| Majalah
Berita (News) Maha Guru Ching
Hai No. 141 |
|
|
uPeningkatan
Rohanl uPerjalanan Rohani uPesan Singkat uSeni Adikarya Pesan Kecil: Majalah Berita
(News) No. 141
Peningkatan RohaniDVD Terbaru Maha Guru Ching Hai743 Kesedihan Budha 744 Karena Aku Mencintaimu <Dibawakan dalam Bahasa Aulac dengan teks terjemahan dalam 9 bahasa: Aulac, tulisan Cina yang disederhanakan, tulisan Cina tradisional, Belanda, Inggris, Perancis, Jepang, Korea dan Spanyol>
668 Jalan Yang Tidak Terlihat Ceramah di Durban, Afrika Selatan, 26 November 1999<Dalam Bahasa Inggris + Terjemahan Lisan dalam Bahasa Zulu + Teks Terjemahan dalam 24 bahasa>
Catatan Perjalanan Rohani- Hadiah Kasih dari Guru untuk Tahun 2003Sesuai dengan permintaan rekan-rekan sepelatihan, terbitan pertama dari seri Catatan Perjalanan Rohani Guru akan dipublikasikan pada awal musim semi 2003. Kita sering mendengar, “Pengalaman batin tidak seharusnya diceritakan pada orang lain!” Apakah Anda merasa kalau kesempatan Anda untuk membagi perasaan dan pengalaman yang berlimpah terhalangi? Jangan khawatir! Sekarang, Catatan Perjalanan Rohani akan memberikan Anda ruang untuk membuka diri Anda sepenuhnya! Semua realisasi batin Anda, kebahagian spiritual, kejadian yang menakjubkan saat Guru menjawab doa Anda dengan Kekuatan Guru yang Maha-berada dan Maha-tahu, dan perjalanan jiwa ke dunia supra yang menakjubkan saat meditasi dapat dituliskan ataupun dibuat dalam lukisan berwarna, terutama perasaan dan pengalaman yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata di masa lalu - dalam naskah versi kalian sendiri! Catatan Perjalanan Rohani ini akan dibuat dengan sampul kertas rami (halus) Jepang yang bermutu tinggi dengan cetakan yang elegan, nostalgia dan berwarna dengan lapisan pelindung yang menyerupai lapisan es. Semua ini untuk memastikan bahwa jilid buku ini akan tetap menjadi "pendengar" Anda yang setia untuk jangka waktu yang lama. Buku harian rohani ini dilengkapi dengan kalender tahun 2003 dan 2004, dan halaman dalam dari buku ini menyajikan kreasi artistik Guru. Pada setiap halaman buku ini akan dicetak kata-kata mutiara dari Guru dalam bahasa Inggris dan Cina. Catatan Perjalanan Rohani ini dirancang untuk pria maupun wanita, menyediakan tempat bagi mereka untuk mengeluarkan isi hati mereka! Ini adalah salah satu dari hadiah kasih yang dapat kalian berikan pada teman dan sanak famili, karena cinta kasih Guru, kuat dan secara diam-diam, menyambut orang-orang yang kalian kasihi setiap harinya melalui lukisanNya, kipas, batu berlukis dan puisi.
Publikasi Terbaru Maha Guru Ching HaiGuru Bercerita - Edisi Saku dalam Bahasa CinaMaha Guru Ching Hai berhasil memadukan pengembangan rohani ke dalam hidup sehari-hari, melampaui doktrin-doktrin yang kaku untuk menceritakan kisah-kisah rohani yang dipilih secara hati-hati dari berbagai materi yang dipublikasikan dalam berbagai bahasa dari berbagai negara di dunia. Pembaca akan mendapatkan kegembiraan dari cara santai Guru dalam bercerita, dimana Guru menambahkan interpretasi yang mencerahkan dan menghangatkan hati. Buku saku ini berisikan 37 cerita yang berharga dengan ilustrasi gambar yang hidup. Kisah dan gambarnya memikat hati dan pikiran pembaca dari segala usia. Kunci Mencapai Pencerahan Seketika, Volume Pertama, Edisi Bahasa Finlandia
Saya Datang untuk Membawamu Pulang, Edisi Bahasa Turki
Kaset Video Terbaru Maha Guru Ching Hai<Dalam Bahasa Inggris dan Cina>741
Pertunjukan di Malam Menyambut Millenium <Dalam Bahasa Cina>742 Mengangkat
Dunia melalui Latihan Rohani <Dalam Bahasa Inggris>745 Sumbangan
kepada Dunia Ini 746 Yang Kita
Kasihi Pergi ke Surga 747 Anak dari
Naga dan Peri 748 Awal dari
Kerendahan Hati <Dalam Bahasa Inggris + Terjemahan Lisan dalam Bahasa Korea + Teks Terjemahan dalam Bahasa Mongolia>694 Hidup
Berlangsung Selamanya <Dalam Bahasa Inggris + Teks Terjemahan dalam Bahasa Mongolia>582 Tetap
Teguh dalam Perjalanan Rohani 658 Satu
Dunia… Damai Melalui Musik
Untuk memesan publikasi Guru, silahkan hubungi :
Silah kunjungi situs web toko buku kami untuk mendapatkan katalog dan ringkasan isi dari publikasi Guru yang terbaru: http://www.smchbooks.com/ (dalam Bahasa Inggris dan Cina) Laporan UtamaMelepaskan (kemelekatan terhadap) Dunia dan Masuk ke dalam Surga- Retret Natal Tahun 2002 di Florida, Amerika SerikatOleh Kelompok Berita Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris)Guru pernah berkata jika kita membawa Kerajaan Tuhan bersama kita, setiap tempat yang kita datangi akan menjadi Surga. Retret Internasional 5-hari “Selamat Natal” tahun 2002, diadakan tanggal 24-28 Desember di Center Florida, mengingatkan kembali bahwa Surga dapat terwujud pada saat kita memusatkan sepenuh hati kepada Tuhan dan berjuang keras untuk kemajuan spiritual. Tidak seperti retret-retret sebelumnya, aturan-aturan yang keras diberlakukan pada retret Natal tahun 2002 ini, sementara Guru bertindak sesuai dengan pepatah seni perang kuno “bersiap terhadap hal-hal yang tidak terduga” dan menawarkan para peserta serangkaian kejutan yang mencerahkan. Sebagai contoh, pada hari pertama para inisiat diberitahukan bahwa retret itu bersifat hening - tidak ada yang berbicara kecuali harus melaksanakan pekerjaan proyek, melakukan interaksi dengan tim pekerja dan hal-hal seperti itu. Perubahan-perubahan lain dari biasanya adalah sedikitnya interaksi antara Guru dan murid-murid (Guru hanya berbicara sekali atau dua kali kepada berbagai kelompok suku bangsa yang hadir dalam masing-masing sesi). Lagi pula, Guru mengadakan suatu batasan umur untuk retret ini sehingga dapat mengendalikan gangguan-gangguan yang berhubungan dengan penyakit dan ketidaknyamanan antara para paraktisi berusia lanjut dan berusia sangat muda; dan tidak ada pertunjukan atau pesta Natal. Semua perubahan-perubahan baru ini mengajarkan para peserta pelajaran berharga secara spontan, untuk mengatasi cara-cara berpikir yang sudah terbentuk, dan meletakkan sepenuhnya masalah-masalah duniawi untuk menfokuskan kepada Tuhan, sehingga hal-hal ini menjadi pola-pola baru untuk retret-retret selanjutnya. Suasana penuh kebahagiaan meiiputi kegiatan ini seperti retret-retret hari libur yang terdahulu, tetapi retret kali ini lebih banyak dalam suasana diam karena telah ditekankan untuk hening dan mengarah-penuh-kedalam. Hiasan-hiasan pada Center Florida, yang terang dan berwarna-warni, menjadikan retret itu terlihat seperti suatu tradisi pesta Natal, dengan rangkaian lampu-lampu putih kecil yang digantung di pohon-pohon, potongan-potongan kecil kertas berwarna-warni menghias patung-patung di rerumputan dan pohon-pohon, dan pemajangan yang hidup dari buku-buku Guru, kaset, karya seni dan Busana Surgawi serta perhiasan tersusun teratur, gerai-gerai yang berwarna-warni. Kurang lebih 1.400 inisiat berdatangan dari Eropa, Asia, Oceania, Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, dan berbagai bagian dari Amerika Utara untuk ikut serta dalam retret ini. Diawali dengan Kebahagiaan tanpa Kata-KataPada hari pertama retret ini, Guru datang pada sesi sore dan malam hari lalu bermeditasi bersama murid-murid, tetapi segera pergi berlalu setelah usai. Guru tidak berbicara kepada para inisiat pada hari ini, dan setiap orang dapat merasakan bahwa ini memang merupakan suatu retret yang hening dengan maksud untuk menolong kita secara intensif memusatkan kepada Daya Kuasa Tuhan didalam batin. Hari berikutnya adalah hari Natal, dan Guru mengijinkan para inisisat dari Aulac untuk bertemu Dia di sore hari dan menjelaskan mengapa Dia tidak mengijinkan anak-anak dan para inisiat yang berusia lanjut mengikuti retret ini, dikatakan bahwa anak-anak harus bermain, jadi tidaklah tepat bagi mereka untuk ikut retret ini. Kondisi cuaca yang tidak menyenangkan dan waktu bermeditasi yang berjam-jam lamanya sehingga retret ini juga tidak cocok bagi para inisiat yang berusia lanjut. Guru lalu bertanya apakah kita menginginkan Dia menjadi seorang guru yang menyenangkan atau seorang guru yang baik. Guru menambahkan bahwa Dia harus menjadi seorang guru yang baik dan mematuhi kehendak Tuhan untuk mengubah aturan-aturan retret menjadi lebih keras, karena meditasi adalah amat penting. Dia mengingatkan kita akan tujuan dari latihan spiritual dan tujuan dari retret ini: untuk menemukan Diri Sejati kita, maka kita harus bermeditasi dengan serius. Hanya mereka yang tulus dan dapat duduk selama berjam-jam diijinkan untuk datang. Kita mesti menarik diri kita ke atas. Jika kita tidak dapat menarik diri kita ke atas, bagaimana kita dapat mengangkat orang yang kita sayangi? Kita harus bermeditasi dengan rajin, serius dengan latihan kita dan menaruh perhatian kepada diri kita sendiri, bukan menjadi egois, tetapi untuk menemukan Diri Sejati kita dan mendapatkan kembali Hak Ilahi kita. Guru juga melukiskan bagaimana Dia menolong orang miskin dan lapar di jalanan. Ketika Dia merasa mereka benar-benar perlu pertolongan, Dia memberikan mereka makanan atau uang, dan merasa sangat senang dengan hanya melihat bagaimana mereka makan apa yang Dia berikan atau melihat wajah mereka yang gembira saat mereka menerima pemberianNya. Itu sudah cukup, bahkan jika Dia harus membelikan hamburger buat orang yang kelaparan, Dia bersedia untuk menerima karmanya. Lagi pula, Guru menyatakan bahwa tidak setiap guru spiritual mencapai 100% pencerahan, hanya ada seorang Guru muda yang tinggal di India pada saat ini, telah mencapai 70% pencerahan sempurna (paling tinggi diantara guru-guru terkenal!) melalui latihan metode Quan Yin. Guru juga mengatakan bahwa sangat jarang sekali ada seorang guru yang tercerahkan 100% di dunia ini, dan keluarga Quan Yin kita juga sangat tercerahkan. Guru juga bahagia memberitahukan kepada kita bahwa banyak dari para praktisi Quan Yin kita telah mencapai 60% tingkat pencerahan. Seorang pemukim yang telah mencapai 40% pencerahan datang kepada Guru, dan dengan pertolonganNya, kira-kira 10 tahun kemudian, orang ini telah mencapai 60%. Guru menambahkan bahwa perolehan 20% adalah kemajuan yang sangat baik, dan tanpa Guru dan metode kita yang berharga, kita tidak dapat mengangkat diri kita sekalipun 1% tingkat pencerahan. Selanjutnya Guru membicarakan cara-cara yang dapat membantu seseorang untuk bermeditasi secara teratur. Jika pikiran menolak bermeditasi, kita dapat memberikannya sebuah pesan yang disukai untuk didengar. Sebagai contoh, daripada mengatakan “waktu untuk bermeditasi”, kita dapat berkata “waktu untuk istirahat” atau “waktu untuk bersantai.” Dia juga berkata bahwa dewasa ini, meditasi itu sangat populer karena menolong kita menjadi lebih berhasil dalam berbagai ruang lingkup kehidupan - tubuh menjadi lebih sehat, dan pikiran menjadi lebih berkembang. Bila kita bermeditasi, semua aspek di sekitar kita memperoleh manfaat, seperti dalam kasus tanaman kecil yang sekarat dimana Guru bermeditasi disebelahnya. Tanaman itu kembali hidup dan menjadi sehat dan tumbuh dengan sangat cepat sebagai hasil dari meditasi Guru. Tetapi diri kita sendiri memperoleh manfaat yang paling banyak. Oleh karena itu, kita harus memandang waktu meditasi sebagai permata yang paling berharga di alam semesta, tidak ada seorang pun yang dapat memberikannya kepada kita. Sehinga pada saat pikiran mendengar kata “permata yang paling berharga” atau “waktu untuk bersantai”, ia akan memberi respon “OKE” dengan segera. Saat pikiran mengatakan sesuatu, sel-sel di tubuh kita akan mendengarkannya karena segala sesuatu diciptakan oleh pikiran. Kita adalah Guru bagi diri kita sendiri, maka kita dapat mengubah hal yang negatip menjadi hal yang positip. Untuk alasan ini, janganlah membuat pikiran merasa tertekan untuk ikut meditasi kelompok, hanya karena punya kesulitan dengan seorang siswa penghubung atau beberapa alasan lainnya. Guru SejatiPada malam hari tanggal 25 Desember, Guru mengijinkan para inisiat dari Cina untuk bertemu Dia, setelah Dia selesai bertemu dengan orang-orang Aulac, dan mengingatkan mereka bahwa selama retret yang berharga ini, mereka hanya diharuskan mengingat Tuhan daripada mencoba untuk memenuhi keinginan-keinginan duniawi atau menyelesaikan masalah-masalah keluarga, yang akibatnya dapat mempengaruhi orang-orang lain disekitar mereka. Dia berkata bahwa mulai dari sekarang, hanya orang yang tulus mencari Tuhan boleh menghadiri retret-retret, bahwa Dia tidak hanya ingin menjadi seorang yang menyenangkan, tetapi yang lebih penting, Dia harus menjadi seorang Guru sejati dan tugasNya adalah menyampaikan Kebenaran dari Tuhan kepada kita, dan tidak bertindak untuk selalu menyenangkan orang sebagaimana orang yang bersifat menyenangkan. Lagi pula, Guru melukiskan bagaimana menunjukkan cinta-kasih secara alamiah melalui suatu peristiwa dari kehidupanNya sendiri yang baru-baru ini terjadi di sebuah toko perabot rumah tangga selama hari Natal, dan menyimpulkan bahwa pada saat kita menolong orang lain dan membuat mereka bahagia, kita menggandakan kebahagiaan kita - salah satu sumber kebahagiaan adalah kebahagiaan dalam menolong orang lain dan lainnya adalah kebahagiaan sebagai penerima. Cinta-kasih Harus Disertai dengan KebijaksanaanPada tanggal 26 Desember, Guru mengijinkan orang-orang Barat dan para inisiat dari negara-negara lain untuk bertemu Dia dan meminta maaf atas kekerasanNya, tetapi kembali menyatakan bahwa Tuhan telah mengintruksikan Dia untuk menjadi seorang Guru yang baik, tidak hanya seorang yang menyenangkan. Guru lalu menegaskan pentingnya mengejar pencerahan dalam berlatih rohani dan datang pada retret-retret hanya bersama Tuhan dan tidak dengan keluarga atau alasan-alasan lain didalam benak. Dia menekankan untuk melepaskan semuanya untuk melayani Tuhan, dengan memberikan contoh tentang pilihan warna dan model rambutnya yang berdasarkan kehendak Tuhan. Dia mengakhiri pembicaraan ini dengan mengatakan “Hidup menjadi lebih sederhana bila kalian mendengarkan Tuhan.” Selanjutnya Guru berkata bahwa cinta-kasih tanpa kebijaksanaan adalah bencana, dan memberi contoh dari beberapa pemukim yang telah membangun sebuah rumah untuk burung-burungNya. Dalam proses pembuatannya, mereka memasang jendela pada sisi utara dan selatan daripada hanya di sisi barat, seperti yang telah Dia intruksikan. Jadi daripada menerima angin sepoi-sepoi yang hangat dari jendela barat, burung-burung itu akan merasakan angin dingin yang berhembus dari arah utara dan langsung melalui jendela pada dinding yang berhadapan. Karena hal ini dan karena banyak kesalahan-kesalahan kecil lainnya, seperti uap beracun dari penggunaan lem, dinding yang tidak benar, dsb. burung-burungNya tidak dapat tinggal di rumah baru itu, tetapi harus tetap tinggal di sangkar yang sempit selama tiga bulan sampai masalah-masalah ini diselesaikan. Dari kasus ini, Guru menunjukkan bahwa kita harus berusaha keras untuk mencapai 100% pencerahan bagaimanapun juga agar tindakan-tindakan kita dibimbing oleh kebijaksanaan dan cinta-kasih. Cinta-kasih Ilahi Terukir di Hati SelamanyaPada hari terakhir retret, para inisiat bermeditasi di sesi terakhir yang panjang, dari jam 8:00 pagi sampai jam 2:00 siang, dan 30 menit sebelum sesi ini berakhir Guru datang untuk mengucapkan selamat tinggal dan mengingatkan kita bahwa Dia sangat mengasihi kita sehingga Dia harus mengingkari perintah Tuhan untuk datang melihat setiap orang pada waktu itu, dan akan membayar kembali kepada Tuhan kemudian. Guru juga menyarankan kepada kita bahwa untuk dapat membuat kemajuan selama retret, kita harus melepaskan segala hal duniawi, meninggalkan pekerjaan-pekerjaan dan keluarga-keluarga kita serta menulis kata “Mati” pada dahi-dahi kita. Dia berkata bahwa kita harus memutuskan untuk menjadikan Tuhan sebagai prioritas kita nomor satu selama waktu ini. Lalu, mengingatkan diri kita akan sifat yang sementara dari dunia fisik ini, Guru berkata bahwa pasangan hidup kita di bumi dapat meninggalkan kita setiap saat, tetapi pasangan surgawi kita (Tuhan) akan tinggal bersama kita selamanya. Dengan demikian, kita harus menghargai Tuhan yang ada dalam batin kita dengan menjadikan Dia nomor satu selama waktu retret. Mendengarkan komentar-komentar Guru, semua orang merasa terharu, dan lalu Guru menangis, menyatakan bahwa Dia sangat mengasihi kita dan bahwa Dia harus bersikap keras hanya untuk menolong kita untuk dapat maju. Semua orang lalu menangis bersama-sama dikarenakan daya kuasa Cinta-kasih Tuhan, dalam suasana perpisahan yang mengharukan ini. Pada akhir retret, nasehat Guru agar lebih memusatkan pada Tuhan menunjukkan hasilnya, yang tampak jelas pada wajah-wajah para peserta yang bercahaya. Selama saat-saat terakhir yang singkat, Guru juga berkata bahwa Dia mengetahui usaha-usaha kita, Dia tidak menyalahkan kita karena masalah-masalah kita, dan Dia juga sangat mengasihi kita semua. Melalui perhatian Guru yang cermat sekali, banyak yang terbangkitkan kembali untuk berbakti kepada Tuhan dan latihan rohani. Sungguh merupakan berkah bagi kita semua untuk memasuki Tahun Baru! PuisiLepaskan!Oleh rekan inisiat Gnesh Yeh, Formosa (Asal dalam Bahasa Inggris dan Cina)
“Lepaskan!” Dia berkata.
