah menguasai diri saya. Saya heran bahwa Guru dapat menangkap hal-hal kecil seperti itu. Beliau bersikeras bahwa betapapun sulitnya suatu hal, kita tidak boleh menurunkan tingkatan kita. Saya menghela napas lega karena Guru telah menangkap saya sebelum saya merosot.

Episode Ketiga:

Selama tur ceramah internasional, murid-murid setempat di setiap perhentian dgn murah hati menawarkan rumah mereka untuk Guru dan kelompok tur-Nya menginap. Suatu malam, ketika semua orang telah pergi tidur, saya membawa bantal dan kantong tidur saya ke ruang tamu dan berbaring disamping telepon sambil berpikir bahwa bila diperlukan saya akan dapat mengambil telepon itu dengan segera begitu berdering. Namun baru saja saya berbaring, Guru muncul. Ketika Guru mengetahui bahwa saya berencana tidur di ruang tamu demi kemudahan, Beliau berkata, "Ruang tamu adalah untuk umum. Bila kamu tidur di sini, ruang tamu ini akan menjadi ruang pribadi kamu, dan yang lainnya akan ragu-ragu bila mereka ingin mengambil segelas air atau mengerjakan sesuatu yang lain. Kita tidak dapat menempati ruang umum dengan tujuan untuk kepentingan diri sendiri. Kamu dapat mencabut telepon itu untuk sementara waktu atau memindahkannya ke kamarmu." Perkataan Guru berkesan sangat dalam di pikiran saya, terutama karena pada mulanya saya memang tidak merasa enak tidur di ruang tamu. Hingga hari ini, saya masih ingat peraturan ini: Jangan pernah menyebarkan barang-barang pribadi Anda di tempat umum dan jagalah selalu ruangan itu agar tetap bersih.

Pada kesempatan lainnya, saya sedang bertelepon membacakan nomor-nomor telepon kepada seseorang. Saya kira karena dia seorang Amerika, dia tentunya dapat mengerti sekalipun saya membacanya dengan cepat, dan itulah yang saya lakukan. Setelah menaruh telepon, Guru segera mengoreksi saya dan mengatakan, "Dengan kecepatan kamu membaca tadi, dapatkah seseorang mengerti?" Saya menggigit lidah saya! Ini adalah satu-satu kalinya saya berbicara dengan cepat di telepon dan saya tertangkap basah oleh Guru! 

Setelah tertangkap basah dan dikoreksi oleh Guru mengenai banyak hal-hal kecil dalam kehidupan, saya menyadari diri saya perlahan-lahan meninggalkan sifat kasar saya semakin jauh ke belakang dan saya menjadi semakin luwes. Mengenai pokok masalah ini, Guru pernah berkata, "Saya telah bertemu banyak orang yang disebut 'besar', benar-benar orang besar, dan saya telah melihat bagaimana cara mereka mengurus hal-hal kecil dengan penuh perhatian, dan dengan spontanitas yang sedemikian alami yang bagaikan sifat-dasar kedua bagi mereka. Saya kira begitulah caranya mereka menjadi besar; mereka tidak mengabaikan suatu apapun. Mereka tahu segala sesuatu tanpa harus menaruh banyak perhatian. Bagi beberapa orang biasa, meskipun mereka sangat ingin menaruh perhatian pada sesuatu hal, yang dinamakan perhatian mereka itu begitu minim sehingga ketika mereka mengatakan bahwa mereka telah menaruh seluruh perhatian mereka, perhatian mereka tidaklah banyak. Oleh karena itu mereka mengabaikan beberapa segi, dan begitulah caranya suatu hal menjadi rusak dan tidak sempurna. Saya telah bertemu banyak orang yang disebut besar. Mereka benar-benar sangat rendah hati sikapnya dan benar-benar mengurus segala hal dengan cara yang penuh kegembiraan, mengurus orang lain dan tugas yang dipercayakan kepada mereka." (Diucapkan oleh Maha Guru Ching Hai di Center Hsihu, Formosa, 10 April 1992, asal dalam Bahasa Inggris, Kaset Video No. 240) 

Dari sedikit contoh-contoh sederhana ini, tidaklah sulit untuk merasakan perbedaan antara orang besar dan orang kecil..