“Lepaskan!”
“Lepaskan!”
“Lepaskan semuanya!
“Lepaskan semuanya!
Perjalanan RohaniKasih Guru Menghasilkan MukjizatOleh saudari initiat Lynn McGee, Ohio, Amerika Serikat (asal dalam Bahasa Inggris)Rasanya tidak setiap retret mengharuskan adanya suatu keajaiban bagi saya untuk mengikutinya, tetapi Retret Lima-hari Natal 2002 memberikannya. Sekalipun saya telah berhati-hati menjaga agar jadwal saya terbebas dari tanggung jawab keluarga selama minggu menjelang Natal dan saya juga telah menyisihkan waktu liburan di tempat kerja, saya masih merasa seperti pelari maraton yang melewati garis akhir ketika tiba di Center Florida pada tanggal 23 Desember 2002. Saat saya mengemudikan mobil melewati Florida bagian selatan dan mobil saya mendekati Center, saya mulai mengenali tanda-tanda tertentu. Sambil mengagumi bagaimana suasana kudus dari Center dapat meresap bahkan ke tanah-tanah disekitarnya, saya menyaksikan sinar matahari senja yang sangat halus menyinari pohon-pohon dan tanah pertanian yang berdekatan. Dan ketika saya masuk melalui pagar Center, wajah-wajah akrab dari saudara-saudari Quan Yin membawa kegembiraan kedalam hati saya. Setelah memarkir mobil saya dan mendirikan tenda, saya berjalan ke daerah utama dan saya menatap dengan takjub saat kegelapan tiba dan lampu-lampu hias Natal di Center mulai menyala, menari-nari bagaikan ratusan bintang-bintang kecil di cabang-cabang pohon. Mendengar suara membisu dan bunyi gemersik daun tertiup angin, mata saya mendadak penuh dengan air mata karena saya menyadari bahwa kami berada di suatu bagian dari Surga. Di sini suasananya murni dan terlindungi, dipelihara demikian oleh Guru dan para penetap yang dengan pengabdiannya membantu mempertahankan getaran Center. Para murid yang bermeditasi dengan penuh kepercayaan dan mentaati Lima Sila juga berada di sini sekarang, dan tujuan mereka datang ke Retret adalah untuk mendapatkan hubungan yang lebih penuh arti dengan Tuhan. Yang paling penting adalah, di sini sekarang ada seorang Guru yang memberi perhatian yang demikian besar kepada kita semua, dimana pada hari terakhir Retret, Beliau bahkan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kehendak Tuhan dengan datang melihat kami dan memberi ceramah, yang karenanya menimbulkan banyak karma untuk diri Beliau, agar kami dapat memperoleh lebih banyak manfaat dengan berada disini. Jadi keajaiban untuk dapat berada di Retret Natal 2002 asalnya adalah mukjizat dari Guru. Keajaiban atas keberadaan kita di jalur ini adalah mukjizat dari Guru. Sungguh, kita semua diberkahi dengan luar biasa sekali, melampaui khayalan kita yang terliar! Laporan KhususLos Angeles Music Week dan Pemerintah Kota Los Angeles Memberikan Penghargaan kepada Maha Guru Ching HaiOleh Departemen Hiburan, Los Angelas, Amerika Serikat (asal dalam Bahasa Inggris)Pada konser amal “Satu Dunia…damai melalui musik (One World…of peace through music)” tahun 1998, sejumlah profesional terkemuka dari industri musik dan seni memberikan penghargaan atas bakat puitis dari Maha Guru Ching Hai. Para penyanyi pada konser ini diiringi oleh 65 jenis peralatan musik dari Professional Musician’s Union (Serikat Musisi Profesional), yang anggota-anggotanya secara tetap menjadi juri yang memberikan penilaian terhadap film dan drama pada upacara Academy Awards yang bergengsi. Pada tahun 2002, Maha Guru Ching Hai dianugrahi penghargaan sebagai artis dalam acara tahunan Los Angeles Music Week and the City of Los Angeles (Pekan Musik Los Angeles dan Pemerintah Kota Los Angeles) yang ke-9. Hampir selama satu dasawarsa (sepuluh tahun), Los Angeles Music Week telah memberikan penghargaan-penghargaan kepada artis-artis berbakat yang telah ikut memberikan sumbangan kepada seni musik di kota dan wilayah Los Angeles. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar lebih banyak tentang musik. Kegiatan pada tahun 2002 berlangsung dari tanggal 8 sampai dengan 15 Desember, dan meliputi konferensi pers, pemberian penghargaan saat jamuan makan siang kepada enambelas orang penerimanya, City Council Day and Children's Day (Hari Dewan Kota dan Hari Anak-Anak). Los Angeles Musik Week didirikan oleh Direktur Pelaksana Margie Evans, seorang penyanyi terkemuka, yang dikenal karena dedikasinya dalam membantu anak-anak, dan atas kemurahan hatinya mempersembahkan bakat seninya kepada kota Los Angeles khususnya dan Amerika Serikat pada umumnya. Pada tanggal 12 Desember 2002, acara jamuan makan siang Los Angeles Musik Week dilaksanakan di ruangan dansa Los Angeles dari Hotel Wilshire Grand yang indah. Karena kesibukanNya, Maha Guru Ching Hai tidak bisa hadir dalam acara tersebut sehingga Beliau mengirim seorang wakilnya untuk menerima penghargaan tersebut. Kemudian, Vicki Evans, direktur dari Los Angeles Music Week, memulai acara pemberian penghargaan kepada penerima pertama, Maha Guru Ching Hai. Evans mempersembahkan penghargaan kepada Guru yang dinamakan dengan Certificate of Commendation (Sertifikat Penghargaan), yang ditanda tangani oleh wali kota Los Angeles, James K. Hahn. Kemudian, Los Angeles Music Week memberikan penghargaan kepada Guru berupa sebuah piagam kristal murni, yang mendapat tanggapan positip dari pemberitaan Los Angeles’ Channel 18-KSCI TV (Stasiun TV KSCI-Kanal 18 Los Angeles). Setiap tahun, acara ini, yang bertepatan dengan hari penerbitan U.S. Postal Service's Commemorative Music Heritage Stamps (Perangko Seri Peringatan Budaya Musik oleh Kantor Pos Amerika Serikat), mempersembahkan perangko berukuran besar yang dibuat oleh Kantor Pos Amerika Serikat kepada para penerima penghargaan, yang dibuat khusus untuk Los Angeles Music Week, yang disertai cap berisi nama-nama mereka. Setelah acara penyerahan penghargaan usai, Evans memutar video, Walk the Way of Love (Berjalan dalam Cinta Kasih). Ruangan seketika menjadi sunyi karena hadirin memberikan perhatian penuh pada tayangan video tersebut. Setiap orang betul-betul terpesona oleh rakhmat dan kasih yang tak berhingga dari Maha Guru Ching Hai, saat memperhatikan sosokNya sewaktu memberikan ceramah tentang Metode Quan Yin, sewaktu menerima penghargaan-penghargaan yang diperolehNya dari sejumlah pemerintah dan berbagai grup di dunia atas kegiatan spiritual dan kemanusiaanNya, serta saat memperhatikan karya-karya artistik Surgawi dariNya. Keberadaan dan cinta-kasih dari Maha Guru Ching Hai meliputi seluruh ruangan. Hari berikutnya adalah Hari Dewan Kota (City Council Day) Los Angeles, dan Wendy Greuel, anggota dewan dari Distrik 2, dengan bangga mempersembahkan penghargaan kepada Maha Guru Ching Hai dan melukiskan Guru sebagai seorang pengasih sesama manusia yang terkenal, artis dan seorang spiritual yang visioner, yang telah lebih dari sepuluh tahun tanpa mengenal lelah keliling dunia, menggunakan hasil penjualan dari karya artistikNya untuk membantu mereka yang memerlukan. Diiringi tepukan tangan dari hadirin, wakil dari Maha Guru Ching Hai kemudian menerima hadiah atas namaNya. Keseluruhan acara disiarkan langsung oleh stasiun TV Channel 35 di Los Angeles dan jaringan Internet milik pemerintah. Disamping itu, kaset rekaman acara ini akan disimpan dalam arsip sejarah milik pemerintah Kota Los Angeles untuk mewariskan sebuah catatan kepada generasi mendatang, atas peristiwa penting saat pemerintah Kota Los Angeles memberi penghargaan kepada Maha Guru Ching Hai. Pada tanggal 14 Desember, adalah perayaan Hari Anak-Anak (Children's Day) Los Angeles Music Week yang diadakan di gedung teater bersejarah Warner Grand milik pemerintah Kota. Setiap tahun, acara ini menerima sejumlah pelajar musik mulai dari umur lima belas tahun dan pelajar di sekolah menegah atas di daerah Los Angeles dan meningkatkan pendidikan musik mereka. Maha Guru Ching Hai selalu memperhatikan kebutuhan yang diperlukan oleh anak-anak, serta memberikan dorongan semangat didalam pendidikan seni kepada kaum muda. Juga pada hari ini, cinta kasih Maha Guru Ching Hai kembali terulur kepada anak-anak melalui sumbangan 100 buah buku musik Satu Dunia (One World) yang diserahkan kepada pelajar musik setempat - sebuah pengalaman yang sangat istimewa bagi kaum muda ini, yang merupakan simbul masa depan - sehingga mereka dapat memperoleh kesempatan belajar mengenai Maha Guru Ching Hai. Cinta kasihNya akan membimbing mereka untuk menciptakan masa depan yang cerah. Wawancara dengan Margie Evans dari Los Angeles Music WeekEvans adalah seorang penyanyi terkenal, pendiri dan sekaligus Direktur Pelaksana dari Los Angeles Music Week. Setelah acara jamuan makan siang Los Angeles Music Week, dimana Maha Guru Ching Hai dianugrahi penghargaan atas prestasi-prestasi artistikNya, Margie Evans diwawancarai oleh seorang anggota dari Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. Selama wawancara, Evans menyampaikan pemikirannya tentang cinta-kasih dari Maha Guru Ching Hai yang telah menyentuh kehidupannya. [K: Kathryn Hudson] K: Hai! Kita di sini
dengan Margie Evans dari Los Angeles
Music Week. Selamat Datang Margie. K: Bagaimana Anda bisa
mengenal Maha Guru Ching Hai? K: Ya, tentu saja. K: Maukah anda
memberitahukan lebih banyak lagi tentang perasaan Anda mengenai musik
dari Maha Guru? Karena terbatasnya tempat, tulisan diatas hanyalah laporan
singkat saja. Detail acara ini yang dibicarakan dalam laporan ini
disiarkan oleh Sun TV serial No. 19 dari acara TV berjudul A Journey through Aesthetic Realms
(Perjalanan Melewati Alam Estetis). Untuk melihat secara online, silahkan kunjungi:
Keterangan gambar:Margie Evans dan wakil dari Maha Guru Ching Hai.Perangko Peringatan yang diperbesar dari Kantor Pos Amerika dan cap yang dibuat khusus untuk LA Music Week, berisikan nama-nama penerima penghargaanSertifikat Penghargaan yang dianugrahkan kepada Maha Guru Ching Hai, ditandatangani dan diberikan oleh Wendy Greuel, anggota Dewan Kota Los Angeles untuk Distrik 2.Murid-murid yang belajar musik dengan bahagia menerima hadiah dari Maha Guru Ching Hai - One world … of peace through music (Satu Dunia …damai melalui musik).
Dunia CeritaRencana Guru yang SeksamaOleh saudara inisiat Vincent Nguyen,, Virginia, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Aulac dan Inggris)Pada tahun-tahun terakhir ini, saya berkesempatan menghadiri sejumlah retret internasional, mengunjungi berbagai center meditasi, dan bertemu dengan rekan-rekan sepelatihan. Dan kemanapun saya pergi, rekan-rekan inisiat selalu menerima saya dengan hangat, seolah-olah saya adalah anggota keluarga mereka. Kenyataannya, bagi saya, setiap murid adalah anggota dari keluarga yang sama, di bawah atap rumah yang menyenangkan yang dinamai Quan Yin. Walaupun kadang-kadang, saya tidak mengenali beberapa rekan yang saya temui secara singkat ketika bekerja untuk Guru di penampungan pengungsi orang-orang Au Lac bertahun-tahun yang lampau. Pada waktu itu, saya mengerjakan terjemahan dan menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mensponsori rekan-rekan sepelatihan di penampungan untuk pindah ke negara lain. Di tempat-tempat penampungan, keadaannya sangat menyedihkan, dimana para pengungsi mengalami “pemulangan secara paksa.” Karena itu keadaan mental mereka menjadi tidak stabil dan gelisah, seperti orang yang berada di kapal yang sedang akan tenggelam ke dalam laut. Bagi mereka, Guru seperti seorang penyelamat. Tetapi karena tekanan yang berat dari organisasi-organisasi tertentu, membawa rekan sepelatihan yang berstatus pengungsi ke negara ketiga adalah suatu pekerjaan yang sukar seperti “menambal langit dan mengisi lautan.” Kami masuk ke penampungan pengungsi, kadang-kadang melalui pintu utama, kadang-kadang melalui pintu belakang, dan bahkan kadang-kadang dengan menyelinap masuk. Beberapa kali kami hanya bisa bertemu dengan rekan-rekan sepelatihan di sana untuk beberapa menit, di bawah pengawasan ketat petugas keamanan. Dokumen sponsor sering kali harus dikerjakan sendirian. Kami terus mengerjakan dokumen, walau merasa bahwa harapan tipis. Kami juga merasakan keputusasaan para pengungsi Au Lac. Terpengaruh oleh atmosfir ini, kadang-kadang kami merasa tidak berdaya, dan berbaring di tempat tidur dan merasa tertekan selama berhari-hari, dalam keadaan tidak mampu bangun untuk makan maupun melakukan tugas-tugas lainnya. Kami sungguh mengalami keadaan dimana “Kita adalah Satu!” Sesudah melihat begitu banyak pengungsi dipulangkan secara kasar dan secara paksa, kami akhirnya kembali ke rumah dengan perasaan sedih dan tak berpengharapan, dan di dalam hati, saya berpikir bahwa saya tidak akan pernah bertemu dengan mereka lagi. Tetapi setelah beberapa tahun, ketika menghadiri retret internasional dari Guru dan ketika mengunjungi pusat meditasi, hal yang aneh terjadi. Beberapa rekan sepelatihan yang pernah tinggal di tempat penampungan pengungsi di Filipina, Thailand, Malaysia, Indonesia atau Hong Kong datang menyapa saya, mengatakan bahwa mereka telah datang ke Amerika Serikat sesudah dipulangkan ke Au Lac. Kami berbagi kenangan, dan itu semuanya seperti dalam mimpi. Mereka mengatakan bahwa sekembalinya mereka ke Au Lac, Kedutaan Besar Amerika “tiba-tiba” memutuskan untuk memeriksa kembali kasus-kasus mereka dan mewawancarai mereka kembali. Walaupun demikian, hanya para pengungsi dengan dokumen yang layak yang dipertimbangkan untuk masuk ke Amerika. Saya tidak bisa percaya bahwa dokumen yang telah Guru instruksikan untuk kami kerjakan bertahun-tahun yang lalu, ketika itu kelihatannya tidak ada secuil harapanpun bagi para pengungsi, berbalik menjadi semacam jembatan yang membawa rekan-rekan sepelatihan ini ke Amerika! Saat ini, sejumlah Center telah mensponsori banyak rekan sepelatihan yang tinggal di Au Lac dan negara-negara Asia Tenggara lainnya sehingga mereka bisa masuk ke Amerika Serikat. Mereka semua sebelumnya telah dipulangkan ke negaranya, atau ditinggalkan setelah tempat-tempat penampungan pengungsi ditutup. Sekarang saya menyadari bahwa bekerja bagi Guru adalah berkat yang tertinggi. Dan cepat atau lambat, setiap pekerjaan yang diberkahi dengan kekuatan Guru yang tak terhingga akan membawa hasil yang terbaik bagi setiap orang yang terlibat di dalamnya.
Kehilangan Satu Kesempatan untuk Mengikuti Guru yang HidupOleh Wild Grass (Asal dalam Bahasa Cina)Pada saat Guru baru mulai mengajar di Formosa, belum terdapat center meditasi yang resmi, sehingga bila orang-orang meminta Guru untuk berceramah, Guru akan ke tempat ceramah bersama beberapa murid-muridNya, beberapa murid biara maupun murid biasa, yang akan kembali ke tempatnya masing-masing sesudah ceramah. Pada bulan Mei 1987, Guru diundang untuk memberikan rangkaian ceramah selama 3 hari di suatu biara di Tainan. Perkataan Guru yang menarik dan bagus mendapat tanggapan yang luar biasa dari hadirin yang memberikan tepuk-tangan setiap kali Guru berbicara, dan banyak yang memohon untuk diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin. Setelah rangkaian ceramah di Tainan selesai, Guru dan rombongan kembali ke arah utara Formosa. Saat berkendaraan melewati Sinying, aki/baterai mobil habis dan mobil mereka harus dibawa ke bengkel. Ketika semuanya sedang menunggu perbaikan mobil di pinggir jalan, sambil memainkan musik rohani Budha yang lembut, beberapa pekerja mendekat dan berkata bahwa mereka ingin belajar nyanyian rohani tersebut. Guru kemudian memberikan mereka not-not musiknya dan menyanyikannya satu per satu. Pada waktu itu, salah seorang dari mereka yang beranggapan bahwa Guru memiliki kekuatan batin, tiba-tiba menanyakan satu pertanyaan yang serius: “Berapa nomornya?” Koleganya tertawa gelak, tetapi Guru dan murid-muridNya tidak mengerti akan pertanyaannya. Kemudian laki-laki itu menambahkan, “Guru, berapakah nomor kemenangan dari 'All Happy Lottery (Lotere/Undian Semua Bahagia)' minggu ini?” “All Happy Lottery” adalah perjudian terlarang yang populer di Formosa lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Gugus DepanPintu Gerbang ke Surga di Amerika Selatan- Kumpulan Berita PeruOleh utusan Quan YinPeru secara luas dikenal sebagai bangsa yang miskin. Akan tetapi, Peru kaya akan rohaninya, memiliki panorama yang unik, indah dan bangga akan kekayaan sejarahnya. Negara ini juga merupakan tempat asal Kerajaan Inca, salah satu dari 6 peradaban kuno yang agung di dunia. Saat ini, jumlah inisiat Peru sedang berkembang pesat dan mereka sering mengambil inisiatif menyebarkan ajaran-ajaran Guru dengan berbagai cara, termasuk sejumlah seminar video yang diselenggarakan di sekeliling negara itu selama kunjungan seorang utusan Quan Yin baru-baru ini. Pada bulan Mei 2002, 7 sesi inisiasi dan 4 seminar video diselenggarakan dalam waktu kurang dari satu bulan selama kunjungan kedua utusan Quan Yin tersebut pada bulan Oktober. Semua kegiatan ini diatur oleh rekan-rekan inisiat melalui pengabdian, dan ketulusan mereka dalam berbagi ajaran-ajaran Guru sangat mengharukan. Setiap seminar menarik banyak orang yang datang. Seminar di ArequipaSeminar pertama pada bulan Oktober diselenggarakan di Arequipa, yang merupakan kota terbesar kedua di Peru, berlokasi di bagian selatan dan dikenal sebagai “kota putih” karena banyak gedungnya terbuat dari batu lava (lahar) putih. Pada saat ini hanya terdapat beberapa rekan inisiat setempat di kota ini, tetapi semuanya sangat mengabdi kepada Guru. Selama kunjungan utusan Quan Yin untuk mengadakan inisiasi pada bulan Mei, siswa penghubung berusaha keras menyakinkan utusan Quan Yin itu untuk datang ke daerah ini lagi untuk menyelenggarakan seminar video. Seminar Arequipa kemudian diselenggarakan di aula ceramah Institut Jerman. Tamu yang hadir ternyata jauh lebih banyak daripada yang diperkirakan, tempat seminar terisi penuh dan banyak orang terpaksa berdiri di pintu. Ketika ditayangkan kaset video ceramah Guru dalam bahasa Inggris, karena layar di dinding tidak cukup tinggi, orang-orang yang duduk di bagian belakang tidak bisa melihat teks terjemahan berbahasa Spanyol yang ada di bawah layar. Karena itu seorang rekan inisiat harus membaca dengan keras melalui mikrofon untuk para tamu ini dan untuk mereka yang ada di luar aula ceramah yang sebaliknya tidak bisa mendengar kata-kata Guru. Kebanyakan dari para tamu, termasuk yang tidak bisa masuk ke dalam aula, tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan. Banyak yang mendapatkan pengalaman batin yang sangat bagus, dan beberapa masih tinggal untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan rohani dan enggan untuk pergi saat seminar berakhir. Seminar di CuscoCusco, ibukota dari Kerajaan Inca purba, kaya akan warisan budaya. Kota ini tidak hanya berkembang dalam segi materi, tapi penduduknya juga berkembang dalam segi rohani. Monumen-monumen sejarah setempat menunjukkan secara sekilas kemajuan peradaban kuno Peru. Asosiasi Internasioanal Maha Guru Ching Hai mempunyai center di kota yang termasyhur di dunia ini, dan atas undangan yang hangat dari rekan-rekan inisiat setempat dan siswa penghubung, seorang utusan Quan Yin datang membantu seminar video di sana. Dalam waktu 4 hari, diselenggarakan 3 seminar, semuanya menarik banyak orang. Sesi pertama diselenggarakan dekat dengan rumah siswa penghubung dan sesi kedua diadakan di area yang terkenal dengan sebutan kota Urbanisasi Santa Mónica (Santa Mónica Urbanization). Sementara itu, selama 2 hari berturut-turut, beberapa inisiat diwawancarai oleh stasiun radio setempat Salcantay. Selama 1 jam wawancara di hari kedua, ceramah Guru disiarkan selama lebih dari 20 menit, sementara staf penyiarnya mengangguk-anggukkan kepalanya dengan perasaan senang. Pembawa acaranya adalah seorang dokter terapi alami yang sering mendorong para pendengarnya untuk berdiet vegetarian. Dia mengundang kami ke rapat mingguannya dengan para pendengarnya untuk memperkenalkan ajaran-ajaran Guru, dan dengan demikian sesi ketiga diselenggarakan. Para tamu pada setiap seminar secara mudah menerima ajaran-ajaran Guru, dan sebagian besar langsung beralih ke diet vegetarian dan belajar Metode Kemudahan. Seminar di TrujilloKota Trujillo terletak di bagian utara Peru. Sebelum menyelenggarakan seminar di sana, para rekan inisiat mengundang media setempat untuk dilakukan wawancara. Karena itu, pada pagi hari seminar, Bapak Elmer Zamudio Sanchez dari Radio Libertad mewawancarai anggota-anggota dari Center Trujillo. Sebelum dilakukan rekaman wawancara, Bapak Zamudio berbincang-bincang dengan rekan-rekan inisiat dan utusan Quan Yin, dan dia terkesan oleh perubahan alami yang terjadi dalam kehidupan mereka setelah menjalankan latihan metode Quan Yin. Setelah wawancara, Bapak Sanchez menikmati makanan kecil vegetarian bersama-sama para inisiat sementara lagu-lagu Guru dimainkan sebagai latar belakang. Bapak Sanchez menjadi begitu tertarik terhadap musik tersebut dan dia juga merekam beberapa nyanyian Guru yang bagus untuk disiarkan dalam acaranya. Pada hari seminar di Trujillo diadakan, Center penuh dengan orang dan sebagian besar tetap tinggal untuk mempelajari Metode Kemudahan, termasuk beberapa yang tidak pernah berpikir sebelumnya untuk berdiet vegetarian tetapi megungkapkan keinginannya untuk memcoba diet baru ini dan memulai latihan spritualnya setelah mendengarkan ceramah Guru. Seminar di AyacuchoAyacucho terletak di daerah pegunungan bagian tengah Peru, terkenal dengan kerajinan tangannya dan pertaniannya. Penduduk setempat masih merasakan penderitaan akibat kekerasan yang terjadi beberapa tahun silam yang menyebabkan banyak korban. Sejak lama, rekan-rekan inisiat Peru ingin memberikan penghiburan rohani kepada penduduk setempat Ayacucho dengan membagi Kebenaran dan cinta kasih Guru, dan karenanya meningkatkan tingkat kesadaran mereka dengan cara membantu mereka menemukan kedamaian batin melalui metode Quan Yin. Ketulusan dari para inisiat dan keinginan mereka yang sungguh-sungguh menyentuh Langit dan bumi, dan Tuhan mulai membersihkan kepedihan kota ini dengan cinta ilahi melalui hujan yang mengubah jalan-jalan menjadi arus kecil dan bahkan menyebabkan mati listrik. Selama mati listrik, seorang rekan inisiat yang sedang bermeditasi dalam kegelapan, melihat cahaya terang dalam penglihatan batinnya dan membuka matanya tiga kali, mengira bahwa listrik telah hidup kembali. Ketika rekan-rekan inisiat di Huanta, sebuah daerah Ayacucho, membagikan selebaran tentang seminar, seorang pria mengatakan kepada mereka bahwa seorang perempuan cantik berkebangsaan Asia telah mengundang dia ke acara seminar itu tiga hari lebih awal. Rekan-rekan inisiat kemudian saling menggoda bahwa Guru telah datang bekerja dua hari sebelum mereka sendiri bekerja! Sebelum seminar, kami diwawancarai oleh tiga stasiun radio (satu wawancara masing-masing dilakukan oleh Radio Melody dan Radio Wari, dan dua wawancara oleh Radio Atlantis) dan dua stasiun televisi (Channel 23 dan 7). Meskipun media sangat sibuk dengan pemilihan setempat yang akan segera berlangsung, meskipun begitu mereka dapat menyediakan waktu untuk mewawancarai kelompok kami. Selama wawancara, stasiun TV juga memutarkan cuplikan dari kaset yang memperkenalkan Guru kita. Seminar Ayacucho, diselenggarakan di aula persidangan dari Hotel Square, menarik lebih dari 400 tamu. Meskipun pegawai Hotel terus menambah kursi, banyak tamu tidak mendapatkan tempat duduk atau tempat untuk berdiri. Karena itu secara darurat disiapkan sebuah ruang yang dipasangkan sebuah TV tambahan untuk menampung para tamu, yang sangat tulus ingin belajar tentang ajaran Guru. Setelah melihat kaset video ceramah Guru, beberapa ratus tamu, termasuk pejabat kepala setempat, belajar Metode Kemudahan. Pejabat itu berjanji memulai diet vegetarian dan bermeditasi sesuai insruksi Guru. Selain itu, beberapa praktisi Metode Kemudahan menawarkan rumah mereka untuk tempat meditasi kelompok. Beberapa minggu setelahnya, siswa penghubung dari Lima dan rekan-rekan inisiat kembali mengunjungi Ayacucho untuk memilih tempat yang cocok untuk menyelenggarakan sesi meditasi kelompok bagi para praktisi Metode Kemudahan. Sementara itu, rekan-rekan inisiat mendayagunakan siaran khusus dan wawancara eksklusif dengan Radio Atlantis untuk menyelenggarakan seminar kecil dalam dua hari berturut-turut. Berkat berkah Guru, Ayacucho sekarang mempunyai center untuk meditasi kelompok. Seminar di Rumah Obat Universal di LimaSetelah seminar yang sukses di Ayacucho, rekan-rekan inisiat dari Lima menyelenggarakan sebuah seminar dalam minggu yang sama di Rumah Obat Universal, satu dari rumah obat terkenal di kota itu. Di sini, seminar mingguan diselenggarakan untuk mendidik dan membantu penduduk setempat dalam memelihara kesehatan. Manajer rumah obat ini mengatur agar kami bisa diwawancarai oleh stasiun Radio Filarmonia, yang mempunyai kekhususan dalam musik klasik. Disiarkan selama acara opera, wawancara ini membahas beberapa topik, khususnya tentang hubungan antara musik batin dan duniawi dan pentingnya musik batin. Pada hari seminar, sekali lagi tempat seminar terisi penuh, dan sesudahnya banyak orang belajar Metode Kemudahan. Sejumlah pertanyaan diajukan tentang kesehatan, dan seorang rekan inisiat berbagi pengalaman mengenai penyakit kankernya yang sembuh tanpa obat-obatan setelah dia belajar metode Quan Yin. Yang terlebih penting, para tamu menyadari melalui pengalaman “Cahaya batin” akan adanya Sejati Diri yang abadi selain badan fisik yang tidak kekal ini. Mereka juga menyadari bahwa berlatih spiritual adalah jalan hidup dan penyembuhan yang benar dan sempurna.
Keterangan gambar :Setelah seminar Arequipa usai, para tamu tinggal untuk belajar Metode Kemudahan, sementara tempat seminar terisi penuh bahkan sampai ke panggung.Seminar video di kota Urbanisasi Santa Mónica di CuscoWawancara oleh TV channel 7Acara seminar di AyacuchoWawancara oleh Radio Filarmonia di LimaSeminar di Rumah Obat Universal di LimaSelingan RohaniTerbangun dari Mimpi- Tiada Lagi Hidup Yang Berikutnya!Oleh saudari inisiat Feng-feng, Taipei, Formosa
Semenjak mempelajari ajaran Guru setelah inisiasi, saya telah menyadari bahwa segala obyek yang dilihat oleh mata kita dan suara yang didengar oleh telinga kita merupakan bentuk ilusi, dan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini hanyalah sekedar drama saja. Seperti halnya, saya selalu mengganggap segala bentuk seni yang terdengar dan terlihat semata-mata sebagai ‘drama didalam drama,’ sehingga saya sama sekali tidak tertarik pada drama lagi. Namun demikian, sekitar dua bulan yang lalu, suami saya begitu tertarik pada drama seri Korea “ Ratu Terakhir (The Last Empress).” Setiap hari, begitu acara itu dimulai, dia akan masuk ke kamar dan menonton sendirian, padahal itu merupakan waktu saya untuk bermeditasi. Akan tetapi, saya selalu merasa bahwa dia ingin saya juga ikut menikmati acara drama itu dengannya. Kemudian pada suatu hari saya tiba-tiba ingat akan apa yang pernah Guru ceritakan pada kita tentang Perdana Menteri negara Cina kuno yang terkenal, Guan Zhong yang membantu Kaisar Qi Huan mengatur negara. Demi negaranya, Guan Zhong sering menemani sang Kaisar menikmati kesenangan duniawi, namun pada waktu yang sama juga menyelenggarakan negara dengan baik. Ceramah Guru memberikan saya suatu ilham yang luar biasa. Setelah diinisiasi, saya merasa tidak tertarik pada hal-hal duniawi, dan bahkan tidak terpengaruh akan kenikmatan duniawi. Bagi keluarga saya, yang masih terlibat penuh masalah duniawi, sikap saya yang seperti itu bisa saja kurang dapat diterima, sehingga menciptakan suatu jarak antara kami. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mengubah cara berpikir saya dan menonton “Ratu Terakhir” dengan suami saya, bahkan berpura-pura sungguh tertarik dan adakalanya membahas kisahnya dengan suami saya. Kemungkinan karena keinginan pribadi suami saya sudah terpenuhi, dia meminta saya untuk bermeditasi lebih dini, sehingga saya dapat menonton drama itu dengannya secara tepat waktu. Sebagai hasilnya, saya memperoleh waktu yang lebih banyak untuk bermeditasi. Sejak itu, apapun yang menjadi minatnya akan saya ikuti saja. Jika dia sedang tergila-gila dengan drama Korea, saya juga; meskipun saya tetap mengingati diri saya untuk tetap tergila-gila pada Tuhan juga! Cukup menarik juga, bahwa pada waktu seri drama ini mencapai puncaknya, aktris yang berperan sebagai ratu tiba-tiba diganti dan dia bermain di seri lainnya. Terlepas dari itu, jalan ceritanya tetap tidak berubah dan tidak terpengaruh oleh adanya kenyataan bahwa orang lain yang memainkan peranan sang ratu. Ini sama halnya dengan diri kita yang memainkan berbagai peranan dalam drama kosmik. Tidak ada bedanya dalam masa kehidupan kapan kita berada dan peranan yang kita jalani, semuanya hanya suatu permainan saja! Saya dapat memperoleh pencerahan hanya dengan menonton drama saja; saya benar-benar terbangun dari mimpi saya! Sebelum kita sebagai praktisi Quan Yin menanggalkan baju kita dan mengucapkan selamat tinggal pada panggung dunia, tidak ada salahnya memainkan peranan kita seperti seorang yang bodoh, atau menonton permainan itu seperti seorang yang idiot (sintin); kita hanya perlu menahan diri agar tidak terpikat/asyik dengan peranan kita dan jalannya permainan (drama) secara keseluruhan. Sebenarnya tidak ada kehidupan berikutnya buat kita kecuali kita memilih untuk memiliki kehidupan tersebut. Guru BerceritaMengapa Makhluk Hidup Tidak Dapat Dibebaskan?Oleh Maha Guru Ching Hai, Hsihu, Formosa, 5-7 Agustus 1991(Asal dalam Bahasa Cina)Sumbangan Satu DolarAda seorang yang sangat pelit yang tidak pernah berlatih rohani. Sejak dari dahulu, ia tidak pernah memberikan sumbangan, ia sangat takut kepada biarawan yang datang untuk meminta sedekah. Akan tetapi, istrinya mempunyai iman yang kuat terhadap Budha dan suka mengulang-ulang nama Budha dan berlatih rohani, yang sangat dibenci lelaki itu. Suatu hari ibu dari lelaki itu meninggal dunia dan istrinya menyarankan, “Mari kita berziarah