(md1-2.jpg, md1-3.jpg)

Bagaimana Menghubungi Kami

A Journey through Aesthetic Realms TV Program Videotapes
("Perjalanan melalui Alam Estetis" Pemutaran Video untuk Acara TV)
E-mail: art&spirituality@Godsdirectcontact.org
Fax : 1-413-751-0848 (AS)

News Group (Kelompok Berita):
E-mail: lovenews@Godsdirectcontact.org
Fax: 1-801-7409196 atau 886-946-728475

Book Department (Departemen Buku) :
E-mail: divine@Godsdirectcontact.org
Fax: 1-240-352-5613 atau 886-943-802829
(Anda dapat bergabung dengan kami dalam menerjemahkan buku-buku Guru ke bahasa lain..)

Spiritual Information Desk (Pojok Informasi Rohani) :
E-mail: lovewish@Godsdirectcontact.org
Fax: 886-946-730699

S.M. Celestial Co., Ltd.
E-mail: smcj@ms34.hinet.net
Tel: 886-2-87910860 \ Fax: 886-2-87911226

The Supreme Master Ching Hai International Association Publishing Co., Ltd. Taipei, Formosa.
E-mail: smchbooks@Godsdirectcontact.org
Tel: (886) 2-87873935 \ Fax: (886) 2-87870873

LA Center Bookstore (Toko Buku Center LA)
E-mail: la_bookstore@yahoo.com
Fax: 1-909-738-9992

Untuk mendapatkan informasi terakhir dari praktisi penghubung di seluruh dunia, silahkan kunjungi URL:
http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/cp/index.htm

 

 

Situs WWW Quan Yin

* Daftar "Situs WWW Quan Yin" ini dapat berubah sewaktu-waktu, untuk informasi terkini atau jika Anda ingin menyertakan situs web Quan Yin dalam informasi apapun, silahkan gunakan informasi yang tersedia dalam dokumen berikut: http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/links/links.htm
Hanya situs Web Quan Yin inilah yang paling terbaru dan akurat. Mohon tidak menggunakan URL situs web lainnya yang sudah usang.

 

WWW:


http://www.Godsdirectcontact.org.tw (Formosa; dalam bahasa Cina tradisional & disederhanakan, Inggris)

http://www.smchbooks.com/ (Formosa; dalam bahasa Cina dan Inggris, Toko Buku SMCH)

http://www.Godsimmediatecontact.com (Singapura; dalam bahasa Inggris)

http://www.GodsImmediateContact.or.kr (Korea; dalam bahasa Korea)

http://www.Godsdirectcontact.or.kr (Korea; dalam bahasa Korea)
http://www.qyitv.com (Korea; dalam bahasa Korea)

http://www.GodsImmediateContact.org (Jepang; dalam bahasa Jepang)

http://www.godsdirectcontact.or.id   (Indonesia; dalam bahasa Indonesia)

http://www.godsdirectcontact-thai.com/ (Thailand; dalam bahasa Thailand)

http://www.godsdirectcontact.net (AS; dalam bahasa Cina tradisional & disederhanakan, Inggris)

http://www.Godsdirectcontact.com (AS; dalam bahasa Spanyol, Perancis, Inggris, Cina tradisional & disederhanakan)

http://www.Godsdirectcontact.com/aulac/ (AS; dalam bahasa Aulac)

http://www.spiritweb.org/Spirit/media.html?who=Suma%20Ching%20Hai (AS; dalam bahasa Inggris)

http://www.Godsimmediatecontact.net/ (AS; dalam bahasa Inggris)

http://www.godsimmediatecontact.net/aulac (AS; dalam bahasa Aulac)

http://www.Godsimmediatecontact.org/video/ (di AS dengan Windows Media Video & Real Video; dalam berbagai bahasa)

http://www.GodsImmediateContact.tripod.com (AS; dalam bahasa Inggris)