ke Gangga, dimana kita dapat melakukan upacara keagamaan untuk meminta berkah dari Budha supaya ibu kita bisa terangkat.” Lelaki itu menjawab, “OK! Tapi janganlah pergi terlalu jauh karena membutuhkan biaya yang sangat mahal! Kita dapat pergi ke suatu tempat yang dekat saja.” Di tengah jalan, mereka memutuskan untuk mengunjungi kuil tertentu. Akan tetapi, mereka khawatir bahwa mungkin saja di sekitarnya ada beberapa biarawan saat mereka tiba dan seperti biasanya mereka mungkin harus memberikan sedekah kepada biarawan itu. Jadi, mereka pergi ke tempat itu pada saat semua biarawan sudah tidur. Tentu saja, saat mereka memasuki kuil itu, tidak ada siapapun yang tampak. Hanya beberapa patung Budha dan Bodhisattva Quan Yin. Mengetahui kepelitan dari lelaki itu, Bodhisattva Quan Yin menjelmakan diri sebagai seorang biarawan dan duduk di sana. Setelah memberikan hormat di depan patung Budha, lelaki itu terkejut saat melihat seorang biarawan! Biarawan itu, yang merupakan jelmaan dari Bodhisattva Quan Yin, berkata kepadanya, “Anda telah mendapatkan pahala jasa yang tak terbatas dengan menghormati Budha dan mempersembahkan dupa. Bolehkah saya melakukan upacara keagamaan untuk Anda?” Lelaki itu menjawab, “Jangan! Tidak perlu! Saya bisa melakukannya sendiri.” Akan tetapi biarawan itu bersikeras, “Tidak apa-apa. Saya bisa melakukannya untuk Anda. Anda tidak harus memberikan sedekahnya sekarang, Anda dapat membayarnya nanti. Beritahu saya berapa banyak sedekah yang akan Anda berikan kepada saya.” Adalah umum jika umat memberikan sedekah di kuil. Lalu lelaki itu berpikir, “Baiklah saya akan berjanji kepadanya sekarang. Nanti, saya tinggal pergi saja, dan ia tidak akan menemukan saya.” Jadi, lelaki itu berkata, “OK! Saya akan memberikan sedekah satu dolar.” Dan biarawan itu berkata, “Baik! Satu dolar sudah cukup, asalkan anda tulus.” Lalu biarawan itu membacakan banyak kitab suci untuknya. Setelah upacara keagamaan selesai, lelaki itu berkata kepada istrinya, “Sekarang upacara keagamaan telah dilaksanakan, kita sudah berziarah dan menghormati Budha, dan biarawan itu telah membacakan kitab suci untuk kita, esok hari kita dapat kembali ke rumah. Beberapa hari setelah mereka sampai di rumah, biarawan itu tiba-tiba muncul di rumahnya. Istrinya pergi ke dalam dan memberi tahu suaminya, “ Biarawan dari kuil sedang menunggu di luar. Kamu berjanji untuk mempersembahkan satu dolar kepadanya. Sekarang ia datang untuk menagihnya.” Lelaki itu ketakutan dan berkata, “Astaga! Saya tidak mau memberinya uang. Pergi dan katakan padanya bahwa saya sedang sakit berat, dan saat ini tidak bisa menjamu tamu. Suruh ia pergi.” Tentu saja, istrinya tahu akan suaminya sangat pelit. Ia hanya bisa keluar dan memberitahu biarawan itu, “Maaf, suami saya sedang sakit parah dan tidak dapat menjamu Anda. Bisakah Anda kembali ke kuil Anda?” Biarawan itu berkata, “Jadi ia sakit! Kalau begitu senang sekali jika saya dapat memenuhi kewajiban saya. (Tertawa) Saya akan mengulang nama Budha untuknya, supaya ia akan cepat pulih.” Istrinya pergi ke dalam lagi untuk melaporkan ke suaminya dan lelaki itu berkata,”Tidak! Tidak! Katakan kepadanya kalau saya meninggal (Tertawa) dan suruh ia untuk pergi.” Istrinya tidak mempunyai pilihan lagi selain pergi ke luar dan memberi tahu biarawan itu, “Maaf, suami saya baru saja meniggal. Saya pikir anda lebih baik pergi.” Akan tetapi biarawan itu ingin sekali menawarkan jasanya. Tidak hanya ia menolak untuk pergi, tapi ia juga bersikeras, “Jika ini benar, tentu saja saya harus pergi ke dalam untuk membacakan kitab suci supaya ia terangkat.” Sekarang lelaki yang sudah “meninggal” tidak dapat menolak lagi (gelak tawa) dan istrinya tidak dapat menghentikan biarawan itu untuk masuk ke rumahnya untuk membacakan kitab suci, mengulang nama Budha, dan melakukan upacara keagamaan. Pada akhirnya, lelaki itu direbahkan di dalam peti mati dan dikirim ke tempat pembakaran mayat. Tapi begitu ia ingin dibakar, ia melompat keluar dari peti, berteriak, “Hei! Jangan bakar saya! Saya masih hidup.” Seketika itu juga, biarawan itu kembali ke bentuk aslinya - Bodhisattva Quan Yin dan berkata kepada lelaki itu, “Saya sangat senang melihat Anda melakukan banyak upaya dan menunjukkan ketulusan pada saat Anda berziarah. Sekarang buatlah permohonan, dan saya akan mewujudkannya.” Lalu lelaki itu berlutut dan menangis, apakah kalian ingin tahu permohonannya? Lelaki itu berkata, “Maafkan saya, Bodhisattva Quan Yin, dan tolong bebaskan saya dari hutang sebesar satu dolar yang telah saya janjikan kepada Anda!” (Gelak tawa) Mendengar perkataannya, Bodhisattva Quan Yin menggeleng-gelengkan kepalanya dan pergi. Beginilah tingkah laku dari makhluk hidup. Percuma saja bahkan jika Budha turun untuk menolong mereka. Seseorang yang Menyembah Patung BudhaAda seseorang berlatih dengan keras dibawah bimbingan seorang guru spiritual, yang memberinya sebuah patung Bodhisattva Ksitigarbha (Earth Store Bodhisattva) dan menyuruhnya untuk mengulang Mantra Inkarnasi. Ia juga menginstruksikan untuk menyembah di depan patung Bodhisattva Ksitigarbha itu setiap hari beribu-ribu kali, dan mengulang mantra puluhan ribu kali. Gurunya memberitahukan bahwa ia akan mengalami kemajuan dengan mengikuti instruksi ini. Murid itu berlatih dengan rajin selama setahun, tapi tidak merasakan apapun. Jadi ia mengeluh kepada gurunya, dan berkata, “Guru, saya mohon kepadamu! Ajarkan saya mantra yang lain dan berikan kepada saya patung Budha lainnya yang lebih berkekuatan dan murah hati. Saya menyerah pada Bodhisattva Ksitigarbha. Saya telah menyembahnya selama satu tahun dan membaca mantra hingga tenggorokan saya kering, tapi Ia tidak pernah memberi saya berkah atau tanggapan apapun. Saya tidak mau menyembah Ia lagi. Bisakah Anda memberikan patung Budha yang lebih baik kepada saya?” Jadi gurunya berkata,”OK! Sekarang saya akan mengajarkan mantra Budha Amitabha, dan kamu boleh menyembah Budha Amitabha. Budha Amitabha sangat welas asih. Ia membuat sumpah yang agung, dan mempunyai jodoh yang kuat dengan makhluk hidup. Kamu pasti akan maju dengan menyembahNya.” Murid itu percaya pada gurunya, membawa pulang patung Budha Amitabha yang kecil dan mulai mengulang mantra. Ia terus membaca mantra dan nama suci dari Budha Amitabha dengan tulus. Akan tetapi, setahun telah berlalu dan ia tidak memperoleh tanggapan. Lagi-lagi, ia mengeluh kepada gurunya, “Guru, Budha Amitabha tidak manjur. Ia tidak memberikan tanggapan. Tolong jangan menguji saya lagi! Mohon berikan saya inisiasi dan ajarkan saya metode latihan spiritual yang lebih baik. Kalau tidak, saya tidak akan berhasil di jalur spiritual!” Mengetahui bahwa muridnya sangat tulus, guru itu berkata sambil tersenyum bahwa kali ini ia pasti akan tercerahkan. Bagaimanapun juga, sang murid tetap harus berlatih dan menjadi tercerahkan dengan sendirinya. “Sekarang saya berikan patung Bodhisattva Quan Yin untuk disembah di rumahmu,” kata gurunya. “Bodhisattva Quan Yin sangat welas asih. Semua yang menyembahNya mengatakan bahwa Ia sangat manjur. Kamu pasti akan mendapat tanggapan dengan menyembahNya.” Murid ini sungguh mempunyai kepercayaan yang kokoh pada perkataan gurunya dan sangat gembira. Ia memutuskan untuk memuja Bodhisattva Quan Yin di rumahnya dengan sungguh-sungguh dan menyebut nama suciNya siang dan malam. Hari itu, setelah sampai di rumah, ia langsung menyalakan dupa terbaik dari cendana di depan patung Bodhisattva Quan Yin dan menyembahnya dengan sungguh-sungguh. Ia meletakkan patung dari Bodhisattva Ksitigarbha dan Budha Amitabha di atas rak buku dan tidak menaruh perhatian lagi kepada mereka, mereka bahkan dilapisi oleh debu. Ia berpikir bahwa keduanya tidak manjur, jadi ia tidak memuja mereka lagi, jadi biarkan mereka beristirahat di atas rak buku. Sekarang Ia hanya memuja patung Bodhisattva Quan Yin. Pada saat berdoa, ia memperhatikan bahwa asap dari dupa cendana melintas melalui hidung patung Budha Amitabha dan berpikir, “Hal ini tidak boleh! Saya hanya memuja Bodhisattva Quan Yin. Patung Budha ini tidak manjur sama sekali, jadi tidak pantas menikmati dupaku.” (Gelak tawa) Lalu ia mengambil patung Budha Amitabha dan menutup hidungnya dengan plester plastik, jadi ia tidak dapat mencium wanginya. Tiba-tiba, patung kayu dari Budha Amitabha menghilang, dan bentuk asli dari Budha Amitabha muncul dengan seketika di hadapannya. Sang murid ketakutan setengah mati, dan cepat-cepat berlutut mohon pengampunan. Lalu Budha Amitabha berkata kepadanya, “Saya sangat terkesan akan iman dan ketulusanmu dalam mencari Kebenaran. Sekarang, apapun yang engkau minta, saya akan mewujudkannya.” Lelaki itu berkata, “Saya sangat gembira melihat Mu, dan sementara ini saya tidak tahu apa yang harus diminta. Bagaimanapun, bisakah Anda menjelaskan mengapa Anda hanya muncul setelah saya menutup hidung Anda? Apa maksudnya?” Budha Amitabha berkata, “Karena sebelumnya engkau menganggapku hanyalah sebuah patung Budha, sebuah patung kayu. Saat engkau berpikir untuk menyembahku, kau menunduk kepadaku. Saat engkau tidak ingin memujaku, kau menyingkirkanku. Saat engkau mengasihiku, kau menyembahku. Saat engkau tidak suka padaku, kau tidak mempersembahkan dupa apapun. Dan juga, engkau tidak memperhatikanku pada saat engkau sibuk. Ini adalah konsep yang salah. Sekarang cara pikirmu telah berubah dan engkau memperlakukanku sebagai Budha yang sebenarnya, kalau tidak, mengapa engkau ingin menutup hidungku. Karena khawatir hidungku benar-benar akan ditutup olehmu, aku harus muncul dengan cepat.” (Guru tertawa) Konsep yang Benar dalam Berlatih SpiritualDalam latihan spiritual, jika kita tulus dan konsep kita benar, bahkan patung Budha yang terbuat dari kayu akan berubah menjadi Budha yang sebenarnya. Jika pengolahan rohani kita lemah dan buruk, konsep kita tidak benar, biarpun seorang Budha hidup bisa menjadi seperti patung kayu. Maka dari itu, bagaimana kita melihat sesuatu adalah sangat penting. Jika kita tidak mempunyai konsep yang benar tentang seorang Guru Tercerahkan, bahkan jika seorang Guru Tercerahkan turun kemari maka itu akan menjadi sia-sia. Pada cerita yang pertama, lelaki itu tahu bahwa Budha yang sejati telah datang, akan tetapi ia tidak memohon pembebasan, kebudhaan, atau kebijaksanaan yang luhur. Segalanya yang ia minta adalah pengampunan dari Budha dan pelunasan hutang satu dolar. Dapatkah Anda bayangkan? Hal inilah mengapa seorang Guru Tercerahkan tidak dapat membebaskan makhluk hidup. Mereka tidak memohon untuk hal-hal yang luhur. Sebaliknya, mereka terperangkap oleh kebiasaan duniawi, setiap hari terikat oleh kebiasaan duniawi dan konsep-konsep. Setiap kata yang diucapkan adalah tentang hal keduniawian; setiap pemikiran yang ada adalah mengenai kedunawian; setiap harapan yang mereka buat adalah tentang hal kedunawian. Karena itu, tidak ada gunanya seorang Guru Tercerahkan datang turun kemari! Pada cerita kedua, meskipun murid itu memperlakukan patung Budha dengan tidak sopan, konsepnya lebih benar, itu berarti bahwa ia lebih tercerahkan. Ia tidak lagi memperlakukan patung Budha sebagai sepotong kayu. Pada saat itu, ia melihat bahwa segalanya adalah Budha, jadi ia bahkan menghormati patung Budha seperti seorang Budha yang sebenarnya. Maksud saya adalah bahwa konsep yang mendasar akan patung kayu adalah penting. Kita perlu menyembah Budha yang sebenarnya, bukan patung kayu. Saat kita mempunyai konsep yang benar dan tercerahkan, apapun yang kita lakukan untuk Budha, Ia tidak peduli. Saat konsep kita salah, bahkan jika Budha yang sebenarnya muncul di depan kita, tidak akan berguna. Saat konsep kita benar, patung Budha dari kayu pun bahkan dapat berubah menjadi Budha yang sebenarnya, tapi saat konsep mereka tidak benar, bahkan jika kita ada di dalam sekumpulan Budha hidup, kita seolah-olah berada bersama dengan manusia biasa. Ada sebuah cerita jaman dahulu di jaman Budha Sakyamuni, pada saat Sariputra membangun ashram yang besar untukNya. Waktu itu, Sariputra menemukan semut raksasa di bawah sebatang pohon. Menunjuk pada semut ini ia berkata kepada orang di sekelilingnya, “Semut ini sudah ada di sini dalam banyak kehidupan dan telah mendengar ceramah dari beberapa Budha. Akan tetapi, ia tetap belum tercerahkan karena ia terus melekat dan berpegang teguh pada tingkatan seekor semut.” Tentu saja seorang Guru Tercerahkan mampu menolong kita untuk melampaui tingkatan seorang manusia biasa, tetapi diri kita sendiri harus berkeinginan. Jika kita tidak menginginkannya, tetap menyukai tingkatan anak-anak, seorang Guru tercerahkan tidak dapat memaksa kita. Hal ini sama dengan dokter yang sedang merawat pasien. Ia dapat membuat resep untuk kita, akan tetapi jika kita menolak untuk minum obat, dan sebagai gantinya terus melekat kepada penyakit kita, dokter itu juga tidak dapat memaksa kita untuk melakukan sebaliknya. Guru Menceritakan LeluconSebagaimana Sang Bapak, Begitulah Sang PutraDiceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, 14 Pebruari 1999, Center Florida, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris)Kaset Video No. 634Ada seorang anak lelaki yang pulang ke rumah dengan nilai rapor yang paling buruk di kelasnya. Ketika bapaknya melihat nilai rapor itu, dia benar-benar marah sekali dan berkata, “Kamu selalu gagal di kelas! Lihatlah tetangga sebelah, dia selalu dapat rangking pertama. Kamu selalu yang terakhir! Ayo, ceritakan padaku, ada apa sih dengan kamu? Apakah guru kamu tidak pernah mengajarkan apapun kepadamu?” Dan anaknya menjawab, “Ya, ya, baru pagi ini guru mengajarkan kami, 'Sebagaimana sang bapak, begitulah sang putra.'”
Anak yang Baik!Diceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, 14 Pebruari 1999, Center Florida, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 634Ada dua wanita yang duduk bersama di dalam kereta api. Ini merupakan suatu perjalanan yang panjang sehingga mereka mulai saling membicarakan tentang anggota keluarga dan bisnis keluarga mereka. Wanita yang lebih tua berkata, “Oh! Masya Allah, pusing sekali punya anak. Banyak yang harus dicemaskan; mereka selalu berbuat masalah. Putra saya, baru berusia 20 tahun, tapi dia selalu merokok dan minum minuman keras, dan selalu berganti-ganti pacar. Pusing sekali. Saya berharap dia akan berubah menjadi lebih baik, tapi memang saya kurang beruntung. Saya telah berdoa setiap hari.” Dia lalu bertanya pada wanita lainnya, “Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu punya anak? Bagaimana dengan putra kamu?” Wanita yang lebih muda ini menjawab, “Oh, putra saya tidak bermasalah! Dia tidak pernah merokok, dia tidak pernah meminum minuman keras dan dia tidak mempunyai pacar. Dia bahkan tidak pernah mengucapkan satu patah kata yang tidak baik.” Lalu wanita yang lebih tua itu berkata, “Benarkah? Luar biasa! Kamu sungguh terberkati. Berapakah usianya?” Dan wanita yang lebih muda itu menjawab, “Lima bulan.”
Kejutan di Kamar DaruratDiceritakan oleh Maha Guru Ching Hai, 14 Pebruari 1999, Center Florida, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 634Seorang lelaki masuk ke dalam suatu tempat yang berbahaya, di mana berserakan batu-batu dan paku-paku. Lalu dia melepaskan dan menjinjing sepatunya, dan berjalan di sekitar daerah itu. Kemudian dia terluka dan mengeluarkan darah di kaki dan tumitnya. Karena itu dia harus ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan, dan dokternya bertanya, “Masya Allah! Kamu tidak memakai sepatu?” Lelaki itu menjawab, “Ya saya pakai tapi saya melepaskannya.” Lalu dokter itu bertanya, “Gila ya kamu? Kenapa kamu tidak memakai sepatunya?” Pasien itu menjawab, “Kamu yang gila ya? Lihatlah kaki saya! Seandainya saya memakai sepatu ini, apa yang akan terjadi dengan sepatu itu?”
Silah kunjungi situs jaringan berikut guna menikmati versi video asli dari lelucon ini, dan Anda dapat berbagi keriaan humor Guru dengan orang-orang di sekitar Anda: http://www.godsdirectcontact.org/eng/news/141/jk1.htm
(Amerika Serikat) Keajaiban GuruGuru Menghancurkan Karmaku dalam MimpiOleh saudari inisiat Bach, Manila, Filipina (Asal dalam Bahasa Aulac)Sejak mengikuti Guru bertahun-tahun, kehidupanku berubah secara dramatis, semakin hari aku semakin meninggalkan duka dan kuatir dan menjadi lebih gembira dan bahagia. Dalam keseharianku, hal rohani adalah satu-satunya yang penting, dan hal apapun selalu berakhir dengan baik. Sebagai contoh, suatu ketika aku mengalami sakit keras, dimana lengan kananku menjadi mati rasa dan terasa amat sakit hingga aku harus seringkali ke dokter dan melakukan berbagai macam pengobatan. Tapi walau dengan semua pengobatan ini, kondisiku bukan saja tidak membaik, tapi malah jadi semakin tidak nyaman. Maka kuputuskan untuk tidak pergi ke dokter lagi tapi berdoa pada Guru selama dua puluh empat jam. Aku tidak bisa bermeditasi Suara pada saat itu, tapi terus-menerus berdoa minta tolong pada Guru. Lalu suatu hari aku bermimpi seram dimana lengan kiriku bukan saja sakit sebagaimana lengan kanan, tapi malah lebih menjijikkan lagi, kedua lenganku ditutupi banyak bengkak nanah dan kudis. Aku harus mengelupasnya, dan begitu kudisnya terkelupas, aku bukannya melihat nanah tapi kepala binatang, seperti kepala ayam, kepala bebek, kepala babi, kepala kodok atau kepala kepiting. Mulanya aku takut melihat mereka, tapi segera merasa berbeda waktu melihat lagi, karena mereka tampak seperti hewan-hewan kecil yang lucu. Aku segera terbangun, melihat kedua tanganku, dan segalanya normal - aku tidak lagi merasa sakit dan kelihatannya rasa sakitku sudah berakhir. Belakangan aku ingat bahwa sebelum menjadi vegetarian dan mulai berlatih rohani, aku terbiasa makan daging hewan-hewan ini hingga mereka datang untuk menuntut piutang karma mereka dariku. Mujurlah, aku memiliki perlindungan Guru dan Beliau menghancurkan karma ini dalam mimpiku. Kalau tidak, aku mungkin sudah mati. Aku berlaku begitu sebelumnya karena tidak tahu hukum alam semesta dan bahwa semua makhluk hidup punya jiwa dan perasaan. Terima kasih Guru, karena telah memberiku jalan terbaik dalam menemukan Kebenaran, dan untuk mengajariku untuk mengasihi segala makhluk hidup. Meski makhluk terkecilpun, aku akan berusaha keras untuk melindunginya.
Ditolong oleh Wanita Berbaju Putih!Oleh saudari inisiat Yuni, Los Angeles, CA, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris)Tahun 1983 bukanlah tahun yang baik bagiku. Usiaku baru 23 tahun dan keluargaku di Indonesia sedang mengalami kesulitan keuangan serta menghadapi kebangkrutan. Kuliahku di perguruan tinggi AS hampir selesai dan aku terpaksa mandiri dalam hal keuangan untuk dapat hidup di negara asing dan menyelesaikan pendidikanku. Keselarasan dalam keluarga juga terganggu akibat situasi keuangan. Sering aku tak bisa tidur karena kuatir dan sedih atas apa yang dialami oleh orang tua dan saudara-saudaraku. Tetapi, suatu malam, aku bisa tidur nyenyak dan bermimpi, yang terjadi di Cina ratusan tahun lampau. Aku sedang mengunjungi kuil Buddha untuk berdoa dan menyembah patung-patung Suci seperti Budha, Bodhisattva Quan Yin, Lao Tze dan Konfusius. Keadaan begitu hening dan tenang di dalam pekarangan kuil, tapi sewaktu akan meninggalkan kuil itu, kudengar keributan yang berasal dari luar. Lalu, kulihat para biarawan dan biarawati mulai menutup dan mengunci semua pintu kayu kuil hingga aku terkunci didalam dan tak sempat keluar. Waktu melihatku, mereka menyuruhku masuk lagi ke dalam dan bersembunyi. Karena ingin tahu, kuabaikan perintah mereka, mengintip melalui celah di pintu kayu, dan melihat segerombolan orang yang marah sedang menuju kuil dengan cepat. Mereka datang dari berbagai arah membawa kapak, golok, pedang dan obor dan mulai menggedor pintu-pintu kayu. Mereka menggunakan kapak untuk menghancurkan pintu. Aku ketakutan dan lari melalui pekarangan dan cepat-cepat masuk ke dalam kuil. Aku ingin bertanya tentang gerombolan diluar, tapi nampaknya semua orang telah menghilang dan sembunyi. Aku ingin tahu mengapa orang-orang gusar. Apa yang mereka inginkan? Tapi aku tidak menemukan seorangpun. Aku sangat ketakutan dan menyesali diriku karena tidak mendengar saran waktu mereka menyuruhku sembunyi. Sekonyong-konyong kulihat obor beterbangan dari luar ke atas atap kuil, yang segera terbakar. Aduh! Tak ada jalan keluar dari kuil kecuali melalui pintu depan. Aku merasa akan mati di kuil itu dan mulai menangis. Asap dimana-mana hingga aku tak bisa melihat dengan jelas. Sambil berjalan di sepanjang lorong kuil, mencari tempat yang bebas asap, aku berdoa mohon pertolongan Tuhan. Tiba-tiba, kulihat sebuah ruangan yang tertutup sehelai tirai putih bersih yang memancarkan sinar teramat terang. Aku menghampiri ruang itu dan segera tahu bahwa disitu terletak patung Bodhisatva Quan Yin. Aku dapat gagasan untuk berdoa pada Bodhisatva Quan Yin, tahu bahwa ia sangat murah hati dan penyayang, dan telah menolong banyak orang. Aku juga sangat tertarik pada cahaya yang terang itu. Sejauh yang kuingat, aku tak pernah melihat cahaya begitu terang dari ruang ini sewaktu mengunjungi kuil ini sebelumnya. Lalu, aku juga melihat asap putih dari ruang itu tapi aku tidak takut dan memutuskan bahwa adalah pilihan terakhirku untuk minta pertolongan dari Bodhisatva Quan Yin. Kemudian kusingkap tirai kesamping tapi tak bisa melihat patung Bodhisatva Quan Yin dengan jelas karena adanya asap. Ruangan itu dipernuhi cahaya terang-benderang, yang tampaknya terpancar dari patung itu. Aku mendekati, dan melihat seorang wanita yang sangat cantik mengenakan gaun putih panjang dan sehelai kerudung putih bersih berdiri di tempat patung itu. Kulitnya halus seperti pualam dan matanya dipenuhi cahaya kasih. Ia tersenyum dan mengulurkan tangannya. Kusambut tangannya dan aku diselamatkan. Aku merasa sangat aman dan lalu terbangun dari mimpiku. Sesudahnya, berulang kali aku teringat pada mimpi itu, yang kuingat amat jelas. Bukan seperti mimpi lainnya, dan kutahu mimpi itu mempunyai makna khusus. Setelah itu, bertahun-tahun kemudian, kehidupan masih sulit, tapi perlahan-lahan membaik. Aku bisa menjadi mandiri dan lebih kaya daripada sebelumnya dan juga bisa membantu keuangan keluargaku. Tetapi, aku merasakan hampa di dalam batinku meskipun kehidupanku nyaman. Selama bertahun-tahun, aku mencari obat atas perasaan hampa ini. Akhirnya, aku bertemu Guru secara pribadi di bulan Maret tahun 1996, langsung mendaftar Metode Kemudahan dan diinisiasi bulan Juli tahun itu. Aku sangat menghargai inisiasiku dan sangat bersyukur pada Guru karena memberiku kesempatan sekali seumur hidup. Metode Quan Yin telah mengobati rasa hampa dan sepiku. Sesudah inisiasi, aku mempelajari ajaran-ajaran rohani Guru dengan teliti, merasa lapar akan sabdaNya. Aku juga menonton banyak video dan menghabiskan waktu selama berjam-jam mendengarkan ajaranNya. Lalu suatu hari, aku membeli dua video berjudul “Perayaan Peringatan Ketiga Hari Guru Ching Hai, 25 Oktober 1995,” yang mengetengahkan acara-acara hiburan selama Perayaan itu di Hsihu. Saat Guru muncul di video, aku terpana: Guru mengenakan gaun putih panjang dan sehelai kerudung putih, dan para murid menggunakan es kering untuk membuat efek asap di panggung. Guru berdiri di atas panggung, sementara mimpiku pada tahun 1983 muncul kembali dalam ingatanku. Bayangan wanita dalam ruang Bodhisattva Quan Yin itu kembali padaku dan kukenali Ia. Ia adalah GURU! Aku kemudian menyadari bahwa Gurulah yang telah menyelamatkanku dalam mimpi itu dan menjadi sangat gembira dan emosi waktu melihatNya di video. Guru bukan saja menyelamatkanku pada kehidupan lampau, tapi juga pada kehidupan kini. Sejak 1983 Guru telah mengawasi dan menjagaku tanpa kusadari. Terima kasih Guru, atas kasihMu yang abadi dan tak kenal waktu!
Afrika yang DiberkahiDisusun oleh seorang utusan Quan Yin (Asal dalam Bahasa Inggris)Keyakinan pada Guru Membawa KeberhasilanSeorang saudari inisiat berusia 19 tahun dari Togo baru-baru ini berkunjung sendirian ke negara Afrika lainnya untuk berbagi ajaran Guru. Tetapi, ia menjumpai banyak rintangan birokratis selagi meminta ijin pemerintah untuk mendaftarkan center meditasi setempat sebagai Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. Tiap hari ia diberitahu untuk melakukan hal-hal yang berlainan, tapi akhirnya tak ada yang disetujui, dan ia jadi begitu kecil hati hingga setelah dua minggu, ia tak berani mencoba lebih jauh lagi. Ia menangis dan berdoa pada Guru, berharap seseorang akan datang dan membantunya. Kemudian, sewaktu bermeditasi di suatu hari, ia menerima instruksi yang jelas dari Guru: “Beranikan dirimu. Pergilah sendiri. Cari menteri yang bertanggung jawab.” Paginya, ia pergi lagi ke biro pemerintah itu, tapi tak punya bayangan dimana menemukan menteri itu. Baru saja ia melangkah dari eskalator (tangga jalan), ia mendengar para staf berkata bahwa mereka sedang menyambut datangnya menteri yang baru. Jadi, iapun mengikuti mereka. Waktu mereka sampai ke tujuan, mereka berbaris sepasang-sepasang untuk menemui sang menteri. Saudari itu berpasangan dengan seorang pria, dan sementara menunggu, ia berpikir, “Kalau aku bersama pria ini, mungkin tak bisa mengungkapkan diriku dengan jelas.” Lalu, pada saat mereka dipanggil ke kantor menteri itu, telepon genggam pria itu berdering. Mengejutkan, pria itu tinggal di tempat untuk menjawab telpon itu. Karena itu saudari kita pun bisa menemui menteri sendirian. Dua minggu kemudian, center setempat menerima sertifikat pendaftarannya dan saudari itu berseru dengan bahagia, “Ini sungguh mujizat, berkah dari Guru. Sepanjang saya tahu, kelompok rohani lain yang terkenal telah mendaftar selama tujuh tahun, tapi tak pernah berhasil.” Pikiran yang Baik Mengusir BahayaSetelah menerima ijin pemerintah untuk mendirikan center setempat, saudari muda itu mengatur suatu pengumuman melalui radio tentang center tersebut. Diantara banyak pengunjung yang datang ke center itu adalah seorang pejabat tinggi militer yang baru saja kembali dari negara lain dan telah banyak kali menemui kegagalan untuk pindah ke Eropa. Pengumuman radio itu membawanya ke center setempat. Sejak itu, ia setiap hari mengunjungi center untuk membaca publikasi Guru dan menemukan kedamaian batin. Ia sekarang mengerti bahwa perpanjangan tinggalnya di Afrika maksudnya adalah untuk membimbingnya kepada Guru. Tiga bulan kemudian, seorang utusan Quan Yin tiba dan mengenalkan pejabat itu pada Metode Kemudahan. Sejak itulah, Guru mengubah nasibnya dan ia mendapat banyak pengalaman dalam tidurnya. Misalnya, ia berkata, “Suatu kali aku terbangun jam tiga dini hari, bermeditasi setengah jam dan tidur lagi. Dalam mimpi, kulihat seorang bawahanku yang tidak setuju denganku. Ia mengambil senjata dan berusaha menembakku. Kurampas senjatanya dan menodongkan padanya, tapi aku berpikir, ‘Aku sekarang vegetarian. Jelas tak boleh menembak orang.’ Maka kujatuhkan senjata itu, tapi orang itu mengambilnya dan mencoba menembakku lagi. Berikutnya akupun lari dan bersembunyi dan lalu terbangun.” “Pada hari itu juga, aku mengendarai sepedaku di jalan ketika kulihat orang ini sedang menelepon. Kupikir barangkali mimpi itu telah menghilangkan persoalan diantara kami. Maka kudekati ia dan menyapanya. Ia terkejut, berlari ke mobilnya, mengambil senjatanya dan mengarahkan padaku. Lalu saya berkata, ‘Aku melihatmu duluan. Kalau aku bermaksud melukaimu, aku tentu telah melakukannya.’ Lalu aku kendarai sepedaku pergi menjauh, dan ia pergi dengan mobilnya.” Dengan berlatih Metode Kemudahan, saudara ini telah punya
banyak pengalaman dalam meditasi dan mimpinya, dan telah menyadari bahwa
dengan berkah Guru dan pikiran yang baik yang muncul dalam mimpinya, ia
telah mengubah karmanya. Sekarang, ia sedang menunggu untuk menerima
inisiasi Metode Quan Yin. Guru BerkataTersembuhkan dari Penyakit Orang Suci!Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, California, Amerika Serikat, 9 Maret 1994 (Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset video No. 409Kalian adalah orang dewasa dan sangat cerdas. Kecerdasan kalian sangat tinggi. (Semua orang tertawa) Dan kalian mengetahui banyak hal yang saya tidak ketahui, maka mengapa saya harus mengatakan segala hal kepada kalian? Saya hanya dapat mengatakan satu hal kepada kalian: Kalian harus lebih bersemangat hidup. Dan apapun yang kalian ingin lakukan, lakukanlah! Apapun yang menyenangkan bagi kalian, lakukanlah, sepanjang kalian tidak merugikan orang lain. Bila kalian ingin mengenal seorang bintang film, maka kejarlah dia! Bila kalian ingin menemui Presiden, tulislah surat kepadanya. Bila yang kalian inginkan berhubungan dengan perubahan politik atau sosial di dunia, sedikit sulit. Tetapi sejauh ambisi atau kesenangan kalian sendiri, tidaklah begitu sulit, sungguh. Hanya lakukanlah dengan seluruh ketulusan kalian dan seluruh harapan kalian untuk berhasil, maka kalian akan mendapatkannya. Kebanyakan kita tidak bahagia karena kita tidak dapat berhasil dalam apa yang kita ingin lakukan dan karena kita memiliki ketakutan. Kadang-kadang kalian mengasihi seseorang tetapi kalian mengatakan, “Oh, dia terlalu tampan bagi saya.” Siapa tahu? Mungkin kalian yang terlalu cantik baginya! Kalian tidak pernah tahu. Saya tidak mendorong kalian sibuk dengan anak laki-laki. Tetapi, kalian mengerti, itu yang membuat hidup kita menyedihkan: Kita tidak mempercayai diri kita sendiri dan kita tidak berusaha. Sangat mudah. Sebagai contoh, saat saya sangat muda, saya mengagumi mereka yang bekerja di televisi atau yang memiliki stasiun televisi atau radio, seakan-akan mereka adalah Tuhan atau kedua setelah Tuhan. Tetapi sekarang saya mengetahui bahwa itu bukan apa-apa; saya dapat melakukannya. Saya dapat mendirikannya; bahkan saya dapat membelinya. Sangat mudah dan bukan masalah besar. Karena bila kalian tidak mengetahui cara orang menjalankan atau menyelenggarakan suatu stasiun, kalian mengira bahwa mereka adalah Tuhan. Tetapi itu bukan masalah besar. Saat saya di sekolah menengah, saya tinggal di sebelah Stasiun Radio Saigon, yang merupakan stasiun pemancar yang besar. Saya bersebelahan dengannya setiap hari. Dan saya tidak mengetahui apapun tentang ini sehingga saya memuja seluruh penyanyinya yang naik dan turun, masuk dan keluar, dan semua kepribadian yang lewat sekitar atau sebelah rumah saya, masuk ke stasiun raksasa besar yang mirip Tuhan. Dan saya hanya duduk dan memimpikan bahwa suatu hari saya akan menyanyi atau membacakan suatu puisi di sana; saya hanya memimpikannya. Saya tidak pernah mengira akan terjadi. Tetapi kadang-kadang orang-orang di stasiun radio mengadakan beberapa macam lomba, seperti lomba menulis puisi atau menjawab beberapa pertanyaan, kemudian mereka memberi kalian suatu hadiah. Maka saya mencoba dan menang! Hanya sekali, tetapi saya tidak pernah mengira saya dapat menang. Saya mengira terlalu tidak masuk akal bagi saya. Tetapi sesungguhnya, saya hanya mencobanya sekali dan saya menang. Setelahnya, saya pindah ke daerah lain dan tidak ada hubungannya dengan stasiun radio lagi. Saya tinggal di sana mungkin hanya satu atau dua tahun saja, tetapi itu sudah cukup lama. Saya dapat saja masuk ke dalam dan berbicara dengan orang-orang dan menyampaikan bahwa saya ingin menyanyi atau membaca sebuah puisi. Saya membaca sangat baik, maka mengapa saya tidak melakukannya? Karena tiada seorangpun yang memberitahu saya sebagaimana saya memberitahukan kalian untuk melakukannya. (Tepuk tangan) Tentu saja, bukan masalah besar bila saya tidak menjadi seorang penyanyi. Lambat laun saya juga akan, bagaimanapun juga. Tetapi saya tinggal selama tahun-tahun di sana, berada di sekitar stasiun tanpa melakukan apapun yang saya ingin lakukan. Saya dapat melakukannya dan sementara itu saya dapat bersenang-senang. Tetapi mungkin Tuhan tidak menghendaki demikian, begitupun baik juga. Yang saya maksudkan adalah bahwa kalian harus melakukannya. Saya kira tidak semua dari kalian akan menjadi Guru, bagaimanapun, maka mengapa tidak bersenang-senang! (Gelak tawa) Mungkin Tuhan menginginkan saya menjadi seorang Guru, maka Dia “mencegah” saya, mencegah penyanyi dan artis yang paling berbakat di dunia pada waktu itu.