http://www.contactDirectAvecDieu.org (Perancis; dalam bahasa Perancis)

http://godsdirectcontact.rma.cz (Republik Ceko; dalam bahasa Czech / Ceko)

http://www.Godsdirectcontact.org (Kanada dengan layanan Real Audio; dalam bahasa Inggris, Aulac)

http://www.Godsdirectcontact.de (Jerman; dalam bahasa Jerman)

http://www.Direkter-Kontakt-mit-Gott.org (Austria; dalam bahasa Jerman)

http://www.extra.hu/kozvetlen_kapcsolat_Istennel (Hungaria; dalam bahasa Hungaria)

http://www.Godsdirectcontact.com/IhavecometotakeyouHome (dalam bahasa Inggris) (Pesanan Buku - Aku Datang Untuk Membawamu Pulang)

 

 

Untuk berlangganan versi E-mail, sehingga terbitan majalah ini dapat dikirimkan ke email pribadi Anda, silahkan isi data Anda di salah satu situs berikut:

 

http://www.Godsdirectcontact.org.tw/ch/service/service.htm (Bahasa Cina)

http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/service/service.htm (Bahasa Inggris)

http://www.Godsdirectcontact.org/au/service/service.htm (Bahasa Aulac)

http://www.Godsdirectcontact.com/english/service.htm (Bahasa Inggris)

http://www.Godsdirectcontact.com/spanish/service.htm (Bahasa Spanyol)

http://www.Godsdirectcontact.com/chinese/fan/service.htm (Bahasa Cina tradisional)

http://www.Godsdirectcontact.com/chinese/jian/service.htm (Bahasa Cina disederhanakan)

 

 

Alamat WWW Untuk Berita Maha Guru Ching Hai Secara Online Adalah:

Bahasa Cina Tradisional: 

http://www.Godsdirectcontact.org.tw/ch/news/138/index.htm (Formosa)

http://www.Godsdirectcontact.com/eNews/chinese/138 (AS)

http://www.Godsdirectcontact.net/ch/news/138/index.htm (AS)

Bahasa Cina yang Disederhanakan: 

http://www.Godsdirectcontact.net/gb/news/138/index.htm (AS)

http://www.Godsdirectcontact.com/eNews/chinese/gb138/ (AS)

http://www.Godsdirectcontact.org.tw/gb/news/138/index.htm (Formosa)

Bahasa Inggris: 

http://www.Godsdirectcontact.com/eNews/english/138 (AS)

http://www.Godsdirectcontact.org/eng/news/138/ (AS)

http://godsimmedatecontact.net/news/news138/ (AS)

http://www.Godsdirectcontact.net/eng/news/138/index.htm (AS)

http://www.Godsdirectcontact.org.tw/eng/news/138/index.htm  (Formosa)

Bahasa Aulac: 

http://www.godsdirectcontact.org/aulac/news/ (AS; huruf VNI,VPS,VISCII dan VNU)

http://godsimmediatecontact.net/aulac/n138/ (AS; huruf VNI)

Bahasa Spanyol: http://www.Godsdirectcontact.com/eNews/spanish/ (AS)

Bahasa Korea: http://www.Godsimmediatecontact.or.kr (Korea)

Bahasa Jepang: http://www.Godsimmediatecontact.org/kannon/news/newsindex.htm (AS)

Bahasa Indonesia: http://www.godsdirectcontact.or.id (Indonesia)

Bahasa Perancis: http://www.contactdirectavecdieu.org/News/index.html  (Perancis)

Bahasa Jerman: http://www.Godsdirectcontact.de (Jerman)

Bahasa Thailand: http://members.mweb.co.th/godsdirectcontact/ (Thailand)

 

 

Situs web untuk men-download gratis buku contoh: Kunci Mencapai Pencerahan Seketika (dalam 50 Bahasa)

http://www.godsdirectcontact.org.tw/eng/publication/sample/sample.htm

http://www.direkter-kontakt-mit-gott.org/download/index.htm

http://www.godsdirectcontact.org/sample/

 

 

 

 

 


 

-- SEKIAN --

 

 

TOP