(Tepuk tangan) Tetapi tiada apapun yang dapat mencegah kalian dari melakukan apa yang kalian inginkan dan mewujudkan impian-impian kalian. Bersenang-senanglah “untuk terakhir kali!” Sesungguhnya saya harus berusaha untuk bersenang-senang. Saya berusaha segala macam hal agar diri saya tetap di sini. Jika tidak, tiada apapun menahan saya di sini, maka apa yang dapat saya lakukan? Orang-orang terus menanyakan kepada saya sepanjang waktu, “Mengapa Anda memakai rias wajah? Mengapa Anda mengenakan pakaian-pakaian yang indah?” dan hal-hal yang serupa itu. Sebelum saya menjadi Maha Guru, Guru Ching Hai, saya hanya seperti ini. (Guru menunjuk pada pakaian “biasa”nya.) Dan kemudian untuk waktu yang lama saya tidak seperti ini. Dan sekarang saya telah menjadi seperti ini lagi. Karenanya agak membingungkan bagi saya juga, tetapi tidak ada apapun yang membingungkan. Seperti halnya saat seseorang bertambah tua, dia menjadi seperti seorang anak lagi. Maka mungkin itu yang terjadi pada saya. Sangat sederhana. Seperti halnya kisah yang saya ceritakan kepada kalian, tentang raja yang pergi keluar dan bermain-main dalam kotoran, di keramaian dan adakalanya di sebuah rumah makan yang kotor atau jalan yang kumuh. Dia berjalan hanya bersama beberapa pendamping, hanya karena dia ingin bebas; bebas dari kemuliaan, bebas dari pengamanan, bebas dari ketakutan berjalan di jalan sebagai seorang raja. Kalian mengerti yang saya maksudkan: hanya agar bebas. Maka saya ingin bebas dari kesucian. Dan sekarang saya terbebaskan! (Tepuk tangan) Saya sakit; saya mengidap penyakit meditasi atau penyakit Guru. Baiklah, agar orang-orang mengetahui bahwa saya adalah seorang Guru. Tetapi saya bebas sekarang; penyakitnya mungkin hilang. Maka kadang-kadang kita berlatih beberapa waktu dan menjadi sakit. Itu yang kita sebut “penyakit saleh.” Tetapi kalian harus menyembuhkan diri kalian sendiri. Jejak kesucian apapun yang kalian kenakan sekitar wajah atau hidung atau pergelangan kaki kalian, atau yang kalian sembunyikan dalam hati kalian - kalian harus menyembuhkannya, satu per satu, cepat atau lambat, terserah kalian. Sekarang saya baru ingat suatu kisah untuk menjelaskan ini kepada kalian secara menyeluruh. Karena semua orang suka mengetahui mengapa saya mengenakan pakaian-pakaian seperti ini daripada menanyakan cara saya menjadi seorang Guru Tercerahkan. Mereka menanyakan banyak pertanyaan kepada saya dan akhirnya mereka berkata, “Wow, saya hanya meniliki satu pertanyaan, tetapi saya tidak berani bertanya; dapatkah saya…” Dan akhirnya, kucingnya keluar dari karung;: “Mengapa Anda mengenakan ini?” Seperti itu. Di Tibet, ada banyak orang yang berlatih terbang. Bagaimana mereka melakukannya? Seperti halnya di Cina dimana mereka berlatih Chi Kung (semacam bela diri orang Cina, yang melatih para praktisinya agar menjadi sangat ringan). Kalian dapat terbang, kalian dapat melompat ke atas atap, sangat tinggi atau sangat jauh. Orang-orang masih melakukan bentuk latihan ini di Cina. Kadang-kadang kalian melihat Kung Fu yang bukan sebenarnya. Tetapi ini menunjukkan kebenaran dari jaman dahulu saat orang-orang masih dapat terbang. Pada masa sekarang, sebagian orang-orang di Tibet masih dapat terbang; karena keadaan yang sulit di Tibet mereka tidak memiliki kendaraan. Mereka hanya memiliki pegunungan dengan salju yang adakalanya membeku sepanjang tahun. Maka mereka harus pergi sangat jauh tanpa banyak bekal atau banyak rumah makan atau apapun di tengah perjalanan. Mereka harus membawa banyak bungkusan kecil barang-barang. Kadang-kadang mereka bahkan tidak memiliki kuda, atau mereka hanya memiliki apa yang mereka sebut sebagai yak (lembu himalaya yang besar, berwarna coklat tua, berambut panjang). Kemudian mereka harus pergi apa adanya. Mereka tidak dapat terlalu lama; kadang-kadang mereka harus pergi cepat-cepat untuk beberapa hal yang penting. Maka mereka harus berlatih terbang semacam ini. Dan sebagian orang berlatih demikian keras sehingga tidak pernah dapat mendarat di tanah lagi. Mereka selalu tetap terbang di udara. Kalian dapat membaca buku-buku Alexandra David-Neel mengenai ini. Seluruhnya benar, tetapi saya harus menghubungkan dengannya agar kalian mengetahui saya tidak berbicara bohong. kalian akan mengetahui orang-orang menulis tentang ini dan kalian akan memiliki bukti. Apa yang terjadi pada orang-orang ini saat mereka terbang sepanjang waktu di udara yaitu mereka harus turun kadang-kadang, maksud saya sedikitnya untuk ke kamar kecil atau mandi. (Gelak tawa) Setelah terbang terlalu lama, mereka berbau juga! Maka mereka harus turun kadang-kadang. Mereka harus memakai banyak rantai besi logam berat melilit tubuh mereka agar mereka dapat mengendalikan dan mengimbangkan saat mereka berangkat dan mendarat. Itu yang mereka lakukan. Maka kadang-kadang bila kalian pergi ke Tibet dan memandang ke langit, kalian akan melihat seperti itu. Dan kalian akan mengira mereka sedang menyiksa diri mereka sendiri dengan merantai tubuh mereka dan sebagainya. Tetapi itu yang mereka harus lakukan. Bila mereka terbang terlalu tinggi dan mereka terlalu ringan, mereka harus membuat diri mereka lebih berat agar mereka dapat mendarat di tanah dan tinggal di tanah selama yang mereka inginkan. Jika tidak, mereka hanya akan terbang di udara sepanjang waktu. Serupa halnya, saat kita pertama-tama berlatih rohani, setelah beberapa waktu kita menjadi seorang suci atau seorang Budha dan berkata, “Oh, saya tidak mempercayai itu; saya tidak melihat itu; saya tidak berbicara kepada orang itu; saya tidak mengenakan pakaian-pakaian jenis itu.” Itu saat kejemuan kalian yang paling berat. (Gelak tawa) Maka, setelah beberapa waktu, kalian terlalu suci, dan kalian harus menyembuhkan diri kalian sendiri. Kalian harus menarik diri kalian sendiri turun ke tanah lagi, agar dapat menyatu dengan masyarakat dan melakukan sesuatu dengan pengetahuan kalian, Kesucian atau Kebijaksanaan kalian. Karena banyak orang membutuhkan kalian; kalian tidak dapat hanya berkeliaran di Surga sepanjang waktu. Juga tidak baik bagi kalian saat kalian berada di sini. Bila saya selalu berada di Nirwana, saya tidak akan peduli apapun; saya hanya tinggal di Nirwana sepanjang waktu. Maksud saya sebagai manusia, bukannya saya harus terbang ke langit. Kemudian saya tidak akan berhubungan dengan kalian, dan saya tidak akan pernah mengerti mengapa kalian menderita. Saya tidak akan mengetahui apapun tentang mentalitas kalian. Saya tidak akan mengetahui apapun. Saya tidak akan mengerti penderitaan atau kasih kalian, kebencian, kegagalan dan kebaikan kalian. Saya tidak akan mengerti apapun karena saya terlalu saleh, terlalu suci: S-U-C-I. (Gelak tawa dan tepuk tangan) Maka ini adalah rantai-rantainya. Tidak masalah apa warnanya. Mereka hanya kotoran: kotoran kuning, kotoran biru, kotoran putih - jadi mengapa peduli? Mereka, Orang-orang yang mencela saya adalah para suci; itu alasannya. Mereka berada dalam rumah sakit orang-orang suci. Maka segera setelah mereka keluar, mereka akan mengenali. Mereka akan menjadi baik lagi dan kita dapat berbicara kepada mereka. Jadi tidak perlu kuatir; terlalu suci juga tidak baik. Kita tidak bersentuhan dengan kenyataan, sehingga kita dapat menjadi tidak seimbang. Seperti halnya orang-orang di Tibet yang selalu terbang di langit dan tidak pernah dapat turun ke kamar kecil. Hanya pastikanlah bahwa bila mereka tidak mengenakan rantai, jangan lewat di bawah mereka. (Gelak tawa) kalian dapat bermasalah. Mengganti pakaian kalian tidaklah selalu nyaman di ketinggian dan iklim yang dingin seperti itu. Jangan katakan saya tidak memperingatkan kalian!
Kisah SejatiKesedihan adalah BuddhiOleh saudari inisiat H. Vu, Indiana, Amerika Serikat (Asal dalam Bahasa Inggris)Sepuluh tahun yang lalu, orangtua saya sangat risau ketika suami saya dan saya mulai melakukan diet vegetarian dalam keluarga kami karena anak-anak kami baru berusia lima dan delapan tahun pada waktu itu, dan orangtua saya berkeyakinan bahwa diet vegetarian tidak baik bagi anak-anak. Lambat laun, ayah dan ibu saya semakin risau ketika mereka mengetahui bahwa kami mengikuti Guru Ching Hai dan berlatih rohani. Perasaan mereka ini “diperkuat” oleh pemberitaan media setempat, yang menerbitkan informasi yang tidak benar tentang Guru. Untungnya, keluarga kami tinggal di negara bagian lain yang berjauhan sehingga tidak terlalu terpengaruh oleh reaksi yang menghakimi dan rasa tidak suka dari orangtua saya. Namun karena kasih sayang mereka kepada saya dan cucu-cucu mereka, kami melakukan penerbangan ke rumah mereka di San Jose hampir setiap tahun untuk mengunjungi mereka, dan setiap kali bepergian ke sana merupakan suatu pergulatan. Di dalam rumah tangga yang setiap kalinya makan daging dan mempunyai getaran buruk dimana-mana, saya merasakan kekeringan rohani dan sungguh berharap agar akhir minggu lekas tiba agar kami dapat mengikuti meditasi kelompok di center setempat. Ayah saya merupakan seorang yang keras sepanjang hidupnya - terhadap setiap orang, khususnya terhadap ibu saya. Dia mengeluh, mengomeli dan membuat jengkel ibu saya hampir setiap hari. Akan tetapi, ibu saya adalah orang yang paling toleran (sabar) di dunia ini! Sekalipun telah 45 tahun menikah, dia tetap rileks dan sabar. Saya sungguh mencintai ibu saya, karena itu saya sangat kecewa dengan ayah saya meskipun saya juga mencintai ayah saya. Setiap kali saya mengunjungi mereka (sebelum dan sesudah saya diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin), ayah saya dan saya bertengkar karena ibu saya. Setelah bertahun-tahun berlatih rohani, saya menyadari bahwa kunjungan ke orangtua saya merupakan alat untuk mengukur kemajuan rohani saya. Saya ingat Guru pernah memberikan nasehat: “Biarkanlah mereka mengetahui bahwa berlatih Metode Quan Yin sungguh-sungguh baik bagi kalian. Jika mereka melihat kalian memancarkan kasih dan energi dan mempunyai kerinduan akan keindahan, Kebajikan dan Kebenaran, mereka akan tahu bahwa jalan yang kita tempuh adalah jalan yang sejati dan sangat bermanfaat. Tidak perlu banyak berkotbah tetapi sebaliknya jadilah teladan/contoh.” Tanpa mengunjungi orangtua saya secara teratur, bagaimana mereka bisa mengetahui kemajuan saya? Setiap tahun, sekembalinya dari rumah orangtua saya, saya merasakan bahwa saya telah naik satu tingkat lagi pada tangga rohani: hati saya menjadi lebih damai, dan semakin jarang berbantahan dan semakin toleran - dengan cinta dan pengertian untuk ayah saya. Setiap kali makan bersama selama kunjungan kami, saya membuat masakan vegetarian yang lezat untuk keluarga; meskipun tetap masih ada makanan berdaging di meja. Setelah beberapa tahun, saya tidak lagi merasa tidak nyaman untuk menggunakan panci-panci atau alat-alat dapur mereka. Pembicaraan saya dengan mereka juga semakin santai dan lebih membumi, seperti sebelum saya diinisiasi. Keluarga kami membawakan mereka cinta kasih, kegembiraan dan sukacita yang lebih banyak dibanding sebelum kami diinisiasi. Setiap kunjungan tahunan, mereka dapat melihat bahwa anak-anak saya tumbuh besar, sehat, tinggi, bahagia dan rupawan, dan orangtua saya sangat senang. Akan tetapi, sifat pemarah ayah saya masih tetap ada. Sementara dia harus setiap hari merawat ibunya yang sakit, yang berusia sembilan puluhan, dan juga harus merawat puteranya yang sakit mental, yang berusia awal 40 tahun, ayah saya menumpahkan rasa frustrasinya kepada ibu saya. Selama tahun 2000 dan 2001, kondisi fisik nenek saya dan keadaan mental saudara saya semakin memburuk. Usia nenek mendekati 100 tahun, dan menjadi sangat lemah sehingga Ayah harus mengurus setiap keperluannya. Dan keadaan mental saudara saya sangat terganggu sehingga dia mulai semakin bersikap merusak dan menentang ayah saya. Di bawah tekanan yang meningkat ini, ayah saya merasa letih fisik dan mental. Kemudian suatu hari, ayah saya menelepon saya dan bertanya, dengan nada suara halus yang tidak sebagaimana biasanya, apakah saya dapat membantunya untuk mengatasi masalah saudara saya. Dia telah kehabisan akal, hampir putus asa, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dia mempertimbangkan untuk menemui seorang biarawan atau seorang rohaniwan untuk meminta pertolongan! Ayah pasti sudah tidak tahan, meskipun karakter ayah yang keras dan kuat seperti harimau, sekarang menjadi lemah seperti anak domba. Saya terdiam. Karena penolakan ayah sebelumnya terhadap ajaran-ajaran Guru, saya berusaha untuk menemukan cara yang bijaksana untuk mengenalkan bimbingan Guru kedalam hidupnya. Pada hari itu saya menulis surat untuk menghibur ayah dan menyertakan CD Nyanyian Budha yang dibawakan Guru. Saya minta kepadanya untuk memainkan CD itu selama 24 jam dan melafalkan nama Guru bilamana dia merasa perlu. Karena sudah putus asa, dia akhirnya mendengarkan nasehat saya. Seluruh keluarga, termasuk Nenek, mendengarkan nyanyian itu setiap hari. Beberapa minggu kemudian, ayah saya memberitahukan saya, “Sesuatu tampaknya telah bekerja” dan mengatakan bahwa dia merasa lebih baik. Setelah beberapa bulan, saya mulai mengirimkan dia kaset-kaset Guru, acara TV Guru serta hiburan musik dari Guru. Keajaiban terjadi! Nenek, saudara dan orangtua saya semuanya mendapatkan manfaatnya. Kondisi mental saudara saya lambat laun semakin stabil, dan tidak bersikap merusak lagi dan dia berada dalam dunianya yang “damai”, dan sifat ayah saya yang pemarah semakin berkurang. Sekalipun pendengaran nenek saya semakin memburuk, dia masih dapat mendengarkan nyanyian Guru setiap hari dan menonton pertunjukan yang dibawakan oleh murid-murid Guru. Dengan harapan yang tulus dan kesabaran dari ayah saya, kegelapan perlahan mulai lenyap dan cahaya mulai tampak. Beberapa bulan kemudian, Nenek meninggal dunia dengan tenang ketika sedang tidur sementara nyanyian Guru dimainkan untuk lebih memberkahinya sampai dia dikuburkan. Sejak saat itu orangtua saya berdiet vegetarian penuh dan mendengarkan ajaran-ajaran Guru setiap minggu melalui acara radio setempat yang diudarakan oleh rekan-rekan sepelatihan di San Jose. Bulan Agustus ini, keluarga saya terbang ke rumah orangtua saya untuk mengunjungi mereka, dan ini merupakan perjalanan yang paling menyenangkan yang pernah saya alami selama 21 tahun pernikahan kami! Sungguh mengejutkan, ayah saya menunjukkan bagaimana dia sekarang pandai memasak makanan vegetarian yang sehat dan bagaimana dia dan ibu saya menyukai acara radio Guru. Anak-anak saya berpikir bahwa “tidak mungkin dan tidak dapat dipercaya” kakek mereka dapat berubah seperti itu! Kini ayah saya yang selalu ditakuti oleh anak-anak saya, dapat menjadi manis seperti orang lainnya! Dan setiap kali menelepon ke rumah, saya mendengarkan suara ayah saya yang damai dan bahagia, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kebahagiaan memenuhi hati saya bilamana saya memikirkan keajaiban ini, dan saya selamanya bersyukur atas daya cinta kasih Guru. Tidak ada apapun yang tidak dapat dilakukan Guru asalkan kita mengijinkan Dia masuk ke dalam hati kita. Laporan MediaKota New York Memberlakukan Undang-Undang yang Lebih KerasSehari sebelum perayaan terbesar Malam Tahun Baru 2002, Walikota New York menyetujui undang-undang anti-rokok yang paling keras di Amerika, sementara itu Gubernur New York memperkeras undang-undang mengemudi. Larangan merokok, berlaku hampir di setiap gedung umum di kota itu, mulai tanggal 30 Maret 2003. Para perokok mengajukan tuntutan bahwa undang-undang itu telah melanggar hak mereka, dan dapat membuat bangkrut beberapa perusahaan yang berkaitan dengan rokok, tetapi melindungi mereka yang tidak merokok adalah yang terpenting, demikian pernyataan dari Walikota Michael Bloomberg. Selain itu, Gubernur George Pataki telah memperketat undang-undang bagi pengemudi yang mabuk, yang diharapkan dapat membuat jalan-jalan menjadi lebih aman. Kedua hal ini dibuat untuk meningkatkan kondisi sosial saat ini dan untuk meningkatkan kesehatan dan keamanan masyarakat. Untuk laporan detailnya, silah kunjungi http://www.nyc.gov/html/om/html/2002b/pr219-02.html
Tanya Jawab PilihanBerbagai Malaikat:Para Dewa dan Dewi PelindungDisampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, California, Amerika Serikat, 9 Maret 1994(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 409T: Guru, saya memiliki
pertanyaan tentang para malaikat. Saat ini ada banyak diterbitkan buku
tentang para malaikat: para malaikat pelindung dan makhluk khusus yang
seharusnya berada di sini bagi kita agar saat kita memiliki kesulitan
dan masalah, kita dapat mencari malaikat pelindung untuk membantu kita.
Guru, apakah Anda percaya adanya para malaikat pelindung untuk maksud
ini? Dan bagaimana kita mengetahui apakah ada malaikat pelindung bagi
kita? Tetapi mereka yang memiliki kekuatan Guru bersama mereka merupakan yang paling kuat, paling cepat dan selalu memiliki lebih banyak kekuatan dan dapat membantu dalam banyak keadaan. Malaikat yang lain, kekuatan mereka terbatas karena mereka harus mempertimbangkan karma orang tersebut, apakah orang itu pantas atau tidak untuk dibantu. Kekuatan Guru tidak memperhitungkan itu. Begitu orang tersebut adalah seorang murid, dan dengan tulus ingin mengubah hidupnya, bagaimanapun Guru akan membantu. Sehingga Guru kadang-kadang mengutus yang disebut malaikat untuk membantu orang-orang, termasuk para muridNya. Dan Guru sendiri membantu para murid secara pribadi, melalui tubuh jelmaannya. Itu yang paling kuat. Semua orang harus memberi jalan saat Guru ada di sana. (Tepuk tangan) Sekarang jenis malaikat pelindung yang kedua adalah roh-roh dari mereka yang telah meninggal, yang telah keluar dari dunia ini tetapi masih dalam pelatihan atau memiliki keinginan membantu mereka yang masih hidup, yang memiliki hubungan dengan mereka, atau mungkin dengan sanak saudara mereka atau teman atau siswa atau mereka yang berada dalam profesi yang sama, untuk membantu mereka mengembangkan bakat dan pendidikan mereka dari “balik layar.” Jadi ada dua jenis makhluk yang membantu kita: para malaikat yang berasal dari Surga dan mereka yang telah meninggal. Ada berbagai tingkat malaikat. Tetapi manusia yang telah menjadi malaikat memiliki lebih banyak keuntungan dari Tuhan. Para malaikat juga memiliki sifat-sifat yang berbeda dari sifat-sifat manusia. Para malaikat dapat dimusnahkan tanpa masalah apapun, tanpa pengaruh apapun pada seluruh kosmos. Karena malaikat tidak memiliki sifat-sifat abadi seperti yang manusia miliki. Maka tingkat malaikat tidak di atas tingkat manusia. Manusia berada di atas tingkat malaikat. Malaikat dapat dibuat, (Guru menjentikkan jariNya, menunjukkan “seketika”) dapat dimusnahkan, dapat diperintah, dapat digandakan, dapat dikurangi, tetapi manusia tidak dapat, karena kita abadi. (Tepuk tangan)
Sifat Kekuatan-Kekuatan NegatipDisampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, California, Amerika Serikat, 9 Maret 1994(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 409T: Sebuah buku yang baru
keluar yang berjudul “Embraced by the Light (Diliputi Cahaya),” yang
isinya mengenai suatu pengalaman mati suri seorang perempuan beberapa
tahun yang lalu. Salah satu kejadian yang dia tulis adalah tentang
setelah pengalaman mati surinya, dia dikejar oleh iblis atau sesuatu
yang tampak seperti setan. Dan saya ingin mengetahui apakah ada setan
sebagai suatu kepribadian, atau dia lebih mirip suatu simbol kejahatan
yang dapat berada dalam masing-masing kita? Itu adalah tujuan dari latihan berada dalam hadirat Tuhan dan bermeditasi setiap hari: untuk mengembangkan sisi positip sifat-sifat kita. Maka saat perempuan itu melihat apa yang disebut iblis, dia sebenarnya melihat mereka karena mereka juga berada di segala tempat. Hanya saja kita tidak melihat mereka karena kekuatan positip kita kuat. Bila entah bagaimana kita menyeberang ke sisi yang negatip atau bila kita ingin mengintip daerah negatip, maka kita dapat melihatnya. Tentang kekuatan negatip, saya harus menjelaskan kepada kalian dari mana asalnya. Saya dapat menggunakan Kitab Suci Budha dan menjelaskannya secara ilmiah. Dalam salah satu Kitab Suci Budha yang sangat terkenal, Sutra Lankavatara, sang Budha menyampaikan bahwa manusia dapat menciptakan segala jenis iblis melalui perilaku atau cara hidup mereka. Sebagai contoh, makan daging atau tindakan yang agresif atau penuh kebencian menjadi semacam energi, kemudian pelan-pelan akan membentuk jenis kekuatan gelap ini. Dan bahkan ini kemudian dapat muncul dalam bentuk apapun, seperti sifat energi yang kadang-kadang dapat tampil dalam bentuk. Sebagai contoh, dengan energi elektromagnet, kadang-kadang kalian hanya menekan beberapa tombol dan berbagai bentuk muncul pada layar. kalian dapat menciptakan sebuah film kartun tanpa apapun, hanya dari energi listrik atau energi elektromagnet. Kadang-kadang kita dapat menciptakan suatu kekuatan, dengan atau tanpa bentuk. Demikian pula, kekuatan yang jahat macam ini dapat tampil dalam suatu bentuk karena mereka juga merupakan energi. Mereka dapat diisi maka mereka dapat dibentuk, dan tampil seperti setan atau iblis, dengan penampilan-penampilan yang sangat menyimpang karena mereka merupakan kekuatan negatip, sehingga mereka tidak bisa cantik. Maka kadang-kadang orang-orang dapat melihat mereka. Kita manusia juga menciptakan mereka, tetapi hal demikian tidak nyata. Pada satu sisi mereka merupakan khayalan, seperti halnya para mailaikat. Mereka nampak memiliki bentuk, tetapi mereka tidak nyata. Mereka tidak abadi; mereka dapat dimusnahkan; dapat diusir; dapat digandakan, dapat dikurangi. Mereka bukan bentuk nyata. Tidak abadi. Tidak memiliki hakikat Tuhan dalam diri mereka. Orang-orang kadang-kadang dapat melatih diri mereka untuk melihat setan, seperti halnya kita dapat melatih diri kita untuk melihat Tuhan. Maka beberapa tukang sihir atau yang disebut tukang guna-guna melatih diri mereka untuk menghadapi iblis, menundukkan mereka atau menggunakan mereka untuk beberapa maksud. Itu mungkin saja. Kalian bahkan dapat membuat mereka; telah dibuktikan bahwa kita dapat membuat berbagai hal terjadi. Mereka dapat dibentuk dengan menggunakan energi. Sekarang, bila kalian membaca buku yang berjudul Magic and Mystery in Tibet (Sihir dan Misteri di Tibet) oleh Alexandra David-Neel, yang mengisahkan bahwa orang-orang di Tibet dapat menggunakan kekuatan mereka sendiri dalam berlatih konsentrasi untuk membuat makhluk lain dalam bentuk atau penampilan apapun yang mereka inginkan. Kalian dapat memunculkan seorang biarawan; seorang awam, atau seorang gadis cantik. Ini cara-cara yang digunakan Surga untuk menciptakan para malaikat. Dan ini cara-cara yang kita gunakan, kadang-kadang dengan atau tanpa niat melalui tindakan dan pikiran kita, untuk menciptakan iblis. Alexandra sendiri membuat seorang biarawan, hanya untuk mencobanya melalui cara itu. Maka dia membuat sorang biarawan. Tetapi setelahnya, biarawan itu menjadi lepas kendali. Bentuknya adalah biarawan. Dan Alexandra mengatakan bahwa pada mulanya dia membuat seorang biarawan yang periang, seorang biarawan tua, gemuk yang bahagia, yang tidak suka repot-repot. Tetapi kemudian, sejalan dengan perkembangannya, biarawan itu menjadi tidak dapat dikendalikan dan menjadi makin kurus, makin jahat dan agresip. Maka akhirnya dia harus memusnahkan biarawan itu, dengan menggunakan seluruh kekuatannya. Karena sekali kalian menciptakan sesuatu, sulit untuk memusnahkannya bila kalian tidak memiliki kekuatan itu. Tetapi hal-hal ini bukan cerita dongeng belaka. Orang-orang masa kini masih dapat melakukannya.
Musik Dunia atau Musik Menusuk (Music of the Spheres or Music of the Spears) ?Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, California, Amerika Serikat, 9 Maret 1994(Asal dalam Bahasa Inggris) Kaset Video No. 409T: Akankah Anda
mengatakan bahwa dalam beberapa kasus, musik modern mendorong semacam
perasaan dan suasana tertentu, yang dapat lebih banyak menciptakan suatu
lingkungan jahat bagi orang-orang muda saat ini atau mungkin bahkan
dunia ini, hanya dari suasana hati yang cenderung menciptakannya? Seperti halnya saat mereka pergi berperang, tahukah kalian musik apa yang mereka perdengarkan? Bukan “Saya mengasihi kalian!” atau apapun seperti itu, tetapi “Bong! Bong! Bong! … Bum! Bum! Bum!” Segala macam nada-nada kematian dan melodi yang agresif diberikan kepada para serdadu. Maka mereka hanya berbaris dan berbaris kemudian meninggal begitu saja. Karena pada saat mereka ingin membunuh, mereka dalam suasana hati untuk membunuh. Maka musik sangat penting, tentunya. Lintasan PeristiwaLaporan dari ThailandFestival Kebenaran dan Keindahan di Tanah Spiritual Kuno[Bangkok] Pada hari Minggu, 15 Desember 2002, para inisiat setempat dan utusan Quan Yin yang sedang berkunjung ke sana, mengadakan seminar video dan pameran lukisan Guru di center Bangkok untuk membawakan pesan Surgawi Guru tentang Kebenaran dan Keindahan kepada orang-orang Thailand dan untuk membawa negara itu ke dalam keharmonisan spiritual. Rekan-rekan sepelatihan dari Thailand sangat bersemangat untuk dapat berpartisipasi dalam acara yang dipenuhi berkah kasih Guru ini. Seminar ini juga mempertunjukkan lukisan-lukisan Guru dengan penataan ruangan seperti galeri di lantai pertama center Bangkok, yang telah dihiasi dengan banyak bunga warna-warni dan diterangi oleh lampu sorot. Disamping itu, para tamu disuguhkan makanan-makanan vegetarian internasional yang ditata dengan indah dan disajikan di atas piring-piring keramik dekoratif. Para pengunjung sangat puas dengan kehangatan, keramahan dan kesempatan untuk dapat mencicipi hidangan yang disajikan dan untuk mengagumi lukisan-lukisan Guru. Para inisiat yang hadir juga merasa sangat kagum dan memberikan penghargaan tinggi akan bakat surgawi Guru. Selanjutnya, para tamu mengikuti seminar video tentang ajaran-ajaran Guru. Selama hampir satu jam, utusan Quan Yin menjawab pertanyaan yang penuh antusias dari hadirin. Separuh dari tamu yang hadir tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan dan banyak yang mendaftar untuk inisiasi. Peristiwa ini pertama kalinya terjadi di Bangkok dimana banyak sekali orang mendaftar untuk belajar Metode Kemudahan dan banyak diantara mereka yang menunjukkan keinginan yang tulus untuk mencapai pembebasan abadi dan belajar lebih banyak tentang ajaran Guru. Kami mengakhiri seminar dengan makan malam yang lezat, yang sekali lagi membuat para tamu merasa hangat dan nyaman. Kami berterima kasih kepada Guru karena membuat seminar video yang baru pertama kali diadakan di Bangkok ini demikian sukses.
Retret Akhir Tahun untuk Perdamaian Dunia[Bangkok] Di tengah situasi dunia yang penuh pergolakan, rekan-rekan sepelatihan di Thailand baru-baru ini mengadakan retret akhir tahun selama dua hari untuk berdoa bagi perdamaian dunia. Para inisiat dari seluruh negeri berkumpul di sebuah tempat berjarak 80 km dari Bangkok untuk bermeditasi bersama dan berdoa untuk dunia yang lebih indah di tahun mendatang. Selama retret, beberapa orang meneteskan air mata sewaktu menonton video Guru “Hargailah Nilai Inisiasi.” Tetapi penonton sering larut dalam tertawa riang ketika menonton ceramah Guru yang penuh humor saat retret di Young Dong, Korea Selatan pada tahun 2000. Kekuatan ilahi Guru yang luar biasa menyentuh ke dalam jiwa mereka dan kasihNya yang tanpa batas mencairkan banyak hati yang membatu. Dua hari berlalu dengan cepat dan retret segera berakhir, seiring dengan kasih Guru yang kembali memenuhi hati rekan-rekan di Thailand, yang berharap untuk dapat membagikan kepuasan dan kebahagiaan mereka dengan orang-orang yang masih menderita di seluruh penjuru dunia.
Keterangan gambar:Masakan vegetarian yang lezat yaitu manisan ala Thai, masakan internasional yang eksotis dan pahatan dari buah yang menakjubkan.Para tamu mengagumi lukisan-lukisan Guru dengan galeri yang dihias indah di center Bangkok.Para penonton menyaksikan DVD Guru dengan minat dan penghargaan sepenuhnya.
Laporan dari AustraliaHati yang Murni Dekat dengan Tao[Melbourne] Tahun 2002 ini baru pertama kalinya para inisiat Center Melbourne membuka satu gerai (stan) di Pameran Terapi alami, diadakan di akhir pekan tanggal 16 dan 17 November di Melbourne. Ketika membagikan pamflet di pameran, saudara dan saudari inisiat memperhatikan reaksi yang menarik dari orang-orang. Ada yang jalan terus melewati gerai kami tanpa menoleh, ada yang melirik sebentar lalu terus berjalan, sementara itu ada juga yang berhenti untuk melihat video Guru dan mengambil pamflet. Tidaklah mengejutkan bahwa kebanyakan pengunjung yang ingin tahu adalah anak-anak. Seorang bayi yang berada dalam gendongan-belakang ayahnya, berusaha memutar kepala mungilnya untuk melihat video Guru, ketika ayahnya melewati gerai kami. Gadis kecil lainnya, usianya sekitar dua tahun, datang dan memberikan kami dua bola warna-warni yang sedang dimainkannya, dan perhatiannya beralih kepada buku contoh Guru. Dia menatap kami seperti berkata, "Boleh saya ambil ?” “Tentu saja boleh! Silakan,” kami jawab dengan senyum mengerti. Perjumpaan dengan anak-anak ini mengingatkan kita sebagai praktisi Quan Yin, kita harus menjaga atau mungkin menemukan kembali sifat kekanak-kanakan kita seperti pikiran yang terbuka dan selalu polos bersemangat. Kualitas seperti di atas membantu latihan rohani kita, dan latihan kita akan membantu meningkatkan tingkat spiritual dunia. Terima kasih, Guru, atas peringatan yang luar biasa ini
Laporan dari Korea“Kita Semua Satu” Pesta Natal di Center Seoul[Seoul] Tanggal 21 Desember 2002 center Seoul mengadakan pesta Natal yang istimewa. Acara ini sangat unik karena dirancang untuk mengikutsertakan sebanyak mungkin inisiat. Berkat bantuan yang profesional dan mendetail dari rekan-rekan inisiat, suasana pesta menjadi hangat dan indah, dan seluruh acara didokumentasikan dalam video. Acara pembukaan diisi oleh musik dan tarian yang menggambarkan tiga cobaan yang dihadapi Yesus menurut Perjanjian Baru: ketidaksetiaan, kemasyhuran dan wanita. Acara selanjutnya tarian komedi diiringi oleh lagu-lagu natal yang dipentaskan para inisiat, termasuk seorang biarawati beragama Budha. Semua yang hadir ikut hanyut menikmati suasana santai dan bebas yang diciptakan oleh pertunjukan yang lucu juga karena ikut sertanya banyak inisiat. Acara selanjutnya adalah pagelaran busana Happy Yogi (Yogi Bahagia), yang baru pertama kali diadakan di Korea. Para inisiat dari segala usia ikut dalam pagelaran ini, mereka dengan gembira mengenakan pakaian yang indah dan anggun hasil rancangan Guru, dan disambut dengan tepuk tangan hangat penonton. Selanjutnya, dilakukan pemutaran video istimewa, yaitu para inisiat termasuk siswa penghubung, inisiat yang bertugas di SM Vegetarian Buffet, staff VegeLove Bakery, saudara-saudari sepelatihan yang lain mengungkapkan rasa syukur, harapan-harapan dan komentar lain untuk teman-teman inisiat di center Seoul. Karena itu, di hari yang istimewa ini, tidak ada satu orang pun yang hanya menjadi penonton. Partisipasi inisiat yang penuh kegembiraan menyatukan kami dan benar-benar seperti ajaran Guru. “Kita semua Satu.” Keterangan gambar:Tarian komikal (lucu) oleh sejumlah rekan inisiat.Pagelaran busana Happy Yogi yang pertama dibawakan oleh teman-teman inisiat Korea, musik dan koreografinya dipersiapkan dengan baik.
Laporan dari BulgariaAjaran Guru Bersemi di Seminar Spiritual[Sofia] Pada tanggal 10 November 2002, Asosiasi Yoga Bulgaria mengadakan seminar di ibukota negara, Sofia, dan mengundang perwakilan dari berbagai kelompok spiritual, seperti meditasi Transendental, murid-murid guru India Sri Chinmoy, organisasi Hari Krishna dan Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai Bulgaria. Setiap kelompok diberikan waktu satu jam untuk mengadakan ceramah. Untuk memulai ceramah, perwakilan Asosiasi secara singkat memperkenalkan ajaran Guru Ching Hai kepada para peserta. Lalu kaset video dalam bahasa Bulgaria yang isinya memperkenalkan metode Quan Yin diputar. Selama pemutaran video, para penonton sangat tertarik dan menanyakan banyak pertanyaan spiritual tentang metode Quan yin dan Guru. Di depan gedung, para inisiat telah mengatur buku-buku Guru, kaset audio dan video di sebuah gerai untuk para pengujung melihat-lihat. Sementara buku-buku dan kaset dipamerkan, “Nyanyian (Chanting) Budha” diputar terus menerus. Banyak pengunjung yang berhenti di depan gerai buku dan meminta buku contoh gratis dan selebaran dengan alamat dan informasi lainnya. Murid-murid dari Sofia dan Plovdiv ikut berpartisipasi dalam seminar itu, dan semuanya puas dengan presentasi yang sukses dan bahagia karena dapat berjumpa dengan banyak pencari Kebenaran yang sangat tertarik dengan Maha Guru Ching Hai dan metode Quan Yin.
Laporan dari JermanMenerjang Hujan Badai untuk Mencari Kebenaran[Heidelberg] Dengan keinginan yang tulus untuk menyebarkan ajaran-ajaran Guru di daerah Heidelberg, para rekan sepelatihan dari Jerman mengadakan lokakarya (sanggar kerja) video di Universitas Heidelberg pada tanggal 6 November 2002. Pda hari itu, angin bertiup kencang dan turun hujan lebat, namun cuaca buruk itu tidak menghalangi orang-orang yang ingin berlatih rohani (aspiran spiritual) untuk datang menonton video ceramah Guru. Kesungguhan mereka dalam mencari Kebenaran sungguh menyentuh hati! Seusai seminar, para pengunjung menikmati makanan kecil vegetarian yang disiapkan oleh rekan-rekan sepelatihan. Semua rekan sepelatihan merasa bersyukur kepada Guru atas pengalaman berharga yang didapat melalui kegiatan yang menyenangkan ini.
Laporan dari VenezuelaOrang-Orang Venezuela Menerima Ajaran-Ajaran Guru dengan Senang Hati[Maracaibo] Selama perjalanan ke Puerto Piritu yang terletak di Venezuela timur pada bulan November 2002, seorang inisiat Kolombia memutuskan untuk meminta seorang teman dari Maracaibo agar datang dan membantu dalam beberapa seminar video yang akan diadakan di daerah itu. Si teman sangat tersentuh oleh cinta kasih Guru selama seminar-seminar itu sehingga dia bertanya apakah kami mau datang ke Maracaibo untuk menyebarkan ajaran-ajaran Guru di sana. Seorang saudari lainnya dari Lima, Peru, yang telah membantu kami dalam seminar-seminar yang kami adakan sebelumnya di Bogota, Kolombia, setuju untuk datang dan membantu di Maracaibo. Sekali lagi, sejak hari pertama, cinta kasih Guru membuat semua perencanaan berjalan lancar dan sempurna. Seorang teman lama membawa kami ke banyak tempat di sekeliling kota dan dalam waktu singkat kami telah memperoleh tempat untuk mengadakan seminar video kami yang pertama di sana. Setiap orang merasakan berkah Guru dalam kehangatan suasana kegiatan ini. Seminar kedua kami diadakan di ruang konferensi yang berdempetan dengan pusat kesehatan holistis. Dan acara seminar ini juga sangat sukses, dengan sebagian besar pesertanya tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan dan mengomentari pengalaman indah mereka selama pentransmisian. Konferensi ketiga diadakan di Facultad de Ingeneria di Universitas Negeri Zulia (Zulia State University). Banyak orang merasa sangat tersentuh oleh ajaran-ajaran Guru pada acara itu dan kami juga mengadakan meditasi kelompok di perguruan tinggi setempat bagi mereka yang telah menerima Metode Kemudahan; sesi ini dihadiri banyak orang dan si pemilik perguruan tinggi itu, yang telah menjadi seorang praktisi Metode Kemudahan, menawarkan kampus itu sebagai tempat meditasi yang tetap. Selain itu, seorang praktisi Metode Kemudahan, profesor dari Universitas Urbe, menawarkan rumahnya, bersama seorang temannya, sebagai tempat untuk meditasi kelompok. Selanjutnya teradapat tiga tempat yang dapat digunakan untuk menampung besarnya jumlah penduduk setempat yang ingin terus berlatih meditasi kelompok Metode Kemudahan. Kami meninggalkan Venezuela dengan dipenuhi cinta kasih ilahi Guru, dengan berharap penuh agar benih-benih spiritual yang telah ditanamkan di hati yang murni dan penuh kebaikan dari para penduduk setempat, akan menghasilkan semakin banyak lagi praktisi Metode Quan Yin di daerah Maracaibo.
Laporan dari CilePerayaan Natal yang Menyenangkan dan Penuh Semangat[Santiago] Pada bulan Desember 2002, rekan-rekan praktisi dari Center Santiago mengorganisasikan perayaan Natal khusus bagi para inisiat, praktisi Metode Kemudahan dan teman-teman mereka. Pertama-tama ditampilkan pertunjukan boneka, yang menarik perhatian anak-anak yang datang. Hadirin kemudian diberikan kesempatan untuk menceritakan lelucon agar tercipta atmosfer yang lebih hidup. Pada saat itu, beberapa inisiat mengambil mikrofon dan mengungkapkan rasa terima kasih dan cintanya kepada Guru, berterima kasih kepada Guru atas kesempatan untuk berbagi dan menikmati saat-saat yang membahagiakan itu. Selanjutnya, semua saudari dan saudara dari Center di sana bersama-sama menyanyikan lagu-lagu Natal yang dipersembahkan kepada Guru kita tercinta, berharap agar Guru mendapatkan banyak kebahagiaan di tahun mendatang. Kemudian, diberikan waktu bagi para saudara untuk menyampaikan perasaan dan gagasan mereka, ditemani dengan sajian kue lezat yang disiapkan oleh para saudari inisiat. Pada akhir perayaan, ada kejutan yang menyenangkan. Seorang saudara inisiat tampil dengan pakaian aneh yang menyerupai anjing, untuk membagikan hadiah-hadiah kepada setiap orang, memberikan sentuhan humor, kehangatan dan keramahan pada acara itu, yang ditutup dengan kebahagiaan.
Laporan dari Ontario, KanadaPameran Kehidupan Seutuhnya di Toronto[Toronto] Pada tanggal 22-24 November 2002, para inisiat dari Center Toronto ikut berpartisipasi dalam Pameran Kehidupan Seutuhnya (Whole Life Expo), pameran terbesar di Kanada yang menganjurkan kesehatan alami dan obat-obatan alternatif. Acara ini memamerkan produk alami kesehatan yang terbaik, layanan jasa yang terkait dan penelitian terbaru, dan menarik lebih dari 200 peserta pameran dari seluruh Amerika Utara. Acara TV, A Journey through Aesthetic Realms (Perjalanan Melewati Alam Estetis), yang ditampilkan di gerai inisiat menarik seorang artis di bidang sinema, yang menyatakan bahwa produser acara TV ini pastilah bekerja dengan sepenuh hati. Ketika para inisiat menjelaskan bahwa meditasi setiap hari dapat membuka kebijaksanaan seseorang dan membuat seseorang dapat berkonsentrasi penuh dengan pekerjaannya, dia setuju bahwa itulah sebabnya acara televisi Guru dibuat secara profesional. Seorang laki-laki yang tertarik pada tulisan "Immediate Enlightenment (Pencerahan Seketika)" di gerai itu, dengan senang mendengarkan perkenalan terhadap Guru dan Metode Quan Yin dan membeli kaset video ajaran-ajaran Guru. Seorang peserta pameran secara khusus mengagumi koleksi puisi Guru "The Lost Memories (Kenangan yang Hilang). Puisi "Love Melody 4 (Melodi Cinta 4)" segera menarik perhatiannya, dan dia memberikan komentarnya tentang keindahan dan kebagusan susunan kata-kata dari puisi-puisi Guru. Selagi menyaksikan salah satu video Guru, seorang pengunjung terhormat berseru, "Dia tampak berbeda dengan adanya rambut!" Laki-laki itu ternyata adalah Philip Starkman, seorang psikoterapi (ahli pengobatan yang menggunakan kekuatan batin) dan penasehat gaya-hidup dengan pengalaman selama hampir 40 tahun dalam berbagai bentuk meditasi dan latihan intensif di biara, kuil dan ashram di Asia. Starkman ingat pada waktu makan siang bersama Guru di sebuah biara Zen di Taipei pada tahun 1985 (pada waktu itu Guru mencukur rambutnya seperti biarawati Budha), dimana Starkman sangat terkesan akan senyuman Guru yang hangat dan menarik hati. Ketika pameran hampir berakhir, seorang inisiat singgah ke gerai dan membagikan cerita yang menyentuh dan luar biasa. Dia membuktikan kebenaran dari apa yang telah dikatakan Guru tentang pembebasan lima generasi dari para inisiat. Sewaktu dia berada di Chicago untuk diinisiasi bersama puterinya beberapa tahun yang lalu, ibunya sedang dalam keadaan tidak sadar. Akan tetapi, ketika dia mengunjungi ibunya setelah dia diinisiasi, ibunya menjadi sadar dan menyatakan bahwa jelmaan Tuhan yang cantik telah muncul di hadapan si ibu. Mendengarkan ibunya menyebut Tuhan sebagai "She (Dia - perempuan)," yang belum pernah terjadi sebelumnya, saudari itu menyadari bahwa ibunya telah melihat Guru. Ibunya juga berkata bahwa beberapa sanak keluarga yang telah meninggal berada dalam keadaan baik, dan bahwa dia akan segera meninggal, tetapi dia akan baik-baik saja. Keesokan harinya ibunya meninggal dunia. Para inisiat yang bekerja pada Pameran Kehidupan Seutuhnya bertemu dengan banyak pencari Kebenaran yang mencari-cari tanpa arah dalam alam rohani tanpa seorang penunjuk jalan yang tepat, dan para inisiat merasakan bahwa mereka adalah yogi yang paling beruntung di dunia ini karena memiliki seorang Guru hidup yang dapat membawa mereka pulang ke Rumah dan menolong sanak keluarga mereka yang telah meninggal melalui latihan rohani mereka.
Laporan dari Amerika SerikatPengalaman Unik pada Festival Spiritual[New Jersey] Pada tanggal 24 November 2002, rekan-rekan sepelatihan dari New Jersey turut berpartisipasi dalam Festival Musim Gugur Tubuh, Pikiran dan Jiwa dengan dukungan dari Center New York. Acara tersebut bertempat di Balai Sidang Holiday Inn, yang berada di persimpangan jalan utama di New Jersey bagian utara. Karena itu banyak pengunjung dari negara bagian lain berdatangan. Karena tema utamanya adalah latihan spiritual, sebagian besar pengunjung telah memiliki pengetahuan atau minat terhadap hal ini, dan memberikan respon positip terhadap penyajian ajaran-ajaran Guru dan Metode Quan Yin. Selain itu, sejumlah hal menarik terjadi pada Festival itu. Misalnya, beberapa pengunjung mengatakan kepada rekan-rekan sepelatihan bahwa mereka dapat merasakan energi positip yang berasal dari foto-foto Guru yang terdapat di gerai pameran itu. Tamu yang paling luar biasa adalah seorang gadis kecil beruisa 15 bulan yang berjalan ke bagian belakang gerai kami dan berdiri diam di depan pemutar kaset, mendengarkan suara ilahi Guru dengan penuh perhatian. Ketika ibunya akhirnya menemukan dia, anak kecil itu menolak untuk pergi, dan memegang erat-erat makrame (barang kerajinan simpul-menyimpul) yang dihiasi dengan foto-foto Guru, memandanginya dengan lama. (Foto 1 dan 2) Kemudian gadis kecil itu berusaha untuk melepaskan pamflet yang ditempelkan pada gerai itu, mungkin untuk menambah koleksi berharganya di rumah (Foto 3). Rekan-rekan praktisi segera memberikannya sebuah pamflet, tetapi dia tidak puas dan menginginkan dua buah, satu untuk ibunya dan satu lagi untuk dirinya. Ibunya yang merasa malu, meminta maaf dan mengatakan bahwa puterinya belum pernah berkelakuan demikian sebelumnya. Gadis kecil itu segera membuka pamflet itu dan berkata "Hai!" ketika dia melihat foto Guru (Foto 4), membuat rekan-rekan sepelatihan tersenyum. Kemudian gadis itu melihat DVD ceramah Guru (Foto 5) dan baru pergi setelah lama dia menikmati acara itu. Dengan berpartisipasi dalam Festival Musim Gugur Tubuh, Pikiran dan Jiwa, para inisiat New Jersey mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja sama dan menciptakan hubungan dengan kelompok spiritual lainnya di daerah mereka. Menyadari bahwa sangat sulit sekali untuk bertemu dengan seorang Guru Tercerahkan dan menemukan metode latihan yang sejati, kini iman mereka akan Metode Quan Yin menjadi semakin kuat. Keterangan gambar:Foto 1 dan 2Foto 5Foto 3Foto 4
Laporan dari Connecticut, Amerika SerikatBerita Bagus dari Kota Kecil di New England[Groton] Tanggal 17 November 2002 adalah hari yang tak terlupakan bagi para rekan sepelatihan yang telah bekerja bersama-sama dalam satu tim dan sukses dalam mengadakan seminar video yang pertama kalinya di Groton, Connecticut, sebuah kota kecil di bagian tenggara dari New England. Seorang wanita dari daerah tersebut mendapatkan sebuah buku contoh setahun yang lalu dan sangat suka pada ajaran Guru, tetapi dia tidak bisa menghubungi rekan sepelatihan setempat. Kemudian, baru-baru ini dia tiba-tiba merasa perlu untuk berbelanja di suatu toko swalayan. Ketika memasuki toko tersebut, dia melihat poster besar yang mengumumkan ceramah video Guru dan dengan girangnya menelpon kami untuk mengatakan bahwa dia akan menghadiri acara tersebut. Ketika mendistribusikan pamflet (selebaran) untuk seminar, para rekan inisiat mendengar banyak orang berkata bahwa mereka telah menonton acara Guru di TV dan sangat berharap untuk mengetahui lebih mendalam tentang ajaranNya dan tentang Metode Quan Yin. Pada hari seminar, seorang tamu mengatakan kepada rekan-rekan inisiat kalau dia telah berlatih meditasi sendiri tanpa belajar dari seorang guru, namun ketika dia melihat poster dari Guru, dia merasakan ada pertalian jodoh dengan Guru. Dia juga memberitahu para inisiat bahwa dia percaya bahwa semua agama mengarah pada Tuhan yang esa (satu). Seorang pengunjung muda yang lain, telah mempelajari banyak kitab suci Kristen dan Budha, tetapi bingung dengan istilah-istilah dalam tulisan-tulisan kitab suci itu. Rekan inisiat memberitahukan padanya bahwa setelah berlatih Metode Quan Yin, dia akan secara alami mengetahui ajaran tersebut. Setelah mendengar hal ini, dia sangat gembira dan langsung mendaftar untuk belajar Metode Kemudahan, dan sekarang sedang menanti untuk diinisiasi. Kemudian, berkat berkah Guru, beberapa praktisi Metode Kemudahan juga mendapatkan tempat untuk melakukan meditasi kelompok setempat tanpa kesulitan. Sejak tahun 1999, rekan-rekan inisiat di Connecticut telah mengudarakan ajaran Guru di stasiun TV setempat, dan melalui seminar ini, kami menyadari bahwa bila saatnya tiba, Guru akan mengatur segalanya seperti menyebarkan Kebenaran pada jiwa-jiwa yang rindu.
Laporan dari California, Amerika SerikatSeminar Video Membawa Manfaat yang Tak Terbatas[San Francisco] Telah beberapa tahun berselang sejak seminar terakhir yang menayangkan video Guru diadakan di San Fransisco. Ketika seorang rekan inisiat mengusulkan untuk mengadakan seminar di kota Brisbane pada hari Minggu, tanggal 17 November 2002, semua bersedia untuk membantu. Dari rancangan dekorasi dan peragaan, mengorganisir dan memasang iklan untuk acara tersebut. Para murid dari center San Jose dan center San Fransisco melaksanakan tugas mereka dengan sepenuh hati dan dengan penuh kasih. Bahkan non-inisiat juga ikut bersemangat. Contohnya, Departemen Pariwisata Brisbane dengan cepatnya menawarkan tempat untuk melangsungkan seminar tersebut, dan manager dari toko fotokopi setempat secara pribadi membawa cetakan percobaan dari poster dan pamflet ke rumah seorang rekan inisiat untuk diperiksa, suatu hal yang jarang dilakukan oleh toko tersebut. Juga, banyak toko-toko di area seminar mengijinkan poster yang mengumumkan acara seminar tersebut dipasang di pintu dan jendela toko mereka. Saat berlangsungnya seminar, semua berjalan lancer dari awal sampai akhir dan Cinta Kasih dan bimbingan Guru yang kuat terasa sepanjang hari tersebut. Pada akhir acara, banyak orang, kebanyakan dari mereka telah mendengarkan Guru di acara radio setempat yang diudarakan oleh para inisiat, tetap tinggal untuk belajar Metode Kemudahan. Sangatlah puas melihat seminar itu telah menolong mereka untuk memulai perjalanan spiritual mereka. Sementara bekerja untk seminar di Brisbane, rekan-rekan inisiat dari San Fransisco berkembang bersama dalam kerohanian. Ikatan kekeluargaan yang telah ada sebelum acara tersebut berlangsung menjadi lebih kuat, dan hal ini membuat bekerja bersama-sama menjadi sebuah pengalaman yang membuahkan hasil. Terima Kasih, Guru, yang telah memberikan kesempatan untuk berkembang, belajar dan mempraktekkan ajaranMu! Keterangan gambar:Orang-orang yang ingin mengembangkan wawasan spiritual mereka
mencari publikasi Guru sebagai referensi di toko buku yang dibangun di
tempat seminar.
|
|
-- SEKIAN --
|